cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Inhouse Training Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Klinik Pratama Muhammadiyah Pringsewu Pringgayuda, Fitra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17599

Abstract

ABSTRAK Keterbatasan perawat dalam melakukan dokuumentasi keperatan sesuai dengan standar masih menjadi masalah terutama di klinik pratama termasuk pada klinik Pratama PKU Muhammadiyah Pringsewu. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah melakukan inhous training dokumentasi asuhan keperawatan. Tujuan untuk melakukan in house training dokumentasi asuhan keperawatan untuk meningkatkan keterampilan dokumentasi keperawatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan di klinik pratama PKU Muhammadiyah Pringsewu yang melibatkan 15 orang perawat. Pelaksanaan dilakukan pada 1-5 Juli 2024. Kegiatan ini mulai dari refresh materi kemudian melakukan inhouse training dalam meningkatkan keterampilan dokumentasi asuhan keperawatan. Hasil dari PKM didapatkan peningkatan pengetahuan dari rerata 62,7% menjadi 87,1% (peningkatan 38,9%). Terdapat peningkatan keterampilan dari 57,9% menjadi 82,6% (peningkatan 42,6%). Kegiatan inhouse training dokumentasi asuhan perawatan efektif dalam meningkatkan keterampilan dokumentasi keperatan perawat, namun tetap diperlukan evaluasi jangka Panjang untuk kelanjutan. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Dokumentasi, Inhouse Training ABSTRACT The limitations of nurses in documenting nursing care according to standards is still a problem, especially in primary clinics including the PKU Muhammadiyah Pringsewu Primary Clinic. One effort to overcome this is to conduct in-house training on nursing care documentation. To conduct in-house training on nursing care documentation to improve nursing documentation skills. This community service activity (PKM) was carried out at the PKU Muhammadiyah Pringsewu Primary Clinic involving 15 nurses. The implementation was carried out on July 1-5, 2024. This activity started from refreshing the material then conducting in-house training in improving nursing care documentation skills. From PKM, there was an increase in knowledge from an average of 62.7% to 87.1% (an increase of 38.9%). There was an increase in skills from 57.9% to 82.6% (an increase of 42.6%). In-house training activities on nursing care documentation are effective in improving nurses' nursing documentation skills, but long-term evaluation is still needed for continuation.  Keywords: Nursing Care, Documentation, Inhouse Training.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Upaya Meningkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui dengan Teknik Massage Oketani dan Oksitosin di Poskesdes Muara Enim Hairunisyah, Rika; Rosdiana, Rosdiana; Khairunisya, Khairunisya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.18073

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI sangat penting karena dapat bermanfaat bagi bayi dan ibunya. Bagi bayi, ASI adalah makanan dengan kandungan gizi yang paling sesuai untuk kebutuhan bayi, melindungi dari berbagai infeksi dan memberikan hubungan kasih sayang yang mendukung semua aspek perkembangan bayi termasuk kesehatan dan kecerdasan bayi. Perawatan payudara (breast care) dilakukan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah terjadinya sumbatan saluran susu sehingga melancarkan pengeluaran ASI. Salah satu perawatan payudara yang dapat meningkatkan produksi ASI adalah dengan melakukan pijat laktasi, jenis pijat laktasi diantaranya pijat oksitosin, pijat arugaan, pijat marmet dan pijat oketani tujuan dari kegiatan ini adalah Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam upaya meningkatkan produksi asi ibu menyusui dengan teknik massage oketani  dan oksitosin. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode ceramah dan Tanya jawab serta demonstrasi. Total peserta pelatihan berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan pengetahuan dan keterampilan massage Oketani dan massage Oksitosin oleh kader posyandu sebelum kegiatan adalah dari hasil pretest didapatkan bahwa sebagian besar utuk materi Teknik massage oketani dan oksitosin  mampu menjawab rata rata 4-5 soal yang benar dari 10 pertanyaan dan dari hasil posttest didapatkan bahwa sebagian besar kader mampu menjawab pertanyaan dengan benar yaitu sebanyak  7-9 soal  yang benar yaitu 16 orang dari 20 orang yang diberikan pada setiap materi. Hal ini membuktikan bahwa materi yang diberikan oleh Tim pengabmas dapat diserap dengan baik oleh kader posyandu diharapkan hasil kegiatan ini dapat dilakukan oleh kader pada ibu menyusui dalam upaya peningkatan produksi asi secara non Farmakologi.     Kata Kunci: Peningkatan Produksi Asi, Oketani dan Oksitosin, Kader Posyandu  ABSTRACT Breastfeeding is very important because it can benefit both the baby and the mother. For babies, breast milk is food with nutritional content that is most suitable for the baby's needs, protects against various infections and provides a loving relationship that supports all aspects of the baby's development, including the baby's health and intelligence. Breast care is carried out to improve blood circulation and prevent blockages in the milk ducts, thereby facilitating the release of breast milk. One breast treatment that can increase breast milk production is by doing lactation massage, types of lactation massage include oxytocin massage, arugaan massage, marmet massage and oketani massage. The aim of this activity is to increase the knowledge and skills of posyandu cadres in an effort to increase breast milk production for breastfeeding mothers with techniques. oketani massage and oxytocin. The method used in carrying out this activity is the lecture method, question and answer and demonstration. The total number of training participants was 30 people. The results of this community service activity were obtained by posyandu cadres of knowledge and skills in Oketani massage and Oxytocin massage before the activity. From the pretest results it was found that the majority of the Oketani and Oxytocin massage technique material were able to answer an average of 4-5 questions correctly out of 10 questions and From the posttest results it was found that the majority of cadres were able to answer the questions correctly, namely 7-9 questions correctly, namely 16 people out of 20 people given each material. This proves that the material provided by the community service team can be well absorbed by posyandu cadres. It is hoped that the results of this activity can be carried out by cadres for breastfeeding mothers in an effort to increase breast milk production in a non-pharmacological manner. Keywords: Increasing Breast Milk Production, Oketani and Oxytocin of Posyandu Cadres
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Makanan Tambahan bagi Balita untuk Cegah Stunting Suparjo, Suparjo; Himawan, Fatchurrozak; Utomo, Deddy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16630

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama terjadi selama periode 1.000 hari pertama kehidupan, dimulai dari kehamilan hingga usia dua tahun. Secara nasional, prevalensi stunting pada tahun 2021 mencapai sekitar 24,4 persen, sedangkan di Kota Tegal, prevalensinya mencapai 16,8 persen pada tahun 2022. Kasus stunting masih menjadi permasalahan di wilayah kelurahan Bandung, di mana terdapat potensi pangan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti jagung. Jagung merupakan sumber pangan yang kaya akan nutrisi, termasuk protein dan mineral, yang dapat digunakan untuk meningkatkan asupan gizi pada balita. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan memberdayakan keterampilan ibu balita serta kader dalam menyiapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, yaitu puding jagung mutiara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta (rata-rata skor sebelum = 5,875; skor sesudah = 7,425; p = 0,000), serta tingkat antusiasme yang tinggi dalam pelatihan pembuatan puding jagung mutiara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai solusi terhadap masalah gizi, yang diharapkan dapat turut berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stunting di Kota Tegal dan wilayah sekitarnya. Kata Kunci: Pelatihan, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Balita, Stunting  ABSTRACT The Stunting is a condition of growth failure in toddlers due to chronic malnutrition, especially during the first 1,000 days of life from pregnancy to two years old. Nationally, the prevalence of stunting in 2021 was approximately 24.4 percent, while in Kota Tegal, it reached 16.8 percent in 2022. Stunting remains a problem in the Bandung district, where there is untapped potential in local foods such as corn. Corn is a nutrient-rich food source, including proteins and minerals, which can be utilized to enhance nutritional intake in toddlers. The objective of this community service activity is to increase knowledge about nutrition and empower mothers and community health workers in preparing locally-based Supplementary Feeding Programs (SFPs), such as pearl corn pudding. Methods employed in this activity include education and demonstrations. Results indicate a significant increase in nutritional knowledge among participants (average score before = 5.875; after = 7.425; p = 0.000), along with high enthusiasm during training sessions on preparing pearl corn pudding. This community service aims to empower the community to utilize the potential of local foods as a solution to nutritional issues, thereby contributing to reducing the prevalence of stunting in Kota Tegal and surrounding areas. Keywords: Training, Supplementary Feeding (PMT), Toddlers, Stunting
Edukasi Patient Safety pada Pasien dan Keluarga Pasien dalam Rangka Pencegahan Insiden Keselamatan Pasien Haryanti, Dwi Yunita; Nugraha, Ely Rahmatika; Sherly, Baiq Ananda; Salsabila, Kanza; Christina, Angel; Supriyanto, M. Adi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17471

Abstract

ABSTRAK Keselamatan pasien merupakan sebuah kegiatan terencana yang ditujukan untuk mencegah terjadinya bahaya terhadap pasien dengan berfokus pada pelayanan kesehatan yang aman, menghindari kesalahan, belajar dari kesalahan yang terjadi dan menjadikan budaya keselamatan yang melibatkan tenaga kesehatan, organisasi, pasien dan keluarga pasien. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan peran pasien dan keluarga dalam pemberian layanan kesehatan untuk menghindari atau memperkecil risiko terjadinya insiden keselamatan pasien. Pengabdian ini dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Februari 2024 menggunakan pendekatan edukasi dengan tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari edukasi ini terdapat peningkatan pengetahuan tentang konsep keselamatan pasien dan 6 sasaran keselamatan pasien sebesar 22.5% dan psikomotorik berupa teknik cuci tangan yang benar sebesar 90%. Efektivitas edukasi yang diberikan sebesar 56.25% yang berarti tingkat efektivitas edukasi ini berada dalam kategori sedang. Keluarga merupakan unit terdekat dengan pasien, sehingga keterlibatan keluarga dalam perawatan menjadi sangat penting, terutama untuk menghindari terjadinya insiden keselamatan pasien. Kerjasama dari penyedia layanan, pasien dan keluarga akan menjadi solusi terbaik dalam mewujudkan keselamatan pasien yang juga akan berujung pada kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan serta tercapainya indikator nasional mutu pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Edukasi, Sasaran Keselamatan Pasien, Keterlibatan Pasien Dan Keluarga  ABSTRACT Patient safety is a planned activity aimed at preventing harm to patients by focusing on safe health services, avoiding errors, learning from errors that occur and making a safety culture that involves health workers, organizations, patients and patient families. This devotion activity is aimed at increasing the role of patients and families in health care delivery to avoid or minimize the risk of patient safety incidents. This devotion was carried out on Wednesday, February 28, 2024 using an educational approach with the stages of preparation, implementation and evaluation. The results of this education were an increase in knowledge about the concept of patient safety and 6 patient safety goals by 22.5% and psychomotor skills in the form of proper hand washing techniques by 90%. The effectiveness of the education provided is 56.25%, which means that the effectiveness of this education is in the medium category. The family is the closest unit to the patient, so family involvement in care is very important, especially to avoid patient safety incidents. Cooperation from service providers, patients and families will be the best solution in realizing patient safety which will also lead to patient satisfaction with the services provided and the achievement of national indicators of health service quality.  Keywords: Education, Patient and Family Involvement, Patient Safety Goal’s
Revitalisasi Posyandu Bukit Indah melalui Program Posyandu Smart Care dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Prihandini, Yustin Ari; Torizellia, Cast; Adhipurna, Novian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17570

Abstract

ABSTRAK Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang memudahkan masyarakat mengetahui atau memeriksakan kesehatan terutama ibu dan balita yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan dukungan teknis dan petugas kesehatan. Posyandu Bukit Indah tidak memiliki tempat yang menetap sehingga kegiatan posyandu dilaksanakan di salah satu ruangan kosong pada PAUD Bukit Indah, dengan kondisi alat penunjang kesehatan minim, terdapat 3 timbangan balita namun 2 diantaranya rusak sehingga hanya 1 yang berfungsi. Berdasarkan data pencatatan posyandu, terdapat 9 ibu hamil yang mengalami anemia dan 2 balita yang berada pada bawah garis merah (BGM). Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Pemula pada Posyandu Bukit Indah meliputi sosialisasi dan pelatihan keterampilan dengan rata-rata hasil post test adalah 90%, kemudian dilaksanakan penerapan teknologi yaitu penyerahan alat kesehatan dan Aplikasi Smart-Care Posyandu. Kata Kunci: Posyandu, Balita, Smart Care  ABSTRACT Posyandu is a health service that makes it easier for people to find out or have their health checked, especially for mothers and toddlers, which is organized by the community with technical support and health workers. The Bukit Indah Posyandu does not have a permanent place, so the posyandu activities are carried out in one of the empty rooms at the Bukit Indah PAUD, with minimal health support equipment, there are 3 toddler scales but 2 of them are damaged so only 1 is functioning. Based on posyandu registration data, there were 9 pregnant women who experienced anemia and 2 toddlers who were below the red line (BGM). The implementation of Beginner Community Service at the Bukit Indah Posyandu includes socialization and skills training with an average post test result of 90%, then technology is implemented, namely the delivery of medical equipment and the Smart-Care Posyandu Application.  Keywords: Posyandu, Toddler, Smart Care
Pengaruh Permainan Snack and Sladder (SNS) Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak dalam Pencegahan Malaria Diliani, Diliani; Tanan, Rosmitha; Kafiar, Renny Endang; Mardona, Yeli; Karundeng, Jeni Oktavia; Firman, Andi Fatmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17308

Abstract

ABSTRAK Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di negara-negara berkembang dengan 245 juta kasus. Pengabdian masyarakat ini dengan menilai tingkat pengetahuan sebelum dan setelah pemberian edukasi SNS. Responden dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 31 siswa/I SD Impres 6 Timika Kampung SP6 Kelurahan Naena Muktipura Kecamata Iwaka Kabupaten Mimika. Menggunakan SL “Service Learning” dengan 4 tahapan pelaksanaan;Infestigasi, perencanaan, Pelaksanaan dan Refleksi. Hasil yang didapatkan terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan pencegahan malaria setelah permainan SNS. Permainan SNS menarik dan dapat meningkatkan pengetahuan anak terhadap pencegahan malaria. Kata Kunci: Malaria, Permainan Ular Tangga  ABSTRACT Malaria is one of the infectious diseases that is still a serious public health problem, especially in developing countries with 245 million cases. This community service is to assess the level of knowledge before and after the provision of SNS education. Respondents in this community service were 31 students of SD Impres 6 Timika, SP6 Village, Naena Muktipura Village, Iwaka District, Mimika Regency. Method using SL "Service Learning" with 4 stages of implementation; Investigation, planning, implementation and reflection. It was found that there was an increase in knowledge of malaria prevention after the SNS game. The SNS game is interesting and can increase children's knowledge of malaria prevention. Keywords: Malaria, Snakes and Ladders Game
Pemeliharaan Kesehatan pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Utami, Tuti Asrianti; Wadu, Novita M Kana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.16592

Abstract

ABSTRAK Anak usai prasekolah yang sering dikenal dengan istilah “Golden Age” atau masa emas hakekatnya merupakan idividu yang unik karena di masa ini anak memiliki suatu pola tumbuh kembang dalam aspek fisik, kreativitas, emosional, bahasa serta komunikasi yang khusus sesuai dtahapan yang dilalui anak. Dalam mencapai tumbuh kembang yang prima dan optimal proses deteksi dini dan stimulasi pada tumbuh kembang anak menjadi suatu hal yang penting dilakukan agar dapat terciptanya generasi penerus yang berkualitas yang juga mampu bertumbuh dan berkembang secara fisik, emosional dan juga sosial. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyrakat ini dibutuhkan dan dilakukan untuk membantu menemukan masalah tumbuh kembang pada anak dengan deteksi dini. Metode yang gunakan adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan menggunakan MMDST dan dilakukan dengan menggunakan metode bermain. Hasil deteksi dini menggunakan MMDST yaitu ditemukan bebrapa anak yang delay pada saat mengikuti test, namun delay yang ditemukan tidak melebihi dari 1 sekor yang diujikan. Kemudian ditemukan anak yang lulus semua aspek kemampuan yang diujikan dari setiap sektor, yang artinya stimulus tumbuh kembang yang didapatkan anak baik dari orang tua atau guru di lingkungan sekolah didapatkan dengan baik dan kemampuan anak sesuai dengan kemampuan seusianya. Kepada orang tua, penting sekali memantau setiap perkembangan anak pada 4 sektor, karena dengan dilakukan pemantauan pada pertumbuhan dan perkembangan anak maka mencegah terjadinya keterlambatan pada anak. Kepada guru TK, sebagai wadah untuk mengembangkan perkembangan anak dapat turut berperan untuk membantu melatih perkembangan anak. Kata Kunci: Deteksi Dini, MMDST, Tumbuh Kembang Anak  ABSTRACT Children after preschool, often known as the "Golden Age", are essentially unique individuals because at this time children have a pattern of growth and development in physical, creative, emotional, language and communication aspects that are specific to the stages the child is going through. In achieving prime and optimal growth and development, the process of early detection and stimulation of children's growth and development is an important thing to do in order to create a quality next generation who are also able to grow and develop physically, emotionally and socially. The aim of this Community Service activity is needed and carried out to help find growth and development problems in children with early detection. The method used is counseling and health checks using MMDST and carried out using the play method. The results of early detection using MMDST were that several children were found who were delayed when taking the test, but the delays found did not exceed 1 score being tested. Then it was found that children passed all aspects of the abilities tested from each sector, which means that the stimulus for growth and development that the child received from parents or teachers in the school environment was obtained well and the child's abilities were in line with the abilities of his age. To parents, it is very important to monitor each child's development in 4 sectors, because by monitoring the child's growth and development, delays in children can be prevented. Kindergarten teachers, as a forum for developing children's development, can play a role in helping train children's development. Keywords: Early Detection, MMDST, Child growth and Development
Peran Pemeriksaan Anti-Tb Dalam Upaya Deteksi Dini Tuberkulosis pada Masyarakat Dusun Taeno Bawah Natsir, Ramdhani M; Aipassa, Frenky
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17622

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TB) adalah masalah kesehatan global yang signifikan, dengan prevalensi tinggi di banyak negara termasuk Indonesia. Deteksi dini merupakan kunci dalam pengendalian TB karena penyakit ini seringkali berkembang tanpa gejala jelas. Pemeriksaan anti-TB, seperti tes imunokromatografi, berperan penting dalam identifikasi kasus pada tahap awal dan pengawasan populasi berisiko tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam pemantauan faktor risiko melalui pemanfaatan pemeriksaan penyakit tuberkulosis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dalam bentuk penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pre test dan post test yang dilakukan saat penyuluhan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di ketiga aspek yang diukur setelah dilakukan penyuluhan. Terjadi rata-rata peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan masyarakat sebanyak 97 % dari jumlah total kuesioner. Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, didapatkan bahwa semua hasil pemeriksaan anti-TB menunjukkan hasil negatif. Hasil pemeriksaan anti-TB yang negatif menunjukkan bahwa tidak ditemukan infeksi aktif atau laten Mycobacterium tuberculosis pada masyarakat yang diuji. Kata Kunci: Faktor risiko, Tuberkulosis, Pemeriksaan ABSTRACT Tuberculosis (TB) is a significant global health issue, with high prevalence in many countries, including Indonesia. Early detection is key in controlling TB, as the disease often progresses without clear symptoms. Anti-TB testing, such as immunochromatographic tests, plays a crucial role in identifying cases at an early stage and monitoring high-risk populations. The goal of this community service activity is to raise awareness and knowledge among the public regarding risk factor monitoring through the use of TB disease testing. This activity was conducted in the form of health education and screenings. Results from pre-tests and post-tests conducted during the education sessions indicated an increase in knowledge across the three measured aspects after the intervention. There was an average knowledge increase of 97% from the total number of questionnaires. The health screening results showed that all anti-TB tests were negative. The negative results indicate that no active or latent Mycobacterium tuberculosis infection was found among the tested community members. Keywords: Risk factors, Tuberculosis, Examination
Peningkatan Self Efficacy Lansia dalam Menghadapi Bencana Melalui Edukasi dan Simulasi dengan Media Booklet Kesiapsiagaan Bencana Sitohang, Tiur Romatua; Yusniar, Yusniar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17806

Abstract

ABSTRAK Pentingnya kesadaran dari masyarakat untuk dapat ikut serta dalam upaya penanggulangan bencana secara non fisik sangat dibutuhkan. Sehingga perlu ada suatu pemahaman dari masyarakat tentang cara-cara menghadapi risiko bencana yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan mereka yang dapat diberikan melalui peningkatan self efficacy masyarakat. Penilaian individu terhadap kemampuannya dalam melaksanakan tugas dapat mempengaruhi kesiapsiagaan terhadap bencana. Self efficacy individu yang mempunyai keyakinan dan kemampuan untuk bertindak atau mengendalikan situasi jika terjadi bencana. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi dan simulasi pada lansia berjumlah 40 orang. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi dan meningkatkan Self Efficacy Lansia Dalam Menghadapi Bencana Melalui Edukasi Dengan Media Booklet Kesiapsiagaan Bencana. Dari hasil evaluasi diperoleh 97,5 %  lansia memiliki self efficacy positif. Diharapakan kepada lansia dapat meningkatkan             agar dapat menunjang upaya kesiapsiagaan bencana dengan maksimal, sehingga berbagai dampak yang ditimbulkan dari bencana dapat dicegah atau diminimalisir Kata Kunci: Self Efficacy, Edukasi, Kesiapsiagaan, Lansia   ABSTRACT The importance of public awareness to be able to participate in non-physical disaster management efforts is very much needed. So there needs to be an understanding from the community about ways to deal with disaster risks which at any time can threaten their safety which can be provided through increasing community self-efficacy. An individual's assessment of their ability to carry out their duties can influence disaster preparedness. Self-efficacy is an individual who has the confidence and ability to act or control the situation if a disaster occurs. Community service was carried out in the form of education and simulation for 40 elderly people. The aim of this Community Service is to realize community service as one of the Tri Darma activities of higher education and increase the Self-Efficacy of the Elderly in Facing Disasters through Education with Disaster Preparedness Booklet Media. From the evaluation results, it was found that 97.5% of elderly people had positive self-efficacy. It is hoped that the elderly can increase their self-efficacy so that they can support disaster preparedness efforts optimally, so that various impacts resulting from disasters can be prevented or minimized Keywords: Self Efficacy, Education, Preparedness, Elderly
Penyuluhan dan Pendampingan Pembuatan Izin Berusaha untuk Produk Olahan UMKM Kecamatan Martapura Barat Nurbidayah, Nurbidayah; Fitriyanti, Fitriyanti; Akbar, Depy Oktavian; Iedliany, Faradilla; Khairunnisa, Gusti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17090

Abstract

ABSTRAK Kemasan merupakan wadah yang diperuntukkan tidak hanya untuk membungkus produk namun bisa dipergunakan untuk media berupa promosi kepada pembeli. Pelaku usaha wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) kemudian Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) untuk produk yang dijual. UMKM telah memiliki produk, namun belum memiliki izin edar.  Memberikan pengetahuan kepada UMKM Kecamatan Martapura Barat melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan akan pentingnya memiliki perizinan berusaha. Penyuluhan pentingnya memiliki perizinan berusaha dan pemberian edukasi, mengikutsertakan pelaku UMKM pada kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP), serta pendampingan pembuatan NIB dan pembuatan P-IRT. UMKM Sungai rangas dan keliling Benteng Ulu Kecamatan Martapura Barat telah mendapatkan NIB, telah mengikuti kegiatan PKP, dan telah mendapatkan nomor SPP-IRT untuk UMKM Sungai Rangas nomor P-IRT 270524004971200000001 dan UMKM Keliling Benteng Ulu nomor P-IRT 270524006172400000001 dengan berlaku perizinan berusaha tersebut selama 5 tahun yaitu sampai 24 Juli 2029. Pelaku UMKM telah mendapatkan pengetahuan mengenai manfaat, prosedur, dan syarat pendaftaran izin edar dan memiliki nomor izin edar. Kata Kunci: Kemasan, Penyuluhan, PIRT, UMKM  ABSTRACT Introduction: Packaging is a container that is intended not only to wrap products but can be used as media in the form of promotions to buyers. Business actors are required to have a Business Identification Number (NIB) and then Home Industry Products (P-IRT) for the products they sell.  Purpose: To provide knowledge to UMKM in West Martapura District through counseling and mentoring activities about the importance of having a business license. Research Methods: Educating on the importance of having business permits and providing education, involving UMKM actors in Food Safety Education (PKP) activities, as well as assistance in making NIB and making P-IRT. Results: UMKM in Sungai Rangas and Keliling Benteng Ulu, West Martapura District have received NIB, have participated in PKP activities, and have received an SPP-IRT number for UMKM in Sungai Rangas number P-IRT 270524004971200000001 and UMKM Keliling Benteng Ulu number P-IRT 270524006172400000001 with valid permits This business will last for 5 years, namely until 24 July 2029. Conclusion: UMKM players have gained knowledge about the benefits, procedures and requirements for registering a distribution permit for a product. Keywords: Packaging, Counseling, PIRT, UMKM

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue