cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26155273     EISSN : 26146673     DOI : -
Core Subject : Education,
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ABDIMAS yang dikelola dengan proses peer review, dipublikasikan oleh STKIP Andi Matappa memiliki e-ISSN: 2614-6673 dan p-ISSN: 2615-5273. menerbitkan artikel pengabdian pada masyarakat dengan bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pembangunan manusia dan daya saing bangsa, usaha kecil menengah dan Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan maret dan September. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebrluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Pulau Kabung dalam Memanfaatkan Limbah Perkebunan sebagai Minyak Atsiri Agus Yuliono; Warsidah Warsidah; Ikha Safitri; Anthoni B Aritonang; Mega Sari Juane Soafiana; Shifa Helena
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1166

Abstract

Pulau Kabung terletak di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat dengan jumlah penduduk 600 orang yang memiliki mata pencaharian utama sebagai nelayan. Kondisi cuaca yang ekstrim dengan gelombang tinggi mengakibatkan penurunan produktivitas hasil tangkapan, sehingga masyarakat melakukan aktivitas berkebun dengan memanfaatkan lahan yang ada. Cengkeh dan Pala merupakan komoditas perkebunan yang memiliki banyak manfaat di berbagai bidang. Namun, daun cengkeh yang berguguran dan limbah hasil pengolahan daging buah pala belum banyak dimanfaatkan dan cenderung menjadi sampah. Pelatihan pembuatan minyak atsiri dalam memanfaatkan limbah perkebunan telah dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Dalam satu kali produksi membutuhkan bahan baku 200 kg dan proses destilasi selama 3-4 jam. Penyulingan daun cengkeh menghasilkan 4-5 L minyak, sedangkan daging pala menghasilkan 2-4 L. Minyak pala dijual dengan harga Rp. 20.000/botol ukuran 8 mL atau Rp. 750.000/L.
Pelatihan dan Pendampingan Asesmen Adaptabilitas Karir Peserta Didik Berbasis Computer Assisted Testing sebagai Dasar Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling Karir di Sekolah Menengah Pertama Herdi Herdi; Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1080

Abstract

Kajian teoretis dan fakta empiris menunjukkan tentang pentingnya adaptabilitas karir peserta didik di era revolusi industri 4.0. Namun, kajian tentang asesmen adaptabilitas karir peserta didik Sekolah Menengah Pertama masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pendampingan asesmen adaptabilitas karir peserta didik Sekolah Menengah Pertama berbasis computer assisted testing. Pengabdian masyarakat menggunakan scientist-practitioner model dengan melibatkan 48 orang peserta didik, 1 guru bimbingan dan konseling, dan 1 wakil kepala sekolah SMP YWKA 2 dan Trisula Perwari 3 Jakarta. Data diukur menggunakan Career Adapt-Abilities Scale-Short Form dan dianalisis menggunakan rata-rata dan simpangan baku. Secara operasional, analisis data menggunakan Rash Model 3.75.0 dan SPSS v. 25.0. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan asesmen adaptabilitas karir dapat memfasilitasi peserta didik dan guru bmbingan dan konseling memahami profil adaptabilitas karir dirinya. Adaptabilitas karir peserta didik SMP cenderung berada pada katgori tinggi, baik secara keseluruhan maupun dimensi keyakinan, kepedulian, dan keingintahuan, namun cenderung rendah pada dimensi pengendalian karir. Hasil ini dapat dijadikan baseline pengembangan program bimbingan dan konseling karir/peminatan untuk meningkatkan adaptabilitas karir peserta didik SMP.
Kelompok Sitatang Atur Horja Adat Simalungun Erikson Saragih; Tiarnida Nababan
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i3.1069

Abstract

Sitatang Atur atau Parsahap dalam adalah juru bicara dalam upacara adat Simalungun. Dalam pengertian luas, seseorang Sitatang atur memiliki pemahaman yang luas terhadap budaya Simalungun pada umumnya dan adat istiadat khususnya. Ciri utama Sitatang Atur adalah mahir berbicara dalam bertutur kata dengan menggunakan bahasa dan unsur seni Sastra Simalungun yang khas. Fungsi utama Sitatang Atur adalah mengendalikan pembicaraan dalam dialog adat dan seluruh rangkaian upacara Adat Simalungun. Tujuan pelaksanaan program IbM ini adalah: (a) Membentuk sarana komunikasi antar kelompok-kelompok Sitatang Atur Horja Adat Simalungun di Kota Medan,  (b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Sitatang Atur pemula dalam memimpin upacara-upacara Adat Simalungun,  (c) menghasilkan satu buku pedoman pelaksanaan berbagai upacara  Adat Simalungun. Metode pelaksanaan kegiatan menggadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil pelaksanaan program adalah (a) terbentuknya komunikasi antar kelompok Sitatang Atur Horja adat Simalungun di Kota Medan berdasarkan wilayah. (B) Meningkatnya kemampuna  kelompok Sitatang Atur Adat Simalungun di Kota Medan untuk dalam memimpin upacara acara  adat Simalungun. C) Tersedianya satu buku pedoman pelaksanaan upacara-upacara adat Simalungun berdasarkan input hasil pertemuan/diskusi dari masing-masing Sitatang Atur yang dapat digunakan bahan pelajaran bagi generasi muda suku Simalungun untuk memahami tata laksana upacara adat dan kesusasteraan Batak Simalungun.
IbM Pemanfaatan Guru Sekolah Dasar dalam Pengembangan Pendidikan Karakter Muhammad Syahrul; Prabu Rohman; Ahmad Wakka; Andi Bunyamin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i3.976

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah: 1) memberikan pemahaman kepada guru akan pentingnya keteladanan karakter guru kepada siswanya; 2) meningkatkan pemahaman guru terkait penguatan pendidikan karakter di sekolah; 3) memberikan pelatihan kepada guru untuk memahami pentingnya pendidikan karakter di sekolah. Lokasi dalam pengabdian ini adalah guru SD yang ada di kecamatan turatea kabupaten jeneponto. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masarakat ini dengan kegiatan pelatihan. Metode pelaksanaannya yaitu melakukan observasi kepada mitra, memberikan pelatihandan pendampingan setelah kegiatan. Hasil kegiatannya dapat disimpulkan bahwa: 1) guru memahami arti penting perlunya keteladan karakter guru kepada siswanya; 2) pemahaman guru terkait penguatan pendidikan karakter di sekolah meningkat melalui pelatihan yang berikan; 3) guru memiliki pemahaman tentang pentingnya pendidikan karakter disekolah.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Digital Pembelajaran Daring Dalam Masa Pandemi Covid-19 Bagi Guru Madrasah Aliyah Wiki Tedi Rahmawati; Sofia Idawati Lubis; Meida Rabia Sihite; Yunita Mutiara Harahap; Linda Astuti Rangkuti
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1177

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkaya dan memperluas pengalaman guru-guru dalam penggunaan aplikasi digital pembelajaran daring untuk menudukung kegiatan pembelajaran selama masa pandemi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan penggunaan beberapa aplikasi digital seperti mentimeter, socrative, dan quizzes. Hasil dari kegiatan pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa guru-guru yang diberikan pelatihan penggunaan aplikasi digital dapat mengeksplorasi penggunaan aplikasi tersebut dengan baik dan membantu mereka dalam mempersiapkan materi pembelajaran yang lebih menarik perhatian siswa. 
Pelatihan dan Pendampingan Deteksi Dini Dyscalculia pada Guru SDN Pisang Candi 3 Kota Malang Menggunakan Dyscalculia Detection Card (DDC) Surya Sari Faradiba; Siti Nurul Hasana; Okta Pita Dian Sari
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1091

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang  dyscalculia pada guru SDN Pisang Candi 3 Malang. Kegiatan pengabdian terdiri dari pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan pada 9 – 27 Februari 2021. Materi pelatihan yang diberikan meliputi diagnosis Dyscalculia berdasarkan DSM V, ciri-ciri umum siswa dengan dyscalculia, dan terapi tindak lanjut bagi siswa dyscalculia. Sementara itu, materi pendampingan terkait deteksi dini dyscalculia dengan bantuan Dyscalculia Detection Card (DDC) yang telah dikembangkan oleh tim pengabdi. DDC merupakan flash card yang terdiri dari 5 seri, meliputi: (1) kemampuan membedakan kanan dan kiri; (2) pemahaman prinsip kardinalitas; (3) pemahaman konsep lebih dari, kurang dari dan sama dengan; (4) kemampuan melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan sederhana; (5) kemampuan melakukan operasi perkalian dasar. Siswa yang membutuhkan tindak lanjut adalah siswa yang tidak memenuhi kriteria skor lebih dari 75 dalam tiga kali tes yang dilaksanakan dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Hasil dari kegiatan ini, 13 orang guru yang telah mengikuti pelatihan dan pendampingan mampu praktik deteksi dini dyscalculia pada 35 siswa, dimana 4 orang siswa diantaranya membutuhkan tindak lanjut karena menunjukkan tanda-tanda awal dyscalculia.
Pendampingan Penyusunan Assessment Berbasis Literasi dan Multiple Intelligence Anis Munfarikhatin; Irmawaty Natsir
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i3.1110

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru terhadap asesmen yang berbasis literasi dan multiple intelligence serta respon guru terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya pengetahuan guru terhadap penyusunan asesmen yang berbasis literasi dan multiple intelligence khususnya pada jenjang SMP. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini meliputi 1) observasi yang meliputi permasalahan yang terjadi di lokasi pendampingan, 2) paparan materi dan diskusi yang melibatkan narasumber dan peserta, 3) demonstrasi meliputi pengenalan literasi dan multiple intelligence melalui contoh-contoh assessmen yang telah dipaparkan, 4) latihan terbimbing yaitu peserta merancang assessment secara langsung dengan bimbingan narasumber, 5) evaluasi program meliputi kegiatan validasi dan revisi instrumen yang telah disusun secara berkala. Berdasarkan hasil dan pembahasan dengan menggunakan angket diketahui pengetahuan dan pemahaman guru sebelum kegiatan pendampingan sebesar 43,98% yaitu dalam kategori rendah dan setelah kegiatan pendampingan sebesar 85,02% yaitu dalam kategori tinggi. Keberhasilan program dilihat dari indikator persentase peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 41, 07%
Pelatihan dan Sekolah Lapang Terpadu Kabupaten Bulukumba Mardiana Ahmad; Suryani As'ad; Andi Alief Aminuddin; Rusnawati Rusnawati
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i3.1222

Abstract

Taccorong Village in Ujung Bulu Subdistrict is one of the villages with the highest death toll in the Bulukumba Regency. There were 33 cases of neonatal deaths in 2015. In anticipation of this event, Training and integrated Field Schools activities through Clean and Healthy Lifestyle Counseling (PHBS), Balanced Nutrition Counseling, Early Breastfeeding Initiation Counseling (IMD), and Examination and Gymnastics of Pregnant Women. The approach method used in this devotional program is participatory education and training or educational and participatory approach both to health workers in Community Health Centers (Puskesmas) and Integrated Service Post (Posyandu) and for Village Health Worker of Integrated Service Post. This method positions the target audience as recipients of knowledge, understanding, and skills on how to change the lifestyle to be healthier, where the mother cadre group is involved in all activities ranging from planning, implementation, monitoring, and evaluation. In addition, participatory counseling is conducted by conducting learning activities. The activity was held for 2 (two) days, namely, on Saturday-Sunday, August 11-12-2018, with many workshop participants as many as 30 people. Workshop participants consisted of 3 health workers, Community Health Centers (Puskesmas), 12 cadres, and 15 citizens. The results of this devotion get participants have implemented the practice of Clean and Healthy Living Behavior, practiced the preparation of a balanced nutrition menu, especially at 1000 HPK, and has implemented early breastfeeding initiation (IMD)practices in the postpartum period. It is expected that this activity can be replicated throughout the village and can continue to support the improvement of public health
Optimalisasi Kreativitas Ibu Rumah Tangga Pengolah Hasil Tangkapan Ikan Laut Chairatul Umamah; Herman Jufri Andi
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1182

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan peran ibu rumah tangga dalam mengolah hasil tangkapan ikan menjadi produk serbaguna yang memiliki nilai ekonomis serta memberikan kesempatan untuk menggali dan mengembangkan kreativitasnya dalam bidang kuliner, untuk mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan hidup keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbagi atas beberapa tahapan, diantaranya yaitu: Melakukan diskusi, penentuan lokasi, sosialisasi kepada mitra, pembentukan kelompok, melakukan demonstrasi dan praktikum, penguatan. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah tersedianya lokasi pembinaan kelompok pengolahan hasil tangkapan ikan yang mudah dijangkau dimana lokasi bahan baku tersebut tepat berhadapan langsung dengan tempat pengolahan selain itu, terbentuknya kelompok terpadu yang akan menjadi pelaksana kegiatan secara rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan banyak manfaat diantaranya menciptakan lapangan kerja sebagai ibu rumah tangga biasa menjadi lebih kreatif dan produktif dan memperkenalkan produk olahan ikan laut moderen hasil kreasi dari tim pengabdi masyarakat.
Pelatihan Daring Menangani Telepon, Korespondensi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Selfiana, Selfiana; Trigunadi, Adrianus; Sudomo, Asmara
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1100

Abstract

Tujuan dari pelatihan daring ini adalah untuk membekali siswa Sekolah Menengah Kejuruan dengan ketrampilan praktis menangani telepon dan korespondensi sebagai persiapan memasuki dunia kerja dan menghadapi ujian praktik. Pelatihan ini dilakukan secara daring melalui media zoom meeting dan ditujukan untuk siswa -siswa kelas 12, jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, SMK Karya Bakti dan SMK Widya Nusantara, Bekasi. Siswa-siswa di pandu untuk melakukan praktik menangani telepon secara daring dan membuat konsep surat berbahasa Indonesia dan Inggris sesuai dengan modul pelatihan yang sudah di terima oleh seluruh peserta. Hasil dari pelatihan siswa memahami prosedur menangani telepon dan mengkonsep sebuah surat.