cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Peserta Didik Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Di Kelas V SDN 18 Tebing Tinggi Paramita, Cici; Fauzana Azima, Nana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Penyebabnya adalah penggunaan model pembelajaran dan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik menggunakan model kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas V SDN 18 Tebing Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I terdiri dari 2 pertemuan dan siklus II terdiri dari 1 pertemuan. Disetiap siklus meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V SDN 18 Tebing Tinggi dengan jumlah 24 peserta didik, 10 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik perempuan. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada: a) Modul Ajar siklus I dengan rata-rata 81,25% (baik), dan siklus II 95,8% (Sangat Baik), b) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I dengan rata-rata 87,5% (sangat baik), dan siklus II 95% (sangat baik), sedangkan pada aspek peserta didik siklus I dengan rata-rata 87,5% (sangat baik), dan siklus II 95% (sangat baik), c) Penilaian terhadap peserta didik pada siklus I pertemuan1 rata-rata 76,7, pertemuan 2 rata-rata 81,0 dan siklus II dengan rata-rata 85,9. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Think Pair Share dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik.
Pengetahuan Ibu tentang Penyakit Diare pada Balita di Puskesmas Kurulu Kabupaten Jayawijaya Purba, Ellen Rosawita Veronica
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyebab utama kematian balita dengan tingkat kejadian mencapai 13,2%. Masalah kesehatan masyarakat ini tetap signifikan karena diare menjadi penyebab utama ketiga dari angka kesakitan dan kematian anak, termasuk di Indonesia. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, untuk mengevaluasi pengetahuan ibu mengenai diare pada balita. Metode deskriptif dengan desain cross-sectional digunakan untuk menguraikan pengetahuan ibu tentang penyakit tersebut. Populasi studi terdiri dari 119 ibu balita yang mengunjungi Puskesmas Kurulu, dengan 55 responden dipilih sebagai sampel menggunakan metode accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu balita berusia 20-35 tahun (58,2%), memiliki tingkat pendidikan rendah (52,7%), tidak bekerja (70,9%), dengan pendapatan menengah (61,8%), dan memiliki pengetahuan yang kurang tentang diare pada balita (65,5%). Disarankan untuk menyelenggarakan program edukasi kesehatan, terutama bagi ibu dengan tingkat pendidikan rendah dan pengetahuan terbatas, untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pencegahan serta penanganan diare pada balita.
Menerapkan Strategi Penjamin Berbasis Mutu Pendidik (SPBMP) di Kabupaten Karawang Tutilawati, Nula; Darmiyanti, Astuti; Fahmi, Yadi; Yuliandi, Fidy Febryan Muthfy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjamin mutu pendidikan adalah tanggung jawab setiap unit pendidikan dan merupakan hak warga negara, termasuk peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat. Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang memastikan seluruh komponen dalam satuan pendidikan memiliki organisasi, kelompok, dan kebijakan masing-masing yang sesuai dengan standar yang diterbitkan oleh pemerintah. Penjaminan mutu pendidikan ini penting agar warga negara dapat memastikan tercapainya mutu pendidikan beserta seluruh komponennya, serta visi dan misi yang sama. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 menjelaskan tentang Sistem Pendidikan yang mengutamakan pencapaian tujuan pendidikan berkualitas. Dalam Bab 1, Pasal 2, dijelaskan bahwa pencapaian mutu pendidikan melibatkan semua pihak, mulai dari komite hingga staf administrasi, guru, peserta didik, dan karyawan, yang harus selalu mematuhi tujuan pendidikan yang berkualitas. Setelah dilakukan analisis kebutuhan primer dan sekunder, sumber daya pendidikan, sumber daya manusia, dan pendidik harus melalui proses realisasi dan anggaran serta mampu mengeksekusi dan mengekspresikan hasilnya.
Peran Karya Sastra dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pengajaran Bahasa Inggris Avisa, Nindi; Wachyudin, Kelik; Rahmawati, Maya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui pembelajaran bahasa Inggris, karya sastra dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir siswa. Karya sastra tidak hanya menawarkan model untuk penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam melaui cerita-ceritanya. siswa akan diajak untuk berpikir kritis, menganalisis, dan menafsirkan makna yang terkandung dalam cerita sastra. Selain itu siswa akan diajak untuk berlatih menyusun argumen, mengajukan pertanyaan-pertanyaan tajam, dan menyimpulkan berdasarkan bukti yang ada dalam teks sastra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka yang dilakukan melaui literatur terkait yang relevan dengan tema tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya pengajaran bahasa melalui karya sastra, peran sastra dalam pembelajaran dan pengajaran kritis, kerangka berpikir kritis, sudut pandang keterampilan berpikir kritis, dan manfaat pengajaran sastra dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur, baik jurnal, buku, maupun website internet yang mengkaji tentang peran karya sastra dalam pengajaran bahasa inggris dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Berdasarkan hasil analisis dan kajian yang komprehensif ditemukan bahwa karya sastra memainkan peran penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir siswa dalam pengajaran bahasa inggris. Karya satra tidak hanya menjadi alat untuk mengembangkan keterampilan berbahasa siswa, tetapi juga berperan penting dalam membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis, memahami budaya, dan memperluas pemahaman mereka tentang Bahasa dan sastra asing.
Analisis Penggunaan Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Anshari, Chici; Nelviandra, Fanny; Sholehah, Fameliana Amalia; Ashari, Ibnu Auvin; Marito, Jumita; Ayu, Niken Novita; Nurannisa, Siti; Yolanda, Fitriana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika yang efektif membutuhkan pendekatan yang beragam dan penggunaan media yang tepat. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika adalah media konkret. Media konkret merupakan benda-benda nyata yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara konkret. Penelitianini bertujuan untuk menganalisi penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika kelas 2 pada materi pengukuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika pengukuran memberikan beberapa manfaat. Pertama, media konkret membantu peserta didik dalam memvisualisasikan konsep pengukuran secara nyata. Misalnya, penggunaan alat ukur seperti penggaris, meteran atau timbangan dapat membantu siswa memahami konsep panjang dan berat. Kedua, media konkret memungkinkan siswa untuk melakukan percobaan dan pengamatan langsung, sehingga meningkatkan pemahaman mereka tentang pengukuran.Penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam penggunaan media konkret. Pertama eterbatasan jumlah media konkret yang tersedia di sekolah dapat membatasi penggunaannya dalam pembelajaran. Kedua, penggunaan media konkret membutuhkan waktu tambahan dalam persiapan dan pelaksanaan pembelajaran.
Model Pendidikan Islam Progresif Progressive Islamic Education Model Azkiya, Nurul Rahmatul; Restu, Cut Eva Novita; Febriani, Evi; Kumaidi, Muhamad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun pendidikan Islam pada sejarahnya memiliki andil akbar dalam membimbing langsung manusia yang utuh serta seimbang, baik itu asal aspek rohani dan pula jasmaninya. Tetapi , baik pendidikannya dan pula lembaga pendidikan yang dijalankan, tidak selalu berjalan dengan mulus, atau dalam arti lain, memiliki kelemahan-kelemahan. Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan di Indonesia menghadapi poly problematika yang tidak ada hentinya. Hal pertama yang dilakukan oleh pemerintah adalah menciptakan karakter. Di samping membentuk karakter sebagaimana di atas, kiranya penting untuk membangun kembali sistem pendidikan yang progresif sekaligus konstruktif terhadap permasalahan bangsa. Tulisan ini bertujuan untuk mempelajari model pendidikan Islam progresif, yang dapat membangun Pendidikan islam agar tidak tertinggal jauh oleh kemajuan zaman. Melalui studi kepustakaan (Library research) dari berbagai literatur, yang lalu dideskripsikan dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bersama Results Internasional mengatakan ada tiga yang menjadi permasalahan primer dalam pendidikan di Indonesia, yaitu kualitas guru, sekolah yang tidak ramah anak dan diskriminasi terhadap kelompok marginal Menunjukkan bahwa model pendidikan Islam wajib didesain dan berorientasi pada pemberdayaan dan pengembangan potensi insan, sehingga dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang kompetitif serta produktif.
Konsep Pendidikan Islam terhadap Kekerasan Anak Felgiansyah, Hauzzan; Febriani, Evi; Kumaidi, Muhamad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekerasan terhadap anak (kekerasan terhadap anak) dari sudut pandang pendidikan Islam. Penelitian ini melakukan penelitian kepustakaan dan menggunakan metode psikologi perkembangan untuk menganalisis konsep kekerasan terhadap anak (kekerasan terhadap anak). Selain itu, menggunakan pendekatan normative melihat nilai-nilai agama dari Al-Qur'an dan Hadits. Selain itu, mereka siap menangani masalah manusia seperti terorisme, represi, kemiskinan, dan kemiskinan. Akibatnya, pendidikan dirancang untuk memerangi kekerasan dan membantu mencegah dan mengurangi konflik. Secara keseluruhan, konsep pendidikan yang efektif mengacu pada penggunaan metodologi penelitian yang dipengaruhi oleh nilai-nilai agama dan budaya.
Kebijakan Kriminal Kekerasan Seksual yang dilakukan oleh Anak Sari, Poetri Zamirah Prawidya; Nurunissa, Nurunissa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kebijakan kriminal kekerasan seksual yang dilakukan oleh anak dan untuk menganalisa perlindungan hukum terhadap anak pelaku kekerasan seksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama, Dalam perlindungan anak sebagai pelaku kekerasan seksual diperlukannya keteguhan dari seluruh instrumen dan aparat hukum karena masa depan anak yang merupakan penerus bangsa adalah Tanggungjawab setiap orang dari lingkungan terdekatnya sampai kepada posisi pemerintah yang memegang peran pembentuk kebijakan. Kedua, demi menjunjung tinggi asas “yang terbaik bagi anak” maka perlunya diberlakukan secara aktif alternatif penyelesaian perkara diluar pengadilan, yaitu diversi dengan metode mediasi lisan dan tertulis agar tercapainya kepastian hukum dan perlindungan anak.
Konseptualisasi Struktur Organisasi dan Organisasi Keprofesian Syuhada, Syuhada; Saputra, Ade; Saputra, Ramli; Afriza, Afriza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi adalah suatu wadah atau ruang kosong tempat orang-orang berkumpul dan bekerjasama secara logis, kompak, metodis, terencana, terorganisir, terarah, dan teratur. Dalam pengorganisasian harus ada konsep agar pelaksanaan kegiatan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Konsep organisasi dalam pendidikan antara lain: pengorganisasian harus mempunyai tujuan yang jelas; harus ada pembagian kerja dan penugasan kerja; keseimbangan antara tugas, tanggung jawab, dan wewenang; mempunyai pemimpin yang mampu menggerakkan dan mengarahkan anggotanya; adanya pertanggungjawaban yang berkesinambungan atas hasil pekerjaan yang diperoleh; Pengorganisasian harus fleksibel dan seimbang. Sedangkan organisasi profesi adalah organisasi yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang mempunyai profesi yang sama dengan tujuan mencapai tujuan bersama.
The Concept of Learning Motivation in Islamic Religious Education Sunawir, Nur Wulandari; Sari, Hannisa Wandan; Rahayu, Fitri; Hasibuan, Kalayo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep motivasi belajar dalam pendidikan agama Islam. Memanfaatkan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan penelitian kualitatif, temuan penelitian mengungkapkan bahwa konsep motivasi belajar dalam perspektif Al-Qur'an meliputi rasa ingin tahu, bertanya, perhatian, percaya diri, dan harapan. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar diidentifikasi sebagai faktor internal, faktor eksternal, faktor budaya dan sosial, dan faktor ekonomi. Studi ini juga menyoroti pentingnya interaksi dengan individu yang termotivasi dan komunitas belajar sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi.