cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
Rantai Pasok Hijau dan Halal sebagai Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Alamendah Yelita Anggiane Iskandar; Resista Vikaliana; Ade Irawan; Nazwa Adelia Putri; Argya Fauziah Tansy; Alghifari Rasyid Zola; Raihan Akira Rahmaputra
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5614

Abstract

Pariwisata halal di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya permintaan wisatawanMuslim global, sementara isu keberlanjutan lingkungan semakin menuntut perhatian dalampengelolaan destinasi wisata. Integrasi rantai pasok hijau ke dalam pariwisata halal menawarkansolusi strategis untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya sesuai syariah, tetapijuga ramah lingkungan dan berdaya saing. Konsep ini meliputi pengadaan bahan baku lokalbersertifikat halal, proses produksi kuliner ramah lingkungan, distribusi efisien, akomodasiberkelanjutan, transportasi rendah emisi, hingga pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.Implementasi rantai pasok hijau mendukung empat aspek utama: keberlanjutan lingkungan,pemberdayaan ekonomi lokal, penguatan nilai sosial-budaya, dan kepatuhan terhadap prinsipsyariah. Studi kasus di Desa Wisata Alamendah menunjukkan bahwa penerapan praktik yangmemperhatikan aspek halal dan lingkungan memiliki daya tarik tersendiri serta memperkuatreputasi destinasi. Meski demikian, sejumlah tantangan muncul, antara lain keterbatasanpemahaman standar halal-hijau, tingginya biaya sertifikasi, koordinasi antar pelaku, danketerbatasan akses teknologi. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan terpadu, pengembanganforum rantai pasok desa, skema gotong royong, serta pemanfaatan teknologi tepat guna dengandukungan pihak eksternal. Integrasi rantai pasok hijau dalam pariwisata halal tidak hanyamenjawab kebutuhan wisatawan Muslim terhadap layanan halal dan berkelanjutan, tetapi jugaberkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 danSDG 12. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat lokal menjadikunci dalam membangun pariwisata halal hijau yang inklusif, berdaya saing global, sertamemberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.Kata kunci: Pariwisata Halal, Rantai Pasok Hijau, Pariwisata Berkelanjutan, SustainableDevelopment Goals
Peningkatan Kualitas Sepatu Kulit dengan Proses Finishing Polivinil Alkohol pada Inovasi Songket dan Jumputan untuk UMKM Madani Di Jl. Antasari Palembang Sofiah; Cindi Ramayanti; Fenoria Putri; Kartika Rachma Sari
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5615

Abstract

Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menuntut dosen untuk berperan aktif dalam kegiatanpengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui kolaborasi dengan mahasiswa dan masyarakat.Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,khususnya terkait peningkatan keterampilan dan perekonomian. Di Kota Palembang, jumlahpelaku UMKM pengrajin sepatu kulit sangat terbatas, tercatat hanya lima pengrajin yang masihaktif. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan peralatan serta dukungan dalam aspekpemasaran. Dari sisi teknologi, pengrajin mengalami kesulitan dalam memperoleh akses terhadapperalatan modern karena kendala biaya, sehingga kapasitas produksi sangat rendah, yakni hanyasekitar dua pasang sepatu per hari. Jumlah ini jauh di bawah kebutuhan ketika ada undangan untukmengikuti pameran, yang biasanya membutuhkan 20–30 pasang produk. Melalui kegiatan PKMini, tim memberikan bantuan peralatan berupa mesin seset kulit, mesin post bed, shoe last berbagaiukuran, serta mesin press sepatu dengan harapan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitasproduk yang dihasilkan. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan teknik pemasaran berbasismedia sosial guna mendukung keberlanjutan usaha, sehingga peningkatan kapasitas produksidapat diimbangi dengan meningkatnya permintaan pasar.Kata kunci : Pengrajin Sepatu, Mesin Post bed , Mesin Seset kulit, Mesin pressSepatu, Pemasaran Digital
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Herbal sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat Desa Sumbergede Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito syawal zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; putri aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5616

Abstract

Teh merupakan salah satu jenis minuman yang sangat digemari oleh orang-orang di Indonesiakarena memiliki bau dan rasa yang unik. Namun masyarakat Desa Sumbergede masih memilikiketerbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman herbal lokal menjadi produksiap konsumsi. Kegiatan edukasi dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal serta keterampilan teknis dalam pembuatan simplisia,pengemasan, dan pelabelan produk. Metode pelaksanaannya meliputi pretest, penyampaianmateri, praktik langsung pembuatan simplisia, pengemasan pelatihan dan pelabelan, serta posttestsebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, pemahamanmasyarakat mengenai manfaat teh herbal meningkat hingga 93,75% pada kategori tinggi,dan keterampilan pembuatan simplisia mencapai 100% pada kategori tinggi setelah pelatihan.Kesimpulan menegaskan bahwa metode berbasis praktik mampu memperkuat pengetahuansekaligus keterampilan teknis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong budidayatanaman herbal lokal menjadi produk teh herbal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapijuga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi.Kata kunci : Edukasi, Herbal, Pelatihan, Pisang, Teh.
Peran Generasi Muda Karang Taruna Desa Sukarame Dalam Pengembangan Desa Wisata Dengan Teknologi Pemasaran Digital Fahrul Nurzaman; Agus Wismo; Dian Gustina; Nafisah Yuliani; I Gede Agus Suwartane; Jhonny Z.A
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5617

Abstract

Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang memiliki potensi wisata yangberagam, meliputi wisata alam, budaya, kuliner, dan industri kerajinan lokal. Namun, pemanfaatanteknologi digital dalam promosi wisata masih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat inibertujuan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda Karang Taruna dalam memanfaatkanmedia sosial sebagai sarana pemasaran digital untuk pengembangan desa wisata. Metode yangdigunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung dalam pembuatan kontenpromosi berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konseppemasaran digital, mengelola akun media sosial, serta memproduksi konten promosi yang menarikdan relevan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan digitalpemuda desa dan memperluas jangkauan promosi wisata lokal. Dengan demikian, pemberdayaanKarang Taruna melalui teknologi pemasaran digital menjadi strategi efektif dalam mendukungpengembangan desa wisata yang berkelanjutan.Kata kunci : Pemasaran Digital , Media Sosial , Website , Internet
Edukasi dan pelatihan pengemesan, pembuatan kemasan produk teh herbal di desa sumber gede kec wringinanom, kab gresik Arista Wahyu Ningsih; Selfya Ningrum; Mohammad Fathoni; Femas Angga Saputra; Alvito syawal zubkhi; Ikakiswa Imamah Febrianti; putri aisyha
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5618

Abstract

Latihan pembuatan kemasan teh herbal di Desa Sumber Gede, Kecamatan Wringinanom, Gresikbertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam merancang kemasan yang higienis,menarik, dan sesuai standar. Sebelum program, sebagian besar UMKM masih menggunakankemasan sederhana sehingga daya saing produk rendah. Kegiatan diikuti 37 peserta melaluitahapan observasi, penyusunan materi, teori, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pretestdan posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dari pemahaman dasar menjadi mampumembuat desain profesional dengan aplikasi Canva. Dengan metode Training of Trainers (TOT),peserta juga berperan menyebarkan pengetahuan kepada UMKM lain. Program ini menekankankemasan sebagai identitas produk sekaligus strategi pemasaran, sehingga memperkuat daya saingdan keberlanjutan usaha lokal.Kata Kunci :Edukasi pengemasan, Pembuatan Teh herbal, Sumber Gede.
Pendampingan Desain Renovasi Sekolah untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif di SDN 4 Dago, Parung Panjang Anisza Ratnasari; Nadia Diandra; Hanugrah Adhi Buwono; Abdullah Hibrawan; Mulyadi Sugih Dharsono; Felice Cynthia Rosli; Daria Aricela Susanto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5619

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan pada banyak sekolah dasar di Kabupaten Bogor,termasuk SDN 4 Dago Parung Panjang, menjadi penghambat terciptanya lingkungan belajar yangnyaman dan kondusif. Kondisi fisik sekolah yang tidak memadai, seperti dinding, plafon, dantembok ruang kelas maupun ruang guru yang rusak, sarana sanitasi dan drainase yang tidak layak,serta kondisi eksterior dan bangunan yang tidak terawat merupakan urgensi utama yangmembutuhkan penanganan segera. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untukmerevitalisasi lingkungan sekolah melalui kegiatan renovasi fisik bangunan, dimana kegiatan inisejalan dengan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah.Disisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi strategis akademisi, masyarakatsetempat, dan swasta. Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli-September 2025 ini dilakukan melaluikolaborasi peran yang jelas. Akademisi dari Program Studi Arsitektur Universitas Pradita bertugasmelakukan observasi awal dan pendampingan desain renovasi fisik bangunan. PT. SA selaku mitraswasta bertanggung jawab atas pelaksanaan inti pekerjaan renovasi dan pengawasan pekerjaankonstruksi. Sementara guru, karyawan, serta anak didik terlibat aktif dalam mendukung berbagaipekerjaan renovasi lainnya. Hasil yang dicapai antara lain perbaikan menyeluruh plafon ruang,pengecatan semua tembok, kusen, dan furnitur, membangun sarana sanitasi dan drainase baru,membongkar dan membangun baru pintu gerbang sekolah, serta pekerjaan betonisasi halamansekolah. Kegiatan renovasi fisik bangunan sekolah ini diharapkan dapat menciptakan lingkunganbelajar yang lebih layak dan layak, memotivasi siswa dan guru untuk melakukan kegiatan belajarmengajar, serta menjadi model percontohan kolaborasi multipihak untuk untuk meningkatkankualitas fisik sarana pendidikan.Kata kunci : Lingkungan belajar kondusif, pemberdayaan masyarakat, Program HasilTerbaik Cepat (PHTC), renovasi sekolah, sinergi institusi pendidikan dan swasta.
Sosialisasi E-Goverment Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Dadirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan Hendika Dwinanda Wicaksana; Mukhamad Busro Asmuni; Marina Rospitasari; Chomariyana Kartika Hesti; Dyah Ayu Kusuma Dewandaru
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5620

Abstract

Inovasi dalam bidang teknologi informasi memberikan dampak signifikan terhadapstruktur tata kelola pemerintahan, termasuk pada pemerintahan desa. Penggunaan e-Government dijadikan strategi kunci untuk memperbaiki efisiensi, keterbukaan, danakuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat. Namun, pelaksanaannya sering kaliterkendala oleh rendahnya literasi digital, sumber daya perangkat desa serta kurangnyapartisipasi masyarakat dalam mendukung penggunaan teknologi informasi. Kegiatanpengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan konsep dan manfaat e- Governmentberbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Dadirejo, Kecamatan Tirto, KabupatenPekalongan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, diskusipartisipatif, dan pendampingan langsung kepada perangkat desa dan warga. Hasilkegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan digitalpemerintahan, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola platform digital,serta terbentuknya tim relawan digital desa sebagai motor penggerak literasi teknologi.Kegiatan ini juga mendorong komitmen pemerintah desa untuk menyusun rencanapengembangan sistem informasi desa secara berkelanjutan.Kata kunci : Sosialisasi, e-Goverment, Pemberdayaan Masyarakat
Pengembangan Sistem Dashboard Analitik untuk Penguatan Sistem Manajemen Risiko dari Capaian IKU-IKT di Institusi Pendidikan Tinggi Hery; Jamesdry; Calandra Alencia Haryani; Andree E. Widjaja; Eric Jobiliong
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5621

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan melalui sistem manajemen mutu internal yang terstruktur merupakankomitmen penting dalam institusi pendidikan tinggi. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)bertanggung jawab dalam pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan Sistem Penjaminan MutuInternal (SPMI). Namun, proses pencatatan dan pelaporan yang masih dilakukan secara manualmenggunakan dokumen Word dan spreadsheet mengakibatkan inefisiensi, potensi duplikasi data,serta risiko kesalahan input. Dengan meningkatnya volume data akibat bertambahnya program studi,menyebabkan LPM menghadapi tantangan dalam pengelolaan data yang tidak terintegrasi. Olehkarena itu kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mengembangkan sistem dashboardanalitik berbasis web untuk digitalisasi manajemen mutu dan pengelolaan risiko dalampencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) di InstitusiPendidikan Tinggi. Sistem ini akan menyatukan data dari berbagai unit, pengumpulan, penyimpanan,dan visualisasi data secara real-time, serta dilengkapi dengan fitur analitik untuk mengidentifikasikinerja. Dengan adanya sistem ini dapat mengurangi ketergantungan pada pelaporan manual,meningkatkan kecepatan dan akurasi akses data, serta mendukung pengelolaan risiko berbasis indikatorkinerja. Proyek ini mendukung agenda transformasi digital pendidikan tinggi dan berkontribusi padapencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Hasil dari proyek ini diharapkan dapat menjadi solusiinovatif yang dapat diterapkan di institusi pendidikan tinggi lain dalam memperkuat tata kelolamutu dan manajemen risiko.Kata kunci: manajemen mutu, digitalisasi, LPM, analitik, pengelolaan risiko.
Optimalisasi Teknologi Nanofiltrasi dan Reserve Osmosis Untuk Mengolah Air Payau Menjadi Air Siap Minum Dan Pelatihan Manajemen Packaging di KHDTK Pantai Gurah Kabupaten Blitar Dani Irawan; Daya Negri Wijaya; Primasa Minerva Nagari; Herlin Pujiarti
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5622

Abstract

Akses terhadap air bersih dan layak minum merupakan kebutuhan mendasar yang belumsepenuhnya terpenuhi di berbagai daerah di Indonesia. KHDTK Pantai Gurah di KabupatenBlitar, sebuah kawasan yang strategis dalam mendukung konservasi dan pendidikanlingkungan, menghadapi tantangan signifikan dalam pengolahan air payau menjadi air siapminum. Air payau di wilayah ini mengandung kadar garam, logam berat, dan partikellainnya yang melebihi baku mutu, sehingga tidak layak konsumsi tanpa pengolahanlanjutan. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat setempat tentang teknologipengolahan air dan pengelolaan hasil produksi juga memperburuk situasi. Permasalahanlain yang dihadapi mitra adalah kurangnya keterampilan dalam manajemen pengemasanproduk air minum. Meskipun pengolahan air payau menjadi air siap minum dapatdilakukan, tanpa kemampuan pengemasan yang baik, produk tersebut sulit dipasarkan ataudimanfaatkan secara optimal. Hal ini mengurangi potensi manfaat ekonomi daripengolahan air bagi masyarakat setempat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalahPenerapan Teknologi Pengolahan Air Payau: Implementasi teknologi nanofiltrasi danreverse osmosis (NF-RO) menjadi prioritas utama untuk memastikan kualitas air yangdihasilkan sesuai dengan standar baku mutu air bersih dan air minum. Langkah ini akandilakukan melalui instalasi sistem pengolahan air yang dilengkapi dengan pretreatmentseperti koagulasi-flokulasi dan sedimentasi, Metode yang digunakan dalam kegiatan iniadalah ditempuh dengan cara reverse engineering. Hasil dari kegiatan ini berupa Penerapansistem NF-RO di KHDTK Pantai Gurah terbukti efektif dalam menyelesaikan persoalankualitas air payau dan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pelatihan berbasisteknologi tepat guna. Sinergi antara pendekatan teknis dan edukatif menghasilkantransformasi nyata dalam penyediaan air bersih dan peningkatan potensi ekonomi lokal.Kata Kunci: Pengolahan Air Payau, Teknologi nf-ro, Khdtk Gurah, PelatihanMasyarakat Lokal, Konservasi Sumber Daya Air
Optimalisasi Produk Olahan Ikan Lele Dan Sustainable Marketing Untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Masyarakat Binaan Bhahin Kamtibnas Kelurahan Songgokerto Kota Batu Dani Irawan; Primasa Minerva Nagari; M.Anas Thohir
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5623

Abstract

Kelurahan Songgokerto di Kota Batu merupakan salah satu daerah dengan potensiperikanan yang besar, terutama budidaya ikan lele. Program kolam reaktif "Mina Brata,"yang didukung oleh Bhabinkamtibmas setempat, telah menjadi inisiatif unggulan dalammemberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan potensi ini. Melimpahnya hasil panenini tidak sepenuhnya membawa keuntungan, justru menjadi tantangan besar karenaminimnya pengelolaan pascapanen.sebagian besar hasil panen dijual dalam bentuk segarkepada pengepul dengan harga rata-rata Rp12.000 per kilogram. Harga ini seringkalifluktuatif dan cenderung turun drastis pada saat panen raya, ketika pasokan lele di pasarmembludak. Akibatnya, pendapatan bersih yang diterima kelompok tidak mampumenutupi biaya produksi, terutama biaya pakan yang mencakup sekitar 60–70% dari totalbiaya. Tujuan pengabdian ini adalah (1) Menghasilkan teknologi tepat guna berupa mesinpemisah daging dan tulang ikan lele (fishbone separator) yang memungkinkan prosespemisahan daging ikan lele menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mempermudahkelompok masyarakat untuk mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Produkolahan yang akan dikembangkan adalah abon lele, nugget lele, dan keripik lele, (2)Melakukan bimbingan teknis tentang penggunaan alat mesin pemisah daging dan tulang ikanlele (fishbone separator) agar produk hasil olahan dapat meningkat dari segi kualitas dankuantitasnya, (3) Melakukan pendampingan tentang cara teknik sustainable marketing agarproduksi usaha dapat berkembang dan pendapatan masyarakat meningkat. Metode yangdigunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah s Participatory Action Research (PAR)dan Service-Learning. Hasil dari kegiatan inia adalah (1) mengintegrasikan teknologi tepatguna, edukasi kewirausahaan, dan strategi pemasaran berkelanjutan dalam satu kesatuansolusi yang menyeluruh terhadap persoalan nilai tambah dan akses pasar hasil panen ikanlele, (2) bimbingan teknis telah mampu mentransformasikan produk dari penjualan ikansegar ke produk olahan bernilai tambah dan telah terbukti meningkatkan pendapatan dankualitas hidup masyarakat mitra, (3) Pendampingan tentang cara teknik sustainablemarketing agar produksi menignkatkan usaha, telah mendorong terciptanya kemandirianekonomi lokal dan pemberdayaan komunitas secara berkelanjutan.Kata kunci : Ikan lele, Teknologi tepat guna, Pemberdayaan masyarakat, Diversifikasiproduk, Pemasaran berkelanjutan

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue