cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Teknologi Blockchain dalam Pengelolaan Wakaf Uang di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ihsan Tasikmalaya Jatnika, Muhammad Dzulfaqori; Purwayoga, Vega; Aziz, Nur Jannah Abdi; Mustofa, Romy Faisal
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.18140

Abstract

ABSTRAK Inovasi blockchain dalam pengelolaan wakaf uang didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan dana wakaf di era digital. Teknologi blockchain dipilih untuk memastikan keterlacakan alur dana wakaf secara real-time, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan para donatur dan pengelola dana. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada pihak pengelola pondok pesantren mengenai potensi blockchain, dilanjutkan dengan pelatihan teknis penggunaan platform blockchain untuk pengelolaan dana wakaf. Selanjutnya, dilakukan pendampingan dalam proses implementasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan penerapan teknologi blockchain dalam pengelolaan wakaf uang memberikan dampak positif berupa peningkatan transparansi dan efisiensi pengelolaan dana. Sistem yang diterapkan juga memungkinkan monitoring secara berkelanjutan sehingga pengelolaan dana wakaf untuk pendidikan dapat lebih optimal dan berkelanjutan. Kesimpulannya, penerapan blockchain sebagai inovasi dalam pengelolaan wakaf uang di pondok pesantren berpotensi besar untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan kelangsungan dana pendidikan. Kata Kunci: Blockchain, Wakaf Uang, Pondok Pesantren, Keberlanjutan  ABSTRACT Blockchain innovation in cash waqf management is based on the need to improve transparency, accountability, and efficiency of waqf fund management in the digital era. Blockchain technology was chosen to ensure real-time traceability of the flow of waqf funds, thus increasing the trust of donors and fund managers. The method of activity implementation includes socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and program sustainability. The activity began with socialization to the boarding school management about the potential of blockchain, followed by technical training on the use of the blockchain platform for waqf fund management. Furthermore, assistance was provided in the implementation process. The results of this activity show that the application of blockchain technology in cash waqf management has a positive impact in the form of increased transparency and efficiency of fund management. The implemented system also allows for continuous monitoring so that the management of waqf funds for education can be more optimal and sustainable. In conclusion, the application of blockchain as an innovation in cash waqf management in Islamic boarding schools has great potential to increase public trust and ensure the sustainability of education funds Keywords: Blockchain, Cash Waqf, Islamic Boarding School, Sustainability
Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Stunting melalui Penyuluhan Sugiarto, Sugiarto; Az, Rasyidah; Entianopa, Entianopa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17691

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pengetahuan ibu tentang stunting sangat penting untuk pencegahan dan penanganan masalah ini. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting dan pencegahannya di Desa Penerokan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan langsung mengenai stunting yang diikuti oleh ibu balita di Desa Penerokan. Kegiatan dimulai dengan persiapan materi edukasi yang mencakup informasi dasar tentang stunting, penyebab, dampak, serta cara pencegahan dan penanganannya. Selama sesi penyuluhan, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman terkait masalah stunting. Materi edukasi berupa leaflet dibagikan kepada peserta untuk mendukung pemahaman dan penerapan informasi yang diterima. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukan bahwa sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar 61,5% ibu memiliki pengetahuan kurang tentang stunting dan setelah dibeirkan penyuluhan, sebagian besar yaitu 80,8% ibu memiliki pengetahuan baik. Penyuluhan tentang stunting meningkatkan pengetahuan ibu sebesar 42,3%. Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi model untuk upaya serupa di daerah lain guna mengurangi prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak di tingkat komunitas. Kata Kunci: Balita, Pengetahuan, Penyuluhan, Stunting  ABSTRACT Stunting is a serious health problem that affects children's growth and development worldwide, including in Indonesia. Mothers' knowledge of stunting is essential for the prevention and treatment of this problem. This service aims to increase mothers' knowledge about stunting and its prevention in Penerokan Village. This community service was carried out through direct counseling about stunting which was attended by mothers of toddlers in Penerokan Village. The activity began with the preparation of educational materials which included basic information about stunting, its causes, impacts, as well as how to prevent and handle it. During the counseling session, participants were given the opportunity to discuss, ask questions, and share experiences related to stunting issues. Educational materials in the form of leaflets were distributed to participants to support their understanding and application of the information received. Evaluation was carried out through pre-test and post-test to measure the increase in participants' knowledge. The results of the service showed that before being given counseling, most mothers 61.5% had poor knowledge about stunting and after being given counseling, most of the mothers, namely 80.8%, had good knowledge. Counseling on stunting increased mothers' knowledge by 42.3%. This counseling is expected to be a model for similar efforts in other areas to reduce the prevalence of stunting and improve the quality of child health at the community level. Keywords: Toddlers, Knowledge, Counseling, Stunting
Edukasi Ibu Balita dalam Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Sumber Nutrisi Pencegahan Stunting Elmiyanti, Ni Ketut; Salamung, Niswa; Purwaningsih, Diah Fitri; Wahyu, Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.15608

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Anak yang menderita Stunting akan kesulitan untuk mencapai tinggi badan optimal dan terjadi peningkatan angka kesaitan serta kematian. Desa Lebanu kabupaten Sigi merupakan wilayah dengan angka stunting tertinggi di provinsi Sulawesi Tengah, sehingga perlu adanya intervensi yang tepat untuk dapat menyelesaikan masalah ini. Salah Satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak adalah pengetahuan ibu yang kurang dalam peberian makanan bergizi pada anak. Edukasi perlu diberikan kepada ibu balita hingga mereka mamahami dan dapat memberikan makanan bergizi bagi anak. Edukasi pada ibu balita diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan daun kelor sebagai sumber nutrisi. Melalui penyuluhan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dan penilaian kemampuan pengetahuan dengan cara pre post test. Adanya perubahan pengetahuan ibu balita tentang pemanfaatan daun kelor sebagai sumber nutrisi pencegahan stunting dimana saat pretest hanya 25% ibu yang memiliki pengetahuan baik dan meningkat menjadi 91,6 % setelah diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pemanfaatan daun kelor sebagai nutrisi pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Stunting, Ibu, Kelor  ABSTRACT Stunting is still a health problem in Indonesia. Children who suffer from stunting will find it difficult to reach optimal height and there will be an increase in morbidity and mortality. Lebanu village, Sigi district, is the area with the highest stunting rate in Central Sulawesi province, so there needs to be appropriate intervention to solve this problem. One of the factors that can cause stunting in children is mothers' lack of knowledge in providing nutritious food to children. Education needs to be given to mothers of toddlers so that they understand and can provide nutritious food for their children. Education for mothers of toddlers is expected to increase knowledge in using Moringa leaves as a source of nutrition. Through counseling about the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting and assessing knowledge skills using a pre-post test. There was a change in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as a source of nutrition to prevent stunting where at pretest only 25% of mothers had good knowledge and this increased to 91.6% after being given counseling. There is an increase in the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of Moringa leaves as nutrition to prevent stunting. Keywords: Education, Stunting, mother, Moringa
Peningkatan Pengetahuan dalam Pengenalan Tanda-Tanda Bahaya pada Ibu Hamil Lingga, Rugun Togianur; Berutu, Heriaty; Manik, Herlina Evi Yanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.18730

Abstract

ABSTRAK Tanda dan bahaya kehamilan merupakan gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan janin dalam keadaan yang perlu diwaspadai. Kehamilan merupakan hal yang sehat. Namun kehamilan yang normal juga dapat berubah menjadi kehamilan yang tidak sehat atau bermasalah. Salah satu hal yang bisa dilakukan Ibu hamil untuk pendeteksian sejak dini tanda-tanda bahaya kehamilan dengan melihat adanya komplikasi mungkin terjadi selama kehamilan dengan cara memeriksakan kehamilan secara rutin (Alam, 2012). Maka dari itu ibu hamil perlu mendapat pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dari perilaku ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Manfaat kegiatan untuk membantu ibu hamil Desa Sitinjo II Kecematan Sitinjo meningkatkan kepedulian terhadap tanda-tanda bahaya kehamilan sebagai upaya pencegahan terjadinya tanda-tanda bahaya kehamilan. Khalayak sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini adalah ibu hamil Desa Sitinjo II Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Berjumlah 30 orang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 November 2024.  Ada 4 tahapan kegiatan: Pertama melaksanakan Pre test, Kedua memberikan edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab dan demonstrasi, ketiga melakukan evaluasi atau post test. Edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi dan demonstrasi. Pengetahuan ibu hamil sebelum edukasi mayoritas cukup sebanyak 53,33% tetapi setelah diberikan edukasi menjadi mayoritas baik sebanyak  50,00%. Kata Kunci: Pengetahuan, Tanda Bahaya, Ibu Hamil  ABSTRACT Signs and dangers of pregnancy are symptoms that indicate that the mother and fetus are in a state that needs to be watched out for. Pregnancy is a healthy thing. However, a normal pregnancy can also turn into an unhealthy or problematic pregnancy. One of the things that can be done by pregnant women to detect early signs of danger of pregnancy by looking for complications that may occur during pregnancy by having regular pregnancy checks (Alam, 2012). Therefore, pregnant women need to gain knowledge about the danger signs of pregnancy. The purpose of this activity is to increase the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy. The benefits of the activity are to help pregnant women in Sitinjo II Village, Sitinjo Sub-district increase awareness of the danger signs of pregnancy as an effort to prevent the occurrence of danger signs of pregnancy. The target audience in this counseling activity is pregnant women in Sitinjo II Village, Sitinjo District, Dairi Regency, totaling 30 people, held on Friday, November 22, 2024.  There are 4 stages of activity: First carry out the Pre test, Second provide education through lectures, discussions, questions and answers and demonstrations, third conduct an evaluation or post test. Education was carried out using lecture, question and answer, discussion, simulation and demonstration methods. The majority of pregnant women's knowledge before education was sufficient as much as 53.33%. but after being given education, the majority was good as much as 50.00%. Keywords: Knowledge, Danger Signs, Pregnant Women
Sosialisasi Buku Saku Simpus di Puskesmas Setabelan Surakarta dan Heatlh Center di Timor Leste Ani Noor, Frieda; Gita, Anggi Putri Aria; Pratiwi, Ajeng Maharani; Prastyoningsih, Aris; Safitri, Wahyuningsih; Pinto, Sufina; Rahayu, Retnaning Tyas
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17639

Abstract

ABSTRAK Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah alat penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kesehatan di Puskesmas. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam penerapannya. Meningkatkan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan serta masyarakat terhadap SIMPUS melalui sosialisasi buku saku. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Setabelan, Surakarta, Indonesia, dan Health Center di Timor Leste. Metode yang digunakan meliputi pemberian informasi, distribusi buku saku, serta pelatihan penggunaan SIMPUS. Evaluasi dilakukan melalui survei dan analisis partisipasi masyarakat. Sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan meningkatkan pemahaman dan partisipasi tenaga kesehatan dan masyarakat terhadap SIMPUS. Kegiatan ini berhasil membuka jalan bagi penggunaan SIMPUS yang lebih efektif dan luas dalam pengelolaan kesehatan masyarakat. Kata Kunci: SIMPUS, Buku Saku, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Kesehatan ABSTRACT The Primary Health Care Management Information System (SIMPUS) is a crucial tool for enhancing the effectiveness of health management in primary healthcare centers (Puskesmas). However, there are still limitations in the understanding and participation of healthcare workers and the community in its implementation. To improve the understanding and participation of healthcare workers and the community in SIMPUS through the dissemination of pocket books. This activity was conducted at Puskesmas Setabelan, Surakarta, Indonesia, and Health Centers in Timor Leste. The methods used included information dissemination, distribution of pocket books, and training on the use of SIMPUS. Evaluation was carried out through surveys and analysis of community participation. The dissemination and training activities led to an increase in the understanding and participation of healthcare workers and the community in SIMPUS. This initiative successfully paved the way for more effective and widespread use of SIMPUS in public health management. Keywords: SIMPUS, Pocket Books, Community Participation, Health Management.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tanpa Rokok di Home Industry “Rumah Makan Elok” Rosidin, Udin; Shalahuddin, Iwan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17809

Abstract

ABSTRAK Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang terpadu sesuai dengan Undang – Undang Republik Indonesia No.1/1970, yang mengatur keselamatan kerja, untuk memastikan keselamatan pekerja maupun orang lain di tempat kerja agar terhindar dari kecelakaan kerja yang dapat merugikan berbagai pihak, terutama perilaku merokok di tempat kerja yang beresiko terjadinya gangguan kesehatan kerja dan kecelakaan kerja. Tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah: untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pemilik serta karyawan home industry tentang pentingnya keselamatan kerja dan perilaku hidup bersih dan sehat tanpa rokok. Metode yang dilakukan dalam pendidikan kesehatan adalah penjelasan atau ceramah, tanya jawab dan demonstrasi melaui video yang diberikan oleh pemateri kepada pekerja dan pemilik Home Industry.  Hasil kegiatan, peserta kegiatan ini adalah owner atau pemilik home industry dan 5 karyawan dari home industry dengan hasilnya bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dengan kemampuan mereka menjawab pertanyaan dengan baik dan benar dalam upaya mengendalikan kebiasaan perilaku merokok. Kesimpulan: Perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan di lingkungan kerja, termasuk kebijakan yang mendukung gaya hidup agar bebas dari rokok di tempat kerja. Kata Kunci: Kesehatan Kerja, Merokok, Pendidikan Kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  ABSTRACT The implementation of integrated Occupational Safety and Health (K3) in accordance with the Law of the Republic of Indonesia No.1/1970, which regulates occupational safety, to ensure the safety of workers and other people in the workplace to avoid work accidents that can harm various parties, especially smoking behavior in the workplace which is at risk of occupational health disorders and occupational accidents. The purpose of this service activity is: to increase awareness and knowledge of home industry owners and employees about the importance of work safety and clean and healthy living behaviors without smoking. The methods carried out in health education are explanations or lectures, questions and answers and demonstrations through videos given by speakers to workers and owners of Home Industries.  As a result of the activity, the participants of this activity were owners or owners of the home industry and 5 employees from the home industry with the results that there was an increase in knowledge with their ability to answer questions properly and correctly in an effort to control smoking behavior habits. Conclusion: There needs to be an effort to raise awareness about the importance of health in the workplace, including policies that support a smoke-free lifestyle in the workplace. Keywords: Occupational Health, Smoking, Health Education, Clean and Healthy Living Behaviors
Pengaruh Edukasi Peningkatan Kesejahteraan Ibu dan Janin melalui Antenatal Care Berkualitas terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Sukmawati, Sukmawati; Mamuroh, Lilis; Nurhakim, Furkon
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.18309

Abstract

ABSTRAK Aka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia saat ini masih tinggi. ANC merupakan salah satu upaya untuk percepatan penurunan AKI dan AKB dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas. Pengetahuan dan sikap ibu hamil akan berpengaruh terhadap kepatuhan ibu hamil dalam melakukan ANC. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah  untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode edukasi tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas dengan sasaran ibu hamil sebanyak 15 orang, dilakukan di Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil setelah diberikan edukasi dan terdapat pengaruh edukasi tentang peningkatan kesejahteraan ibu dan janin melalui antenatal care berkualitas.terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil, dengan p-value .  masing-masing 0,001. Diharapkan petugas kesehatan bekerjasama dengan kader kesehatan untuk secara berkala memberikan edukasi pada ibu hamil tentang pentingnya antenatal care (ANC). Kata Kunci: Antenatal Care, Edukasi, Ibu Hamil.  ABSTRACT Maternal mortality (MMR) and infant mortality (IMR) in Indonesia are currently still high. ANC is an effort to accelerate the reduction of MMR and IMR by ensuring every mother can access quality health services. The knowledge and attitudes of pregnant women will influence the compliance of pregnant women in carrying out ANC. This community service aims to increase the knowledge and attitudes of pregnant women regarding improving the welfare of the mother and fetus through quality antenatal care. This community service method uses educational methods about improving the welfare of mothers and fetuses through quality antenatal care targeting 15 pregnant women, carried out in Pasawahan Village, Tarogong Kidul District, Garut Regency. The results of this community service show that there is an increase in the knowledge and attitudes of pregnant women after being given education and there is an influence of education about improving the welfare of the mother and fetus through quality antenatal care on the knowledge and attitudes of pregnant women, with a p-value.  0.001 each. It is hoped that health workers will collaborate with health cadres to periodically educate pregnant women about the importance of antenatal care (ANC). Keywords: Antenatal Care, Education, Pregnant Women
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Silalahi, Roberh Harnat; Silaban, Jojor
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17825

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan tingkat prevalensi yang melebihi ambang batas 20% yang ditetapkan oleh WHO. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap stunting, termasuk malnutrisi kronis, berat badan lahir rendah, dan defisiensi mikronutrien. Faktor penentu stunting meliputi pengeluaran pangan, kerawanan pangan, dan sanitasi yang memadai. Berbagai penelitian di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya telah menemukan hubungan yang kuat antara stunting dan faktor-faktor seperti kebiasaan mencuci tangan yang tidak memadai, terbatasnya akses air bersih, dan kurangnya toilet yang layak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak anak sekolah minggu tentang Perilaku Hidup Bersih. Manfaat kegiatan untuk membantu anak anak sekolah minggu GSJA Nehemia Assembly meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak. Khalayak sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini adalah anak anak sekolah minggu GSJA Nehemia Assembly Kabupaten Dairi berjumlah 65 orang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 September 2024. Ada 4  tahapan kegiatan : pertama melaksanakan  pre test; kedua memberikan edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab dan demonstrasi;  ketiga melakukan evaluasi atau post test test. Edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi dan demonstrasi. Pengetahuan anak di GSJA Nehemi Assembly sebelum edukasi mayoritas kurang sebanyak 86,15% tetapi setelah diberikan edukasi menjadi mayoritas baik sebanyak 76,92%. Keterampilan sasaran tentang cara mencuci tangan dan menyikat gigi sebelum dilakukan edukasi adalah mayoritas kurang 62,19% dan setelah  diberikan edukasi menjadi mayoritas baik sebanyak 66,38%.  Diperlukan upaya edukasi kepada anak-anak dari pihak Puskesmas setempat menggunakan permainan edukatif, kuis, atau video animasi agar anak-anak lebih mudah memahami. Kata Kunci: Edukasi, PHBS, Stunting  ABSTRACT Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, with prevalence rates exceeding the 20% threshold set by the WHO. Many factors contribute to stunting, including chronic malnutrition, low birth weight and micronutrient deficiencies. Determinants of stunting include food expenditure, food insecurity and adequate sanitation. Various studies in Indonesia and other Asian countries have found a strong link between stunting and factors such as inadequate handwashing habits, limited access to clean water, and lack of proper toilets. The purpose of this activity is to improve the knowledge and behaviour of Sunday school children about Clean Living Behaviour. The benefits of the activity are to help the Sunday school children of GSJA Nehemia Assembly improve Clean and Healthy Living Behaviour as an effort to prevent stunting in children. The target audience in this extension activity is the Sunday school children of GSJA Nehemia Assembly Dairi Regency totalling 65 people held on Wednesday 25 September 2024. There are 4 stages of activity: first carrying out a pre-test; second providing education through lectures, discussions, questions and answers and demonstrations; third conducting an evaluation or post-test test. Education is carried out using lectures, questions and answers, discussions, simulations and demonstrations. The knowledge of children at GSJA Nehemi Assembly before education was mostly poor as much as 86.15% but after education was given the majority was good as much as 76.92%. Targeted skills on how to wash hands and brush teeth before education were mostly lacking 62.19% and after education became mostly good as much as 66.38%.  Educational efforts are needed to educate children from the local Puskesmas using educational games, quizzes, or animated videos so that children understand more easily. Keywords: Edukasi, PHBS, Stunting
Strategi Pencegahan Penyakit Demam Berdarah melalui Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat di Wilayah Kerja Puskesmas Lembang Djalaluddin, Nurgadima Achmad; Ananda, Rusda; Heriyati, Heriyati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17831

Abstract

ABSTRAK Pembangunan berkelanjutan merupakan agenda global yang berfokus pada berbagai tantangan, termasuk isu-isu kesehatan. Salah satu tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) adalah memastikan kehidupan yang sehat dan kesejahteraan bagi semua usia. Di Indonesia, Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah endemis seperti Sulawesi Barat. Meskipun upaya pengendalian telah dilakukan oleh pemerintah, kasus DBD terus meningkat. Hal ini terlihat jelas di wilayah Puskesmas Lembang, di mana jumlah kasus cukup signifikan. Keadaan ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dan strategi pencegahan yang komprehensif. Tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai strategi pencegahan demam berdarah, dan meningkatkan keterampilan masyarakat terkait pembuatan perangkap nyamuk sederhana, larvitrap. Program ini menggunakan kombinasi penyuluhan, pelatihan praktis, dan kegiatan partisipatif, dengan melibatkan unsur pemerintah, kader kesehatan, masyarakat, pelajar dan mahasiswa dengan jumlah sasaran sebanyak 22 orang. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD dan kebersihan lingkungan setelah penyuluhan, memperoleh keterampilan untuk secara mandiri membuat dan menggunakan larvitrap di rumah sebagai upaya pencegahan. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat terkait pencegahan DBD di wilayah Lembang. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, DBD, Larvitrap  ABSTRACT Sustainable development is a global agenda focusing on various challenges, including health issues. One of the goals of the Sustainable Development Goals (SDGs) is to ensure healthy lives and well-being for people of all ages. In Indonesia, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major challenge, particularly in endemic areas such as West Sulawesi. Despite control efforts by the government, dengue cases continue to rise, as evidenced by the significant number of cases in the Puskesmas Lembang area. This situation highlights the importance of increasing public awareness and implementing comprehensive prevention strategies. Objective to enhance community awareness and knowledge regarding dengue fever prevention strategies and improve their skills in making simple mosquito traps, known as larvitraps.  This program utilized a combination of educational outreach, practical training, and participatory activities, involving the local government, health cadres, community members, students, and 22 targeted participants. The pre-test and post-test results indicated a significant increase in community knowledge about dengue fever prevention and environmental cleanliness following the educational outreach, as well as the acquisition of skills to independently make and use larvitraps at home as a preventive measure.  This activity successfully improved the community’s knowledge and practical skills regarding dengue fever prevention in the Lembang area. Keywords: Health Education, Dengue Fever, Larvitrap
Skrining Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Kelompok PKK di Kabupaten Malang Faiza, Eva Inayatul; Akbarani, Riski
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17710

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) menjadi permasalahn Kesehatan di Indonesia dan 71 persen menjadi penyebab kematian di dunia. Angka ini diperkirakan akan tetap meningkat tiap tahun. Peningkatan kejadian PTM berkaitan dengan adanya perubahan gaya hidup akibat modernisasi, urbanisasi, globalisasi, dan pertumbuhan populasi. Kejadian PTM muncul dari kombinasi faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan dapat dimodifikasi. Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dalam bentuk pemeriksaan atau skrining kesehatan pemeriksaan status gizi, tekanan darah, kadar gula darah acak, kolesterol dan kadar asam urat berjumlah 20 orang. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat adalah melakukan skrining kesehatan sebagai upaya penceggahan penyakit tidak menular pada kelompok PKK RT 2 RW 5 Desa Slorok Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Dari evaluasi di peroleh hasil pemeriksaan/skrining penyakit tidak menular didapatkan hasil seluruh pemeriksaan kesehatan dengan hasil sebagian besar adalah normal. Dengan adanya kegiatan skrining Penyakit tidak menular (PTM) diharapkan menjadi salah satu upaya kesehatan masyarakat yang berorientasi kepada upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular dengan melibatkan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi sehingga penyakit tidak menular dimasyarakat dapat dicegah. Kata Kunci: Skrining Kesehatan, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Non-communicable diseases (NCDs) are a health problem in Indonesia and cause 71 percent of deaths worldwide. This figure is expected to continue to increase every year. The increase in the incidence of NCDs is related to changes in lifestyle due to modernization, urbanization, globalization and population growth. The incidence of NCDs arises from a combination of non-modifiable and modifiable risk factors. Community service was carried out in the form of health checks or screenings checking nutritional status, blood pressure, random blood sugar levels, cholesterol and uric acid levels for a total of 20 people. The aim of community service is to carry out health screening as an effort to prevent non-communicable diseases in the PKK group RT 2 RW 5 Slorok Village, Kromengan District, Malang Regency. From the evaluation, the results of the examination/screening for non-communicable diseases showed that the results of all health examinations were obtained with the majority of the results being normal. With non-communicable disease (PTM) screening activities, it is hoped that this will become a public health effort that is oriented towards promotive and preventive efforts in controlling non-communicable diseases by involving the community starting from planning, implementation and monitoring and evaluation so that non-communicable diseases in the community can be prevented.  Keywords: Health Screening, Non-Communicable Diseases

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue