cover
Contact Name
Tri Widayanti
Contact Email
triwida.oku@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
triwida.oku@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Health Sciences and Pharmacy Journal
ISSN : 26221268     EISSN : 25992015     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Sciences and Pharmacy is journal which is published by Institute of Health Science Surya Global Yogyakarta. This journal is focus on health sciences and pharmacy. It is published three times in year, that is on April, August, and December.
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
Efektivitas ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Trichophyton rubrum secara in vitro Angelica, Tracy; Setyaningsih, Yuni; Razi, Fachri; Zulfa, Fajriati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.997

Abstract

Dermatofitosis adalah infeksi jamur yang menyerang epidermis dan keratin, dengan spesies yang menjadi penyebab salah satunya adalah Trichophyton rubrum. Penggunaan obat-obatan kimia dalam waktu lama dapat berpotensi memberikan efek samping berupa efek toksik dan resistensi. Buah mengkudu memiliki kandungan senyawa Flavonoid, Alkaloid, Tanin, Saponin dan Fenol yang telah diketahui dapat menghambat pertumbuhan jamur. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan jamur T. rubrum secara in vitro. Penelitian ini dilakukan dengan kelompok kontrol post-test eksperimental laboratorium. Pada uji ini, ekstrak buah mengkudu didapatkan dengan metode maserasi etanol 96%. Pengujian aktivitas anti fungi dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan variabel bebas yaitu ekstrak buah mengkudu konsentrasi 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12,5% serta ketokonazol (kontrol positif) dan aquadest (kontrol negatif). Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat yang dihasilkan setelah diberikan perlakuan ekstrak buah mengkudu. Pengamatan dilakukan pada waktu 24 jam dan 48 jam. Konsentrasi ekstrak dengan daya hambat tertinggi terdapat pada konsentrasi 8%, dengan rata-rata diameter zona hambat 8,095 mm pada pengamatan 48 jam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak buah mengkudu konsentrasi 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12,5% efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur T. rubrum.
Korelasi caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua di bangsal anak Hikmawati, Anna Nur; Suib, Suib; Rafida, Rafida; Octavia, Nurul Azizah; Amalia, Devi; Pamungkas, Firda Juliana; Amry, Riza Yulina
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.1153

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting dalam pelayanan keperawatan, khususnya dalam membangun hubungan yang efektif antara perawat, pasien, dan keluarga pasien. Komunikasi terapeutik yang tidak efektif dapat menyebabkan kecemasan akibat kurangnya penjelasan, perhatian (caring), dan interaksi antara perawat dengan keluarga pasien. Hal ini seringkali membuat keluarga pasien merasa cemas, tidak percaya, dan tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua di bangsal anak Rumah Sakit Nur Hidayah, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah orang tua (ayah atau ibu) yang menemani anaknya dirawat di bangsal anak, dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur aspek caring perawat dan tingkat kecemasan orang tua. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Kendall’s-tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 26 responden (52,0%) menilai caring perawat sebagai baik, sementara 24 responden (48,0%) mengalami tingkat kecemasan ringan. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan antara caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua (nilai p = 0,000; r = 0,621). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik caring perawat, semakin rendah tingkat kecemasan orang tua. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan tingkat kecemasan orang tua di bangsal anak Rumah Sakit Nur Hidayah, Bantul, Yogyakarta. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi terapeutik yang efektif dan perhatian penuh dari perawat dalam upaya mengurangi kecemasan keluarga pasien.
Perancangan desain user interface ekspedisi elektronik dokumen rekam medis rawat inap Gristiari, Ni Made Piar; Adiputra, I Made Sudarma; Aditya, Made Wahyu
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.1161

Abstract

Pencatatan peminjaman dan pengembalian dokumen rekam medis yang dilakukan secara manual dengan buku ekspedisi menghadapi berbagai kendala, seperti kelengkapan data peminjaman yang tidak tercatat, pengembalian dokumen rekam medis yang melebihi batas waktu 24 jam, serta keterlambatan dalam proses pengembalian. Selain itu, penggunaan buku ekspedisi manual dinilai kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain user interface ekspedisi elektronik dokumen rekam medis rawat inap. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan perancangan waterfall serta pengujian menggunakan SUS (System Usability Scale) pada desain user interface. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan pengguna terhadap desain user interface termasuk dalam kategori "dapat diterima" (acceptable). Hal ini ditunjukkan dengan skor rata-rata SUS sebesar 90, yang mengindikasikan tingkat ketergunaan yang sangat baik. Dengan hasil tersebut, desain user interface ini tidak memerlukan perbaikan lebih lanjut dan dapat direkomendasikan untuk diterapkan di Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya sebagai solusi pencatatan dan pelacakan dokumen rekam medis yang lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Caring; kecemasan orang tua; perawat
Korelasi pengetahuan dengan perilaku mahasiswa terhadap gastritis Pratiwi, Dyah Anggraeni Budhi; Salma, Azizah; Tursilowati, Sri Yuni; Efendi, Yuli Nurullaili; Sambodo, Dwi Kurniawati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i1.1230

Abstract

Gastritis adalah penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya produksi asam lambung, yang dapat berujung pada terjadinya tukak peptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku mahasiswa STIKES Surya Global Yogyakarta tahun 2022 terhadap gastritis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Populasi penelitian terdiri dari 1.265 mahasiswa aktif di STIKES Surya Global Yogyakarta. Sampel penelitian ditentukan berdasarkan kriteria inklusi, yaitu mahasiswa aktif pada tahun akademik 2021/2022 dan bersedia mengisi kuesioner. Berdasarkan perhitungan dengan rumus Slovin, diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat pengetahuan dan perilaku mahasiswa terhadap gastritis serta hubungan antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai gastritis berada dalam kategori baik dengan persentase 82% (75 responden), cukup 16% (15 responden), dan kurang 2% (2 responden). Sementara itu, perilaku mahasiswa terhadap gastritis berada dalam kategori baik dengan persentase 75% (69 responden) dan cukup 25% (23 responden). Analisis hubungan antara pengetahuan dan perilaku menunjukkan nilai P = 0,047, sedangkan nilai a = 0,05. Karena p < a, hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku mahasiswa terhadap gastritis pada mahasiswa STIKES Surya Global Yogyakarta Tahun 2022.
Korelasi tingkat nyeri haid dan upaya penanganannya pada siswi SMA Pratiwi, Dyah Anggraeni Budhi; Yuliani, Widia; Sambodo, Dwi Kurniawati; Efendi, Yuli Nurullaili; Wardani, Wahyu Tusy; Astuti, Bariana Widitia
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v7i1.1234

Abstract

Dismenorea adalah salah satu masalah yang paling umum dialami oleh perempuan yaitu nyeri saat menstruasi. Menurut World Health Organization tahun 2018 angka dysmenorrhea di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami dysmenorrhea. Setiap negara presentase dysmenorrhea ini berbeda-beda, di Swedia sekitar 72%, di Amerika Serikat diperkirakan 90% wanita mengalami dysmenorrhea dan 10-15% diantaranya mengalami dysmenorrhea berat, yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64,25%. Penanganan nyeri haid dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan terapi farmakologis dan terapi non-farmakologis Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta dari kelas X-XII. Dalam pemilihan sampel, peneliti menggunkan teknik Sampling Purposive. Penetapan sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus Solvin dan didapatkan hasil 55 siswi. Intrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar siswi mengalami skala nyeri haid 2-3 (sedikit sakit) yaitu sebanyak 14 orang (25,45%) siswi. Upaya yang dilakukan siswa SMA 7 Muhammadiyah didapatkan paling banyak mereka mengoleskan balsam atau lotion hangat diperut sebanyak 27 (49,09%) dan melakukan posisi knee chest untuk mengurangi rasa sakit akibat nyeri haid. Secara farmakologi obat yang digunakan adalah parasetamol dan asem mefenamat. Berdasarkan hasil uji chi-square hubungan antara tingkat nyeri haid dengan upaya penanganan nyeri haid menunjukkan tidak adanya hubungan antara tingkat nyeri haid dengan upaya penanganan nyeri haid.
Efisiensi pengelolaan pelayanan rawat inap RSIJ Cempaka Putih dengan Teori Barber-Johnson Eresha, Widya; Rezal, Muhammad
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i2.1238

Abstract

Unit rawat inap adalah salah satu pelayanan yang diberikan dalam rumah sakit. Unit rawat inap dalam sebuah rumah sakit sangat penting dan diharapkan memberikan kontribusi terbaik terhadap peningkatan status kesehatan di masyarakat. Salah satu cara untuk mengoptimalkan pelayanan di instalasi rawat inap adalah dengan meningkatkan pelayanan dengan efisien. Efisiensi adalah salah satu indikator kinerja yang secara teoritis menentukan kinerja organisasi secara keseluruhan pada rumah sakit. Efisiensi pelayanan rawat inap menggunakan teori Barber-Johnson merupakan salah satu syarat penilaian oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi pengelolaan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih menggunakan teori Barber-Johnson pada tahun 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode campuran. Hasil indikator parameter BOR, TOI, BTO, dan ALOS banyak yang tidak memenuhi capaian standar ideal, maka hasil Grafik Barber-Johnson pada masing-masing kelas rawat inap tidak berada pada daerah efisien. Sebaiknya Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih terus memperhatikan dan mengevaluasi nilai indikator masing-masing parameter, agar nilai tersebut berada dalam batas ideal dan tingkat efisiensi pengelolaan pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih menjadi lebih tinggi.
Laserasi palpebra inferior tertimpa pecahan kaca: case report Suprabowo, Salomo Hizkia; Joenianto, Heroe; Mulyadi, Ezra Michael; Maulana Akbar, Alpin; Rizal Permana, Muhammad
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.989

Abstract

Laserasi palpebra dapat terjadi karena trauma tumpul atau disebabkan oleh benda tajam, gigitan binatang, perkelahian dan luka bakar. Trauma tajam pada mata adalah ketika benda tajam atau benda berukuran kecil menembus mata dengan kecepatan tinggi yang mengenai kornea atau sklera baik sengaja ataupun tidak disengaja. pada orang dewasa sering terjadi akibat kelalaian atau kesengajaan dengan maksud   seseorang. Laki-laki lebih sering mengalami hal ini. Laporan kasus ini dilaksanakan berdasarkan Surat Uji Etik yang dikeluarkan oleh UPT RSUD R.A.A Soewondo Pati No. 800/4192/017 pada tanggal 21 Desember 2023. Jenis penelitian ini adalah laporan kasus. Jenis laporan kasus berbentuk deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk membuat gambaran masalah yang terjadi bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang terjadi pada saat dilakukan penelitian. Jenis studi kasus ini cenderung memperhatikan permasalahan dan gambaran penatalaksanaanya terutama di RSUD R.A.A Soewondo Pati terhadap kasus yang ingin peneliti temukan. Laporan ini dilakukan di RSUD R.A.A Soewondo Pati. Subjek dalam laporan kasus ini yaitu seorang laki-laki, Tn.S berusia 60 tahun, datang ke IGD RSUD RAA Soewondo pati dengan keluhan utama kelopak bawah mata kiri robek karena tertimpa pecahan kaca. Alat pemeriksaan berupa pemeriksaan fisik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Dilaporkan satu kasus laserasi palpebra inferior pada laki-laki berusia 60 tahun dan telah dilakukan reparasi palpebra dan rekontruksi saluran kelenjar lakrimalis. Tatalaksana utama pada kasus-kasus trauma pada mata adalah tindakan rekonstruksi guna mencegah perburukan prognosis dan mengembalikan kualitas hidup pasien. 
Efektifitas ekstrak daun sukun (Artocarpus Altilis F.) terhadap jumlah total spermatozoa tikus jantan diabetik yang diinduksi streptozotosin Triandini, Erdieny Fahliza; Fauziah, Cut; Yusmaini, Hany; Bahar, Meiskha
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v8i3.996

Abstract

Indonesia mengalami prevalensi diabetes mellitus yang meningkat setiap tahun. Diabetes mellitus sebagai penyakit metabolisme dapat meningkatkan produksi ROS (reactive oxygen species) dan berpotensi menyebabkan penyakit komplikasi seperti penyakit pada sistem reproduksi yaitu infertilitas. Hal ini salah satunya dapat dicegah dengan pengobatan herbal yang saat ini sedang banyak dimaksimalkan penggunaannya. Daun sukun menjadi salah satu tanaman herbal dengan kandungan senyawa metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai sumber antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak daun sukun (A. altilis F.) terhadap peningkatan jumlah total spermatozoa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain kelompok control post-test-only dan menggunakan subjek yang diinduksi oleh streptozotosin (STZ). Kelompok perlakuan dibagi menjadi 3 dengan dosis ekstrak daun sukun 200 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, dan 800 mg/KgBB diuji bersama dengan kontrol negatif (diberikan pakan standar, minum, dan tidak diberikan induksi STZ dan kontrol positif (diberikan pakan standar, minum, dan diberikan induksi STZ tanpa ekstrak daun sukun). Dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Uji Pos-Hoc Mann Whitney, hasil yang didapatkan adalah signifikan (P Value <0,05) pada kelompok kontrol positif dengan kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan 1,2, dan 3. Ekstrak duan sukun dengan dosis 200 mg/KgBB memberikan efek yang hampir sama dengan kelompok kontrol negatif. Dapat dismpulkan bahwa pemberian ekstrak daun sukun dapat memberikan pengaruh terhadap jumlah total spermatozoa pada tikus diabetik.
Efektivitas antibakteri ekstrak ultrasonik dan maserasi daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) terhadap Staphylococcus aureus Utomo, Muhammad Gifta; Bahar, Meiskha; Hadiwiardjo, Yanti Harjono; Zulfa, Fajriati
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i1.1000

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri utama penyebab berbagai penyakit infeksi pada manusia, mulai dari infeksi kulit hingga aliran darah. Resistensi S. aureus terhadap beberapa antibiotik saat ini mendorong pencarian pengobatan alami yang tidak menyebabkan resistensi. Daun ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff.) dikenal di Indonesia sebagai tanaman obat yang sering dimanfaatkan untuk mengatasi wasir. Tanaman ini memiliki potensi sebagai agen antibakteri melalui senyawa metabolit sekundernya, seperti flavonoid dan tanin, yang dapat diekstraksi dengan metode ultrasonik dan maserasi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak daun ungu antara metode ultrasonik dan maserasi terhadap pertumbuhan S. aureus. Penelitian dilakukan secara in vitro dengan desain penelitian true experimental. Perbandingan kemampuan antibakteri dilakukan dengan menggunakan ekstrak daun ungu dari metode ultrasonik dan maserasi pada konsentrasi 60%, 70%, dan 80%. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumuran, dan pengukuran zona hambat dilakukan setelah 24 jam. Hasil analisis One-Way ANOVA mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan, dan uji Post Hoc Tukey menegaskan bahwa kedua metode pada setiap konsentrasi memiliki perbedaan rata-rata yang signifikan dibandingkan dengan kontrol negatif. Hasil uji independent sample t-test mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak daun ungu yang diekstraksi menggunakan metode ultrasonik dan metode maserasi. Dalam keseluruhan hasil, Ekstrak daun ungu dengan metode ultrasonik menunjukkan rata-rata diameter zona hambat yang lebih besar jika dibandingkan dengan ekstrak maserasi. Keunggulan tersebut disebabkan oleh kemampuan metode ultrasonik untuk menghasilkan ekstrak yang lebih murni tanpa mengonsumsi banyak energi dan pelarut.
Evaluasi uji klinik fase satu dan uji hedonik krim kombinasi ekstrak rumput laut merah Sumbawa dan ekstrak kulit buah jeruk lemon Efendi, Yuli Nurullaili; Sambodo, Dwi Kurniawati; Pratiwi, Dyah Anggraeni Budhi
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i1.1001

Abstract

Salah satu efek samping kosmetika adalah iritasi kulit. Oleh karena itu, pengujian efek iritasi kulit dari bahan baku atau produk akhir sediaan topikal merupakan elemen penting dari prosedur keamanan untuk menjamin sediaan yang diproduksi tidak menimbulkan iritasi kulit ketika digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan krim kombinasi ekstrak rumput laut merah Sumbawa dan ekstrak kulit buah jeruk lemon jika diaplikasikan pada kulit manusia. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Dilakukan ekstraksi metode maserasi menggunakan etanol 70% untuk rumput laut merah Sumbawa dan etanol 96% untuk kulit buah jeruk lemon impor. Krim kombinasi ekstrak rumput laut merah (Eucheuma cottonii) dan ekstrak kulit buah jeruk lemon (Citrus lemon L.) diformulasikan menjadi 1 formula saja dengan perbandingan ekstrak 2:1 kemudian diujikan keamanannya kepada 25 responden pada kulit lengan bawah. Uji klinik fase 1 dilakukan dengan metode uji tempel (Patch Test) selama 3 hari, pada waktu pagi dan sore hari. Hasil data kualitatif reaksi iritasi positif ditandai oleh adanya kemerahan, gatal-gatal, atau bengkak dan analisis signifikansi dengan uji statistik. Setiap responden juga diminta untuk menilai satu persatu sediaan krim dan mengisi formulir sesuai dengan tanggapannya terhadap tekstur, aroma, warna, dan kenyamanan penggunaan dalam bentuk angka ke dalam formulir yang telah disediakan. Penilaian dilakukan dengan tujuh skala hedonik yang merupakan skala seperti sangat tidak suka, tidak suka, agak tidak suka, netral, agak suka, suka, sangat suka. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi reaksi kemerahan maupun bengkak, tetapi terjadi reaksi gatal yang tidak signifikan. Krim kombinasi ekstrak rumput laut merah Sumbawa dan ekstrak kulit buah jeruk lemon impor aman diaplikasikan pada kulit manusia. Mayoritas responden memiliki tingkat kesukaan “suka” terhadap tekstur (36%), aroma (32%), warna (24%), dan “sangat suka” terhadap kenyamanan penggunaan (28%) sediaan krim kombinasi ekstrak rumput laut merah Sumbawa dan ekstrak kulit buah jeruk lemon.