cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Evaluasi Efektivitas Layanan BK Klasikal, Individual, dan Kelompok: Studi Komparatif Syahputri, Nadilia; Nurhaliza, Siti; Lesmana, Gusman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37219

Abstract

Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan emosional peserta didik. Meski tersedia dalam bentuk klasikal, individual, dan kelompok, banyak sekolah menghadapi kendala seperti keterbatasan konselor, rendahnya pemahaman siswa, dan ketidaksesuaian metode layanan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ketiga jenis layanan BK secara komparatif, untuk mengidentifikasi kelebihan, keterbatasan, dan dampaknya terhadap perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi implementasi BK yang optimal. Metode yang digunakan adalah systematic literature review, dengan pencarian 20 artikel jurnal terindeks dari 2022–2026 yang relevan dengan pendidikan formal di Indonesia. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan thematic synthesis dan comparative analysis, menyoroti pengaruh layanan klasikal, individual, dan kelompok terhadap aspek akademik, sosial, dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan klasikal efektif untuk penyampaian informasi, motivasi akademik, dan penguatan pengetahuan moral, layanan individual unggul dalam penanganan masalah personal dan perencanaan karir, sedangkan layanan kelompok mendukung keterampilan sosial, empati, dan problem-solving. Kombinasi ketiga layanan memberikan hasil optimal, memungkinkan intervensi yang komprehensif, adaptif, dan holistik terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi layanan BK sebagai strategi utama dalam pengembangan karakter dan kesejahteraan peserta didik.
Model Evaluasi Layanan BK dalam Mengukur Dampak terhadap Kesehatan Mental Peserta Didik Hasibuan, Saima Futri; Nadira, Sofi; Lesmana, Gusman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37220

Abstract

Kesehatan mental peserta didik menjadi perhatian penting dalam pendidikan modern, mengingat meningkatnya tekanan akademik, peer pressure, dan fenomena cyberbullying yang dapat memicu stres, kecemasan, dan depresi. Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah berpotensi mendukung kesejahteraan psikologis siswa, namun implementasinya sering terfokus pada kegiatan administratif tanpa evaluasi dampak yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan model evaluasi layanan BK yang mampu mengukur dampak nyata terhadap kesehatan mental peserta didik secara komprehensif, serta memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk intervensi yang adaptif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review, dengan analisis 20 artikel terpilih dari database terindeks, menggunakan thematic analysis dan naratif terstruktur untuk menilai desain penelitian, kerangka evaluasi, instrumen pengukuran kesehatan mental, dan efektivitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model evaluasi multidimensional, yang memadukan metode kuantitatif dan kualitatif, efektif dalam mengukur indikator psikologis seperti tingkat stres, anxiety, depresi, kesejahteraan emosional, dan kemampuan coping. Faktor kunci meliputi peran guru BK, konselor sebaya, aktivitas kreatif, supervisi berkelanjutan, serta integrasi teknologi digital dan AI chatbots. Model evaluasi ini memungkinkan penyesuaian intervensi sesuai kebutuhan siswa dan mendukung pengambilan keputusan berbasis evidence-based practice, sehingga layanan BK dapat meningkatkan kesehatan mental peserta didik secara signifikan.
Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Penguatan Karakter Siswa di SMA Swasta Permata Kasih Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara Telaumbanua, Waspada; Bawamenewi, Adrianus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37221

Abstract

Peran guru merupakan suatu tanggung jawab yang harus dilakukan dalam mendidik dan mengajari siswa dalam lingkungan sekolah, guru tidak hanya berfokus untuk menyampikan materi saja akan tetapi Guru harus mampu mendidik karakter siswa serta memberikan motivasi penguatan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Penguatan Karakter Siswa di SMA Swasta Permata Kasih Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Deskriptif dengan Metode Kualitatif, Data di peroleh Melalui Pengamatan langsung dilapangan, Observasi, Wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan peneliti yaitu teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan Penelitian adalah Guru Pkn dan Siswa/i SMA Swasta Permata Kasih. Berdasarkan Temuan ini, maka dapat di simpulkan bahwa peran guru Pkn adalah Melakukan pembelajaran yang berbasis nilai, keteladanan, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah. Adapun kendala yang dihadapi guru yaitu kurangnya kesadaran siswa, pengaruh lingkungan luar, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar. Upaya yang dilakukan dalam memperkuat karakter siswa yaitu menanamkan nilai tanggung jawab, toleransi, kejujuran terhadap siswa melalui pembelajaran aktif serta pada kegiatan kegiatan sekolah.
Mrs. Kearney’s Motherhood in James Joyce’s Dubliners: A Mother Short Story W, Yasmine Azzah Adillah; Hariyono, Hariyono; Kartiningsih, Rindrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37222

Abstract

Studi ini menganalisis penggambaran peran ibu dalam cerita "A Mother" dari Dubliners karya James Joyce. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran ibu dikonstruksikan sebagai peran yang dibentuk secara sosial dan untuk mengidentifikasi pengaruhnya terhadap karakter-karakter dalam narasi tersebut. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif menggunakan teori peran ibu O’Reilly, yang mengkonseptualisasikan peran ibu sebagai institusi yang dikonstruksi secara sosial yang dibentuk oleh pengasuhan, kekuasaan dan otoritas, kerja emosional, ideologi gender, tanggung jawab sosial dan moral, pengorbanan dan penghapusan diri, transmisi, dan pengaruh peran ibu. Temuan menunjukkan bahwa peran ibu dalam cerita-cerita yang dipilih tidak hanya digambarkan sebagai ekspresi kasih sayang tetapi juga sebagai peran sosial yang kompleks yang tertanam dalam kontrol, regulasi moral, dan ambisi sosial. Mrs. Kearney menunjukkan berbagai dimensi identitas keibuan yang mencerminkan pengaruh harapan sosial dan nilai-nilai patriarki dalam masyarakat Irlandia awal abad ke-20. Lebih lanjut, studi ini menemukan bahwa peran ibu secara signifikan memengaruhi perkembangan dan keamanan emosional, pembentukan identitas dan sosialisasi gender, serta pembentukan moral dan otoritas internal di antara para karakter. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa peran ibu dalam Dubliners berfungsi sebagai kekuatan pengasuhan sekaligus mekanisme kontrol sosial, memperkuat norma-norma masyarakat sekaligus membentuk pengalaman psikologis individu.
Hubungan antara Strenght Based Parenting dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja Akhir di Surabaya Zelinea, Clora; Christanti, Dessi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37223

Abstract

Salah satu problem yang sering dihadapi remaja akhir berkaitan dengan kepercayaan diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengungkap korelasi atau hubungan dari masing-masing aspek strength based parenting yaitu strength knowledge serta strength use dihubungkan variabel kepercayaan diri pada kelompok remaja akhir di Surabaya. Studi yang telah dilaksanakan ini melibatkan 161 responden yang didapatkan melalui teknik pengambilan sampel responden penelitian yakni purposive non random sampling. Skala strength based parenting dan skala kepercayaan diri digunakan sebagai alat pengambilan data. Hasil pengolahan data memperlihatkan hubungan positif antara strength knowledge dengan variabel terikat yaitu kepercayaan diri (r = 0,318 dan p = 0,000). Demikian pula, strength use juga memperlihatkan hubungan positif dengan variabel terikat yaitu kepercayaan diri (r = 0,364 dan p = 0,000). Disimpulkan hasil dari studi ini, anak akan memperoleh kepercayaan diri tinggi jika orang tua menerapkan pola asuh strength based parenting. Anak merasa didukung karena orangtua menyadari kelebihan dan kekurangan anak.
Perancangan dan Implementasi Sistem Alur Kas Terintegrasi pada Perusahaan Garment (NGI) Rizqullah, Zaidan; Yendrawati, Reni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37226

Abstract

Pengelolaan arus kas merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas dan kelangsungan operasional perusahaan, khususnya di sektor manufaktur yang memiliki siklus produksi yang kompleks dan kebutuhan modal kerja tinggi. Arus kas yang tidak terkelola dengan baik dapat menghambat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban operasional, mengendalikan biaya, dan mempertahankan profitabilitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem alur kas terintegrasi yang efisien menggunakan Google Ecosystem pada NGI, sebuah perusahaan konveksi dengan kapasitas produksi 50.000 pcs per bulan. Berdasarkan observasi dan wawancara, NGI menghadapi masalah serius dalam pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dengan Excel, yang menyebabkan kesalahan input data, ketidaksesuaian antara pemasukan dan pengeluaran, serta ketergantungan pada pencatatan yang rentan terhadap human error dan fraud. Sistem yang diusulkan berbasis Google Form, Google Sheets, dan Google Apps Script untuk otomatisasi, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pencatatan arus kas perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada NGI, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ini tidak hanya memperbaiki struktur pencatatan keuangan, tetapi juga meningkatkan pengendalian internal dan memberikan transparansi yang lebih baik dalam proses perencanaan dan pengawasan keuangan. Sistem ini terbukti efektif dalam mengurangi kesalahan pencatatan, mempermudah evaluasi biaya, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat waktu dan berbasis data. Dengan demikian, sistem alur kas terintegrasi ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing NGI di pasar global.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Guru di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sidoarjo Abdurrohman, Abdurrohman; Aliyah, Nelud Darajaatul; Darmawan, Didit
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37227

Abstract

Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung Kecerdasan Emosional dan Komitmen Organisasi terhadap kinerja guru di Yayasan pendidikaan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sidoarjo. Melalui penelitian ini di harapkan kita dapat mengetahui bagaimana kedua factor tersebut mempengarui terhadap kinerja guru. Alat analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Dengan populasi 150 guru dan sampel diambil 70 guru, untuk menguji hipotesis ini digunakan alat analisis data berupa statistik. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kausal yaitu hubungan yang bersifat sebab akibat. Jadi ada variabel independen atau variabel yang mempengaruhi dan dependen atau dipengaruhi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang merupakan seluruh dewan asatid di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sidoarjo. Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh dominan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas dimana guru yang mempunyai emosional yang tepat dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik .Komitmen terhadap suatu organisasi itu sangat menentukan terhadap kinerja kesungguhnnya dalam bekerja, di mana kesemangatan, rasa memiliki, dan semangat akan selalu Bersama ketika guru bekerja dan mengabdi terhadap Yayasan Pendidikan ini.
Tanggung Jawab Hukum Pelaku Streaming Ilegal atas Pelanggaran Hak Cipta: Analisis Kasus Penyiaran Ulang Konten Tanpa Lisensi di Platform Digital Najiib, Alfian Naufal; Pradana, Ardiva Galih; Puannandini, Dewi Asri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37228

Abstract

Fenomena streaming ilegal yang menyiarkan ulang konten tanpa lisensi dari platform resmi mengalami peningkatan signifikan di Indonesia, mengakibatkan kerugian ekonomi industri kreatif mencapai triliunan rupiah. Penelitian yuridis normatif ini menganalisis tanggung jawab hukum pelaku streaming ilegal dengan fokus pada kasus penyiaran ulang konten film, serial TV, dan pertandingan olahraga tanpa izin pemegang hak cipta. Hasil penelitian menunjukkan kelemahan enforcement hukum hak cipta, ambiguitas konsep "penyiaran" dalam era digital, keterbatasan yurisdiksi terhadap pelaku lintas negara, minimnya sanksi efektif yang memberikan efek jera, serta ketiadaan mekanisme kompensasi memadai bagi pemegang hak. Faktor penyebab meliputi fragmentasi regulasi, keterbatasan kapasitas penegak hukum dalam investigasi digital, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta tingginya permintaan konsumen terhadap akses konten murah atau gratis. Kasus streaming ilegal platform "IndoMovieStream" dan "LiveSportID" mengeksploitasi kekosongan hukum, mengakibatkan kerugian industri perfilman Rp 2,3 triliun dan kehilangan hak siar olahraga senilai Rp 1,8 triliun. Penelitian merekomendasikan konstruksi tanggung jawab hukum komprehensif berbasis strict liability, harmonisasi regulasi hak cipta dan telekomunikasi, penguatan kapasitas penegakan hukum digital, mekanisme site blocking efektif, dan sistem kompensasi yang memberikan keadilan bagi pemegang hak cipta.
Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Tuberkulosis Paru dalam Proses Pengobatan di Puskesmas Sikumana Kota Kupang Siokain, Andini Anjelia; Syamruth, Yendris K.; Pello, Shela C.; Lerik, Mariana Dinah Ch.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37229

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan dapat menimbulkan kecemasan pada pasien. Dukungan keluarga diperlukan sebagai strategi preventif untuk menurunkan tingkat kecemasan selama proses pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien TB paru di Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 59 responden yang dipilih menggunakan tabel Krejcie-Morgan dari populasi 70 pasien TB paru. Instrumen penelitian menggunakan Skala Dukungan Keluarga (16 item) dan Skala Hamilton Anxiety Rating Scale/HARS (18 item). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi ordinal. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden perempuan (52,5%), berusia 20-30 tahun (35,5%), dan bekerja di sektor swasta (27,1%). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif signifikan dengan variabel terkuat peran aktif keluarga (ρ=-0,637). Uji regresi ordinal menghasilkan model signifikan (Chi-Square=23,992; p=0,000) dengan Nagelkerke R²=0,399, dukungan keluarga 39,9% variasi tingkat kecemasan. Dukungan keluarga berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kecemasan pasien TB paru. Disarankan kepada Puskesmas untuk memperkuat program edukasi keluarga, keluarga memberikan dukungan optimal, dan peneliti selanjutnya meneliti faktor lain dengan sampel lebih besar.
Hubungan Jenis, Durasi, Frekuensi dan Intensitas Olahraga dengan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Puskesmas Juwana Sari, Sri Wulan; Lestari, Diana Tri; Hartinah, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37230

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di dunia dan terus mengalami peningkatan prevalensi, termasuk di Indonesia. Data nasional dan daerah menunjukkan bahwa Puskesmas Juwana merupakan wilayah dengan jumlah penderita hipertensi tertinggi di Kabupaten Pati. Rendahnya aktivitas olahraga yang teratur dan terukur diduga berperan dalam buruknya pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Juwana.Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Juwana dengan rata-rata 180 penderita per bulan. Sampel sebanyak 124 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga, sedangkan variabel dependen adalah tekanan darah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner IPAQ Short Form, kuesioner aktivitas olahraga, pengukuran intensitas dengan oximeter, serta pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis olahraga, responden paling banyak melakukan jalan kaki sebanyak 61 responden (49,2%), diikuti senam 17 responden (13,7%), bersepeda 10 responden (8,1%), jogging 7 responden (5,6%), renang 3 responden (2,4%), dan tidak berolahraga 26 responden (21,0%). Berdasarkan durasi, sebagian besar responden berolahraga >30 menit yaitu 79 responden (63,7%). Berdasarkan frekuensi, mayoritas responden berolahraga ≤3 kali per minggu sebanyak 80 responden (64,5%). Berdasarkan intensitas, sebagian besar responden melakukan olahraga dengan intensitas ringan sebanyak 71 responden (57,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas olahraga dengan tekanan darah penderita hipertensi (p < 0,05).Simpulan penelitian ini adalah bahwa olahraga yang dilakukan secara teratur, dengan jenis, durasi, frekuensi, dan intensitas yang sesuai, berhubungan signifikan dengan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatan aktivitas olahraga terukur dan perlu menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian hipertensi di tingkat pelayanan kesehatan primer.