cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,314 Documents
SOSIALISASI GERAKAN LITERASI LINGKUNGAN: EDUKASI KESADARAN MASYARAKAT DESA BINANGA DALAM MEMILAH SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK Toras Bayo Angin; Ade Reza Refalina; Aksai Situmeang; Finni Indah Rizki; Juliana Harahap; Indra Wahyudi; Serilina Rambe; Anis Tambak; Maimunah Ritonga
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3582-3592

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Binanga dalam memilah dan mengelola sampah organik dan non-organik. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2026 di Posko KKN Desa Binanga dengan menggunakan metode edukasi partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, praktik pemilahan sampah, diskusi, tanya jawab, dan tindak lanjut. Peserta kegiatan terdiri atas tim KKN Desa Binanga sebanyak 9 Mahasiswa, masyarakat Desa Binanga dan anak-anak di lingkungan sekitar. Materi yang diberikan mencakup pengertian dan jenis sampah, dampak pembuangan sampah sembarangan, manfaat pemilahan, serta cara sederhana mengelola sampah organik dan non-organik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam membedakan dan memilah sampah berdasarkan jenisnya. Peserta juga menunjukkan respons positif melalui keaktifan dalam diskusi dan praktik pemilahan. Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan kompos atau pupuk organik, sedangkan sampah non-organik yang masih bernilai guna dapat digunakan kembali atau didaur ulang. Kegiatan diharapkan dapat mendorong masyarakat menerapkan kebiasaan memilah sampah secara berkelanjutan mulai dari lingkungan rumah tangga sehingga tercipta lingkungan Desa Binanga yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
DARI AISYIYAH UNTUK NEGERI: “BERSAMA KADER SAHABAT PTM ASYIYAH, WUJUDKAN HIDUP SEHAT UNTUK ANAK NEGERI” Veni Fatmawati; Esi Putri Silmina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.2917-2925

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di Indonesia yang terus mengalami peningkatan. Upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat melalui pemberdayaan kader menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan faktor risiko PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Sahabat PTM Aisyiyah dalam mendukung deteksi dini serta edukasi pencegahan PTM pada kelompok lansia di Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan kader, edukasi kesehatan, skrining faktor risiko PTM, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak 71 lansia mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori usia 60–74 tahun (91,5%), seluruh peserta berjenis kelamin perempuan (100%), mayoritas berstatus menikah (74,6%), tidak bekerja (74,6%), dan berpendidikan sekolah dasar (47,9%). Berdasarkan indeks massa tubuh, sebagian besar memiliki status gizi normal (42,3%), namun masih ditemukan peserta dengan overweight (22,5%) dan obesitas (28,1%). Riwayat penyakit terbanyak adalah hipertensi (42,2%), sedangkan 42,2% peserta belum memiliki riwayat penyakit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan kader melalui edukasi, skrining kesehatan, dan pendampingan masyarakat menjadi strategi yang potensial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan PTM serta mendukung detaknya faktor risiko secara lebih dini. Keberlanjutan program melalui pendampingan kader diharapkan mampu meningkatkan perilaku hidup sehat masyarakat secara berkesinambungan
BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK UNTUK MENDUKUNG P5 KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI SUMATRA SELATAN Irmawati Irmawati; Rihani Inaya; Risna Rusdan; Mery Hasmeda; Marlina Marlina; Marlin Sefrila; Fikri Adriansyah; Santa Maria Lumbantoruan; Nabilah Amiros
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3167-3177

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMAN Sumatera Selatan dengan tujuan untuk mengenalkan dan mengimplementasikan teknologi budidaya tanaman sayuran secara hidroponik guna mendukung penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Kurikulum Merdeka. Melalui pendekatan pelatihan teknis dan pendampingan demonstratif, siswa dilibatkan secara langsung dalam praktik budidaya tanaman sayuran menggunakan dua sistem hidroponik, yaitu Deep Flow Technique (DFT) dan Wick System. Rendahnya minat siswa terhadap bidang pertanian yang masih dianggap kuno dan sulit menjadi permasalahan utama yang dihadapi.  Tujuan kegiatan ini adalah: 1) mengenalkan dan menerapkan budidaya sayuran hidroponik di SMAN Sumatra Selatan; 2) memberikan pelatihan dan pendampingan; serta 3) meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa di bidang pertanian, khususnya hidroponik. Kegiatan ini melibatkan sekitar 30 siswa dengan total 220 bibit tanaman yang dibudidayakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua sistem hidroponik dapat diterapkan dengan baik di lingkungan sekolah dengan pertumbuhan tanaman yang optimal. Pada sistem DFT, tanaman kangkung dan pakcoy menunjukkan rata-rata tinggi tanaman masing-masing 16,9 cm dan 18,1 cm, jumlah daun 18,7 dan 13,0 helai, serta berat segar panen sebesar 54,5 g dan 41,7 g. Pada sistem wick, tanaman bayam dan sawi menunjukkan rata-rata tinggi tanaman 38,0 cm dan 15,6 cm, jumlah daun 13,3 dan 11,4 helai, serta berat segar panen sebesar 33,1 g dan 25,0 g. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa terhadap pertanian modern yang ditunjukkan oleh keterlibatan aktif dalam seluruh tahapan budidaya hingga pemasaran hasil panen. Integrasi budidaya hidroponik dalam pembelajaran berbasis proyek menunjukkan potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi P5 di lingkungan sekolah
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT UNTUK TRANSFORMASI PELAYANAN DESA MELALUI SISTEM INFORMASI BERBASIS APLIKASI SIBERAS DI DESA KALOSI ALAU Muh. Wildan Mauludy; Ahmad Mustanir; Sunandar Said; Hartati Hartati; Damis Damis; Muhammad Takdir; Bahtiar Herman; Muhammad Rusdi; Inna Mutmainna Cahyani Thahir; Erwin Irnandi AS; Kamal Kamal; Jusrianto Jala
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Transformasi digital pada tingkat desa tidak serta-merta meningkatkan kualitas pelayanan publik apabila masyarakat belum memahami sistem informasi yang tersedia. Di Desa Kalosi Alau, aplikasi SIBERAS telah digunakan sebagai media informasi resmi desa, tetapi pemanfaatannya oleh masyarakat masih terbatas karena sebagian warga belum memahami fungsi, cara mengakses, dan manfaat praktisnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus mendukung transformasi pelayanan desa melalui pengenalan dan pendampingan pemanfaatan aplikasi SIBERAS. Program menggunakan metode pendekatan edukatif-partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi pelayanan publik digital, demonstrasi aplikasi, praktik terbimbing menggunakan telepon genggam peserta, diskusi, observasi, dokumentasi, serta evaluasi kualitatif berdasarkan umpan balik dan kemampuan peserta mengikuti langkah akses. Hasil, Peserta memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai pelayanan desa berbasis digital, mengenali SIBERAS sebagai kanal informasi resmi, dan mampu mengikuti tahapan mengakses informasi desa melalui perangkat seluler. Format partisipatif mendorong peserta mengajukan pertanyaan dan menyelesaikan kendala secara langsung. Kegiatan juga menemukan adanya variasi kemampuan digital, keterbatasan kebiasaan menggunakan layanan berbasis website, dan ketidakstabilan jaringan internet yang memerlukan pendampingan bertahap. Penguatan literasi digital melalui sosialisasi kontekstual dan praktik terbimbing menjadi fondasi sosial penting bagi transformasi pelayanan desa. Keberlanjutan program memerlukan pembaruan informasi secara berkala, pendampingan lanjutan, responsivitas aparatur desa, serta dukungan infrastruktur digital yang memadai. 
UPAYA PENINGKATAN OMZET PRODUK BAKERY MELALUI SISTEM KONSINYASI DAN STRATEGI PROMOSI PADA UMKM SARUNDIANG CHOCOLATE KOTA PADANG Atika Hasanah; Raiza Ardianti; Tania Rahmah Wati; Vivi Nila Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3101-3104

