cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Kepadatan Jentik Nyamuk Anopheles sp. Dengan Kejadian Malaria Di Wilayah Endemis Rendah Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Wicaksono, Naufal Irsyad; Arivo, Debi; Triwahyuni, Tusy; Putri, Devita Febriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.20599

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang umum di daerah tropis, disebabkan oleh parasit protozoa dari genus Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles sebagai vektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepadatan jentik Anopheles sp. di wilayah endemis rendah, khususnya di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran pada bulan Februari tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Data primer diperoleh melalui pengambilan sampel jentik secara langsung menggunakan metode pengambilan aksidental. Ditemukan adanya 4 tempat perindukan nyamuk Anopheles sp. yaitu tepi sungai dengan jumlah 0 jentik, kolam dengan jumlah 5 jentik, selokan dengan jumlah 0 jentik dan genangan air dengan jumlah 2 jentik. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa selama tahun 2024 terdapat 648 kasus malaria di Desa Cilimus. Habitat potensial bagi jentik Anopheles sp. ditemukan pada kolam dan genangan air, meskipun dengan tingkat kepadatan yang rendah, yakni masing-masing 1 jentik/cidukan dan 0,4 jentik/cidukan. Habitat lain tidak menunjukkan adanya jentik.
Hubungan Tindakan Bullying Dan Self-Esteem Dengan Kepercayaan Diri Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022 Lestari, Dessy Sri; Anggraini, Marisa; Sani, Nopi; Utari, Elitha Martharina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.20291

Abstract

Percaya diri yaitu tingkat keyakinan seseorang terhadap kemampuan mereka dan tingkat kemampuan mereka untuk berhasil. Kepercayaaan diri dipengaruhi beberapa faktor yaitu, seperti motivasi dan keinginan yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri ini salah satunya bullying dan self-esteem. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan tindakan bullying dan self-esteem dengan kepercayaan diri pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional dengan teknik pengambilan sample total sampling. Berdasarkan hasil penelitian dengan sample sebanyak 153 responden didapatkan distribusi frekuensi tindakan bullying pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022 tidak mengalami bully sebanyak 80 mahasiswa (52,3%), sedangkan yang mengalami bully 73 mahasiswa (47,7%). Distribusi frekuensi self-esteem pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022 dengan kategori self-esteem rendah 25 mahasiswa dengan persentasi (16,3%), dan self-esteem tinggi sebanyak 128 mahasiswa (83,7%). Ada hubungan bullying dan self-esteem dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022 dengan nilai OR (CI) 5.05 (1.36-18.69) dan self-esteem nilai OR (CI)5.83 (1.89-18.04).
Empiema Necessitans Akibat Infeksi Tuberkulosis Yang Ditatalaksana Dengan Pembedahan: Laporan Kasus Dan Tinjauan Pustaka Dewi, Amelinda Fortuna; Abdillah, Fauzi; Utomo, Arif Prasetyo; Ismail, Darmawan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.20068

Abstract

Empiema necessitans (EN) adalah konsekuensi yang sangat jarang terjadi dari infeksi pleura yang tidak diobati. Ini terjadi ketika empiema yang tidak diobati melalui pleura parietal dan membentuk abses di jaringan subkutis pada dinding dada. Respons segera diperlukan untuk menghindari morbiditas yang signifikan. Di sini kami sajikan seorang wanita berusia 51 tahun dengan pembengkakan lunak di dinding dada posterior kanan bawah. Rontgen dada dan Computed Tomography (CT) thorax menunjukkan adanya abses paru dan empiema necessitan di lobus inferior paru kanan, kami menemukan empiema intraoperatif. Pasien diobati dengan sayatan kecil dan drainase; namun, kondisinya tetap tidak terselesaikan. Perawatan dilanjutkan dengan dekortikasi torakotomi sebagai drainase dan debridemen jaringan yang terinfeksi serta eskalasi antibiotik. Selang dada dilepas dan pasien dipulangkan pada hari ke-5 pasca operasi setelah menunjukkan perbaikan klinis. Tes GeneXpert® telah dilakukan dan mengkonfirmasi bahwa M. tuberculosis adalah penyebabnya. EN jarang ditemukan sebagai satu-satunya infeksi pada paru-paru dan pleura. Diagnosis yang akurat berdasarkan temuan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang spesifik adalah penting untuk mencegah morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Manajemen yang efektif dari empiema necessitans melibatkan perawatan yang cepat dan akurat, seperti intervensi bedah dan eskalasi antibiotik.
Analisis Perkembangan Anak Dengan Sindrom Down Di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Martadinata, Vanila; Pinilih, Astri; Silvia, Eka
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.19935

Abstract

Sindrom Down mempengaruhi proses pertumbuhan otak dan fisik anak, yang berakibat pada penundaan dalam perkembangan mereka, keterbatasan kapasitas intelektual, serta meningkatkan peluang terjadinya berbagai masalah kesehatan tertentu. Anak dengan sindrom Down menghadapi kendala fungsional dan organik sistemik, yang mengakibatkan mereka membutuhkan waktu dua sampai tiga kali lebih lama untuk mencapai tingkat perkembangan tertentu dibandingkan dengan anak tanpa gangguan tersebut. Penelitian ini bermaksud melaksanakan analisis perkembangan anak dengan sindrom down di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2023. Metode yang diterapkan merupakan penelitian Deskriptif. Kelompok populasi mencakup anak sindrom down di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang berjumlah 151 orang. Adapun sampel terpilih mencapai 61 responden. Proses pengambilan data tersebut menggunakan instrumen DDST II secara langsung. Metode statistik yang diterapkan ialah uji Chi-Square. Temuan memperlihatkan rangkaian frekuensi anak dengan sindrom down di RSUD Dr H Abdul Moeloek Provinsi Lampung mengenai aspek perkembangan motorik kasar menunjukkan kategori Delay sebesar 70,6%, aspek perkembangan motorik halus berada pada kategori Delay mencapai 75,4%, aspek perkembangan bahasa memperlihatkan kategori Delay sebanyak 63,9%, serta aspek perkembangan personal sosial tergolong kategori Delay sejumlah 63,9%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa mayoritas tingkat perkembangan anak dengan sindrom down di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2023 termasuk kategori Delay.
Hubungan Drug Prescribing Patterns JNC 7 Pada Kontrol Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rawat Jalan Rumah Sakit Roemani Semarang Muslimah, Muslimah; Wafi, M Azka Hibbat; Kurniati, Ika Dyah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.19635

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan global utama yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal kronis. Di Indonesia, prevalensinya terus meningkat seiring perubahan gaya hidup dan penuaan populasi. Pengelolaan hipertensi bertujuan mencapai kontrol tekanan darah optimal untuk mengurangi risiko komplikasi. Pedoman JNC 7 merekomendasikan penggunaan terapi farmakologis seperti diuretik, ACE inhibitor, ARB, CCB, atau beta blockers, baik sebagai monoterapi maupun kombinasi. Namun, implementasi pedoman ini sering terkendala variasi pola peresepan, akses obat, dan kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Drug Prescribing patterns JNC 7 pada tekanan darah pasien lansia yang mengalami hipertensi yang sedang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional noneksperimental dan pengambilan data secara retrospektif. Data yang digunakan berasal dari data rekam medik pasien hipertensi. Hasil uji didapatkan hubungan antara Drug Prescribing Pattern terhadap kontrol tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi yang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang menggunakan pedoman JNC 7 pada bulan Januari 2025 mendapatkan didapatkan nilai  p value 0,003 (0,005) setelah uji Chi-Square. Jika dosis, jenis, frekuensi pola peresepan obat hipertensi sesuai dengan pedoman JNC 7 maka tekanan darah pasien lansia yang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang lebih dapat terkontrol hasil tekanan darah setelah diberikan pengobatan.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pengetahuan Lansia Tentang Penanganan Pertama Luka Bakar Di Desa Bedoro Sragen Jawa Tengah Susilowati, Tri; Prajayanti, Eska Dwi; Purwanto, Purwanto
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.17814

Abstract

World Health Organization (WHO) memperkirakan jumlah lansia di Indonesia meningkat hingga 1,5 miliar jiwa di tahun 2050. Lansia lebih sering mengalami kecelakaan di rumah daripada kelompok usia lainnya. Salah satu kecelakaan tersebut adalah luka bakar. Penanganan pertama luka bakar selama tiga dekade terakhir meningkatkan kelangsungan hidup dan menurunkan angka kematian korban luka bakar. Angka kematian dengan luka bakar pada area permukaan tubuh 50% pada dewasa muda saat ini telah menurun dari 50% turun menjadi kurang dari 10%. Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pengetahuan lansia tentang penanganan pertama luka bakar. Rancangan dengan penelitian analitik. Survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh lansia di Kelurahan Bedoro sebanyak 1.670 orang. Sampel adalah 10% dari total populasi yaitu sebanyak 167 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, kriteria inklusi ; berusia lebih dari 60 tahun, masih mampu berkomunikasi dengan baik, bertempat tinggal di Desa Bedoro, kriteria eksklusi adalah lansia sakit dan tidak bersedia menjadi responden. Sebagian besar dukungan keluarga responden dalam kategori kurang yaitu sebanyak 78 ( 46,7%), sebagian besar pengetahuan responden dalam kategori kurang yaitu sebanyak 71 ( 42,5%), analisis menunjukkan bahwa nilai P Value adalah 0,337 dimana P Value > dari 0,05. Kesimpulan : terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan lansia tentang penanganan pertama luka bakar.
Identifikasi Spesies Vektor Malaria Di Wilayah Endemis Rendah Firdaus, Hafiz Ikhsan; Triwahyuni, Tusy; Anggraeni, Selvia; Putri, Devita Febriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.20869

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi akibat parasit Plasmodium yang dapat ditemukan di dalam sel darah merah atau jaringan tubuh manusia. Parasit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles spp., yang umumnya aktif pada malam hari. Menurut World Health Organization (WHO), tercatat 249 juta kasus malaria secara global di 85 negara endemis pada tahun 2022. Wilayah Asia Tenggara berkontribusi sebesar 2% terhadap total kasus malaria global, dengan prevalensi tertinggi di Bangladesh, Indonesia, Myanmar, dan Thailand. Tingkat endemisitas suatu wilayah dapat ditentukan berdasarkan nilai Annual Parasite Incidence (API) per 1.000 penduduk. Kabupaten Hanura memiliki angka kejadian malaria tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung hingga tahun 2023. Identifikasi nyamuk Anopheles sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman mengenai spesies vektor yang berperan dalam penularan malaria. Informasi ini penting dalam menentukan risiko penularan penyakit, strategi pengendalian vektor, serta upaya pengurangan beban malaria dan perlindungan kesehatan masyarakat. Mengetahui Spesies Vektor Malaria Di Wilayah Endemis Rendah Di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan. Penelitian ini merupakan survei entomologi dengan desain deskriptif, menggunakan data primer yang diperoleh melalui metode penangkapan nyamuk dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies Anopheles yang ditemukan di Desa Cilimus adalah An. sundaicus, dengan dominasi sebesar 5,19% dari total nyamuk yang tertangkap. Puncak aktivitas menggigit terjadi pada pukul 21.00 - 22.00 WIB, dengan kecenderungan lebih banyak tertangkap di luar ruangan. Ditemukannya An. sundaicus di Desa Cilimus menunjukkan bahwa spesies ini masih berperan sebagai vektor potensial di wilayah tersebut, dengan pola aktivitas menggigit yang menunjukkan preferensi waktu tertentu. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya pengendalian vektor malaria di daerah endemis rendah.
Hubungan Nilai NLR Dengan Kadar HS-CRP Pada Pasien Talasemia Beta Mayor Anak Di RSUD Pringsewu Pramana, Komang Aditya Septa; Nur, Muhammad; Anggraeni, Selvia; Muliasih, Mulat
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.20372

Abstract

Pasien talasemia beta mayor sering mengalami inflamasi kronis terjadi akibat peningkatan kadar zat besi karena transfusi darah yang dilakukan secara rutin oleh pasien, sehingga dapat mengaktifkan sistem imun serta memicu mediator inflamasi. Inflamasi ini dapat dinilai dengan parameter inflamasi, termasuk Neutrophil lymphocyte ratio (NLR) dan high sensitivity c- reactive protein (hs-CRP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai NLR dengan kadar hs-CRP pada pasien talasemia beta mayor di Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional.  Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada 53 sampel yang didapatkan sebanyak 27 responden laki- laki dan 36 perempuan. Usia yang mendominasi pada kategori anak- anak (6-11 tahun) sebanyak 24 respoden. Pada uji korelasi spearman didapatkan p-value sebesar 0,533 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,533 > 0,05) mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai NLR dengan kadar hs-CRP pada pasien talasemia beta mayor di Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu.
Pengaruh Pemberian Salmeterol-Flutikason Terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Tuberkulosis Latief, Adhi Nugroho; Dilangga, Pad; Berawi, Khairun Nisa; Messah, Anse Diana Valentiene; Soemarwoto, Retno Ariza S.; Herdato, M. Junus Didiek; Lyanda, Apri; Kusumajati, Pusparini; Gozali, Achmad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i6.20152

Abstract

Pasien TB yang telah diobati kemungkinan akan tetap mengalami keluhan gejala pernapasan jangka panjang akibat komplikasi dari pasca TB yang memperburuk kualitas hidup. Penelitian Tae Hoon dkk, pemberian indakaterol inhalasi selama 8 minggu pada pasien pasca tuberkulosis yang mengalami sequele dan menyebabkan obstruksi mengalami perbaikan VEP1 sebesar 81,3mL. Tetapi belum ada penelitian yang menggunakan kombinasi bronkodilator dengan kortikosteroid pada pasien pasca tuberkulosis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial dengan pola uji klinis tahap 2 Kohort Prospektif., untuk menganalisis pengaruh pemberian salmeterol-flutikason terhadap kualitas hidup pasien pasca tuberkulosis. Sebanyak 30 pasien pasca tuberkulosis berumur 18-85 tahun yang dipilih secara acak. Kemudian pasien akan diberikan penjelasan mengenai prosedur dan meminta inform consent dilakukan pemeriksaan dan perlakuan uji. Pasien kemudian diberikan form kuesioner untuk mengisi secara mandiri dengan panduan. Pasien ditimbang berat badan, diukur tinggi badan, dilakukan pemeriksaan saturasi oksigen, spirometri dan pemeriksaan foto toraks.  Pasien pasca tuberkulosis diberikan obat salmeterol-flutikason DPI dosis 250 mcg/50 mcg. Pasien menggunakan obat uji selama 3 bulan sebanyak 1 dosis hisapan. Setelah 3 bulan pasien akan di lakukan kembali tes jalan 6 menit, dilakukan pemeriksaan saturasi oksigen, spirometri dan pemeriksaan foto toraks. Terdapat pengaruh pemberian salmeterol-flutikason terhadap kualitas hidup pasien pasca tuberkulosis.
Analisis Faktor - Faktor Volume Residu Lambung Pada Pasien Penyakit Kritis Dengan Pemberian Nutrisi Enteral Ramadhan, Faramona Primidyas; Suparti, Sri; Asiandi, Asiandi; Fitriana, Nurul Fatwati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.19970

Abstract

Tingginya volume residu lambung terjadi karena ketidaktepatan dalam pemberian nutrisi enteral. Hal ini berdampak pada aspirasi, lamanya proses penyembuhan dan bertambahnya hari rawat. Ada banyak faktor-faktor volume residu lambung, diantaranya yaitu penyakit penyerta atau komorbid, terapi obat, penggunaan ventilator, osmolalitas, posisi pasien, dan volume pemberian nutrisi. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor volume residu lambung dengan pemberian nutrisi enteral pada pasien penyakit kritis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif, pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 50 responden menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan volume residu lambung. Penelitian ini menggunakan lembar observasional yang didesain oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan analisis univariat, uji chi square, dan analisis binary logistik. Dilakukan uji chi square dengan hasil terdapat hubungan antara faktor faktor dengan volume residu lambung. Pada analisis binary logistik ada pengaruh yang signifikan antara osmolalitas, posisi pasien, volume pemberian nutrisi, komorbid, dan ventilator sebesar 78%. Faktor yang berhubungan dengan volume residu lambung pada pasien penyakit kritis dengan pemberian nutrisi enteral di ICU dan HCU RSUD Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yaitu osmolalitas, posisi pasien, total pemberian nutrisi, dan osmolalitas.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue