cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Upaya Mendukung Pencapaian SDGs-13 melalui Edukasi dan Upaya Adaptasi terhadap Kekeringan Pertanian di Desa Batu Rimpang Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan; Budianto, M. Bagus; Salehuddin; Supriyadi, Anid; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Rohani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11032

Abstract

Climate change has had a real impact on the agricultural sector, especially in rural areas where the majority of the population depends on agriculture. This community service activity was carried out in Batu Rimpang Village as an academic contribution to enhance community resilience in facing the impacts of climate change through education and the application of water-saving irrigation technology. This program focused on socializing the climate change impacts, followed by hands-on training in installing sprinkler irrigation systems as a simple but effective solution so that farmers can continue to cultivate their land in the limited water availability. The socialization session was carried out interactively and continued with installing sprinkler practice so that participants could understand the technical aspects and benefits of the irrigation system that had been implemented. The training went orderly, attended by around 20 farmers who showed high enthusiasm in each session. This activity has not only increased community’s understanding of climate change adaptation, but also encouraged local initiatives to adopt more efficient and environmentally friendly technologies. It is hoped that this initiative will contribute to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs)-13 on climate action by increasing the adaptive capacity of communities, thereby reducing the potential impacts of climate change in Batu Rimpang village.
The Pemanfaatan pekarangan rumah dengan budidaya sayuran dengan metode vertikultur sebagai penyedia gizi masyarakat: metode sistem tanam vertikultur Linggarweni, Baiq Inggar; Mappanganro, Nurlailah; Nirmawati; Novida, Sari; Putri, Azelia Hidayati; M. Syahroni; Wahyudi, Pahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.4252

Abstract

the problem faced by housewives in Jempong Barat Village is that they are still lacking understand about how to use narrow yards to be used as land for farming planting vegetables whose nutritional value is very good for the growth of children and toddlers. most of the house yards in Jempong Barat Vilage are still empty and some are only planted with flowers. even though with planting vegetables in the yard can also reduce house hold expenses and can also consume healthy organic vegetables. problems faced by house wives around the Jempong Barat area is the basis for our service team to provide solutions to problems faced by house wives. the solution we offer is to provide counseling and training to house wives in the Jempong Barat region on how to grow vegetables with a vertical cropping system. the output target produced by this PKM is an accredited devitional journal.
Pemanfaatan Limbah Tembakau Sebagai Pestisida Organik Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Desa Ketangga Kabupaten Lombok Timur Rusminah HS; Ayudia, Nurul Ulya; Ardiansyah, Solandana; Zulkifli; Oktaviani, Sari; Maharani, Bintang; Basuki, Safira Ekananda; Humaira, Amaliya Restu; Wahyu, Sirojani Bagus Tutur; Muhajirin, Jihatul; Lailbarokah, Uzly
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.7903

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, terutama serangan hama yang berdampak pada penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen. Petani di Desa Ketangga selama ini mengandalkan pestisida sintetis untuk mengendalikan hama, namun penggunaannya menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan limbah tembakau sebagai pestisida organik. Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani tentang pembuatan dan penggunaan pestisida berbahan dasar limbah tembakau sebagai solusi berkelanjutan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung dalam pembuatan pestisida. Hasil uji coba selama 9 hari menunjukkan bahwa pestisida tembakau efektif dalam mengendalikan hama tanaman, terbukti dari berkurangnya populasi serangga seperti belalang dan kutu-kutuan. Selain itu, pemanfaatan limbah tembakau memberikan nilai tambah bagi petani dengan mengolah bahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat, yang semakin memahami manfaat pestisida organik dalam meningkatkan hasil pertanian tanpa merusak lingkungan. Ke depan, penelitian lebih lanjut dan dukungan dari pemerintah sangat diperlukan agar pemanfaatan pestisida organik berbasis limbah tembakau dapat diterapkan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Tahu Di Desa Puyung Kabupaten Lombok Tengah Salehudin; Hasyim; Rohani; Wirahman W, Lalu; Negara I.D.G, Jaya; Saidah H; Saadi , Yusron; I.W , Suteja; Wijaya , Didik Agusta
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.8899

Abstract

: Limbah cair tahu merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang memiliki karakteristik bau yang sangat meyengat, jika tidak dikelola dengan baik, maka limbah tahu akan berdampak terhadap lingkungan sekitarnya. Air limbah tahu yang mengalir ke sungai akan mengakibatkan pencemaran air sungai, sehingga kehidupann biota di sungai terancam musnah dan mati. Salah satu upaya penyelamatan kehidupan biota sungai akibat limbah cair tahu adalah dengan cara memanfaatkan Limbah Cair Tahu menjadi sesuatu yang bermanfaat yaitu di olah menjadi Pupuk Organik sehingga tidak dibuang ke sungai. Tujuan dari sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Cair Tahu ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat Desa Puyung yang memproduksi Tahu sebagai bahan dasar Limbah Cair. Pengolahan Limbah Cair Tahu dapat dimanfaatkan menjadi Pupuk Organik dengan cara menambahkan zat adetif Efective Microorganisms 4 ( EM4 ) sebanyak 300 ml. Pupuk Organik ini dapat menghasilkan nilai tamabah terhadap hasil produksi pertanian, khusunya taman Hurtikultura. Membuat pupuk Organik cair dari bahan limbah cair tahu merupakan gagasan yang mimiliki nilai Inovatif yang berkelanjutan, sehingga kebutuhan fungsi ganda dari limbah cair tahu dapat dimanaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan hasil produksi pertanian. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengolahan limbah serta memberikan keterampilan dalam memanfaatkan limbah tahu menjadi produk yang sangat bernilai bagi sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Puyung memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan memahami proses pembuatan pupuk organik cair. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang tepat dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendukung konsep Zero Waste dalam pengelolaan limbah domestik rumah tangga dan industri kecil. Produksi Pupuk Organik dari limbah cair tahu dapat memberikan nilai tambah terhadap perekonomian masyarakat, sehingga sangat terjaga keberlanjutannya terhadap pabrikasi Tahu sebagai bahan pokok kebutuhan sehari hari.
Pelatihan Penggunaan Media Augemented Reality (AR) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru sebagai penguat Profil Pelajar Pancasila untuk Menunjang Kualitas Pendidikan Berkelanjutan (ESDGs) Ramdani, Agus; Hakim, Aliefman; Sukarso, AA; Arizona, Kurniawan; Yustiqvar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.8918

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan dunia pendidikan. Proses pembelajaran di kelas menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi lebih mudah dalam mencari informasi, menampilkan konsep yang abstrak dan simbolik, pengelolaan dan transfer ilmu. Dengan media pembelajaran berbasis teknologi (augmented reality [AR]) dapat meningkatkan minta belajar siswa dan menambah sumber belajar siswa khususnya sebagai penguat profil pelajar pancasila. Kemampuan guru dalam mengembangkan dan menggunakan inovasi media pembelajaran berbasis teknologi perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pelatihan penggunaan media AR berbasis teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan media AR terintegrasi kearifan lokal sebagai penguat profil pelajar pancasila. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari pengenalan petunjuk penggunaan sampai dengan bagaimana cara penggunaannya. Penggunaan media AR dianggap mampu untuk menjawab keresahan dari guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang penggunaan media AR terintegrasi kearifan lokal; 3) Focus Group Discussion (FGD) pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Kegiatan pelatihan penggunaan media Augmented Reality (AR) berbasis kearifan lokal bagi guru telah berhasil dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila dan mendukung Pendidikan Berkelanjutan (ESDGs). Peserta pelatihan, yang terdiri dari guru-guru dari berbagai jenjang pendidikan, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari konsep AR dan mengintegrasikannya dengan muatan lokal. Selama pelatihan, guru-guru berhasil mengembangkan prototipe media AR sederhana, seperti AR buku cerita rakyat, AR peta budaya, dan AR lingkungan hidup, yang memadukan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Pelatihan Pembuatan Media KIT IPA Berbasis STEM bagi Guru dan Siswa SMPN 6 Mataram untuk mendukung Joyfull Learning Rahayu, Satutik; Artayasa, I Putu; Makhrus, Muh.; Kurniadin, Muh. Zikron; Zulkarnaen; Al Hadi, Kasnawi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.9004

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning) merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan produktif, khususnya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun, di banyak sekolah, pembelajaran IPA masih cenderung berfokus pada metode ceramah dan penggunaan media pembelajaran yang terbatas, sehingga seringkali kurang menarik bagi siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru dan siswa di SMPN 6 Mataram dalam pembuatan media KIT IPA berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pendekatan STEM dipilih karena dapat mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif, yang sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Pelatihan ini dirancang untuk mencakup materi tentang konsep dasar STEM, cara merancang KIT IPA yang sesuai dengan kurikulum, hingga praktik langsung dalam membuat dan menggunakan media tersebut di kelas. Selain itu, pelatihan juga memberikan panduan kepada guru tentang bagaimana mengintegrasikan KIT IPA berbasis STEM ke dalam strategi pembelajaran yang mendukung joyful learning, seperti penggunaan metode diskusi, kerja kelompok, dan eksperimen berbasis proyek. Hasil pengabdian menujukkan bahwa guru mampu merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual, sementara siswa dapat terlibat langsung dalam proses belajar yang berbasis eksplorasi dan eksperimen.
Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila dalam Mencegah Kekerasan Geng Remaja di Kota Lhokseumawe Ilham, Iromi; Alawi, Muh. Fahrudin; Suadi; Nasution, Abdullah Akhyar; Mujtahid, Zainul; Hidayat; Hasibuan, Wahyu; Fransiska, Fifi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.9007

Abstract

Kekerasan yang melibatkan remaja, termasuk tindakan kriminal oleh geng remaja, telah menjadi masalah serius di berbagai kota di Indonesia, termasuk Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Fenomena ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti pengaruh lingkungan sosial yang buruk, lemahnya pengawasan orang tua, serta tekanan sosial-ekonomi. Kekerasan remaja tidak hanya berdampak negatif pada pelaku dan korban, tetapi juga mengganggu stabilitas sosial di masyarakat. Untuk menanggulangi masalah ini, Universitas Malikussaleh melalui program pengabdian masyarakatnya, melaksanakan kegiatan penguatan karakter pelajar berbasis nilai-nilai Pancasila di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi, pelatihan pembuatan poster anti kekerasan, serta penandatanganan deklarasi anti kekerasan oleh para peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran hukum, moral, serta kemampuan kreatif remaja dalam kampanye anti kekerasan. Program ini berhasil menanamkan nilai-nilai positif dan memotivasi para pelajar untuk menjauhi kekerasan, sekaligus memperkuat karakter mereka sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab dan berintegritas tinggi.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Berbasis Video Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VII Di SMPN 9 Mataram Haslan, M. Mabrur; Suryana, Muhamad Haris; Syehan, Safira; Mulyana, Laela
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.9014

Abstract

: Proses pembelajaran merupakan suatu interaksi antara dua orang atau lebih. Dalam proses pembelajaran guru harus dapat mengatur pelaksanaan dalam belajar interaksi antar guru dan siswa. Proses pembelajaran PPKn di sekolah menengah pertama seringkali menghadapi tantangan rendahnya keaktifan siswa. Keaktifan belajar merupakan salah satu unsur dasar yang paling penting diterapkan dalam proses pembelajaran. Guru dituntut agar memiliki kemampuan dalam mengelola pola pengajaran yang menerapkan model Numbered Heads Together (NHT). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran PPKn di SMPN 9 Mataram, Untuk mengetahui keaktifan siswa dalam proses pembelajaraan PPKn setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) di SMPN 9 Mataram. Hasil menunjukkan bahwa model NHT mampu menciptakan suasana belajar yang partisipatif, menyenangkan, dan meningkatkan pemahaman konsep nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan Pembuatan Produk Sederhana Berbasis Kimia Bahan Alam untuk Guru IPA Sekolah Menengah Atas Rahmawati, Sri; Ustiawaty, Jumari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.9061

Abstract

Guru IPA di Sekolah Menengah Atas (SMA) seringkali menghadapi keterbatasan dalam menyajikan praktikum kimia yang menarik dan kontekstual, terutama terkait pemanfaatan bahan alam. Kurangnya pelatihan dan sumber daya membuat pembelajaran kimia terkesan abstrak dan kurang aplikatif. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan produk sederhana berbasis kimia bahan alam dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan praktikum yang inovatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman guru tentang prinsip kimia bahan alam, (2) melatih guru membuat produk sederhana (seperti sabun, lilin, atau ekstrak essensial) dari bahan alam, dan (3) mendorong penerapan praktikum berbasis proyek (PjBL) di kelas. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop hybrid (luring dan daring) selama dua hari, meliputi: (1) penyampaian materi kimia bahan alam dan keselamatan kerja, (2) demonstrasi pembuatan produk, (3) praktik mandiri oleh peserta dengan pendampingan, serta (4) evaluasi melalui diskusi dan kuesioner. Peserta terdiri dari 30 guru IPA SMA dari berbagai daerah. Peserta berhasil membuat produk berbahan alam. Selain itu, peserta menyatakan kesiapan untuk menerapkan praktikum serupa di sekolah mereka. Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan guru karena menggabungkan pendekatan teoritis dan praktik langsung. Produk yang dihasilkan juga mudah direplikasi di sekolah dengan biaya rendah. Tantangan utama adalah ketersediaan bahan alam yang bervariasi di tiap daerah, sehingga perlu disusun modul alternatif berbasis bahan lokal. Kegiatan ini berhasil memberdayakan guru IPA SMA untuk mengintegrasikan kimia bahan alam ke dalam pembelajaran. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan minat siswa terhadap kimia melalui praktikum yang aplikatif dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pengemasan dan Pelabelan Pilus Rumput Laut untuk Menjamin Keamanan dan Kualitas Produk di Desa Labuhan Haji, Lombok Timur Hariyadi; Nurdiansyah, Shaquille; Juwariyah, Aisiatul; Iswantoni; Rianti, Ayu; Fadilah, M. Affan; Raniaziza, Tansya; Utami, Ni Putu Ayu Chandra; Agustini, Endang; Oktavia, Baiq Wulandari Novia; Jannah, Janiatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.9318

Abstract

Desa Labuhan Haji memiliki potensi besar dalam produksi pilus rumput laut, namun masih terdapat kendala terkait standar pengemasan dan pelabelan yang dapat mempengaruhi keamanan pangan dan penerimaan pasar. Kegiatan KKN-PMD Universitas Mataram ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para produsen lokal mengenai teknik pengemasan dan pelabelan yang sesuai dengan standar kesehatan dan regulasi yang berlaku. Melalui pendekatan partisipatif yang mencakup pelatihan, demonstrasi, dan diskusi kelompok, para produsen diperkenalkan dengan praktik terbaik dalam pengemasan dan pelabelan, serta pentingnya informasi yang jelas dan akurat pada label produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran para peserta mengenai pentingnya pengemasan dan pelabelan yang tepat untuk menjaga keamanan dan meningkatkan kualitas produk. sosialisasi pengemasan dan pelabelan yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing produk pilus rumput laut dari Desa Labuhan Haji di pasar lokal maupun global.