cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Strategi Guru dalam Mencegah Perundungan di Sekolah (School Bullying) pada Peserta Didik di SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo Kusprapto, Anggun Elvira Kusuma Wardhani; Setyowati, Rr. Nanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Guru dalam mencegah perundungan di sekolah pada peserta didik di SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perundungan di sekolah ini sangat jauh berkurang. Strategi guru dalam mencegah perundungan di sekolah pada peserta didik di SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo yakni: 1) mendampingi agen anti perundungan, 2) memberikan sosialisasi-sosialisasi mengenai anti perundungan, 3) pemberian pujian dan nilai sikap sosial, 4) pemberian teguran, dan 5) pemberian poin di students guide’s book. Hambatan-hambatan guru dalam menerapkan strategi, yaitu tidak semua peserta didik sadar dan setuju adanya sekolah anti perundungan dan pengawasan peserta didik di luar sekolah. Solusi mengatasi hambatan guru dalam menerapkan strategi yakni: 1) sosialisasi ketika parenting, 2) penguatan terhadap organisasi di sekolah, dan 3) sinergi semua warga sekolah untuk mencegah bullying.
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal terhadap Peningkatan Subjective Well-Being pada Siswa Subati, Nur Fauziah; Yakub, Elni; Umari, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8466

Abstract

Proses yang kompleks pada remaja dapat memengaruhi bagaimana seseorang remaja mengavaluasi kehidupannya, yang tentunya berhubungan dengan tingkat subjective well-being mereka. Remaja yang memiliki subjective well-being yang rendah akan selalu merasa kurang puas dengan hidupnya, jarang merasa bahagia, dan lebih sering merasakan emosi yang tidak menyenangkan, seperti marah atau cemas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan klasikal terhadap peningkatan subjective well-being siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Tingkat subjective well-being sebelum diberikan layanan bimbingan klasikal dominan berada di kategori sedang, sedangkan tingkat subjective well-being sesudah diberikan layanan bimbingan klasikal dominan berada pada kategori tinggi. Terdapat peningkatan subjective well-being perindikator, dan indikator yang paling tinggi meningkatnya adalah afektif. Terdapat perbedaan yang signifikan pada subjective well- being siswa sebelum diberikan layanan bimbingan klasikal dan sesudah diberikan layanan bimbingan klasikal. Dan layanan bimbingan klasikal berpengaruh dalam meningkatkan subjective well-being siswa.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Role Playing terhadap Penyesuaian Sosial Siswa Jannah, Miftahul; Yakub, Elni; Mardes, Siska
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8467

Abstract

Penyesuaian sosial merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan di sekitarnya, baik terhadap orang lain maupun terhadap kelompok sosial. Individu yang mampu menyesuaikan diri secara sosial dengan baik akan mampu membangun hubungan sosial yang baik di lingkungan sekolah. Namun sebaliknya, individu dengan penyesuaian sosial yang rendah akan mengalami hambatan dalam bergaul dengan orang lain, sulit berkomunikasi dengan orang lain, kurang mampu melakukan kerjasama, dan kurang peka terhadap lingkungan sosialnya. Oleh karena itu penting bagi setiap siswa untuk mampu menyesuaikan diri secara sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini berjudul Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Terhadap Penyesuaian Sosial Siswa. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik role playing terhadap penyesuaian sosial siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan design penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini berjumlah 15 orang siswa yang memiliki penyesuaian sosial rendah. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji Rank Spearman dan Wilcoxon. Hasil perhitungan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing berpengaruh 65% dalam meningkatkan penyesuaian sosial siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik role playing berpengaruh dalam meningkatkan penyesuaian sosial siswa.
Perubahan Sosial Akibat Industrialisasi Dilihat dari Aspek Pendidikan Aditya, Muhammad Rizki; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8472

Abstract

Industrialisasi memberikan perubahan terhadap sektor pendidikan. Perubahan yang terjadi telah menggeser tatanan kehidupan dan pandangan masyarakat. Adanya perubahan dan pergeseran makna dalam pendidikan mendorong sektor pendidikan melakukan peningkatan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang handal dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Selain itu, pada era revolusi industri 4.0, pada sektor pendidikan memiliki tantangan tersendiri. Dengan adanya tantangan tersebut, diperlukan solusi agar sektor pendidikan dapat meningkatkan sistemnya. Artikel ini berisi penjelasan mengenai tantangan dan solusi pada sektor pendidikan dengan adanya perubahan sosial akibat industrialisasi pada era revolusi industri 4.0.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang mempunyai maksud untuk memahami apa yang dilakukan oleh subyek peneliti, yakni dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata bahasa baik dengan menggunkan metode wawancara, pengamatan ataupun dokumentasi.Keberadaan industri di tengah masyarakat merupakan suatu perubahan masyarakat menuju ke arah yang lebih maju dari tahapan sebelumnya dan merupakan salah satu penyebab terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat. Dengan adanya industrialisasi dan revolusi industri 4.0, memberikan perubahan dan tantangan pada sektor pendidikan.Untuk mengatasi beberapa tantangan dan masalah yang dihadapi sektori pendidikan akibat adanya revolusi industri 4.0, terdapat beberapa solusi, yaitu dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi dan kolaborasi, keterampilan berpiki kreatif dan inovatif, literasi teknologi informasi dan komunikasi, contextual learning skill, dan literasi informasi dan media.
Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Riska, Nora; Erlisnawati, Erlisnawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8477

Abstract

Pendidikan dasar memegang peranan yang sangat kuat dalam memberikan pondasi kognitif, afektif, dan psikomorik bagi siswa. Hal tersebut dapa mengantarkan siswa untuk hidup dan berkembangn dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan keterampilan sosial siswa melalui pembelajaran value clarification technique (VCT).Penelitian ini merupakan penelitian kualitattif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelejaran value clarification technique (VCT)dapat mengembangan keterampilan social siswa di Sekolah Dasar.
Konstruksi Gender Pengajar TPQ “Al-Amin” Kecamatan Sukolilo Kelurahan Menur Pumpungan Aisah, Mas; Jatiningsih, Oksiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8491

Abstract

TPQ sebagai wadah pembelajaran untuk BTQ, belajar dasar-dasar Aqidah Islam, serta belajar Sejarah Islam yang keberadaannya hingga saat ini masih dibutuhkan oleh kalangan masyarakat terutama oleh orang tua sebagai tempat belajar tentang agama dan cara mengenalkan Tuhannya dengan mempelajari Al-Qur’an. Pengajar menjadi model karena itu bisa ditiru oleh peserta didiknya, Konstruksi pendidik akan berdampak pada bagaiamana cara pendidik dalam mengajar.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sudut pandang konstruksi pengajar TPQ Al-Amin, menggunakan teori interaksionisme simbolik yang merupakan sebuah teori yang menjelaskan tentang tingkah laku manusia melalui analisis makna. Penelitian yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwasannya pengajar senior yang kurang memahami konsep gender dan seks. Akibatnya berprespektif bahwa gender dan seks merupakan dua konsep yang memiliki makna yang sama yakni laki-laki dan perempuan, sedangkan pengajar junior yang lebih memahami konsep gender dan seks berprespektif bahwa gender dan seks itu berbeda.
Dongeng Sebelum Tidur Menjadi Konon di Era Gawai? (Eksistensi Dongeng Sebagai Pendidikan Pada Anak Usia Dini) Firdaus, M.; Bastian, Adolf; Rizky, Ramanda; Telaumbanua, Yohannes
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8496

Abstract

Dongeng memiliki peran besar dalam pengembangan literasi anak dan karakter anak, khususnya pada usia dini. Namun, di era gawai saat ini, eksistensi dongeng sebagai pendidikan pada anak usia dini perlu dipertanyakan. Metode dalam penelitian adalah Kuantitatif dengan metode surve melalui kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 37 orangtua (ibu) yang memiliki anak berusia 4-6 tahun dan sudah masuk dalam Taman Kanak-kanak di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% para orangtua jarang melakukan aktivitas mendongeng untuk anaknya, 65% memiliki sasaran dan tujuan utama dalam aktivitas mendongeng, 73% memberikan gawai sebagai pengganti aktivitas mendongeng sebelum tidur anaknya, dan anak-anak mereka responsive dan kritis ketika orangtuanya mendongeng pada kategori sering hanya berjumlah 8%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa orangtua sudah jarang melakukan aktivitas mendongeng untuk anaknya karena kesibukan dan minimnya pengetahuan dan literature mereka pada dongeng.
Desain Pembelajaran Berbasis Case Method Pada Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Rizka, Mifta; Permatasari, Silvia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8501

Abstract

Mata kuliah Strategi Pembelajaran diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada mahasiswa untuk mampu dalam memahami Paradigma pembelajaran Abad 21 dan Revolusi Industri 4.0. Pada proses perkuliahan strategi pembelajaran harus menerapkan pembelajaran aktif. Untuk menunjang proses pembelajaran aktif, metode Case Method dapat diterapkan menjadikan mahasiswa lebih memahami materi dan menguasai pembelajaran yang lebih aktif. Metode ini juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan kasus yang diberikan dalam perkuliahan. Artikel ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pentingnya penerapan case method dalam mata kuliah strategi pembelajaran dengan keunggulan, seperti: a. Mahasiswa menjadi fokus utama (student oriented) dalam memecahkan kasus yang diberikan oleh dosen saat perkuliahan; b. mahasiswa bisa menganalisis dan diskusi secara aktif terhadap kasus yang diberikan dan mencari solusi (problem solving) dari kasus yang diberikan.; 2) mendesain skenario pembelajaran mata kuliah strategi pembelajan berbasis case method. Penelitian ini menghasilkan suatu desain pembelajaran yang berbasis case method yang terdiri dari lima tahapan pada mata kuliah strategi pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick di Kelas III Elvira, Sherin Okti; Sukma, Elfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8515

Abstract

Keadaan lapangan, khususnya hasil belajar siswa yang kurang baik, menjadi landasan diadakannya penelitian ini. Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Dua siklus penelitian dilakukan dengan menggunakan model kooperatif Talking Stick. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam perencanaan pembelajaran, dengan siklus I mencapai rata-rata 85,5% dan siklus II mencapai 91%. Pada siklus I rata-rata kegiatan guru terlaksana 88,5% angka ini meningkat menjadi 94% pada siklus II. Rata-rata tingkat keterlaksanaan aktivitas siswa berkisar antara 88,5% pada siklus I hingga 94% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 76,28%, dan hasil belajar siklus II adalah 90,13%. Simpulannya, siswa Kelas III SDN 18 Air Tawar Selatan Kota Padang dapat memperoleh hasil yang lebih baik dalam pembelajaran tematik terpadu dengan memanfaatkan model kooperatif tipe Talking Stick.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Perawat dengan Organizational Citizenship Behavior sebagai Variabel Pemediasi di Rumah Sakit Daerah Dr.M.Haulussy Ambon Atihuta, Apriyanti Rosali; Latupapua, Conchita Valentina; Risambessy, Agusthina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8518

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Perawat dengan Organizational Citizenship Behavior Sebagai Variabel Mediasi di Rumah Sakit Daerah Dr.M.Haulussy Ambon. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 82 perawat yang bekerja minimal 10 tahun. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah metode wawancara dan kuisioner. Metode analisis yang digunakan adalah SEM dengan menggunakan SmartPLS Versi 4.0 Berdasarkan Hasil Hipotesis, pertama, Kecerdasan Emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja perawat pada RSUD Dr.M.Haulussy Ambon. Kedua, Kecerdasan Emosional berpengaruh Positif dan signifikan terhadap OCB perawat pada RSUD Dr.M.Haulussy Ambon. Ketiga, OCB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat di RSUD. Dr.M.Haulussy Ambon. Dan yang terakhir, OCB dapat memediasi kecerdasan emosional terhadap kinerja perawat pada RSUD Dr.M.Haulussy Ambon.

Page 978 of 2649 | Total Record : 26490