Abstract

UMKM Sarundiang Chocolate merupakan usaha bakery di Kota Padang yang memproduksi kue balok cokelat lumer dengan sistem pemasaran berbasis konsinyasi.Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi jaringan distribusi konsinyasi yang belum tersruktur,terhentinya pengisian stok ke mitra yang aktif akibat perpindahan outlet,serta promosi media sosial yangbelum dilakukan secara konsisten.Kegiatan ini bertujuan meningkatkan omzet usaha melalui observasi,wawancara,pemetaan mitra potensial,survei langsung ke calon mitra,pendampingan produksi dan distribusi,pembuatan konten promosi,serta evaluasi kegiatan.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa berhasil disusundata 23 cafe dan kedai potensial  di kawasan Universitas Andalas sebagai acuan pengembangan jaringan konsinyasi.Survei terhadap empat calon mitra menghasilkan satu mitra baru yang menyatakan bersedia bekerja sama,sementara tiga calon mitra lainnya memebrikan kontak untuk tindak lanjut.Selain itu,distribusi stok ke tiga mitra aktif kembali berjalan normal dan video promosi berhasil diproduksi sebagai sarana pemasaran digital.Kegitan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat saluran distribusi,meningkatkan kesiapan promosi,serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.Penerapan sistem konisnyasi yang terstruktur dan strategi promosi digital dapat meningkatkan daya saing dan omzet UMKM kuliner
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LEGALITAS UMKM JAMU TRADISIONAL DI DESA PALURAHAN, KECAMATAN KADUHEJO, KABUPATEN PANDEGLANG Mohammad Hifni; Dimas Eka Nasyah; Muhammad Wildan Adha; Alya Sofiyani; Destiara Rosdianti; Rindiana Barkah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jamu tradisional di Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang dalam memenuhi aspek legalitas usaha. Permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM adalah masih terbatasnya pengetahuan mengenai pentingnya legalitas usaha, prosedur pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta dokumen pendukung yang diperlukan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, sosialisasi, pendampingan administratif, praktik pengajuan legalitas melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta evaluasi hasil pendampingan. Pendampingan dilaksanakan secara partisipatif dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan masing-masing pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat legalitas usaha sebagai dasar perlindungan dan pengembangan UMKM, termasuk kemudahan akses terhadap pembiayaan, pemasaran, program pemerintah, dan peluang perluasan pasar. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan dalam menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan untuk proses pendaftaran legalitas usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong UMKM jamu tradisional menjadi lebih tertib secara administratif, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu berkembang secara berkelanjutan. Pendampingan legalitas juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk jamu tradisional lokal
EDUKASI MASYARAKAT DESA KEMBANG KERANG DAYA DALAM PEMBUATAN ARANG BRIKET UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN ENERGI Badrul Wajdi; Hary Rahman; Lalu Fahrizal; Raodatul Rozita Bahar; Indah Mutiara Sani; Istiqomah Istiqomah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3033-3041

Abstract

Ketersediaan bahan bakar fosil yang terbatas dan meningkatnya permintaan energi mendorong penggunaan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Desa Kembang Kerang Daya memiliki potensi limbah biomassa yang melimpah yang belum dimanfaatkan sepenuhnya. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam membuat briket arang agar desa bisa mandiri dalam energi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan 32 peserta ikut serta dalam sesi orientasi dan praktik langsung pembuatan briket. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri dari 20 pernyataan mencakup aspek pengetahuan, sikap, kualitas produk, serta minat dan pengembangan. Hasilnya menunjukkan skor total rata-rata sebesar 84,91 (dikategorikan sebagai “sangat tinggi”). Aspek sikap memperoleh skor tertinggi (4,37), diikuti oleh minat dan pengembangan (4,26), dan pengetahuan (4,12). Temuan ini menunjukkan bahwa program edukasi berhasil dan secara signifikan meningkatkan pemahaman serta motivasi masyarakat. Briket arang memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan limbah biomassa. Kegiatan lanjutan direkomendasikan, termasuk pembentukan kelompok usaha koperasi, pendampingan teknis yang berkelanjutan, dan pelatihan strategi pemasaran untuk memastikan keberlanjutan program.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU RAUDHATUL ATHFAL (RA) DALAM MENANGANI ANAK DISABILITAS FISIK MELALUI MODEL ATIK Sri Watini; Siti Roimah; Cindy Maurellia; Resi Lovita; Siti Khuwaida Zilaniah Al Mumtazah; Yunita Yunita; Wawan Hermawansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Garut memiliki kompetensi terbatas dalam menangani anak disabilitas fisik, terutama dalam merancang pembelajaran adaptif dan menumbuhkan kepercayaan diri di kelas inklusif. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru RA melalui Model ATIK (Amati-Tiru-Kerjakan) dalam workshop terstruktur. Metode Drills and Practice diterapkan dalam tiga tahap: persiapan, workshop, serta pendampingan dan evaluasi daring. Peserta terdiri dari 75 guru RA anggota IGRA Garut. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest-posttest, lembar observasi, dan kuesioner tanggapan peserta, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata dan persentase pemahaman guru sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru, dengan nilai rata-rata naik dari 58,40% pada pretest menjadi 82,15% pada posttest (kenaikan 23,75 poin persentase). Observasi membuktikan guru berhasil melalui ketiga tahapan ATIK, dan tanggapan peserta sangat positif. Model ATIK terbukti efektif sebagai kerangka praktis bagi guru dalam merancang strategi penanganan anak disabilitas fisik, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan pendidikan inklusif di Indonesia. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di lembaga PAUD lain dengan penyesuaian terhadap karakteristik lokal dan kebutuhan spesifik anak disabilitas.
PENDAMPINGAN KOLABORATIF MASYARAKAT DAN MAHASISWA DALAM TRANSFORMASI LAHAN TIDAK PRODUKTIF MENJADI KEBUN EDUKASI KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN DI DESA SIPODECENG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG kamaruddin Sellang; Jamaluddin Ahmad; Ahmad Mustanir; Damis Damis; Herman Dema; Irwan Irwan; Bahtiar Herman; Muhammad Rusdi; Erwin Irnandi AS; Inna Mutmainnah Cahyani Tahir; Kamal Kamal; Jusrianto Jala
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3620-3630

Abstract

Pemanfaatan lahan tidak produktif di organisasi lingkungan merupakan salah satu upaya yang dapat mendukung ketersediaan pangan lokal sekaligus menyediakan ruang pembelajaran bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi masyarakat Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, dalam mentransformasikan lahan yang belum produktif menjadi kebun edukasi hortikultura melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN UMS Rappang Angkatan VIII Tahun 2026. Pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang mengadaptasi prinsip Penelitian Aksi Partisipatif dan Sekolah Lapang Petani. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kondisi awal, perencanaan partisipatif, pembersihan dan penggemburan lahan, pembuatan bedengan, pemberian pupuk kompos, penyemaian dan penanaman, pemeliharaan, serta evaluasi izin. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan fisik berupa terbentuknya bedengan dan jalur perawatan yang tertata, tersedianya rumah semai, serta tumbuhnya beragam komoditas, yaitu kangkung, sawi, tomat, cabai rawit, cabai besar, dan kemangi. Pendampingan juga menghasilkan pembelajaran praktis, pembagian peran, dan kerja kolaboratif antara masyarakat dan pelajar sejak mengolah lahan hingga pemanenan. Kebun yang terbentuk berpotensi mendukung ketersediaan pangan lokal dan menjadi media edukasi pemanfaatan pekarangan. Program yang diperlukan memerlukan kelompok pengelola, jadwal pemeliharaan, penyediaan benih dan kompos, pencatatan pertumbuhan serta hasil panen, dan praktik replikasi pada pekarangan warga.
SOSIALISASI PROGRAM PENANAMAN TOGA DI DAPUR 3 AIR NAGA BATAM Rury Trisa Utami; Delladari Mayefis; Sri Hainil; Ayu Amelia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.2953-2957

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman obat yang berpotensi besar sebagai sumber pengobatan tradisional dan telah dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat. Meskipun demikian, pemanfaatan pekarangan maupun lahan desa untuk pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) masih belum optimal. Padahal, TOGA berperan sebagai sumber bahan herbal yang dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai manfaat serta teknik budidaya TOGA, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan desa yang belum produktif. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan praktik langsung penanaman berbagai jenis TOGA, seperti kunyit, serai, dan lengkuas,dll. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat TOGA serta tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan sebagai sumber tanaman obat berbasis herbal. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue