cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,218 Documents
Pendidikan Nilai Nilai Kebangsaan Indonesia pada Ponpes Khalafiah di Kalimanatan Selatan Surawardi, Surawardi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i2.3527

Abstract

Bentuk Pendidikan Nilai-Nilai Kebangsaan Indonesia  pada Ponpes  Al falah Putera dan Puteri Banjarbaru dan   Ponpes Darul Hijrah Putera dan Puteri serta An Najah Puteri  Cindai Alus  Martapura Kabupaten Banjar  terdiri dari :  Pertama ;kegiatan Intra Kurikuler  yang terdiri dari ; kurikuler yakni  nilai nilai kebangsaan Indosesia melalui matapelajaran Pancasila dan PPKn serta mata pelajaran Sejarah;  Kokurikuler : yang dilakukan dalam menanamkan nilai nilai kebangsaan Indonesia dalam bentuk  kegiatan apel bendera setiap hari senin  dan apel bendera  setiap peringatan  hari kemerdekaan 17 Agustus.   Kedua ; kegiatan ekstra kurikuler  yang meliputi ; Ekstrakurikuler Pramuka pada al Falah putera dan puteri sifatnya pilihan artinya boleh memilih dan boleh tidak . Ekstrakurikuler pramuka pada ponpes Darul Hijrah Putera dan Puteri serta An Najah Puteri sifatnya wajib. Nilai-Nilai Kebangsaan Indonesia  yang ditanamkan pada Ponpes  Al falah Putera dan Puteri Banjarbaru  Ponpes Darul Hijrah Putera dan Puteri Serta An Najah Puteri  Cindai Alus  Martapura Kabupaten Banjar  meliputi :  Pertama ; Menurut Pancasila ;Nilai nilai kebangsaan Indonesia yang ditanamkan pada ponpes Al Falah Putera dan Puteri , Darul Hijrah Putera dan Puteri serta An Najah Cindai Alus  Martapura  meliputi; nilai nilai kebangsaan yang terdapat pada Trisatya dan nilai nilai kebangsaan yang terhimpun dalam dasadharma bagi pramuka penggalang.  Pramuka siaga juga menghimpun nilaia nilai kebangsaan Indonesia yang meliputi Dwisatya dan Dwidarma.  Kedua;  menurut UUD 1945 yang terdiri dari nilai ;nilai relegius, nilai kemanusiaan, nilai produktivitas, nilai demokrasi, nilai keseimbangan, nilai ketaatan hukum  serta nilai kesamaan derajat. Ketiga ; Menurut NKRI ;  menanamkan nilai-nilai Kesatuan Republik Indonesia  tercermin dalam visi dan misinya serta apa yang telah ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua santri baik putera maupun puteri. Nilai-nilai kesatuan Republik Indonesia juga ditanamkan melalui, membangun semangat berlomba baik dalam bentuk kegiatan keagamaan seperti lomba membaca kitab kuning, al Habsyi, rebana, pidato 2 bahasa yakni arab dan inggris baik dilakukan di dalam Ponpes maupun yang dilakukan oleh lembaga lain yang terdapat di luar Ponpes tersebut,  tanpa melihat dari lembaga atau instansi manapun. Sementara itu nilai nilai kesatuan republik Indonesia yang ditanamkan diluar daripada kegiatan keagamaan lainya berupa sepakbola yang pernah menjadi juara pada tingkat propinsi Kalimantan Selatan, lomba pramuka ,PMR dan lomba pidato . Keempat : menurut  Nilai Nilai ajaran Agama Islam ;  menanamkan nilai-nilai ajaran agama Islam yang ditanamkan dalam kaitanya dengan penanaman pendidikan nilai nilai kebangsaan Indonesia adalah melalui afiliasi kurikulum pondok dengan kurikulum kementerian agama. Nilai nilai pengkajian fiqih tentang khilafah yang  diarahkan kepada bagaimana semangan cinta kepada Negara  Kesatuan Republik Indonesia setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Nilai pendidikan cinta terhadap bangsa diantaranya dapat dilihat melalui pengkajian Al qur’an dan Hadits yang dijiwai oleh ajaran Islam antara lain  surah al hujuran ayat 13 .Nilai Nilai cinta terhadap bangsa diantaranya dapat dilihat dari pengkajian Sejarah Islam/Tarikh Islam . Nilai-nilai aqidah dan akhlak bangsa diantaranya dapat dilihat dari pengkajian mata pelajaran Aqidah Akhlak. Faktor-faktor yang mendukung atau menghambat  pendidikan nilai-nilai Kebangsaan Indonesia  meliputi :  Pertama : Latar belakang pendidikan Ustadz . Ponpes Al Falah Putera dan Puteri , Darul Hijrah Putera dan Puteri serta Ponpes An Najah Cindai Alus  Martapura  data yang terambil dari dokumen bahwa secara umum  latar belakang Ustadz & Ustadzah berlatar belakang pendidikan yang  sangat mendukung terhadap pendidikan nilai-nilai Kebangsaan Indonesia yakni ; rata-rata Ustadz/Ustadznya berlatar belakang pendidikan S1 bahkan sudah ada beberapa orang yang sudah berlatar belakang pendidikan S2 bahkan S3. Kedua;  Kurikulum Pondok. Ponpes Al Falah Putera dan Puteri , Darul Hijrah Putera dan Puteri serta Ponpes An Najah Cindai Alus  Martapura,  dengan data yang terambil dari dokumen bahwa  Kurikulum Ponpes ada tiga Versi yakni Versi Pondok dan Versi Kementerian Agama, serta versi kementerian pendidikan nasional . Berdasarkan kurikulum tersebut sangat mendukung terhadap pendidikan nilai-nilai Kebangsaan Indonesia, dimana tidak hanya  mementingkan pengetahuan agama saja tetapi pengetahuan umumpun sangat dipentingkan sebagai bagian dari menanamkan nilai nilai kebangsaan Indonesia.Ketiga ; Budaya akademis Pondok. Budaya akademik Pondok sangat mendukung terhadap pendidikan nilai-nilai Kebangsaan Indonesia yang terlihat dari visi dan misi serta strategi pencapaian Visi dan misi yang mencerminkan nuansa akademik yang diciptakan untuk mendukung nilai-nilai kebangsaan Indonesia baik yang tertera dalam kegiatan Kurikuler dan kokurekuler, bahkan ekstrakurikuler yang mewajibkan ikut kegiatan pramuka  yang pada kegiatan tersebut sangat kental mengajarkan akan kesetiaan terhadap pancasila dan UUD 1945 dan NKRI serta nilai nilai yang ditanamkan dalam ajaran agama Islam tersebut.Keempat ; Media Teknologi .Media dan teknologi  sangat tidak memberikan dukungan terhadap pendidikan nilai nilai kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu selama mondok santri tidak boleh memiliki dan mengakses segenap hal melalui media Teknologi. Santri tidak boleh memiliki dan menyimpan HP, TV dan seterusnya yang masih berbau IT.Alasanya adalah selama di Pondok mereka fokus belajar oleh karena itu segala hal yang menyangkut IT sedikit banyaknya mengganggu konsentrasi mereka belajar.
The Analysis of Translation Technique in Abstracts of National Accredited Journals Rezita, Reza; Maisarah, Ira; Sujarwati, Iis
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3324

Abstract

This study investigated the types of translation techniques. This study used mixed methods research design. The data that obtained was the translation techniques. This approach chose because to investigate the techniques that were used by authors in translating abstract of National Accredited Journal and to find out the differences between techniques that were used by authors in translating abstract in high, medium, and low National Accredited Journal. Abstracts were obtained from the National Journal of education included in high (1 or 2 index), medium (3 or 4 index), and low (5 or 6 index). The instrument of the research was Document Analysis Table. To collect the data, the researcher examined the cultural terms for both the original language and the target language. For analyzing the data, the researcher used 4 steps data reduction, data display, drawing conclusion, and data coding. The result portrayed that established equivalent with 29 data (25.2%) was most dominant. It is probably because the translator chose to use an already established and equivalent term in the target language. In translating the terms and sentence the result described that in High Level and Middle Level, there has been found more various translation technique than abstract in Low Level National Accredited Journal.
Eksistensi dan Internalisasi Nilai-Nilai Tradisi Tamat Kaji pada Masyarakat Semaku Bengkulu Japarudin, Japarudin; Hamdan, Hamdan; Jopi, Jon Bon
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi dan nilai-nilai tradisi Tamat Kaji yang berkembang di masyarakat Semaku Bengkulu. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dokumen, dan bahan audio visual.  Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hubberman; reduksi, display dan verifikasi data. Triangulasi data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi space. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tamat Kaji memberikan petunjuk, nasehat, dan bimbingan kehidupan sosial dan agama kepada masyarakat. Tradisi Tamat Kaji menggambarkan orang yang senantiasa berpedoman kepada al-Qur’an dalam mengarungi kehidupan bahtera rumah tangga. Sebagian besar tradisi Tamat Kaji masih eksis dengan didukung oleh faktor: ekonomi, eksistensi grup seni maulud, peran dan motivasi orangtua, dukungan kelompok ‘ngaji tradisional’ bagi anak-anak. Tradisi Tamat Kaji merupakan budaya yang digunakan sebagai media pendidikan yang mempunyai makna tersendiri bagi masyarakat dan efektif digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan. Tradisi Tamat Kaji mampu menjadi media untuk menginternalisasikan pembelajaran akhlak pada masyarakat. Dalam praktiknya, tradisi Tamat Kaji menyampaikan pendidikan akhlak melalui budi pekerti nilai-nilai al-Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci al-Qur’an merupakan nasehat-nasehat yang dapat digunakan sebagai pedoman hidup, utamanya dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Meskipun diperlukan kajian mendalam, patut diduga terdapat hubungan antara jarangnya dilaksanakannya tradisi Tamat Kaji dengan semakin banyaknya alat musik organ tunggal yang dalam acara perkawinan. Sebelum ada alat hiburan musik modern organ tunggal, Tamat Kaji merupakan tradisi yang senantiasa dilakukan dalam resepsi acara perkawinan oleh masyarakat Seluma, Manak, dan Kaur.
Pengembangan E-Angklung untuk Meningkatkan Keterampilan Bermain Alat Musik Siswa SD Kelas V Ahmad, Ikhsan Ibrahim; Hanifah, Nurdinah; Aeni, Ani Nur; Ismail, Ali; Sujana, Atep; Maulana, Maulana
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i1.3009

Abstract

Penelitian memiliki tujuan guna  memberikan kontribusi dalam melestarikan budaya musik tradisional Indonesia, serta memberikan alternatif pendidikan musik yang menarik dan efektif bagi para siswa SD kelas.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian D&D dengan model ADDIE. Populasinya semua murid SD dan guru yang mengajarkan seni musik pada Kelas 5 SDN  Penjaringan 01 serta partisipannya para murid kelas VB dan para guru seni musik.SDN Penjaringan 01 Pagi. Selain itu, instrumen yang dipakai untuk menghimpun data ialah angket,interviu,dan studi dokumentasi. Dengan merujuk hasil penelitian, diketahui:Sebanyak 85,7% siswa menilai tampilan e-angklung sangat menarik,100% siswa menilai e-angklung sangat mudah diakses,81% siswa menilai e-angklung bermanfaat,85,7% siswa menilai e-angklung sangat bermanfaat,85,7% siswa menilai e-angklung membuat mereka tertarik belajar musik,85,7% siswa menilai bahasa dalam e-angklung sangat memudahkan dan dengan menggunakan medium pembelajaran berbasis ICT ini, siswa dapat lebih mudah belajar dan berlatih bermain angklung, sehingga meningkatkan minat dan keterampilan mereka dalam musik khususnya musik tradisional Indonesia.Selain itu, ihwal ini merepresentasikan potensi teknologi dalam mendukung pendidikan seni dan budaya di sekolah dasar.
The Influence of Mindfulness on Student Learning Interests at Higher Education Institutions Rapiadi, Rapiadi; Gautama, Sidartha Adi; Burmansah, Burmansah; Sutawan, Komang; Susanto, Susanto
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i6.2846

Abstract

This research aims to measure mindfulness's impact on students' learning motivation in Buddhist College. Learning motivation sometimes becomes a problem in a learning society. So it needs a solution to students do not lose their motivation anymore. The researcher tries to investigate how the role of mindfulness in teaching-learning. The method that the researcher applied was a survey method with a quantitative approach. The sampling technique of this study was proportional random sampling, and the questionnaires were distributed randomly. The number of statements in the questionnaire was 74 items distributed to 71 respondents with a measurement scale of questionnaire answers using a Likert scale. The results of hypothesis testing and simple linear regression obtained a t arithmetic value of 24,322 with a significant level of 0.000, while ttable with n = 71 and = 0.05 got a value of 1.667. It can be assumed that t arithmetic ttable (24,322 > 1.667) or sig < 0.05 (0.000 0.05), then Ha is accepted while H0 is rejected. While the value of R Square in this study is 0.896, meaning that mindfulness affects interest in learning by 89.6%. With the results of the data analysis, it is concluded that there is an Influence of Mindfulness on Student Interest in the Jinarakkhita School of Buddhism, Bandar Lampung, in 2021. The magnitude of the influence is 89.6%, while other factors influence 10.4%.
Pendekatan dan Komunikasi Pembelajaran Pendidikan Islam pada MAN Insan Cendekia Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan Surawardi, Surawardi; Ihsan, M. Adli Nurul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3503

Abstract

Jenis pendekatan dan komunikasi pembelajaran pendidikan Islam  yang dilakukan dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler serta ekstrakurikuler di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Propinsi Kalimantan Selatan terdiri dari ; Pertama ; Keteladanan,  dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam baik pada kegiatan intrakurikuler , kokurikuler  dan kegiatan kokurikuler. Kedua ;  Pengalaman, pendekatan ini dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam . Ketiga ; pendekatan disiplin ; pada kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler  pionernya adalah para guru guru yang tepat waktu sesuai jadwal melakukan pembelajaran . Dan yang sangat menarik untuk pendekatan displin ini , lebih banyak melibatkan Osis  dalam menkoper kegiatan ekstrakurikuler . Keempat; . Rasional , pendekatan ini dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam pada kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Kelima; terpadu ; pendekatan terpadu inilah menjadi ciri khas MAN Insan Cendekia Tanah laut dengan  di Asramakan dan belajar secara full Day School.  Pendekatan terpadu dalam pendidikan agama Islam baik dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler serta ekstra kurikuler pada MAN Insan Cendekia Tanah laut meliputi; keimanan, pengalaman ,pembiasaan , rasional , emosional, fungsional dan Keteladanan. Keenam; emosional ; pendekatan ini digunakan kepada siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut beupa ; Nilai perasaan pada diri manusia pada dasarnya dapat menyesuaikan diri terhadap keadaan sekitarnya dalam kehidupan sehari hari.Ketujuh; fungsional; pendekatan ini diterapkan pada kegiatan intrakurikuler dan kokurekuler terhadap siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut berupa ; usaha memberikan materi agama dengan menekankan kepada segi kemanfaatan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari hari  sesuai dengan tingkat perkembanganya. Kedelapan; kemandirian ; pendekatan kemandirian ini lebih ditekankan pada  kegiatan keasramaan melalui, kemandirian dalam menjaga kebersihan kamar dan Asarama, kemandirian mencuci dan melipat pakaian, kemadirian mengelola uang belanja dan sekolah, kemandirian untuk tidak berkomunikasi dengan orang tua kecuali dalam keadaan yang memang sudah di kondisikan seperti hari sabtu atau hari minggu. Jenis  komunikasi  yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan Islam di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Propinsi Kalimanatan Selatan  terdiri dari: Pertama : Komunikasi satu arah ;Penerapan komunikasi ini pada siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut baik dalam kegiatan intrakurekuler dan kokurekuler bahkan ekstrakurikuler dimana  dalam komunikasi ini guru dan tenaga kependidikan pada MAN Insan Cendekia Tala lainya berperan sebagai pemberi aksi dan peserta didik sebagai penerima aksi. Guru aktif dan peserta didik pasif. Kedua :Bentuk Komunikasi sebagai interaksi atau komunikasi dua arah; komunikasi ini antara guru /tenaga kependidikan lainya serta peserta didik  pada MAN Insan Cendekia Tanah laut memiliki peranan yang sama yakni pemberi aksi dan penerima aksi  dengan arti keduanya dapat saling memberi dan menerima aksi. Ketiga ; komunikasi sebagai transaksi atau komunikasi banyak arah; komunikasi ini tidak hanya melibatkan interaksi yang dinamis antara guru dan tenaga kependidikan lainya serta peserta didik yang terdapat di MAN Insan Cendeia Tanah Laut  tetapi juga melibatkan interaksi dinamis antara siswa dan siswa lainya. Bentuk komunikasi ini nanpak sekali terlihat  pada kegiatan Osis yang terdapat di MAN Insan Cendekia Tala. Faktor Pendukung ; Sistem Asrama/Full Day School , sistem Pengasramaan bagi Guru guru, sistem Rekrutmen Siswa Siswi yang ketat, sistem Rekrutmen Guru -guru yang juga ketat, faktor sarana dan Prasarana yang memadai, sistem Manajemen sekolah yang baik.. Faktor Penghambat  terdiri dari :latar belakang kebiasaan siswa, belum maksimalnya Akses Sumber Belajar Melaui IT, faktor kejenuhan, faktor Pembiasaan bahasa asing(Arab dan Inggris) yang belum terkoordinir, disiplin yang masih longgar.
Pengelolaan Hutan Adat pada Perspektif Ekologi Politik dalam Pembangunan Perekonomian Masyarakat Menengah ke Bawah di Kabupaten Katingan Jariah, Ainun; Ariyadi, Ariyadi; Riyanti, Nova
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i6.2867

Abstract

Hutan adat di Kalimantan Tengah sebagai penyangga perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Perkembangan ekonomi masyarakat semakin dinamis dan terus melaju, sehingga berbanding lurus dengan ekologi politik masyarakat kelas menengah ke bawah. Riset ini bertujuan untuk menginvestigasi ekologi politik dalam pembangunan perekonomian masyarakat menengah ke bawah di Kabupaten Katingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dan dengan cara deskriptif dalam bentuk kata dan  bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hukum adat yang diberlakukan didasarkan pada Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalimantan Tengah yang telah diubah mejadi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 1 Tahun 2010 tentang Pubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak di Kalimantan Tengah. Pemanfaatan Hutan Adat sampai dengan saat ini dirasa belum maksimal mengingat masih belum terlaksana dengan baik peraturan daerah tentang kelembagaan adat tersebut. Perlu membentuk kebijakan khusus dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan adat serta pola permodelan terkait pengelolaan hutan adat untuk peningktan ekonomi belum ada seperti koperasi yang berada di bawah dewan adat.
Pengaruh Berhijrah dan Religiosity terhadap Keputusan Resign pada Karyawan Perbankan di Kota Pekanbaru Syaefulloh, Syaefulloh; Hidayat, Hidayat
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk Mengetahui Apakah Berhijrah dan Religiosity berpengaruh terhadap Resign Pada Karyawan Perbankan di Kota  Pekanbaru. Peneliti menggunakan metode kuantitatif yakni mengumpulkan data yang didapatkan dari responden melalui penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan resign dari perbankan di provinsi Riau dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 35 orang.  Analisis data yang di gunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25.  Hasil penelitian uji t menunjukan bahwa Berhijrahnya dan Religiosity  sesorang  berpengaruh terhadap pengunduran diri karyawan Perbankan di Provinsi Riau. Hal ini Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian adalah karyawan Perbankan yang resign di Kota Pekanbaru. Analisis data penelitian menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasil penelitian uji t menunjukan secara parsial bahwa berhijrahnya yang dilakukan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengunduran diri karyawan  Perbankan di Kota Pekanbaru. Religius secara parsial berpengaruh positif terhadap pengunduran diri karyawan  Perbankan di Kota Pekanbaru.  Kemudian secara simultan Berhijrah dan religious berpengaruh positif terhadap  Pengunduran Diri Karyawan Perbankan Di Kota Pekanbaru.
Pola Perilaku Hukum Penyuluh Agama Islam Non-Pegawai Negeri Sipil dalam Membimbing dan Membina Umat Beragama di Kabupaten Serdang Bedagai Perspektif Teori Efektivitas Hukum dan Maqashid Al-Syariah Purba, Sa’iful Husairi; Nasution, Muhammad Syukri Albani; Siregar, Ramadhan Syahmedi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola perilaku hukum penyuluh agama islam non-pegawai negeri sipil dalam membimbing dan membina umat beragama di kabupaten serdang bedagai perspektif teori efektivitas hukum dan maqashid al-syariah. Eksistensi penyuluh agama telah diposisikan sebagai ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan maupun pesan-pesan program pemerintah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah empiris-deskriptif yang akan menguak fakta relevan dari kenyataan kemasyarakatan. Penelitian hukum empiris yang dimaksudkan adalah mengukur hukum sebagai kenyataan, dalam kaitannya dengan aturan-aturan hukum dan asas-asas hukum dalam berbagai perundang-undangan yang menjadikan penyuluh agama Islam nonpegawai negeri sipil. Pola perilaku hukum penyuluh agama Islam non-pegawai negeri sipil dalam membimbing dan membina umat beragama di Kabupaten Serdang Bedagai mengalami stagnasi, yaitu hanya melakukan tugas pada wilayah rumah ibadah dan mejelis keagamaan. Hal ini terjadi sejak 2018 sampai 2023. Pola perilaku hukum penyuluh agama Islam non-pegawai negeri sipil dalam membimbing dan membina umat beragama di Kabupaten Serdang tidak berlaku efektif, disebabkan sikap hukum mereka mengalami resistensi terhadap norma hukum yang mengatur pola perilaku mereka tersebut
Reformulasi Makna Fakir Miskin dalam Regulasi Baznas Nafi, Muhammad; al-Amruzi, H.M. Fahmi; Hakim, Budi Rahmat; Husin, Husin; Fajeri, Samsul
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i5.3648

Abstract

Alquran adalah kitab suci yang memberikan kesempatan kepada umatnya untuk mempelajari dan mengeluarkan hukum-hukum yang ada di dalam teksnya. Tetapi pada kenyataannya ada sikap yang tidak akademis terjadi di masyarakat dengan tidak menerima perbedaan pendapat manakala mengeluarkan hukum yang berkaitan dengan zakat dari nash-nash Alquran tersebut. Implementasi dari penafsiran nash-nash tersebut tidak hanya berimplikasi secara personal umat Islam namun juga pada negara dan lembaga. Penolakan terhadap regulasi yang mengatur zakat karena dianggap sebagai pembaruan hukum zakat yang ekstrim, tidak sesuai dengan pakem syariat yang dipahami selama ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan reformulasi makna fakir dan miskin dalam tafsir kontemporer dan implementasi pembaruannya pada regulasi Baznas. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis, yang peneliti mendeskripsikan makna fakir dan miskin dalam regulasi Baznas yang kemudian dibandingkan dengan menyajikan tafsir tentang fakir dan miskin dalam tafsir kontemporer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: Pertama, terjadi perbedaan ulama tentang definisi dan kriteria fakir dan miskin yang memberikan peluang penafsiran ulang, Kedua Baznas mengimplementasikan pembaruan hukum pada subjek fakir dan miskin (quasi makna). Ketiga, penerapan regulasi ini harus ditaati oleh masyarakat namun harus dibuka pintu kritik demi penyempurnaan regulasi dan living law.

Page 77 of 122 | Total Record : 1218


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue