cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,273 Documents
Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipotensi Ortostatik Di Panti Werdha Jakarta Selatan Farouk, Afaf Fahriyah; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.17745

Abstract

Hipertensi ortostatik (HO) adalah penurunan tekanan darah yang terjadi saat berdiri dari posisi terlentang, dan sering dialami oleh lansia. HO dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan kognitif, yang berdampak negatif pada tingkat kesehatan dan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan HO. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 85 responden, 23 responden (27,1%) menderita HO dan 62 responden (72,9%) non-HO. Dari responden dengan HO, berdasarkan usia terdapat 17 (73,9%) kategori elderly, 5 (21,7%) kategori old, dan 1 (4,3%) kategori very old. Berdasarkan jenis kelamin, 5 (21,7%) laki-laki dan 18 (78,3%) perempuan. Berdasarkan pendidikan, 3 (13,0%) tidak sekolah, 8 (34,8%) SD, 6 (26,1%) SMP, dan 6 (26,1%) SMA. Berdasarkan komorbiditas, 10 (43,5%) hipertensi, 2 (8,7%) riwayat stroke, 4 (17,4%) diabetes melitus (DM), dan 7 (30,4%) tidak memiliki komorbiditas. Gambaran kualitas hidup lansia dengan HO berdasarkan aspek fisik menunjukkan 2 (8,7%) kategori buruk, 18 (78,3%) cukup, dan 3 (13,0%) baik. Berdasarkan aspek psikologi, 2 (8,7%) kategori buruk, 20 (67,0%) cukup, dan 1 (4,3%) baik. Berdasarkan aspek sosial, 4 (17,4%) kategori buruk dan 19 (82,6%) cukup. Berdasarkan aspek lingkungan, 20 (87,0%) kategori cukup dan 3 (13,0%) baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lansia dengan HO di Panti Werdha Jakarta Selatan memiliki kualitas hidup yang cukup (60,9%) dan buruk (39,1%), sehingga pemeriksaan mengenai HO dan upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dalam segala aspek sangatlah penting.
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Wajah Kulit Buah Naga Daging Putih (Hylocereus undatus) Dan Merah (Hylocereus Costaricensis) Terhadap Propionibacterium acnes Yasmin, Adinda Nurina; Nofita, Nofita; Kurniati, Mala; Marcellia, Selvi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.19803

Abstract

Krim memiliki nilai estetika dan kenyamanan yang cukup tinggi. Krim yang mengandung bahan alami kini lebih diminati karena adanya tren back to nature, salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif antibakteri adalah kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) dan kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis). Kulit buah naga mengandung tannin, saponin, fenolik, alkaloid, steroid, terpenoid, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari krim ekstrak kulit buah naga putih dan merah terhadap bakteri Propionibacterium acne. Ekstrak kulit buah naga putih dan merah yang diperoleh dibuat dalam sediaan krim dengan ekstrak 5 gr, 7,5 gr, dan 10 gr. Kontrol positif adalah Klindamisin dan kontrol negatif yaitu basis krim. Uji antibakteri dilakukan dengan dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan uji aktivitas antibakteri krim ekstrak kulit buah naga putih dengan ekstrak 5 gr memiliki rata-rata diameter zona hambat 7,85 mm, 7,5 gr yaitu 9,5 mm dan 10 gr yaitu 11,3 mm. Sedangkan kulit bauh naga merah ekstrak 5 gr memiliki rata-rata diameter zona hambat 6,85 mm, 7,5 gr yaitu 7,33 mm dan 10 gr yaitu 8,22 mm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sediaan krim dari ekstrak kulit buah naga putih mempunyai aktivitas antibakteri yang baik terhadap bakteri Propionibacterium acne dengan klasifikasi respon hambat pertumbuhan sedang–kuat. Sedangkan kulit buah naga merah mempunyai aktivitas antibakteri yang baik terhadap bakteri Propionibacterium acne dengan klasifikasi respon hambat pertumbuhan sedang. Kemudian semakin besar konsentrasi ekstrak kulit buah naga putih pada sediaan maka aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne semakin besar.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Konsumsi Sayur Buah Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kota Semarang Nurhayati, Intan; Widiasih, Esti; Tursinawati, Yanuarita; Riani, Risky Ika
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18773

Abstract

Konsumsi sayuran dan buah orang Indonesia pada umumnya dan anak usia sekolah pada khususnya masih rendah. Hal ini karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan gizi. Oleh karena itu, pemberian pendidikan kesehatan dan edukasi gizi menjadi salah satu strategi untuk memperbaiki perilaku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku konsumsi sayur dan buah pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment with one group pretest and posttest design. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 6 MI Nashrul Fajar Semarang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 64 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Instrumen penelitian pengetahuan dan sikap dengan lembar soal dan perilaku dengan kuesioner FFQ (Food Frequency Questionnaire). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pada semua kategori yaitu antara total skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi gizi (p=0,000), antara total skor sikap sebelum dan sesudah edukasi gizi (p=0,000), antara perilaku konsumsi sayur sebelum dan sesudah edukasi (p=0,000), dan antara perilaku konsumsi buah sebelum dan sesudah edukasi (p=0,017).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Epilepsi (OAE) Pada Pasien Anak Di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak Purwanti, Nera Umilia; Susanti, Ressi; fannysha, Fanny
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18142

Abstract

Pengobatan epilepsi  yang berlangsung dalam jangka waktu panjang akan membuat peluang terjadinya ketidakpatuhan minum obat menjadi besar, sehingga peran orang tua sangat penting dalam hal pengawasan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tingkat pengetahuan orang tua dan kepatuhan minum OAE pada anak serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAE di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study dengan menggunakan data primer serta pengisian kuesioner Guttman dan MMAS-8 oleh orang tua pasien. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024 dengan peritungan sampel menggunakan rumus Lemeshow sebanyak 12 responden. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden didominasi usia 30-40 tahun, jenis kelamin yaitu perempuan, pendidikan terakhir dijenjang SMA dengan status bekerja, kuesioner tingkat pengetahuan berdasarkan kategori baik (41,7%) cukup (58,3%), dan kuesioner tingkat kepatuhan minum OAE berdasarkan kategori tinggi (33,3%), sedang (25%), rendah (41,7%) serta hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,002. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap kepatuhan minum OAE pada anak di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak. 
Aktivitas Antiinflamasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) Salamah, Richa Putri; Angin, Martianus Perangin; Nofita, Nofita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.17586

Abstract

Bahasa Indonesia: Ketika jaringan rusak atau terinfeksi, proses yang disebut peradangan dimulai, yang dapat menyebabkan kemerahan, demam, pembengkakan, ketidaknyamanan, dan penurunan fungsi normal. Daun kenikir mengandung bahan kimia flavonoid yang mungkin memiliki sifat anti-inflamasi. Menemukan dosis optimal untuk mengurangi peradangan pada mencit putih jantan adalah tujuan utama dari penelitian ini. Dalam penelitian eksperimental ini, formulasi salep dibuat dengan memanfaatkan ekstrak daun kenikir dalam tiga konsentrasi berbeda: 10%, 15%, dan 20%. Uji pertama, yang berlangsung hingga hari kedelapan, melibatkan lima kelompok mencitputih jantan untuk menentukan efisiensi anti-inflamasi dari berbagai sediaan salep: hidrokortison asetat 2,5%, kelompok kontrol tanpa komponen aktif, dan empat konsentrasi salep yang mengandung ekstrak daun kenikir (10%, 15%, dan 20%). Sebelum beralih ke uji LSD, data dianalisis menggunakan statistik One Way ANOVA (Analysis One Variant). Analisis statistik pada penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi salep yang mengandung ekstrak daun kenikir pada konsentrasi 15% dan 20% mampu menurunkan inflamasi pada mencit putih jantan, dengan khasiat antiinflamasi paling besar ditunjukkan pada konsentrasi 20%.
Byssinosis, An Occupational Lung Disease: Diagnosis And Management Mustofa, Syazili; Izzati, Marwah Aulia; Soeprihatini, Retno Ariza; Komala, Ramadhana; Silaen, David; Sinaga, Fransisca T.Y.
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18864

Abstract

Byssinosis is an occupational lung disorder mainly caused by exposure of cotton dust during manufacturing. Over the years, it is well known as “Brown lung disease” and “cotton worker’s lung”. Byssinosis is characterized by respiratory symptoms such as cough, shortness of breath, chest tightness, and airway obstruction. The pathogenesis is still unclear. Despite the exposure to cotton dust, endotoxin release that resides in gram-negative in cotton dust also plays an important role in mediating byssinosis. Specify that supporting examination is not yet available. Thus, it is encouraging to relate the history of cotton dust exposure and the symptoms. In byssinosis, medication is given based on the symptoms that occur.
Hubungan Fungsi Manajemen Terhadap Kualitas Pelayanan Perawatan: Literature Review Febrianti, Annisa Ziyah; Fandiyani, Azzahra Futri; Subagja, Dwi Agung; Sadewi, Gissty Lisviany; Apriliani, Intan; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18278

Abstract

Kualitas perawatan di Indonesia telah menjadi perhatian utama terutama terkait dengan fungsi manajemen yang efektif. Peningkatan efisiensi dalam operasional dan hasil perawatan yang lebih baik merupakan dampak dari penerapan manajemen yang baik. Manajemen yang baik mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor manajemen yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Peneliti menggunakan empat database dalam menyusun artikel literature review ini diantaranya adalah Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Semantic Scholar dengan kata kunci pasien rawat inap, kualitas pelayanan perawatan, fungsi manajemen. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini, populasi artikel pasien rawat inap, artikel berbentuk fulltext/open acces, artikel dipublikasi 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2024, isi artikel sesuai topik penelitian. Dalam penelitian ini, salah satu analisis yang dilakukan adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 8 artikel yang sesuai dengan kriteria dan memperoleh hasil bahwa terdapat 3 faktor utama fungsi manajemen yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan perawatan pada pasien rawat inap diantaranya adalah fungsi organizing, fungsi planning, dan fungsi controlling. Kesimpulan bahwa penerapan fungsi manajemen memiliki memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia. signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Skabies Pada Narapidana Di Lapas Kelas II A Banyuasin Tahun 2024 Rosani, Elisa; Ekawati, Dianita; Wahyudi, Arie; Harokan, Ali
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.16711

Abstract

Penyakit berbasis lingkungan seperti skabies masih menjadi penyebab masalah kesehatan terbesar bagi masyarakat Indonesia khususnya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor risiko kejadian skabies di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024. Desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode deskriptif dan survei analitik melalui pendekatan cross-sectional dengan teknik non-probability sampling dengan teknik cluster sampling terhadap 93 orang narapidana. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan umur dan sistem pengelolaan air limbah memiliki nilai p value > 0,05, variabel pengetahuan (0,016), penggunaan handuk (0,000), menjemur handuk (0,011), frekuensi mandi (0,005), penggunaan sabun (0,009), penggunaan pakaian bergantian (0,004), kebersihan tempat tidur (0,020), jumlah penggunaan air (0,003) nilai < 0,05. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dan sistem pengelolaan air limbah dengan kejadian skabies serta ada hubungan antara pengetahuan, penggunaan handuk, menjemur handuk, frekuensi mandi, penggunaan sabun, penggunaan pakaian bergantian, kebersihan tempat tidur dan jumlah penggunaan air dengan kejadian skabies di Lapas Kelas II A Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Percaya Diri Dalam Melakukan Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Pada Mahasiswa Co-Assistant Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2019 Khansa, Diara; Wulandari, Mardheni; Mandala, Zulhafis; Anggraini, Marisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.20448

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan yang diberikan ketika pasien tiba-tiba dan tidak sadar bernafas secara tidak sadar diuji untuk respons pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh hasil apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat percaya diri dalam melakukan bantuan hidup dasar pada mahasiswa co-assistent Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Cross-sectional merupakan jenis penelitian analitik obbservasional yang mana jenis penelitian ini di gunakan. Populasi di penelitian ini 127 mahasiswa co-assistant Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Total sampling digunakan untuk menentukan sampel di penelitian ini. P-value yang didapatkan dari penelitian ini sebesar 0,000 (<0,05), yang mempresentasikan antara Tingkat Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar dengan Tingkat Kepercayaan Diri untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti signifikan. Yang mana kesimpulannya terbukti adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat percaya diri dalam melakukan bantuan hidup dasar (BHD).
Pilihan Fasilitas Kesehatan Bagi Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Meo-Meo Kota Baubau Mutia, Wa Ode Nurul; Adnan, Dwi Yuliani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.18162

Abstract

Setiap Ibu hamil mendapatkan layanan antenatal care komprehensif dan layanan berkualitas. Hal ini berkaitan dengan mendeteksi masalah secara dini dan mencegah adanya penyakit  agar setiap ibu hamil dapat bersalin dengan normal. Layanan ibu hamil wajib diberikan sejak trimester 1 sampai trimester 3 masa kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan pilihan fasilitas kesehatan bagi ibu hamil dan kunjungan antenatal care. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 47 ibu hamil dengan menyebar kuesioner penelitian dan dianalisis melalui pendekatan cross-sectional dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value 0,0001 < 0,0000 atau dibawah nilai α 0,05 % sehingga disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan korelasi pilihan fasilitas kesehatan ibu hamil terhadap kunjungan Antenatal Care pada ibu hamil. Peran bidan sangat penting dalam mendidik ibu hamil dan melaporkan tentang K4, kunjungan ibu hamil selain di Puskesmas, seperti klinik dan Bidan Praktik Mandiri (BPM).

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue