cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 296 Documents
Penguatan Pemahaman Nutrisi yang Tepat untuk Fungsi Kognitif pada Anak Sekolah Dasar di Bojongsari Kota Depok Nugrohowati, Nunuk; Faranita, Tri; Kristanti, Melly; Setyaningsih, Yuni
Bahasa Indonesia Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.212.3

Abstract

Good nutrition is absorbed efficiently and optimizes children's brain and cognitive development. Nutritional disorders in childhood can cause a decline in cognitive, motor, and language development abilities. The coverage of elementary schools of health services in Indonesia in 2021 is 57.5%, West Java Province is 56.9%, and Depok City is 40.37%. The purpose is to strengthen the understanding of proper nutrition for optimal cognitive function of students, to parents of SDN 04 Bojongsari students in Depok City. We invited 54 parents and 54 students to the events and determined the characteristics of respondents, parents’ knowledge of nutritional intake, and students' intelligence level. In parents, the level of knowledge was low by 41 people, and high knowledge by 13 people. The intelligence level of children in the superior category of 1 person, above the average of 6 people, an average of 29 people, below the average of 9 people, borderline 7 people, and intellectually deficient 2 people. Parents' knowledge is still lacking. Students in the superior category of 1 person, and most students in the average category indicate that there is a need for attention to students' nutritional intake to improve their level of intelligence. Regular follow-up of counseling activities needs to be carried out to monitor parents’ efforts in improving nutritional intake in children, providing food as lunch for elementary school children is a good idea for the continuation and maintenance of nutritional intake in children, cooperation between schools and health centers is needed to fulfill nutritional intake for improving students’ cognition or intelligence. Abstrak Status gizi yang baik apabila tubuh mendapatkan zat gizi lengkap dan dapat diserap secara efisien serta mengoptimalkan perkembangan otak dan kognitif anak-anak. Gangguan nutrisi pada masa anak-anak, dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, motorik, dan perkembangan bahasa. Cakupan SD/MI yang melakukan pelayanan kesehatan di Indonesia tahun 2021 57,5%, Provinsi Jawa Barat 56, 9 % Kota Depok 40,37%. Tujuan abdimas untuk melakukan penguatan pemahaman nutrisi yang tepat untuk fungsi kognitif optimal siswa, kepada orang tua siswa SDN 04 Bojongsari Kota Depok. Kami melibatkan 54 orang tua dan 54 siswa pada acara penyuluhan, kami menentukan tiga indikator yaitu karakteristik responden, gambaran pengetahuan terhadap asupan nutrisi serta tingkat kecerdasan siswa. Pada orang tua siswa tingkat pengetahuan rendah sebesar 41 orang (75,9%), pengetahuan tinggi 13 orang (24,1%). Pada tingkat kecerdasan anak kategori superior 1 orang, diatas rata-rata 6 orang, rata-rata 29 orang, dibawah rata-rata 9 orang, borderline 7 orang dan intellectual deficient 2 orang. Gambaran pengetahuan orang tua siswa terhadap permasalahan gizi masih kurang dalam hal asupan nutrisi dan tingkat kecerdasan anak. Siswa pada kategori superior 1 orang, dan paling banyak siswa pada kategori rata-rata. Gambaran pengetahuan orang tua siswa terhadap pemahaman dan pengetahuan masalah gizi untuk fungsi kognitif menunjukkan pengetahuan mereka masih lebih banyak pada tingkat rendah, dengan melakukan penyuluhan ini diharapkan pemahaman nutrisi yang tepat untuk fungsi kognitif anak yang dilakukan kepada orang tua diharapkan dapat lebih optimal. Tindak lanjut kegiatan penyuluhan secara berkala perlu dilakukan untuk memonitor upaya orang tua dalam perbaikan asupan gizi pada anak, penyediaan makanan sebagai makan siang anak SD merupakan ide bagus demi terlaksananya kelanjutan dan menjaga asupan gizi pada anak, perlu kerjasama antara sekolah dan puskesmas dalam upaya pemenuhan asupan gizi bagi peningkatan kognitif atau kecerdasan siswa.
Implementasi Kemala-Smart untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Posyandu Indrasari, Widyaningrum; Ariyanti, Shallu Fidhah; Hersaputra, Nugraha; Nuvus, Afiva Riyatun; Dewanti, Kunti; Zulmi, Febrian; Ramdhan, Muhammad Rofiid; Subekti, Fajar; Bahagia, Marthin Virgo; Muliyati, Dewi; Firmansyah, Heri
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.1

Abstract

Posyandu is one of the social institutions that plays a role in the community participation approach in the health sector. The quality and effectiveness of Posyandu depend on the role of Posyandu cadres. Posyandu cadres of Kemala Bhayangkari still use a manual approach in collecting data on toddler development. Using manual methods creates the potential for data errors, loss of information, and difficulties in accessing data. Through the Community Service Program of 2023, the smart sensing device has been developed using sensors system that is integrated with the Internet of Things (IoT). Furthermore, there is a Posyandu service website containing information about available services and data on the growth and development of toddlers. The success of implementing activities is assessed by participants through a questionnaire. The results achieved from this program show that the quality of the device, website and database system is very good (96%); the system is able to improve the quality of posyandu services, especially in the context of recording and reporting growth and development data at Posyandu Kemala Bhayangkari Ciracas (93%); and the need for posyandu cadres assistance and continuity of activities (93%). Abstrak Posyandu merupakan salah satu pranata sosial yang berperan dalam pendekatan partisipasi masyarakat di bidang kesehatan. Kualitas dan efektivitas Posyandu bergantung pada peran kader Posyandu. Kader Posyandu Kemala Bhayangkari masih menggunakan pendekatan manual dalam pendataan perkembangan balita. Penggunaan metode manual menimbulkan potensi kesalahan data, kehilangan informasi, dan kesulitan dalam mengakses data. Pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (PKM-KKN) tahun 2023, telah dikembangkan alat sensor cerdas menggunakan sistem sensor yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT). Selain itu, terdapat situs web layanan Posyandu berisi informasi seputar layanan yang tersedia dan data tumbuh kembang balita. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan dinilai oleh peserta melalui kuisioner. Hasil yang dicapai dari program ini menunjukan bahwa kualitas alat, situs web, dan sistem database yang dikembangkan sangat baik (96 %); sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan mutu layanan posyandu khususnya dalam rangka pencatatan dan pelaporan data tumbuh kembang di Posyandu Kemala Bhayangkari Ciracas (93 %); dan perlu adanya keberlanjutan kegiatan (93%).
Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik untuk Peningkatan Fungsi Pekarangan Sebagai Penghasil Bahan Pangan Keluarga di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Nuryati, Rina; Priyadi, Rudi; Faqihuddin, Faqihuddin; Permata Bunda, Cici Aulia; Juhaeni, Ade Hilman
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.10

Abstract

The amount of waste in Tasikmalaya City that can be transported to the Ciangir Final Disposal Site is only around 61 percent. Households can play a role in supporting reducing rubbish or waste by processing it into useful items, including processing organic waste into organic fertilizer. However, making organic fertilizer must be in accordance with the recommended procedures so that it does not have a negative effect on plants, so it is necessary to carry out Community Service. Regarding the management of household organic waste into organic fertilizer to improve the function of the yard as a family food producer. Teh Community service was implemented using counseling and training methods from May to November 2023 for the Women's Farmer Group, namely Kusari and Sauyunan located in Cigintung, Sumelap Village, Tamansari District, as well as women from the Dharma Wanita Association at Siliwangi University, Tasikmalaya. From the results of the activities, it can be concluded that household waste that is managed well will provide economic, social and environmental benefits and vice versa. Well-managed organic household waste will become organic fertilizer which can be applied to plant cultivation in the yard so that the yard is more productive as a provider of family food while providing social and ecological benefits. Abstrak Sampah di Kota Tasikmalaya yang dapat diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir baru sekitar 61 persen. Rumah tangga dapat berperan dalam mendukung mengurangi sampah atau limbah dengan mengolahnya menjadi barang yang bermanfaat diantaranya mengolah limbah organik menjadi pupuk organik.. Namun pembuatan pupuk organik harus sesuai dengan prosedur yang disarankan agar tidak berpengaruh negatif terhadap tanaman maka perlu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik untuk peningkatan fungsi pekarangan sebagai penghasil pangan keluarga. PkM dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan dari bulan Mei sampai November 2023 terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Kusari dan Sauyunan yang berlokasi di Kampung Cigintung Kelurahan Sumelap Kecamatan Tamansari serta ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Dari hasil kegiatan PkM dapat disimpulkan bahwa limbah rumah tangga yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat ekonomis, sosial dan lingkungan serta sebaliknya. Limbah rumah tangga organik yang terkelola dengan baik akan menjadi pupuk organik yang dapat diaplikasikan pada budidaya tanaman di pekarangan sehingga pekarangan lebih produktif sebagai penyedia bahan pangan keluarga sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekologi.
Pendampingan Pembuatan Media Tanam Budidaya Tanaman Anggur sebagai Konsep Urban Farming: Perumahan Babatan Pilang RT. 002 RW. 005 Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung Putra, Heristama; Kristianto, Ryan; Andrian, David; Hutabarat, Daniel Gentario; Kristin, Elisabeth Yolanda
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.2

Abstract

The population of the city of Surabaya currently reaches approximately three million people, which makes the density level increase from year to year. The need for residential housing is the main factor in reducing open land in the city of Surabaya. Most of the land that becomes residential or housing is managed by housing developers (developers) who continue to clear land for the development process to cater to urbanites. Urban farming activities can increase residents' enthusiasm for farming in urban environments and for food needs, in this case the cultivation of horticultural crops. The problem that the residents want to solve is cultivating grapes, so media will also be created in the form of facilities and infrastructure so that grape cultivation can grow and develop well until it produces fruit in good condition. The implementation method used is the verticulture method. In this method, activity stages are carried out starting from preparation, socialization, training, mentoring and evaluation. So that the results of cultivating grapes can be sold by residents as additional cash for the RT. Apart from that, residents can also use it themselves for consumption together. The main point of the activity is that residents can learn how to plant from seeding to fertilization of grapes, considering the nature of grapes which grow by vines. Abstrak Penduduk kota Surabaya saat ini mencapai kurang lebih tiga juta jiwa yang membuat tingkat kepadatan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Kebutuhan akan hunian tempat tinggal menjadi faktor utama berkurangnya lahan terbuka di kota Surabaya. Sebagian besar lahan yang menjadi pemukiman ataupun perumahan dikelola oleh pengembang perumahan (developer) yang terus melakukan pembukaan lahan untuk proses pembangunan guna memenuhi para kaum urban. Kegiatan urban farming dapat meningkatkan semangat warga dalam hal bercocok tanam di lingkungan perkotaan dan akan kebutuhan pangan dalam hal ini adalah budidaya tanaman hortikultura. Masalah yang ingin diselesaikan bersama warga yakni melakukan budidaya tanaman anggur, maka akan dibuatkan juga media berupa sarana dan prasarana agar tanaman budidaya anggur ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga menghasilkan buah dengan kondisi yang baik pula. Metode pelaksanaan yang digunakan yakni metode vertikultur. Pada metode ini dilaksanakan tahap kegiatan mulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Sehingga dari hasil budidaya tanaman anggur tersebut dapat dijual oleh warga sebagai tambahan uang kas bagi RT. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sendiri oleh warga untuk dikonsumsi bersama. Pokok utama kegiatan yaitu warga dapat belajar cara menanam sejak mulai dari pembibitan hingga pembuahan dari tanaman anggur, mengingat sifat tanaman anggur yang tumbuh secara merambat.
Literasi Keuangan untuk Menumbuhkan Kecerdasan Finansial Mahasiswa Kurnianti, Destria; Khairunnisa, Hera; Handarini, Dwi; Marsofiyati; Anwar, Choirul; Dianta, Karuniana; Yusuf, Muhammad; Mundhiharno; Yaacob, Mohd Hasimi; Malzara, Vidia Ratu Balqis; Sari, Rini Nurmala; Haneul; Safitri, Gita
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.3

Abstract

This community service is aimed to teach students about the important role of financial literacy in shaping students' understanding of personal financial aspects. The participants of this activity is students of the Faculty of Economics, Universitas Negeri Jakarta. To teach financial literacy to students, the research team invited a lecturer speaker and a speaker from Finansialku as a digital financial application to give knowledge about about financial planning, investment, and debt management. The outcome of this event is the findings that provide insight into the effectiveness of financial literacy training and its potential impact on students' financial lives. Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan kepada mahasiswa tentang peran penting literasi keuangan dalam membentuk pemahaman mahasiswa terhadap aspek keuangan pribadi. Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Untuk mengajarkan literasi keuangan kepada mahasiswa, tim peneliti mengundang pembicara dosen dan pembicara dari Finansialku sebagai aplikasi keuangan digital untuk memberikan pengetahuan mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan pengelolaan utang. Hasil dari kegiatan ini adalah temuan yang memberikan wawasan tentang efektivitas pelatihan literasi keuangan dan potensi dampaknya terhadap kehidupan keuangan mahasiswa.
Penyuluhan Kesehatan tentang Minum Herbal Jahe Merah untuk Meningkatkan Kesehatan Patandung, Vina; Terok, Kansia A.; Bawataa, Aprillia; Mansuhure, Sharon; Abdjul, Sonia
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.6

Abstract

Health education about the habit of drinking red ginger herbal medicine is relevant considering that modern society tends to face stress and unhealthy lifestyles. By understanding the benefits of ginger, it is hoped that people can integrate red ginger drinks into their daily lifestyle. Through this health education, it is hoped that this can be a real step in increasing public awareness of the importance of adopting the habit of drinking red ginger herbal medicine as an integral part of efforts to prevent disease and maintain health. Health education activities regarding the habit of drinking red ginger herbal medicine to improve health will be carried out in November 2023 in the community of Kolongan Village, Central Tomohon District, Tomohon City using a partnership method with the community. The service team provides education about the benefits of drinking red ginger herbal habits to improve health. Total participants were 50 people. After the evaluation was carried out, the majority of community members understood the benefits of red ginger for health and were able to process red ginger as a herbal medicine to treat disease and improve health, and the majority of community members who had gardens at home had planted red ginger. The results of this community service increase residents' knowledge and understanding about the habit of drinking red ginger herbal medicine to improve health, and people use their yards at home to plant red ginger. Abstrak Penyuluhan kesehatan tentang kebiasaan minum herbal jahe merah menjadi relevan mengingat masyarakat modern cenderung menghadapi tekanan dan pola hidup yang kurang sehat. Dengan memahami manfaat jahe, diharapkan masyarakat dapat mengintegrasikan minuman jahe merah ke dalam gaya hidup sehari-hari. Melalui penyuluhan kesehatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengadopsi kebiasaan minum herbal jahe merah sebagai bagian integral dari upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan. Kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kebiasaan minum herbal jahe merah untuk meningkatkan kesehatan dilaksanakan pada bulan November 2023 pada masyarakat Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon dengan metode kemitraan dengan masyarakat. Tim pengabdi melakukan penyuluhan tentang manfaat kebiasaan minum herbal jahe merah untuk meningkatkan kesehatan. Total peserta 50 orang. Setelah dilakukan evaluasi, mayoritas warga masyarakat telah memahami manfaat jahe merah bagi kesehatan dan dapat mengolah jahe merah sebagai herbal untuk mengobati penyakit maupun untuk meningkatkan kesehatan, serta mayoritas warga masyarakat yang memiliki pekarangan di rumah telah menanam jahe merah. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga tentang kebiasaan minum herbal jahe merah untuk meningkatkan kesehatan, serta masyarakat memanfaatkan pekarangan di rumah untuk menanam jahe merah.
Englishpreneurship Program sebagai Upaya Pembelajaran Integeratif di Tingkat Sekolah Dasar Tri Kristianti; Ar Ruhimat, Imroati Istibsyaroh; Firdaus, Rizalnur
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.9

Abstract

Continuous and impactful education is considered essential for the creation of the 2045 Golden Generation focused on quality education as one of the main pillars alongside economic equality and development. Educators with integrity and adequate competence in their respective fields and expertise are expected to produce a generation with outstanding potential, and capable of enhancing Indonesia's reputation on the international stage. The mismatch between competencies and the demands of Human Resources (HR) needs can significantly affect the quality of teaching. This Community Service Program is focused on achieving maximum results for students by enhancing the quality of educators to meet the Learning Achievement standards in the Independent Curriculum for English, Entrepreneurship, and Project Creative subjects through a training program titled "Young Learners Entrepreneurship" for elementary school teachers. A qualitative descriptive method is applied using interview techniques, classroom observations, and documentation to obtain primary data so that the program can have the greatest impact and benefit for the selected school partner. Hopefully, this community service's results can improve teachers' competencies and boost their confidence when teaching subjects beyond their expertise. This, in turn, allows the involvement of educational technology applications to continue in future service activities. Abstrak Pendidikan yang berkesinambungan dan berdampak mutlak diperlukan dalam rangka menuju terciptanya Generasi Emas 2045 yang menitikberatkan pada kualitas Pendidikan yang berkualitas ssebagai salah satu pilar utama disamping pemerataan ekonomi dan pembangunanKewirausahaan serta Project kreatif melalui suatu program pelatihan bertajuk Young Learners Entrepreneurship bagi guru Sekolah Dasar. Metode deskriptif kualitatif diaplikasikan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi guna mendapatkan data primer agar program tersebut dapat memberikan dampak dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi mitra terpilih. Diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru serta meningkatkan rasa percaya diri ketika mengajarkan mata pelajaran diluar bidang kompetensi sehingga keterlibatan teknologi berupa aplikasi endidikan dapat dilanjutkan pada kegiatan pengabdian di masa mendatang.
Pengenalan Huruf Anak Usia Dini Melalui Metode Intervensi Tadika Ceria Natalia, Fenny; Ngelo, Lourentia Shearly Mahardhika; Tandya, Michael; Savistha, Ni Putu Pradnya Devani; Venissa, Shirley; Setiawan, Yuan Yovita
Bahasa Indonesia Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.212.4

Abstract

This study aims to address the difficulties in letter recognition and enhance the confidence of students aged 3-5 years at TK/KB Al-Ikhlas Surabaya through the "Tadika Ceria" program. This program combines letter games and storytelling to improve students' skills. The research method includes an initial assessment with observations and interviews, followed by the implementation of "Tadika Ceria" over two sessions. The results show an increase in students' ability to recognize letters and their confidence. The assessment and program success indicators demonstrate the effectiveness of "Tadika Ceria." The conclusion highlights the potential of creative and play-based learning methods to improve the effectiveness of letter learning in early childhood education. This program is relevant as an innovation to address the challenges of letter recognition and confidence in kindergarten children. This study contributes to the understanding of learning methods that can be applied in early childhood education. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengatasi kesulitan pengenalan huruf dan meningkatkan kepercayaan diri siswa TK/KB Al-Ikhlas Surabaya usia 3-5 tahun melalui program "Tadika Ceria." Program ini menggabungkan permainan huruf dan bercerita untuk meningkatkan keterampilan siswa. Metode penelitian mencakup asesmen awal dengan observasi dan wawancara, diikuti oleh implementasi "Tadika Ceria" selama dua sesi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal huruf dan kepercayaan diri siswa. Asesmen dan indikator keberhasilan program membuktikan efektivitas "Tadika Ceria." Kesimpulan menyoroti potensi metode pembelajaran kreatif dan bermain dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran huruf pada anak usia dini. Program ini relevan sebagai inovasi untuk mengatasi tantangan pengenalan huruf dan kepercayaan diri anak TK. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman metode pembelajaran yang dapat diterapkan di pendidikan anak usia dini.
Inovasi Media Presentasi Interaktif melalui Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Prezi Amalia, Dina; Nasyirin, Bagus Khairun; Hana, Shofiyatul
Bahasa Indonesia Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.211.7

Abstract

Innovation in development of interactive presentation media through training in the use of Prezi application offers new potential in designing and delivering Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) initiatives an interesting and effective way. This PkM aims to provide knowledge and creative presentation skills for MA Miftahul Huda Bulungan Jepara students through a practical and interactive approach using modern technology use Prezi application. The method for this service activity starts from introduction, implementation, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires. Expected output will provide participants with the skills to produce more dynamic and interesting presentations, as well as a deeper understanding of the potential of Prezi's interactive features. PkM Gap Analysis in a holistic approach to developing presentation skills, combining technical aspects of using the Prezi application with increasing participant creativity. This innovation brings a training concept that does not only focus on technical skills, but also seeks a transformation in the way participants organize and present presentation materials through the Prezi application. Results of service obtained a pre-test score of 10% and a post-test score of 60%, an increase in scores showing that the training was successful in increasing effectiveness of presentations and enriching participants' experience through use of Prezi features. Abstrak Inovasi dalam pengembangan media presentasi interaktif melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi Prezi menawarkan potensi baru dalam merancang dan menyampaikan inisiatif Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan cara yang menarik dan efektif. PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan presentasi yang kreatif bagi para siswa dan siswi MA Miftahul Huda Bulungan Jepara melalui pendekatan praktis dan interaktif menggunakan teknologi modern berupa aplikasi Prezi. Metode pada kegiatan pengabdian ini dimulai dari pendahuluan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui angket pre test dan post test. Luaran yang diharapkan dapat memberikan peserta ketrampilan untuk menghasilkan presentasi yang lebih dinamis dan menarik, serta pemahaman lebih mendalam tentang potensi fitur-fitur interaktif yang dimiliki oleh Prezi. Analisis Gap PkM yaitu terletak pada pendekatan holistik terhadap pengembangan keterampilan presentasi, menggabungkan aspek teknis penggunaan aplikasi Prezi dengan peningkatan kreativitas peserta. Inovasi ini membawa konsep pelatihan yang tidak hanya memfokuskan pada keahlian teknis semata, tetapi juga mengupayakan transformasi dalam cara peserta menyusun dan menyajikan bahan presentasi melalui aplikasi Prezi. Hasil pengabdian diperoleh nilai pre test 10% dan nilai post test 60% kenaikan nilai menunjukkan pelatihan berhasil meningkatkan efektivitas presentasi dan memperkaya pengalaman peserta melalui penggunaan fitur-fitur Prezi.
Psikoedukasi: Stop Kekerasan Seksual pada Anak, kepada Guru dan Orang Tua di Majelis Taklim Elhamidy Bakalan Beji Pasuruan Nazlah Hasni; Alifia Rahma; Iswinarti
Bahasa Indonesia Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.212.1

Abstract

Majelis Taklim Elhamidy is a religious educational institution located in Kelurahan Pagak, Beji District, Pasuruan Regency, East Java. The teachers and parents at this institution have never received counseling on the prevention of sexual violence against children. This knowledge is very important, especially considering that recently, child sexual abuse and violence can occur anywhere and at any time. The psychoeducation program " Stop Sexual Violence Against Children" aims to increase the knowledge and understanding of parents and teachers in the Majelis Taklim Elhamidy environment regarding child sexual abuse so that efforts can be made to prevent it. The program was conducted in five stages, involving 30 participants. First, a pretest was administered to measure the participants' knowledge before the material was presented. Second, the material was presented, followed by a discussion. Third, participants engaged in material enrichment. Fourth, a posttest was conducted to measure the increase in participants' knowledge after the material was presented. Fifth, a comparative analysis was conducted between the pretest and posttest results to measure the increase in knowledge using the Wilcoxon test. The analysis results showed a significant increase (p < 0.05) in the knowledge of parents and teachers. This indicates that the program was quite effective in increasing the knowledge and understanding of parents and teachers in the Majelis Taklim Elhamidy environment regarding child sexual abuse. Abstrak Majelis Taklim Elhamidy adalah lembaga pendidikan keagamaan yang terletak di Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Guru-guru dan orang tua murid di lembaga tersebut belum pernah mendapat penyuluhan tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak. Padahal, pengetahuan ini amat penting mengingat belakangan ini pelecehan maupun kekerasan seksual pada anak, dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Program psikoedukasi "Stop Kekerasan Seksual Pada Anak" ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada orang tua dan guru di lingkungan Majelis Taklim Elhamidy, tentang pelecehan seksual pada anak sehingga dapat dilakukan upaya untuk pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan dalam lima tahap yang diikuti oleh 30 orang peserta. Pertama, dilakukan pretes untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum materi diberikan. Kedua, pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi. Ketiga, peserta melaksanakan pengayaan materi. Keempat dilakukan postes untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah materi diberikan. Kelima, dilakukan analisis perbandingan antara hasil pretes dan postes untuk mengukur peningkatan pengetahuan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0.05) dalam pengetahuan orang tua dan guru. Artinya, kegiatan ini cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua dan guru di lingkungan Majelis Taklim Elhamidy tentang pelecehan seksual pada anak.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue