cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 502 Documents
Hubungan Karakteristik Individu Dan Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Guru SD Di Gugus 04 Kecamatan Karawaci Tangerang Prastiwi, Nurmalyta Dwi; Sari, Rina Puspita; Pratiwi, Ayu
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16960

Abstract

Agregat pekerja adalah golongan yang rawan berkenaan dengan aneka isu kesehatan. Stres pekerjaan timbul karena ketidakcocokan antara kekuatan, sumber daya atau kebutuhan pekerja dengan lingkungan kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara karakteristik individu dan beban kerja dengan stres kerja pada guru SD di Gugus 04 Kecamatan Karawaci Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu total sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 113 orang guru yang merupakan jumlah keseluruhan guru SD di Gugus 04 Kecamatan Karawaci Tangerang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Beban Kerja dan DASS-42. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat terdapat 78 guru (68,1%) tidak mengalami stres, 33 guru (29,2%) mengalami stres tingkat ringan, 2 guru (1,8%) mengalami stres tingkat sedang, dan 1 guru (0,9 %) mengalami stres tingkat berat. Menurut hasil uji statistik Chi-Square, faktor yang memicu stres tersebut adalah beban kerja (0,000 < 0,05). Sementara itu, faktor-faktor lain seperti usia, jenis kelamin, dan masa kerja, tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat stres kerja pada guru SD di Gugus 04 Kecamatan Karawaci Tangerang.
Analisis Hubungan Health Belief Model Dengan Faktor Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien HIV AIDS Di Puskesmas Sukaraja Azzahra, Fatimah; Hasbie, Neno Fitriyani; Purwaningrum, Ratna; Farich, Achmad
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.15768

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem imun dan menyebabkan Acquired Immuno-Deficiency Syndrome (AIDS) (Kemenkes RI, 2022a). Penyakit yang berhubungan dengan HIV tidak dapat disembuhkan namun dapat dicegah serta dikontrol pertumbuhan virus dalam tubuh dengan pengobatan obat Antiretroviral (ARV). Health Belief Model merupakan komponen yang bisa meningkatkan kepatuhan pasien HIV AIDS minum obat Antiretroviral (ARV), yang merupakan satu dari banyak faktor yang bisa menyebabkan keberhasilan dalam proses pengobatan ARV. Tujuan Penelitian Menganalisis hubungan Health Belief Model dengan faktor kepatuhan minum obat pada pasien HIV AIDS di Puskesmas Sukaraja. Penelitian analitik kuantitatif dan desain cross-sectional serta teknik pengambilan sampel total Sampling dengan kuesioner. Hasil penelitian ini menujukkan angka kerentanan yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 62 orang (55,9%), keparahan yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 58 orang (52,3%), manfaat yang dirasakan yaitu kategori tinggi sebanyak 60 orang (54,1%), hambatan yang dirasakan masuk kategori rendah sebanyak 56 orang (50,5%), keyakinan diri yang dirasakan masuk kategori tinggi sebanyak 72 orang (55,0%), kepatuhan minum obat masuk kategori tinggi sebanyak 57 orang (50,5%). Analisis dengan Chi square di peroleh nilai Terdapat hubungan kerentanan dengan kepatuhan ARV pada  pasien HIV AIDS p = 0,002  (p < 0.05), terdapat hubungan keparahan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p = 0,006 (p > 0,05), terdapat hubungan manfaat  dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,027 (p < 0,05), tidak terdapat hubungan hambatan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,774 (p > 0,05), dan Terdapat hubungan keyakinan diri dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS dengan p =  0,006 (p < 0,05). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Health Belief Model berupa kerentanan, keparahan, manfaat, dan keyakinan diri, sedangkan  tidak terdapat hubungan hambatan dengan kepatuhan ARV pada pasien HIV AIDS di Puskesmas Sukaraja.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat ARV Pada Pasien HIV Di Puskesmas Seputih Banyak Lampung Tengah Setiawati, Wayan Devi; Maryuni, Sri; Patria, Armen
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16352

Abstract

HIV dan AIDS baru-baru ini telah menjadi isu kesehatan global. Menurut SIHA Kemenkes (2023), terdapat 377.650 orang yang positif HIV/AIDS di Indonesia. Di Lampung Tengah, terdapat 252 pasien HIV aktif. Kecamatan Seputih Banyak merupakan salah satu dari tiga kecamatan terbesar dengan jumlah penderita HIV positif sebanyak 43 orang. Saat menjalani pengobatan dan terapi, pasien HIV harus mendapatkan dukungan terbaik dari teman dan anggota keluarga. Risiko yang terkait dengan HIV/AIDS dan memburuknya kesehatan individu yang positif HIV terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang program pengobatan yang tepat atau pengobatan yang tidak memadai. Para peneliti menemukan bahwa jika pasien HIV secara teratur meminum obat ARV, kualitas hidup mereka akan meningkat. Motivasi ini juga harus diperkuat dengan dukungan dari kelompok. Metodologi penelitian ini merupakan kombinasi antara desain penelitian analitik kuantitatif dan desain penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Seputih Banyak pada bulan November hingga Desember 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Dua jenis uji yang dilakukan adalah uji univariat dan bivariat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien HIV di Puskesmas Seputih Banyak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai sig adalah 0,534 dan nilai korelasi adalah 0,001, atau p < 0,05, atau hipotesis ditolak. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan edukasi kepada keluarga dan keluarga juga dapat meningkatkan keselamatan pasien, terutama dalam hal minum obat.
Indikator Antropometri sebagai Prediktor Risiko Pre-diabetes pada Lansia Nathania, Devina Amelinda; Hibatullah, Faiz Nur; Nadhiroh, Siti Rahayu
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.17111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran indikator antropometri, termasuk Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Pinggang (LP), Rasio Pinggang-Tinggi (RPT), dan Rasio Pinggang-Pinggul (RPP), dalam mendeteksi risiko pre-diabetes pada populasi lansia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 200 subjek yang terdiri dari 100 subjek dengan Toleransi Glukosa Normal (NGT) dan 100 subjek dengan Glukosa Puasa Terganggu (GPT). Pengukuran parameter antropometri dan glukosa darah dilakukan, dan data dianalisis menggunakan uji t-independen serta analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan GPT memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi pada semua parameter antropometri dibandingkan dengan subjek NGT, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0.001). RPT terbukti menjadi prediktor yang paling kuat untuk risiko pre-diabetes, diikuti oleh LP dan IMT. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa parameter antropometri dapat digunakan sebagai alat skrining yang efektif untuk mengidentifikasi lansia dengan risiko tinggi pre-diabetes, sehingga memungkinkan intervensi dini untuk mencegah perkembangan diabetes mellitus tipe 2.
Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Perubahan Tubuh Pada Masa Pubertas Dengan Perilaku Seks Pranikah Di Smp N Z Tarakan Yuliana, Yuliana; Sugiyatmi, Tri Astusi; Prastyo, Yogho
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16085

Abstract

Perkembangan zaman mempengaruhi perilaku seks remaja dalam berpacaran. Seks bebas atau seks pranikah saat ini menjadi tren di beberapa kalangan pelajar. Namun hal tersebut masih sulit diatasi dan solusi terbaik belum ditemukan. Jika dicermati maraknya perilaku asusila dan pergaulan bebas dikalangan sebagian kelompok pelajar disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini adalah kurangnya pengetahuan seksual yang terintegrasi baik melalui pendidikan formal (sekolah) maupun non formal (keluarga / orang tua). Menganalisis hubungan pengetahuan remaja tentang perubahan tubuh masa pubertas dengan perilaku seks pranikah di SMP N Z Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif. Desain penelitian ini dengan rancangan potong lintang (cross sectional). populasi sebanyak 335 orang, sampel penelitian sebanyak 40 responden dengan menggunakan tehnik random sampling. penelitian ini dilaksanakan di SMP N Z Tarakan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang berpengetahuan baik sebanyak 32 responden dan berpengetahuan cukup sebanyak 8 responden. Remaja yang berprilaku tidak beresiko sebanyak 34 responden dan berperilaku beresiko ringan sebanyak 6 responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi-Square diperoleh hasil dengan nilai p value 0,046 yang artinya ada hubungan pengetahuan remaja dengan perilaku seks pranikah di SMPN Z Tarakan. Bagi siswa diharapkan untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang perubahan tubuh masa pubertas karena terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang perubahan tubuh masa pubertas dengana perilaku seks pranikah.
Efektivitas Pemberian Rebusan Ketumbar Dan Rebusan Kunyit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Buay Nyerupa Kabupaten Lampung Barat Putri, Melinia Martaria; Lestari, Nadya; N, Tubagus Erwin
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16945

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular namun, dapat menjadi kronis jika penderita mengalami komplikasi dan tidak berobat. Terapi komplementer rebusan ketumbar dan rebusan kunyit dapat dijadikan sebagai bahan alternatif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan dari pemberian rebusan ketumbar dan rebusan kunyit untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan sebelum dan sesudah diberikan ke dua terapi rebusan ketumbar dan rebusan kunyit. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasy Eksperiment, pendekatan penelitian ini adalah dengan menggunakan Two Group Pre and Post Design. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 36 responden hipertensi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tensimeter digital, gelas ukur, lembar kuesioner, lembar observasi, SOP dan lembar tabulasi. Kelompok perlakuan A akan diberi rebusan ketumbar ±200 ml dan Kelompok perlakuan B akan diberi rebusan kunyit sebanyak ±150 ml. Hasil penelitian didapakan terdapat perbedaan efektivitas rebusan ketumbar dan rebusan kunyit dengan p value 0,012 (P Value <0,05) yang berarti Ha diterima, yaitu terdapat perbedaan efektivitas terapi rebusan ketumbar dan rebusan kunyit terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Buay Nyerupa, Lampung Barat tahun 2024. Rebusan ketumbar lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan kepada responden untuk memilih salah satu alternatif antara rebusan ketumbar dan rebusan kunyit sebagai penurun tekanan darah pada pasien hipertensi.
Hubungan Kebiasaan Mengonsumsi Air Rebusan Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Desa Sriwulan Kabupaten Demak Andalusari, Rosaria Adenia; Pujiastuti, Theresia Tatik; Maria, Rijantono Franciscus
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.15686

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian ketiga setelah stroke dan tuberkulosis. Salah satu pengendalian hipertensi yaitu rutin mengonsumsi obat. Namun, banyak penderita hipertensi tidak rutin mengonsumsi obat antihipertensi dan memilih mengonsumsi obat tradisional karena murah dan minim efek samping. Air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) dipercaya sebagai obat tradisional penurun hipertensi karena mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai ACE inhibitor alami. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan kebiasaan mengonsumsi air rebusan daun salam terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif-korelasi dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 52 orang yang merupakan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuisioner kebiasaan mengonsumsi air rebusan daun salam dan lembar pencatatan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan 69,2% responden berusia 40-60 tahun, 75,0% responden perempuan, 50,0% responden SMA, 71,2% responden tidak bekerja, 80,0% responden menderita hipertensi <1-5 tahun, 50,0% responden mengonsumsi obat antihipertensi, 46,1% responden sering mengonsumsi air rebusan daun salam, 50,0% responden menderita hipertensi grade I. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan signifikan kebiasaan mengonsumsi air rebusan daun salam dengan tekanan darah penderita hipertensi (p-value=0,041; α=<0,05; r=0,738).
Effectiveness Of Oxytocin Massage In Increasing Breast Milk Production Satiyem, Satiyem; Murtiningsih, Dewi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16266

Abstract

One of the reasons why breastfeeding problems are caused by breast milk not coming out is because the mother is less willing to give her breast milk, some families even suggest giving formula milk as a substitute for breast milk. Postpartum mothers and their families do not know that there is a way to express breast milk quickly and can increase breast milk production, one of which is by doing oxytocin massage. This oxytocin massage method can stimulate the breasts to increase the production and smooth flow of breast milk. Subject and method: Respondents from breastfeeding mothers at PMB Yuni Wazaituni Sukoharjo. Total sampling technique for taking respondents. The number of respondents was 32 people. Quantitative research using a Quasi Experimental method research design. Results: There was an effect of giving oxytocin massage on breast milk production in PMB Yuni Wazaituni Sukoharjo, both in the treatment group with a p value of 0.000 (<0.05) and the control group with a p value of 0.000 (<0.05). There is a difference in the effect of the effectiveness of oxytocin massage on breast milk production in breastfeeding mothers in the treatment group and the control group with a p value of 0.020.
Hubungan Antara Usia Jenis Kelamin Dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Hafizi, Afwan; Hasbie, Neno Fitriyani; Febriyani, Arti; Kurniati, Mala
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.17069

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Berbagai penelitian epidemiologi menunjukkan adanya peningkatan angka kejadian dan prevalensi Diabetes Mellitus di seluruh dunia. Menurut organisasi Internasional Diabetes Federation (IDF) diabetes di seluruh dunia pada tahun 2021 sekitar 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) hidup dengan diabetes. Di Indonesia, menurut data riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2018 prevalensi Diabetes Mellitus mengalami peningkatan. Dari 6,9% meningkat menjadi 8,5%. Terdapat beberapa faktor risiko terjadinya kejadian DM diantaranya usia, jenis kelamin dan indeks massa tubuh. Tujuan penelitan mengetahui hubungan usia, jenis kelamin dan indeks massa tubuh dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan Cross-Sectional. Berdasarkan hasil uji statistik usia dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 diperoleh nilai p-value = 0,040 (p<0,05), jenis kelamin dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 diperoleh nilai p-value = 0,336 (p>0,05) dan indeks massa tubuh dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 diperoleh nilai p-value = 0,833 (p>0,05). Terdapat hubungan antara usia dengan kejadian Diabetes Melitus.
Asuhan Keperawatan Gangguan Memori Pada NY. M Dengan Demensia Di Lantai 3 Rumah Sakit The Season Izumi Osaka Jepang Kusnuraini, Tresna; Siwi, Adiratna Sekar; Septiani, Febi
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i1.17645

Abstract

Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2023 memprediksi 35,6 juta orang yang berusia lanjut di seluruh dunia akan mengalami gangguan memori atau fungsi kognitif di antaranya tinggal di negara-negara yang berpenghasilan rendah dan menengah. Masalah yang sering muncul pada pasien dengan demensia adalah gangguan memori. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak dari fisioterapi yang diberikan terhadap proses penyembuhan pasien dengan demensia. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada individu penderita demensia penelitian dilakukan 20-23 Oktober 2023 di Rumah Sakit The Season Izumi Osaka Jepang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara pada pasien. Pada case study ini penulis menyajikan data asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi yang disajikan dalam bentuk narasi. Penelitian ini dilakukan pada satu pasien yang mengalami gangguan memori sehingga pasien mengalami demensia. Penelitian yang dilakukan selama tiga hari memperoleh hasil bahwa intervensi berpengaruh sebagian karena kurangnya dukungan dan motivasi dari keluarga mengakibatkan pasien kurang termotivasi untuk berpartisipasi dalam aktivitas terapi senam otak.