cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
Peningkatan Pemasaran Produk Melalui Pelatihan e-Katalog dan Peningkatan Kesadaran Kesehatan Lingkungan Kerja di Kelompok Tani Kopi Sumber Kembang: Increasing Product Marketing Through e-Catalog Training and Increasing Work Environment Health Awareness in Sumber Kembang Coffee Farmers Group Rahma Rina Wijayanti; Oryza Ardhiarisca; Supriyadi Supriyadi; Cherry Triwidiarti; Rediyanto Putra
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3528

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan selama delapan bulan di Kelompok Tani Kopi Sumber Kembang. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemasaran dan kesadaran kesehatan lingkungan kerja di Kelompok tani tersebut. Peningkatan pemasaran dilakukan dengan pembuatan e-katalog serta pelatihan penggunaan e-katalog. Peningkatan kesadaran kesehatan lingkungan kerja dilakukan dengan pemberian tempat cuci tangan dan tempat sampah pintar serta pelatihan cara mencuci tangan yang baik dan penggunaan tempat sampah pintar. Luaran dari kegiatan pengabdian ini yakni artikel media masaa online warta nusa, artikel pada jurnal pengabdian masyarakat J-Dinamika, video kegiatan pengabdian, dan peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra.
Produksi Pakan Ternak Dari Limbah Tongkol Jagung Guna Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Curahnongko– Jember Jawa Timur: Production of Animal Feed from Corn Cob Waste for Community Empowerment in Curahnongko Village – Jember, East Java Sony Suwasono; Jay Jayus; M. Ghufron Rosyady; Feby Erawantini
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3538

Abstract

Jagung adalah salah satu produk pertanian yang dihasilkan di Desa Curahnongko yang produksinya cenderung meningkat. Berdasarkan data BPS Jember, potensi desa tersebut untuk komoditi jagung cukup besar yaitu 11.802 ton yang dari luas tanam 1.685 Ha. Sebagian besar jagung dijual dalam bentuk jagung pipilan, dengan menyisakan limbah batang, daun, klobot dan tongkol jagung. Tongkol jagung merupakan limbah terbesar (30%) dari buah jagung. Apabila dikonversikan dengan jumlah produksi jagung pada tahun 2017, maka Desa ini berpotensi memberikan limbah tongkol jagung sebanyak ± 3.540 ton. Limbah tersebut terhitung sangat banyak sehingga sangat potensial jika ditransformasi menjadi sesuatu yang bermanfaat  secara tepat.  Limbah tongkol jagung belum dimanfaatkan masyarakat dan dibiarkan berserakkan di lahan-lahan kosong membentuk timbunan yang besar dan tinggi. Seiring waktu, tongkol jagung ini akan rusak dan busuk sehingga menimbulkan bau yang mengganggu lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu diperlukan solusi terhadap limbah tersebut agar tidak mengganggu lingkungan dan kesehatan, serta mengubah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu mengedukasi masyarakat tentang jumlah limbah tongkol jagung dan komposisi kimia, teknologi tepat guna dalam produksi pakan ternak dari tongkol jagung, serta melakukan perhitungan agribisnis dan pemasaran produk pakan ternak.
Pemberdayaan Wirausahaan Batik Disabilitas Melalui Digital Marketing di Kabupaten Jember: Empowerment of Disabled Batik Entrepreneurs through Digital Marketing in Jember Regency Dewi Kurniawati; Oktanita; Cahyaning Nur Karimah; Fredy Eka Ardhi Pratama
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3540

Abstract

Batik Jember salah satu produk khas kabupaten Jember yang memiliki ciri khas dengan motif tembakau dan warna yang cerah. Perkembangan batik Jember belum banyak dikenal masyarakat luas. Hasil penelitian wirausaha batik Jember menunjukkan faktor penghambat pengembangan usaha batik Jember adalah produktivitas yang rendah, keterbatasan modal, keterbatasan alat produksi serta keterbatasan pemasaran. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu bu Sri sebagai Batik Sekar Arum yang beralamatkan di Dusun Tombo Waluh Desa Kencong Jember. Batik sekar arum berdiri Tahun 2019 dengan pendirinya bernama Bu Sri berusia 52 tahun. Kondisi fisik bu sri mengalami cacat kaki dan tidak mengurangi semangat bu sri untuk melestarikan budaya batik khas Jember. Kondisi usaha batik sekar arum yang awal beranggota 6 tenaga kerja, namun setelah adanya pandemic covid tenaga kerja tersisa hanya 4 tenaga kerja. Beberapa permasalahan dan solusi yang akan di diberikan sebagai berikut ini: (1) Permasalahan dalam bidang produksi keterbatasan alat cap batik yang dimiliki. Peningkatkan produksi mitra dengan merancang dan membuat alat canting cap berbahan kayu dan kardus bekas dengan motif tembakau dan buah naga. (2 Permasalahan dalam bidang pemasaran belum menggunakan digital marketing. dalam pemasaran batik sekar arum perancangan, pelatihan dan pendampingan digital marketing.
PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA TEMATIK DI DESA TAMBONG : Aplikasi Pelayanan Umum Persuratan dan Kependudukan di Desa Tambong: THEMATIC VILLAGE EMPOWERMENT PROGRAM IN TAMBONG VILLAGE: Application of Public Mail and Population Services in Tambong Village Farisqi Panduardi; Sepyan Purnama Kristanto; Endi Sailul Haq
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3564

Abstract

Desa Tambong merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kabat yang berjarak 13 km dari pusat kota. Luas wilayah Desa Tambong kurang lebih 576 Ha dengan jumlah penduduk kurang lebih 3000 jiwa. Untuk mengakses layanan umum dalam hal ini layanan pembuatan surat menyurat saat ini warga harus datang langsung ke kantor pemerintah desa. maka akan dibuat solusi untuk mengurangi waktu dan kontak langsung dengan petugas untuk mendukung prosedur Kesehatan yang diterapkan selama pandemi. Solusi ini berupa Aplikasi Pelayanan Umum Surat Menyurat dan kependudukan berbasis web. Dengan aplikasi berbasis web ini, warga desa tambong bisa membuat surat untuk berbagai kebutuhan dari rumah tanpa harus datang ke kantor desa. Aplikasi web ini juga dirancang menjadi responsive web agar bisa diakses menggunakan perangkat ponsel. Sehingga warga cukup datang satu kali saja untuk mengambil surat yang telah dibuat. Dalam aplikasi ini petugas pelayanan di kantor desa juga bisa membuat surat untuk melayani warga yang datang langsung ke kantor desa. Aplikasi web ini juga menyediakan fitur untuk menambahkan format surat apabila ada penambahan surat baru di kantor desa. Luaran yang ditargetkan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah produk yang bisa digunakan oleh mitra, publikasi media massa, dan publikasi pada jurnal pengabdian kepada masyarakat.    
Pendampingan Wirausaha Produk Kue Kering Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Warga Desa Subo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember: Cookies Product Entrepreneurial Activities as an effort to increase the economic independence of Subo Village residents, Pakusari District, Jember Regency Ratih Puspitorini Yekti Ambarkahi; Naning Retnowati; Dyah Kusuma Wardani; Paramita Andini; Fredy Eka Ardhi Pratama
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3577

Abstract

Kabupaten Jember merupakan daerah penghasil jahe dan kelapa yang memiliki potensi cukup besar karena kondisi alamnya yang sangat mendukung. Pengembangan usaha kue kering berbahan dasar jahen dan kelapa di Kabupaten Jember khususnya di Kecamatan Pakusari Desa Subo memiliki prospek bisnis yang menguntungkan karena bahan baku  sangat mudah diperoleh. Program pengabdian ini akan dilakukan pembimbingan kepada mitra yaitu warga desa Subo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Hasil observasi awal dilapangan terhadap wirausaha kue kering di Desa Subo diperoleh data permasalahan bahwa produksinya masih belum optimal, sistem pemasaran masih tergantung pada word of mouth dan pengetahuan akan penambahan inovasi produk masih minim sehingga dibutuhkan cara untuk menangani masalah inefisiensi dan produktivitas yang rendah. Pendampingan yang akan diberikan berkaitan tentang manajemen produksi, pengaturan SDM, pengelolaan keuangan sederhana, dan formulasi inovasi produk berbasis sumberdaya lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan berwirausaha produk olahan jahe dan kelapa sebagai tambahan pendapatan masyarakat khususnya Warga Desa Sub Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember.
“Lela” Penerapan Program Lele Keluarga Sebagai Upaya Pencegahan Meningkatnya Kasus Stunting Di Kabupaten Jember: Dony Setiawan Hendyca Putra, Mochammad Choirur Roziqin, Rindiani Dony Setiawan Hendyca Putra; Mochammad Choirur Roziqin; Rindiani Rindiani
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3604

Abstract

Problems based on a preliminary study conducted by the proposer at the Posyandu in Kemuning Lor Village, it was found that there were 112 children under five who experienced stunting in Kemuning Lor Village. Lack of knowledge of mothers about health and nutrition before and during pregnancy and after childbirth. The economic level of the people of Kemuning Lor Village is classified as lower middle class. This has pushed Kemuning Lor village to become a village that is prone to increasing stunting cases in toddlers. Behind the problems in Kemuning Lor Arjasa Village, there is a positive potential, namely that the water source in the area is very abundant and clear and easy to obtain by residents because it comes from mountain springs. The majority of the people's occupations there are ranchers and farmers. This strongly supports the proposing team in carrying out community service to provide socialization and training as well as direct practice on family catfish cultivation as an effort to improve the community's economy and to prevent the increase in stunting cases in Jember district
Pengenalan Safety Induction pada pengunjung Edu Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari Gresik sebagai Upaya Perlindungan Keselamatan Berwisata : Introduction of Safety Induction to Edu Wisata Lontar Sewu visitors in Hendrosari Gresik Village as an Effort to Protect Travel Safety Neffrety Nilamsari; Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani; Upik Dyah Eka Noviyanti
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3606

Abstract

Kegiatan pengmas ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang menyatakan bahwa setiap pengunjung, pelaku dan pekerja wisata berhak mendapatkan jaminan perlindungan Keselamatan dan Kesehatan selama mereka beraktivitas di area objek wisata. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan pada pengunjung dan pihak pengelola wisata tentang pengenalan potensi bahaya yang ada di masing-masing wahana permainan yang ada di Edu Wisata Lontar Sewu, Desa Hendrosari Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.  Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipasi Masyarakat.  Partisipasi masyarakat adalah keikutsertaan masyarakat dalam proses pengidentifikasian masalah dan potensi yang ada di masyarakat, pemilihan dan pengambilan keputusan tentang alternatif solusi untuk menangani masalah dalam proses mengevaluasi perubahan yang terjadi. Tahapan pertama dimulai dengan identifikasi potensi bahay yang ada di Edu Wisata Lontar sewu dengan cara observasi lapangan. Tahap kedua yaitu pembuatan peta dan informasi terkait pengenalan potensi bahaya di tiap wahana melalui media banner yang di tempel di setiap wahana permainan. Tahap ke tiga adalah pembuatan video safety induction kemudian dipergunakan saat acara sosialisasi kepada pengunjung dan pekerja Edu Wisata Lontar Sewu tanggal 17 dan 18 September 2022. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai pengetahuan keselamatan berwisata pada pengunjung dan pekerja Edu Wisata Lontar Sewu.
Branding Image Usaha Kerajinan Limbah Kayu Palet Melalui Media Sosial dan Sarana Promosi Website di Kelurahan Kebalenan: Branding Image Of Pallet Wood Waste Handicraft Business Through Social Media And Website Promotion Facilities In Kebalenan Village Devit Suwardiyanto; Mohamad Dimyati Ayatullah; Firda Rachma Analia
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3618

Abstract

Limbah kayu palet merupakan limbah sisa pengiriman barang yang masih memiliki nilai ekonomis. UMKM OKAYU ini merupakan usaha kecil yang memanfaatkan limbah tersebut untuk kerajinan kayu. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan pengunjung wisata ke Banyuwangi menurun, yang juga menyebabkan menurunnya omzet penjualan kerajinan di toko oleh-oleh. Mengingat yang terlibat dalam rantai bisnis pariwisata sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak yang saling bergantung. Hal ini mengakibatkan sulit dalam penyusun perencanaan penjualan dan pemasaran UMKM OKAYU secara mandiri. Solusi permasalahan tersebut dengan menerapkan strategi pemasaran dan penjualan yang memadai dan efektif. Perluasan pemasaran dan sosialisasi branding perlu dilakukan dengan branding image melalui media sosial dan situs web. Selain untuk media promosi, situsweb e-comerce yang akan dibangun juga dapat digunakan untuk transaksi penjualan. Sehingga para pembeli tidak perlu berkunjung ke OKAYU secara langsung, namun cukup mengunjungi situs web UMKM OKAYU agar dengan mudah mencari dan melakukan pemesanan kerajinan. Mitra pengusaha kerajinan kayu di Desa Kebalenan mampu memahami kemanfaatan dan teknologi web dan media sosial, sehingga mampu mempromosikan produk OKAYU melalui situs web dengan laman https://okayu.id/.  Media pemasaran yang digunakan bertambah dua media, yaitu media toko daring dan media web site. Dari hasil pelatihan operasional web pemasaran, mitra mampu membuat katalog produk yang menarik. Untuk melindungi legalitas dan memperluas pemasaran, telah didaftarkan sebagai CV dengan nama Okayu Project dan didaftarkan merek dagang produk Okayu Project. Dengan legalitas tersebut, maka produksi OKAYU dapat dikembangkan dan dipasarkan ke khalayak umum.  
Rintisan Edible Garden City (EGC) Menuju Agrowisata Kemuning Lor: Edible Garden City (EGC) Pioneer Towards Kemuning Lor Agrotourism Retno Sari Mahanani; Bagus Putu Yudhia Kurniawan; Mushthofa Kamal
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3619

Abstract

Salah satu upaya dalam menciptakan mata rantai perekonomian adalah melalui kegiatan agrowisata yang dijadikan sebuah bisnis agar memiliki dampak ekonomi langsung pada usaha tani dan masyarakat sekitarnya. Agro wisata merupakan perpaduan antara pertanian dan pariwisata yang dikombinasikan, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Kondisi wilayah pertanian yang memiliki potensi dapat menunjang perencanaan desa sebagai kawasan agrowisata yang nantinya dapat meningkatkan nilai serta pendapatan bagi masyarakat sekitar. Program terobosan Edible Garden City bagi pengembangan Agrowisata ini akan sangat berdampak positif dan sekaligus sebagai salah satu daya tarik wisata potensial di wilayah Agrowisata Kemuning Lor. Permasalahan yang dihadapi di Kelompok PKK Desa Kemuning Lor Calon Mitra PIM yaitu (1) Penurunan Luas Lahan dan Produktivitas Pertanian. (2) Kurangnya peran inovatif dari masyarakat terhadap Agrowisata Kemuning Lor. Adapun Solusi yang dilakukan adalah dengan (1) Pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah, teras rumah dan rooftop yang dapat digunakan sebagai lahan bercocok tanam; (2) Penekanan aksi budaya diversifikasi pangan sebagai alternatif pengganti komoditas pangan pokok; (3) Pengembangan daya tarik agrowisata. Rintisan dari  Edible Garden City  ini melalui beberapa tahapan, dimulai dari perencanaan program, sosialisasi pada masyarakat, membangun komunitas, mengadakan pelatihan pada masyarakat, serta dilanjutkan pada tahap monitoring dan evalusi
Technical Guidance on Noni Cultivation (Morinda citrifolia, L) in Bagorejo Hamlet, Gumukmas District, Jember Regency : Technical Guidance on Noni Cultivation (Morinda citrifolia, L) in Bagorejo Hamlet, Gumukmas District, Jember Regency R. Abdoel Djamali; Naning Retnowati; Ancah Caesarina Novi Marchianti; Bambang Piluharto; Iswahyono Iswahyono; Deltaningtyas Tri Cahyaningrum; Riska Rian Fauziah; Nurud Diniyah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3641

Abstract

Pada situasi pandemi seperti saat ini permintaan terhadap produk obat herbal mengalami peningkatan. Buah mengkudu merupakan salah satu tanaman obat herbal yang dipercaya masyarakat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satu UMKM yang memproduksi obat herbal sari buah mengkudu adalah UD ZAM yang didirikan oleh Akhmad Muadi. Lokasi produksi berada di Jalan Tembokrejo Gang I Dusun Ampeldendo, Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur. Bahan baku buah mengudu diperoleh dari lahan sendiri dan pasokan petani mitra di wilayah Jember dan sekitar. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman mengkudu yang terstandarisasi yang disebut GAP (Good Agriculture Practice). Metode yang digunakan dalam bimbingan teknis ini yakni survey, klasikal dalam penyampaian materi pelatihan, dan praktek langsung di lahan budidaya mengkudu. Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yakni: (a) kegiatan bimbingan teknis  ini yang diikuti lebih 30 petani mitra berjalan sukses dan lancar yang ditunjukkan kesungguhan dan interaksi dua arah yang cukup intensif, (b) evaluasi akhir hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mitra telah memahami dengan baik tentang prosedur GAP yang ditunjukkan dengan kemampuan dalam  mendeskripsikan, dan mempraktekkan  prosedur/teknik budidaya mengkudu secara benar dan tepat, dan (c) menyerahkan 50 batang bibit mengkudu unggul kepada petani mitra