cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penguatan Kompetensi Guru dalam Menghadapi Tantangan Kurikulum Merdeka: Studi Kasus pada Pembelajaran IPS: Sosiologi Fathimah, Siti; Sidik, Sangputri; Rahman, Rahmania
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12770

Abstract

ABSTRAK Kurikulum Merdeka telah menjadi pusat perhatian dalam upaya reformasi pendidikan di Indonesia. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan kemerdekaan yang lebih besar kepada guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal. Namun, pelaksanaan Kurikulum Merdeka juga menimbulkan sejumlah tantangan bagi guru. Artikel ini menyajikan hasil dari kegiatan program pelatihan yang bertujuan untuk memahami bagaimana penguatan kompetensi guru dapat membantu mereka mengatasi tantangan yang muncul dalam konteks Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya sosiologi. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan 25 orang guru IPS yang berada di Kabupaten Minahasa. Kegiatan pelatihan ini mengungkap sejumlah tantangan yang dihadapi guru dalam menghadapi Kurikulum Merdeka, seperti kebutuhan akan sumber daya yang lebih banyak, penyesuaian kurikulum yang lebih luas, dan perubahan paradigma dalam pengajaran. Melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi, guru dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Pelatihan ini juga memungkinkan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan, dan berorientasi pada siswa. Pentingnya penguatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan Kurikulum Merdeka. Dengan pelatihan yang tepat, guru dapat lebih siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPS: Sosiologi. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Ilmu Pengetahuan Sosial, Sosiologi, Penguatan Kompetensi Guru, Reformasi Pendidikan.  ABSTRACT The Merdeka Curriculum has taken centre stage in Indonesia's education reform efforts. The curriculum is designed to give teachers greater independence in designing learning that suits local needs and contexts. However, the implementation of the Merdeka Curriculum also poses a number of challenges for teachers. This article presents the results of a training programme activity that aims to understand how strengthening teachers' competencies can help them overcome the challenges that arise in the context of the Merdeka Curriculum, with a focus on Social Science (IPS) subjects, particularly sociology. Through training and mentoring activities with 25 social studies teachers in Minahasa Regency. This training activity revealed a number of challenges that teachers face in dealing with the Merdeka Curriculum, such as the need for more resources, broader curriculum adjustments, and paradigm shifts in teaching. Through training and competency development, teachers can gain the necessary skills and knowledge to overcome these challenges. This training also enables teachers to create more contextualised, relevant and student-centred learning. The importance of strengthening teacher competencies in facing the challenges of the Merdeka Curriculum. With the right training, teachers can be better prepared to implement the Merdeka Curriculum in social studies learning: Sociology. Keywords: Curriculum Merdeka, Social Science, Sociology, Strengthening Teacher Competence, Education Reform.
Manfaat Senam Hipertensi Air Rebusan Daun Salam terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia di Wilayah PKM Sirnajaya Noviyanti, Lusi; Mutianingsih, Mutianingsih; Kartika, Iin Ira
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13895

Abstract

ABSTRAK The prevalence of hypertension in the elderly in the world according to WHO data is around 972 million people or 26.4%. People around the world suffer from hypertension, with the possibility that this figure will continue to increase by 2025 to as much as 29.2%. Of the 972 million people with hypertension. The purpose of this activity is to increase the knowledge of the elderly, families, cadres and the community about hypertension exercises and bay leaf boiled water which can be used as an alternative treatment for elderly people with hypertension. The method of implementation includes measuring blood pressure before carrying out activities, followed by counseling activities, demonstration of elderly gymnastics and demonstration of making bay leaf decoction and drinking bay leaf decoction water and finally measuring blood pressure. This community service activity was carried out on November 27, 2023, which was carried out in the work area of the Sirnajaya Health Center, Bekasi Regency, community service was carried out for 1 day. The results of community service show that the average systole before action is 116.7 mmHg, the average post test systole is 114.8 mmHg, the average pre test diastole is 81 mmHg and post test diastole is 79.9 mmHg. So the value of blood pressure both systole and diastole has decreased after doing anti-hypertensive exercises and drinking bay leaf decoction water. So it is recommended hypertension gymnastics and drinking boiled bay leaves to reduce high blood pressure as a non-pharmacological treatment. Keywords: Hypertension Gymnastics, Bay Leaf Boiled Water, Elderly Blood Pressure
Penyuluhan Inisiasi Menyusui Dini dan Asi Eksklusif Pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Sinta Inriani Olla; Mili Arthanedi Jumetan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12603

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI menjadi kian penting mengingat dampak pandemic COVID-19 telah membebani sistem Kesehatan di Indonesia, sehingga layanan konseling menyusui menjadi jauh lebih sulit diakses. Survei nasional yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan dengan dikungan UNICEF pada tahun 2021 menemukan bahwa kurang dari 50 persen ibu dan pengasuh anak di bawah dua tahun yang menerima layanan konseling menyesui skema pandemic. Situasi ini diperparah oleh tingginya pelanggaran terhadap Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI di Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi serta mengindentifikasi sejauh mana pengetahuan dan kesadaran ibu hamil serta ibu nifas tentang IMD dan ASI Eksklusif agar dapat menjamin tumbuh kembang bayi dengan baik. Metode dalam kegiatan ini adalah ceramah interaktif dan tanya jawab kepada ibu hamil dan ibu menyusui tentang manfaat IMD dan ASI Eksklusif bagi ibu dan bayi. Teknik pengumpulan data melalui pretest untuk mengetahui pemahaman ibu sejauh mana terkait IMD dan ASI Eksklusif. Analisis data pretest dan post test untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pemahaman serta pengetahuan mengenai Manfaat IMD dan ASI Eksklusif pada ibu dan bayi. Hasil pengabdian Masyarakat tentang Inisiasi menyusu dini dan ASI eksklusif di posyandu rindu Sejahtera desa penfui timur bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui sesudah dilaksanakan penyuluhan. Disarankan kepada semua peserta untuk lebih aktif mencari informasi tentang IMD dan ASI eksklusif sedangkan untuk petugas Kesehatan terutama bidan agar lebih sesering mungkin memberikan penyuluhan tentang pentingnya IMD demi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini, Pengetahuan  ABSTRACT Breastfeeding is even more important considering the impact of the COVID-19 pandemic has burdened the health system in Indonesia, making breastfeeding counseling services much more difficult to access. A national survey conducted by the Ministry of Health under the auspices of UNICEF in 2021 found that less than 50 percent of mothers and caregivers of children under two years of age who received counselling services were compliant with the pandemic scheme. This situation is exacerbated by the high number of violations of the International Code of Marketing of Breastmilk Substitute Products in Indonesia. The purpose of this community service activity is  to provide understanding and education and identify the extent of knowledge and awareness of pregnant women and postpartum mothers about IMD and Exclusive Breastfeeding in order to ensure good baby growth and development. The method in this activity is interactive lectures and questions and answers to pregnant women and breastfeeding mothers about the benefits of IMD and exclusive breastfeeding for mothers and babies. Data collection techniques through pretest to determine the mother's understanding of the extent related to IMD and exclusive breastfeeding. Analysis of pretest and post-test data to determine whether there is a change in understanding and knowledge about the Benefits of IMD and Exclusive Breastfeeding for mothers and babies. The results of community service on early breastfeeding initiation and exclusive breastfeeding at posyandu rindu Sejahtera in East Penfui village that there was an increase in knowledge of pregnant women and breastfeeding mothers after counseling. Recommended for all participants to be more active in seeking information about IMD and exclusive breastfeeding, while for health workers, especially midwives, to provide education as often as possible about the importance of IMD for the success of exclusive breastfeeding. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Early Breastfeeding Initiation, Knowledge
Training of Trainer Mahasiswa Universitas Ciputra pada siswa SMA Happy Family School dan Santa Maria dengan Tools Business Model Canvas Budidharmanto, Lexi Pranata; Junianto, Yopy; Lis Indrianto, Agoes Tinus; Purwadi, Kezia Victory; Yahya, Ellen Lawrencia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13169

Abstract

ABSTRAK Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023 menyebutkan bahwa 12% pengangguran di Indonesia saat ini sebagian besar didominasi oleh lulusan sarjana dan diploma sebanyak 958.800 orang. Menghadapi fenomena ini, peran dari perguruan tinggi sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan sesuai dengan bidang peminatan masing-masing jurusan. Universitas Ciputra sebagai salah satu institusi pendidikan yang bekerja sama dengan SMA Happy Family School dan SMA Santa Maria Surabaya mendukung adanya penerapan pembelajaran Training of Trainer di lingkungan sekolah. Metode pembelajaran yang digunakan pada pelatihan literasi keuangan ini adalah pendampingan yang menitikberatkan pada proses training yang dilaksanakan oleh mahasiswa untuk kemudian diaplikasikan dalam bentuk pengajaran kepada siswa. Metode penelitian dilakukan melalui uji coba terbatas dengan mengadaptasi model penelitian tindakan kelas. Sementara data yang digunakan adalah data kuantitatif. Pengambilan data peningkatan kemampuan mahasiswa diukur melalui before dan after test dalam 3 indikator dengan 16 items. Pengolahan data dengan software SPSS untuk mengetahui Uji Hipotesis Komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat peningkatan kemampuan dalam mahasiswa dengan hasil nilai before diperoleh rata-rata sebesar 3.98, sedangkan nilai after diperoleh rata-rata sebesar 3.93. Penurunan hasil menjelaskan bahwa faktor-faktor ketidakberhasilan training of trainer adalah pemahaman materi trainer yang kurang memadai dan penyampaian materi tidak dilakukan secara langsung. Kata Kunci: Keuangan, Business, Model, Canvas, Training of Trainer  ABSTRACT Data from the Central Statistics Agency (BPS) in 2023 states that 12% of unemployment in Indonesia is currently dominated by undergraduate and diploma graduates, totalling 958,800 people. Facing this phenomenon, the role of higher education is very important to prepare a skilled workforce and in accordance with the specialisation of each department. Ciputra University as one of the educational institutions that collaborates with Happy Family School and Santa Maria Surabaya High School supports the implementation of Training of Trainer learning in the school environment. The learning method used in this financial literacy training is mentoring which focuses on the training process carried out by students and then applied in the form of teaching to students. The research method was conducted through a limited trial by adapting the classroom action research model. While the data used is quantitative data. Data collection on the improvement of student abilities is measured through before and after tests in 3 indicators and 16 items. Data processing with SPSS software to determine the Comparative Hypothesis test. The results showed that there was no improvement in the ability of students with the results of the Before value obtained an average of 3.98, while the After value obtained an average of 3.93. The decrease in results explains that the factors of the unsuccessful training of trainers are the inadequate understanding of the trainer's material and the delivery of the material is not done directly. Keywords: Finance, Business, Model, Canvas, Training of Trainer
Pelatihan Kader Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang dan Pembuatan Media Permainan Edukatif Sederhana Di Wilayah Puskesmas Bulak Banteng Surabaya Wardani, Novita Eka Kusuma; Harumi, Ani Media; Islamiyah, Ahdatul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12640

Abstract

ABSTRAK Masa tumbuh kembang merupakan periode yang penting pada balita. Media Permainan Edukatif merupakan alat permainan yang dapat memberikan fungsi permainan secara optimal dan perkembangan anak, dimana melalui alat permainan ini anak akan selalu dapat mengembangkan kemampuan fisiknya, bahasa, kemampuan kognitifnya, dan adaptasi sosialnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Memberikan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan kader dalam stimulasi tumbuh kembang Balita dan Pembuatan Media Permainan Edukatif Sederhana Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan pemberian materi oleh narasumber, pemberian pelatihan stimulasi tumbuh kembang dan pembuatan media permainan edukatif sederhana kepada 40 kader di Puskesmas wilayah Bulak Banteng Surabaya. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang stimulasi tumbuh kembang dan pembuatan alat permainan edukatif sederhana peserta pelatihan, semua peserta pelatihan sebanyak 40 orang (100%) telah membuat alat permainan edukatif sederhana dan semua peserta pelatihan sebanyak 40 orang (100%) berkreasi dengan bahan kerdus bekas dalam membuat alat permainan edukatif sederhana pada kegiatan stimulasi tumbuh kembang Balita di wilayah Puskesmas Bulak Banteng Surabaya. Pelatihan pada kader dapat meningkatkan stimulasi tumbuh kembang dan peningkatan pembuatan media permainan edukatif sederhana pada Balita di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya. Kata Kunci: Pelatihan, Stimulasi Tumbuh Kembang, Media Permainan Edukatif  ABSTRACT The growth and development period is an important period for toddlers. Educational Game Tools (APE) are game tools that can provide optimal game functions and child development, where through these game tools children will always be able to develop their physical abilities, language, cognitive abilities and social adaptation. The aim of this community service activity is to provide knowledge and improve the skills of cadres in stimulating the growth and development of toddlers and making simple educational game media. The method in this community service activity is by providing material by resource persons, providing growth and development stimulation training and making educational game media simply to 40 cadres at the Bulak Banteng Surabaya regional health center. There was an increase in knowledge about stimulating growth and development and making simple educational game tools for training participants, all 40 training participants (100%) had made simple educational game tools and all 40 training participants (100%) were creative with used cardboard materials in making simple educational game tools for activities to stimulate the growth and development of toddlers in the Bulak Banteng Community Health Center area, Surabaya. Training for cadres can increases stimulation of growth and development and increase creativity of simple educational media to todler in Bulak Banteng health centre. Keywords: Training, Stimulation of Growth and Development, Simple Media Educational
Penyuluhan Kesehatan: Upaya Pencegahan Dampak Jangka Panjang Infeksi Saluran Kemih di SMA Negeri 8 Ternate Albaar, Muhamad Taha; Masrika, Nur Upik En; Wahyudi, Ridwan Bachtiar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12553

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi kedua tersering pada tubuh manusia setelah infeksi saluran pernafasan. Kejadian ISK di Indonesia masih cukup banyak sekitar 180.000 kasus baru pertahun. Penyakit ISK ini erat kaitannya dengan personal higien yang bisa disebabkan kondisi kamar mandi yang tidak bersih dan kebiasaan menahan kencing. Sekolah merupakan tempat siswa menimba ilmu dengan agenda pembelajaran yang padat, sarana kebersihan yang dipakai secara umum, dan usia siswanya tergolong dalam usia produktif. Dampak dari ketidaktahuan dan keterlambatan penanganan dapat memberikan efek buruk pada organ Ginjal di masa akan datang. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada para siswa-siswi terkait penyakit ISK, dampak jangka panjang dan bagaimana proses mencegahnya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 8 Ternate berupa pemberian materi dengan mengukur tingkat kepemahaman peserta dengan kuesioner pre-pasca kegiatan. Didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mahasiswa dalam menerima materi yang diukur melalui nilai rata-rata dalam menjawab soal dengan benar pada pre kegiatan sebesar 63% dan pada pasca kegiatan meningkat menjadi 83%. Metode penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan siswa-siswi dalam mencegah kejadian dan komplikasi akibat ISK. Kata Kunci: Infeksi Saluran Kemih (ISK), Personal Higien, SMA, Ternate  ABSTRACT Urinary Tract Infection (UTI) is the second most common infection in the human body after respiratory tract infections. The incidence of UTI in Indonesia is still quite high, with around 180,000 new cases per year. UTI is closely related to personal hygiene, which can be caused by unclean bathroom conditions and the habit of holding urine. School is a place where students gain knowledge, It has a busy learning agenda, clean facilities are generally used, and the students are of productive age. The impact of ignorance and slow treatment can have negative effects on the kidney organs in the future. This service is carried out to provide knowledge to students regarding UTI, its long-term impacts, and how to prevent it. Service activities carried out at State Senior High School (SMA N) 8 Ternate took the form of providing material by measuring participants' level of understanding through pre- and post-activity questionnaires. It was found that there was an increase in students' knowledge of receiving material as measured by the average score in answering questions correctly in the pre-activity by 63%, and in the post-activity it increased to 83%. The counseling method was successful in increasing students' knowledge about preventing incidents and complications due to UTI. Keywords: Urinary Tract Infection (UTI), Personal Hygiene, SMA, Ternate
Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Polyurethane Foam sebagai Absorbent pada Tn.H dan Ny.N dengan Ulkus Kaki Diabetikum di Wocare Center Kota Bogor Fatimatuzahro, Siti; Naziyah, Naziyah; Bahri, Khairul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13707

Abstract

ABSTRAK Penyebab utama terjadinya kelonjakan angka penderita diabetes mellitus dengan komplikasi Ulkus Kaki Diabetikum karena ketidaktahuan pasien dan keluarga mengenai manajemen diet dan perawatan kaki pada klien. Luka diabetes haru bersifat moist untuk mengontrol pertumbuhan jaringan pada luka. polyurethane foam yang memiliki fungsi untuk menyerap eksudat dari sedang sampai sangat banyak. Fungsi lain dari foam adalah mengurangi tekanan pada luka kronis, mengatasi hipergranulasi dan membantu melindungi luka dari trauma. Penelitian ini bertujuan Menganalisis masalah keperawatan utama dan mengevaluasi proses keperawatan perkembangan luka pada klien Tn. H Dan Ny. N dengan Winners Scale Score dengan diagnosa medis Ulkus Diabetikum penggunaan Polyurethane Foam Center Kota Bogor. Didapatkan hasil setelah 2 kali petemuan Tn.H dan Ny.N. Hasil Tn.H terdapat perkembangan luka membaik dengan penurunan winner score kunjungan pertama dan kedua 44 menjadi 43 dan penggunaan polyurathene foam sebagai absorbent terdapat eksudat pada luka yang terserap ke polyurethane foamnya dengan jumlah banyak dan tidak adanya maserasi pada luka.  Dilihat dari hasil Ny. N dilihat dari hasil winner scale terdapat perubahan pada kunjungan pertama dan kedua diatas warna sekitar luka putih pucat menjadi pink, dan jaringan granulasinya score 3 50% menjadi 2 100% terdapat perkembangan luka membaik dengan penurunan winner score kunjungan pertama dan kedua 26 menjadi 23. Dapat di simpulkan bahwa polyurethen foam mampu mengubah perkembangan luka sedikit demi sedikit dengan mengontrol dan menyerap eksudat. Kata Kunci: Ulkus Diabetikum, Polyurethen Foam  ABSTRACT The main cause of thel increase in thel numbelr of patielnts with diabetels melllitus complicateld by diabeltic foot ulcelrs is duel to thel ignorancel of patielnts and familiels relgarding dieltary managelmelnt and foot carel in clielnts. Diabeltic wounds must bel moist to control tissuel growth in thel wound. polyurelthanel foam which has a function to absorb elxudatel from modelratel to velry much. Anothelr function of foam is to relducel prelssurel in chronic wounds, ovelrcomel hypelrgranulation and hellp protelct wounds from trauma. This study aims to analyzel thel main nursing problelms and elvaluatel thel nursing procelss of wound delvellopmelnt in clielnts Mr.H and Mrs.N with Winnelrs. Mr.H and Mrs.N with Winnelrs Scalel Scorel with a meldical diagnosis of Diabeltic Ulcelrs using Polyurelthanel Foam Celntelr Bogor City. Thel relsults obtaineld aftelr 2 meleltings of Mr.H and Mrs.N. Mr.H's results showeld an improvelmelnt in wound delvellopmelnt with a decrease in the winner score of the first and second visits from 44 to 43 and thel usel of polyurathelnel foam as an absorbelnt, thelrel was elxudatel in thel wound that was absorbeld into thel polyurelthanel foam in largel quantitiels and thelrel was no macelration in thel wound.  Judging from thel relsults of Mrs.N seleln from thel relsults of thel winnelr scalel thelrel welrel changels at thel first and selcond visits abovel thel color around thel palel whitel wound to pink, and thel granulation tissuel scorel 3 50% to 2 100% thelrel was an improveld wound delvellopmelnt with a delcrelase in thel winnelr scorel of thel first and selcond visits 26 to 23. It can bel concludeld that polyureltheln foam is ablel to changel wound delvellopmelnt little by little by controlling and absorbing elxudatels. Keywords: Ulkus Diabetikum, Polyurethen Foam
Implementasi PMR pada Caregiver dalam Upaya Mengurangi Kecemasan Pasien Resiko Stroke Arya Ramadia; Mersi Ekaputri; Sumandar Sumandar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12524

Abstract

ABSTRAK Stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat menimbulkan masalah fisik dan psikologis. Kecacatan akibat stroke menyebabkan ketergantungan pada caregiver. Semakin tinggi tingkat ketergantungan yang dirasakan pasien, semakin tinggi beban stress yang dirasakan caregiver. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan caregiver dalam mengatasi beban stress yang dirasakan saat merawat pasien stroke. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan dan implementasi relaksasi otot progresif. Berdasarkan data diatas didapatkan bahwa sebanyak 16 (40%) responden dengan kategori tidak ada kecemasan, 12 (30%) responden dengan kecemasan ringan,  8 (20%) responden dalam kategori kecemasan sedang, 3 (7,5%) responden dalam kecemasan berat dan 1 (2,5%) responden dalam rentang kecemasan berat. Diharapkan caregiver dapat menerapkan relaksasi otot progresif dalam mengatasi beban yang dirasakan saat merawat pasien stroke.Kata kunci: Caregiver, Stroke, Beban Stres  ABSTRACT Stroke is a disease that can cause physical and psychological problems. Disability due to stroke causes dependence on caregivers. The higher the level of dependency felt by the patient, the higher the stress burden felt by the caregiver. The aim of this activity is to improve the caregiver's ability to overcome the burden of stress felt when caring for stroke patients. The number of participants who attended was 40 people. Implementation method through counseling and implementation of progressive muscle relaxation. Based on the data above, it was found that 16 (40%) respondents were in the no anxiety category, 12 (30%) respondents were in the mild anxiety category, 8 (20%) respondents were in the moderate anxiety category, 3 (7.5%) respondents were in the severe anxiety category. and 1 (2.5%) respondent in the severe anxiety range. It is hoped that caregivers can apply progressive muscle relaxation to overcome the burden felt when caring for stroke patients. Keywords: Caregiver, Stroke, Stress Load
Optimalisasi Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Izma, Hayatun; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Setiawan, Muhammad Irwan; Sari, Okta Muthia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13352

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah keadaan anak mengalami kekurangan gizi yang tinggi badan anak tidak sesuai usianya. Angka prevalensi balita di Kota Banjarbaru berada pada urutan ke-4 tertinggi di Kalimantan Selatan yaitu sekitar 17,34% dan 18 orang bayi mengalami stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan pada tahun 2022. Kader posyandu yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat memiliki peran penting dalam Upaya pencegahan stunting. Pendampingan kader posyandu dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kader sehingga dapat menekan angka stunting di suatu daerah. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader di Kelurahan Landasan Ulin Selatan tentang stunting dan pengukuran Antropometri. Peningkatan pengetahuan dilakukan melalui sosialisasi dengan metode ceramah dan peningkatan keterampilan dilakukan melalui pelatihan penggunaan alat ukur antropometri secara presisi. Evaluasi  kegiatan dilakukan menggunakan kuisioner pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pengukuran kuisioner, diketahui bahwa setelah sosialisasi dari 26 kader diperoleh 15 kader mengalami kenaikan pengetahuan tentang stunting yang sebelumnya 78% menjadi 85% dan 11 kader tidak mengalami kenaikan pengetahuan. Terdapat kenaikan tingkat pengetahuan para kader tentang stunting dan upaya pencegahannya, dan telah dilakukan pelatihan penggunaan alat ukur antropometri Kata Kunci: Kader, Stunting, Tingkat Pengetahuan, Keterampilan, Antropometri  ABSTRACT Stunting is a condition where a child experiences malnutrition where the child's height does not correspond to his age. The prevalence rate of children under five in Banjarbaru City is the 4th highest in South Kalimantan, namely around 17.34% and 18 babies experienced stunting in Landasan Ulin Selatan Subdistrict in 2022. Integrated service post (Posyandu) cadres who have direct contact with the community have an important role in prevention efforts stunting. Mentoring posyandu cadres can increase cadres' abilities and knowledge so that they can reduce stunting rates in an area. Increase the knowledge and skills of cadres in Landasan Ulin Selatan Subdistrict regarding stunting and anthropometric measurements. Increasing knowledge is carried out through socialization using the lecture method and improving skills is carried out through training in the use of precise anthropometric measuring instruments. Activity evaluation was carried out using pretest and posttest questionnaires. Based on the results of questionnaire measurements, it was discovered that after socialization among 26 cadres, 15 cadres experienced an increase in knowledge about stunting from 78% to 85% and 11 cadres did not experience an increase in knowledge. There has been an increase in the level of cadres' knowledge about stunting and efforts to prevent it, and training has been carried out in the use of anthropometric measuring instruments Keywords: Cadre, Antropometry, Stunting, Knowledge, Skill
Optimalisasi Peran Guru dan Orang Tua dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Usia Dini dengan Metode “Aku Mandiri” Saragih, Kristiova Masnita; Wahyunita, Vina Dwi; Jambormias, Jacob Lasarus
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12962

Abstract

ABSTRAK Peran dan pengetahuan guru dan orang tua tentang pendidikan seks pada anak usia dini merupakan kunci utama dalam melindungi anak dari kekerasan seksual. Salah satu cara pencegahan kekerasan seksual pada anak usia dini yaitu dengan memberikan pendidikan seks pada guru dan orangtua dengan metode “Aku Mandiri”. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan peran dan pengetahuan guru dan orangtua sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak usia dini dengan metode “Aku Mandiri”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk promosi kesehatan melalui media leafleat, buku saku dan banner. Pada kegiatan ini dilakukan tahapan pre dan post test sebelum dan setelah dilakukan promosi kesehatan. Dari hasi pre test dan post test yang dilakukan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan. Persentase pengetahuan orangtua sebelum promosi kesehatan meningkat dari 87,23% menjadi 95,74%, sedangkan persentase pengetahuan guru sebelum promosi kesehatan meningkat dari 86,96% menjadi 100%. Hal ini mengindikasikan promosi kesehatan tentang pencegahan kekerasan seksual dengan metode “Aku Mandiri” sangat baik dalam meningkatkan pengetahuan guru dan orangtua. Kata Kunci: Guru, Orangtua, Metode “Aku Mandiri”  ABSTRACT The role and knowlodge of teachers and parents about sex education in early childhood is the main key in protecting children from sexual violence. One way to prevent sexual violence in early childhood by providing sex education to teachers and parents, namely the “ Aku Mandiri”method. The aim of this service is to increase the role and knowledge of teachers and parents as an effort to prevent sexual violence in early childhood using the “ Aku Mandiri” method. This activity is carried out in the form of helath promotion through leaflets, pocket booksand banners. In this activity, pre and post test stages are carried out. From the results of the pre test and post test carried out, it can be seen that there was an increase in participants’knowledge after the counselling was carried out. The percentage of parental knoledge before health promotion increased from 87,23% to 95,74%, while the percentage of teacher knowledge before health promotion increased from 86,96% to 100%. This indicates that health promotion regarding the prevention of sexual violence using the “Aku Mandiri” method is very good in increasing the knowledge of teachers and parents. Keywords: Teacher, Parrent, “Aku Mandiri” Method

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue