cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Kontribusi Regulasi Emosi dan Harga Diri Terhadap Fear of Intimacy pada Emerging Adults Megasari, Putri; Mardianto, Mardianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi regulasi emosi dan harga diri terhadap fear of intimacy pada emerging adults. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya individu dewasa awal yang merasa takut untuk menjalin kedekatan dengan orang lain, karena mengalami ketidakstabilan emosi dan memiliki penilaian diri yang rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 120 responden dewasa awal berusia 20–30 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala fear of intimacy, skala harga diri, dan skala regulasi emosi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengatur emosi dan memiliki rasa percaya diri berperan penting dalam mengurangi rasa takut untuk menjalin hubungan dekat. Bahkan ketika dilihat secara terpisah, keduanya tetap memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik regulasi emosi dan semakin tinggi harga diri seseorang, maka semakin rendah tingkat ketakutan akan keintiman dalam hubungan interpersonal. Penelitian ini memberikan implikasi penting dalam upaya intervensi psikologis untuk meningkatkan kualitas hubungan sosial dan emosional pada emerging adults.
Badut Jalanan Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis Realistik Tri Ramadan, Rahmad; Ondira Asa, Ferdian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31036

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan kehidupan badut jalanan melalui pendekatan seni lukis realistik. Ide penciptaan lahir dari kegelisahan penulis terhadap realitas sosial para badut jalanan, terutama anak-anak, yang menjalani peran menghibur dengan riasan ceria di tengah tekanan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, dan sempitnya peluang kerja. Di balik tawa yang ditampilkan, tersimpan perjuangan hidup yang berat. Proses penciptaan karya mengikuti tahapan metode konsorsium seni, meliputi: persiapan (pengumpulan data dan wawancara), elaborasi (analisis masalah sosial), sintesis (penetapan ide visual), realisasi (pembuatan karya lukisan realistik), serta penyelesaian (pameran). Sebanyak sepuluh karya berukuran 100 x 100 cm dibuat menggunakan media cat minyak dan akrilik di atas kanvas, dengan tema utama “fenomena sosial kehidupan badut jalanan.” Judul karya meliputi: Antara Cahaya dan Bayang, Pertarungan Diri, Perjuangan, Pertarungan Batin, Paksa Diri, Mengejar Koin Menyimpan Mimpi, Luka di Balik Riasan, Secarik Senyuman, Menghibur untuk Bertahan, dan Senja Tanpa Janji. Karya ini diharapkan dapat membangun empati dan meningkatkan kesadaran terhadap sisi lain dari profesi yang kerap terabaikan ini.
Visualisasi Dampak Sexual Harassment Dalam Karya Digital Painting Ardiani, Della; Elpatsa, Angga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31037

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan dampak psikologis dan sosial dari sexual harassment melalui media digital painting. Ide penciptaan berangkat dari keprihatinan penulis terhadap meningkatnya kasus pelecehan seksual, khususnya pada remaja perempuan, yang tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam serta tekanan sosial yang berkepanjangan. Melalui karya ini, penulis ingin membangun empati publik, meningkatkan kesadaran kolektif, serta mendorong terciptanya ruang yang lebih aman dan peduli terhadap korban kekerasan seksual. Metode penciptaan dilakukan melalui lima tahap: persiapan (pengumpulan data dan referensi), elaborasi (analisis simbol dan studi pustaka), sintesis (perumusan konsep visual), realisasi (penciptaan karya menggunakan aplikasi digital painting dan pencetakan di atas kanvas), serta penyelesaian (presentasi melalui pameran). Sepuluh karya berukuran 100 cm x 100 cm berhasil diciptakan, masing-masing menggambarkan trauma dan ketidakberdayaan korban melalui simbol-simbol visual seperti tangan, bayangan, rantai, kaca retak, dan bunga layu. Simbol-simbol tersebut dipilih untuk merepresentasikan emosi korban secara estetis dan komunikatif. Karya ini diharapkan mampu menjadi medium edukatif sekaligus reflektif, khususnya bagi generasi muda, untuk lebih peka, peduli, dan berani bersikap dalam menghadapi isu pelecehan seksual
Hubungan Self-Efficacy Dengan Dukungan Keluarga Terhadap Minat Wirausaha Makeup Freelance Mahasiswa Departemen Tata Rias Dan Kecantikan Universitas Negeri Padang Oshima, Natami; Yupelmi, Mimi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat mahasiswa Departemen Tata Rias dan Kecantikan Universitas Negeri Padang dalam berwirausaha, meskipun mereka memiliki keterampilan di bidang makeup. Survei awal terhadap 25 mahasiswa angkatan 2021 menunjukkan bahwa hanya 40% telah menjalankan usaha makeup freelance, 50% berminat namun belum memulai, dan 10% tidak berminat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan dukungan keluarga terhadap minat wirausaha makeup freelance, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 88 mahasiswa yang diambil melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui kuesioner Google Form, dan analisis data menggunakan uji korelasi parsial serta simultan dengan bantuan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara self-efficacy dan minat wirausaha (r = 0,808; p < 0,05), serta antara dukungan keluarga dan minat wirausaha (r = 0,801; p < 0,05). Secara simultan, keduanya juga memiliki hubungan signifikan terhadap minat wirausaha (r = 0,447; p < 0,05). Dengan demikian, peningkatan self-efficacy dan dukungan keluarga penting dalam mendorong mahasiswa untuk memulai usaha makeup freelance.
Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Aplikasi Articulate Storyline Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Elektronika Halim, Mufidah; Thamrin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31039

Abstract

Pendidikan membutuhkan inovasi media pembelajaran untuk meningkatkan mutu belajar. Di SMKN 1 Bukittinggi, media PowerPoint kurang menarik minat siswa. Penggunaan Articulate Storyline sebagai media interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, minat, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Elektronika secara efektif dan menarik.Pembuatan media ini menggunakan pengembangan Research and Develpment (R&D) dengan menggunakan model 4D (Defined, Design, Develop dan Disseminate). Bergantung pada setiap tahap yang dilaksanakan dalam urutan tersebut, meskipun begitu fokus dari model ini adalah pada refleksi dan iterasi (pengulangan) model 4D bisa memberikan kemudahan pendidik dan instruktur pelatihan untuk merancang kurikulum jenis apapun, terlepas dari metode pembelajaran yang dipakai.Media pembelajaran divalidasi oleh ahli materi dan media dengan hasil rata-rata 86,12% dan 95,7%, serta uji praktikalitas siswa sebesar 91,77%. Seluruh hasil berada pada rentang 81%–100% dan dikategorikan “Sangat Layak”, sehingga media dinilai relevan, berkualitas, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.Media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada mata pelajaran Dasar-Dasar Elektronika memperoleh validasi ahli materi 86,12%, ahli media 95,7%, dan uji praktikalitas 91,77%. Seluruh hasil masuk kategori “Sangat Layak”, sehingga media ini dinyatakan efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran kelas X.
Analisis Kontribusi MP-ASI Terhadap Kecukupan Gizi Makro Anak Usia 6-24 Bulan Di Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan Fitri Hanifa, Mila; Kasmita, Kasmita; Yuliana, Yuliana; Rahimul Insan, Ranggi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31041

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) memiliki peran penting memehuni gizi balita. Keanekaragaman konsumsi pangan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas gizi suatu hidangan. Di Kecamatan Pauh Duo Konsumsi pangan lokal sebagai MP-ASI sudah cukup beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat dari MP-ASI berkontribusi terhadap kecukupan gizi anak usia 6–24 bulan. Metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Dilakukan pada bulan Juli 2025, di Puskesmas Pekan Selasa Kecamatan Pauh Duo, melibatkan 64 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara menggunakn formulir semi quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan dengan membandingkan asupan gizi dari MP-ASI dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Permenkes RI 2019 berdasarkan kelompok usia 6-11 bulan dan 12-24 bulan. Hasil menunjukkan kontribusi MP-ASI untuk kelompok usia 6–11 bulan dan 12–24 bulan berturut-turut adalah energi 39,8%–35,9%, protein 58%–70,9%, lemak 9,5%–21,6%, dan karbohidrat 59,7%–40,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa kontribusi MP-ASI masih rendah terhadap kecukupan gizi makro anak usi 6-24 bulan di kecamatan Pauh Duo, terutama lemak, sehingga diperlukan edukasi gizi untuk meningkatkan variasi dan kualitas bahan pangan dalam penyusunan MP-ASI.
Peranan Mahasiswa dalam Mempertahankan Ideologi Pancasila di Era Teknologi: Studi Kasus Arifiyanto , M Naufal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31045

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga kesatuan sosial. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tantangan terhadap eksistensi dan relevansi Pancasila semakin besar, terutama dengan munculnya berbagai ideologi global yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mempertahankan ideologi Pancasila agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan mahasiswa dalam mempertahankan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di era teknologi, dengan pendekatan studi kasus di beberapa universitas di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi pada mahasiswa aktif dari berbagai fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyebarkan pemahaman tentang Pancasila, seperti melalui media sosial, blog, dan podcast. Selain itu, mereka juga terlibat dalam kegiatan diskusi dan seminar yang bertujuan mengkritisi dan mengembangkan pemikiran-pemikiran yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila. Meski demikian, terdapat tantangan berupa pengaruh negatif media sosial dan kurangnya pemahaman mendalam tentang Pancasila di kalangan sebagian mahasiswa. Secara keseluruhan, mahasiswa memainkan peranan penting dalam mempertahankan ideologi Pancasila, meskipun perlu adanya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di dunia maya. Penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi mahasiswa untuk mengoptimalkan peran mahasiswa dalam mempertahankan Pancasila di era digital.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas IV SDN 22 Baringin Kabupaten Tanah Datar Adamarta, Farel; Zuryanty, Zuryanty; Media, Afriza; Farida, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31048

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang masih rendah, hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih dominan bersifat satu arah dan guru kurang menerapkan variasi model pembelajaran tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SDN 22 Baringin Kabupaten Tanah Datar. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 1 kali pertemuan. Pada setiap siklus melibatkan empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV SDN 22 Baringin Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada : a) modul ajar siklus I dengan rata-rata 87,45% (B) dan pada siklus II meningkat menjadi 96,42% (SB); b) pelaksanaan pada aspek aktivitas guru pada siklus I dengan rata-rata 85,71% (B) dan pada siklus II meningkat menjadi 96,42% (SB); c) hasil belajar peserta didik pada siklus I dengan rata-rata 77,25 (C) dan meningkat pada siklus II menjadi 90,5 (SB). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Evaluasi Kinerja Angkutan Kota Untuk Waktu Tempuh, Load Factor Dan Headway (Studi Kasus Angkutan Kota Putih Dan Kuning Kota Bengkulu) Ganda Pratama, Irza; Tri Pujiastutie, Elly; Sazuatmo, H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31049

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja angkutan kota (angkot) putih dan kuning di Kota Bengkulu berdasarkan waktu tempuh, load factor, dan headway. Angkot putih melayani rute Pasar Panorama–Hibrida–Pagar Dewa–Padang Kemiling–Terminal Betungan, sedangkan angkot kuning melayani rute Pasar Panorama–Jalan Danau–Padang Harapan–Nusa Indah–S. Parman–Pasar Minggu–Suprapto–Pasar Barukoto. Data diperoleh melalui survei primer (observasi lapangan, pengukuran langsung, wawancara pengemudi) dan survei sekunder dari instansi terkait, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil analisis menunjukkan kecepatan rata-rata rute Pasar Panorama–Kampung Cina sebesar 13,3 km/jam dan rute Pasar Panorama–Terminal Betungan 18,3 km/jam, sebagian besar memenuhi standar 15–18 km/jam. Rata-rata headway rute Pasar Panorama–Terminal Betungan (18 menit) sesuai standar 10–20 menit, sedangkan rute Pasar Panorama–Kampung Cina (26,8 menit) melebihi batas ideal. Nilai load factor pada beberapa segmen belum mencapai standar minimal 70%, menunjukkan rendahnya tingkat keterisian penumpang. Secara umum, kinerja waktu tempuh dan headway memenuhi kriteria, namun load factor memerlukan strategi peningkatan guna mengoptimalkan pelayanan angkutan kota di Kota Bengkulu.
Gitar Sebagai Simbol Personal Grooming Dalam Karya Digital Painting Rahimah, Lathifah; Ondira Asa, Ferdian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31050

Abstract

Karya penelitian ini memvisualisasikan isu personal grooming dan tekanan sosial pada remaja melalui simbol gitar dalam medium digital painting. Gitar dipilih sebagai metafora tubuh dan identitas—sesuatu yang dirawat, dibentuk, dan diekspresikan, namun rentan menjadi objek penilaian eksternal. Tujuan karya ini adalah membangkitkan kesadaran kritis mengenai dampak standar penampilan terhadap kondisi psikologis remaja sekaligus memperluas pendekatan ekspresi visual dalam seni digital kontemporer. Proses penciptaan mengikuti metode yang diusulkan dalam konsorsium seni, meliputi: (1) Persiapan – pengamatan dan eksplorasi ide, (2) Elaborasi – pengumpulan referensi relevan, (3) Sintesis – penerapan gagasan pokok yang telah dirumuskan, (4) Realisasi Konsep – pembuatan karya berdasarkan konsep terpilih, dan (5) Penyelesaian – pameran karya serta penyusunan laporan proses kreatif. Teknik yang digunakan adalah digital painting dengan aplikasi Procreate. Karya terdiri dari sepuluh seri bertema gitar berjudul: “Penyesuaian”, “Dunia Maya”, “Takut”, “Excellence”, “Potongan Diri”, “Bersaing”, “Nada yang Dinilai”, “Terlupakan”, “Retak”, dan “Body Shaming”. Masing-masing karya merepresentasikan pengalaman emosional dan tekanan sosial yang kerap dialami remaja, menghadirkan dialog visual antara identitas personal dan persepsi publik.