cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Analysis of Educational Curriculum in Indonesia and Morocco: Comparing Content, Implementation and Impacts on Learning Sri Marmoah; Ratna Widya Irmayanti; Samahe El Hajhouj
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i1.84729

Abstract

This research aims to analyze the education curriculum in Indonesia and Morocco, focusing on content, implementation, and impacts on learning. Through qualitative research, including document analysis and interviews with educators, curriculum developers, and students, this study compare the educational curriculum of both countries. The analysis begin with exploring official curriculum documents in both countries, examining objectives, subjects, and teaching methods. The implementation of the curriculum examined through observations and interviews with educators to understand how it is enacted in the classroom. Additionally, interviews with students gather their perceptions and experiences regarding the curriculum's impact on their learning outcomes. The results of this study are Indonesia and Morocco have some fundamental similarities and differences in the applicable curriculum. Indonesia and Morocco prioritize student-centered learning, skills development, and character education through initiatives like the Merdeka Curriculum. Despite promoting accessibility and technology use, both face challenges in addressing regional disparities. The primary school curricula in both nations positively impact learning by emphasizing competencies, general skills, and character education, while recognizing and appreciating local values and culture. The findings of this research contribute to the education sector by providing a comprehensive comparison of the curriculum between Indonesia and Morocco.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Pengembangan Kecerdasan Kinestetik dan Keterampilan Gerak Dasar Tari Dea Asri Pujiasti; Abdul Hakim; Dara Nurhanifah; Trenata Putri Fujianti; Ejen Jenal Mutaqin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107552

Abstract

This study aims to examine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model on the development of kinesthetic intelligence and basic dance movement skills of elementary school students. Using a quasi-experimental approach with a non-equivalent control group design, the research involved two groups of fifth-grade students in Garut Regency. The results show that students in the TGT group scored significantly higher in both kinesthetic intelligence and basic dance movement skills than those in the control group. The TGT model fosters an active, collaborative, and engaging learning environment that supports student-centered learning principles. These findings contribute to the development of innovative and applicable teaching strategies for dance education in elementary schools. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap pengembangan kecerdasan kinestetik dan keterampilan gerak dasar tari siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group, penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas V di Kabupaten Garut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan model TGT memperoleh skor lebih tinggi secara signifikan pada aspek kecerdasan kinestetik dan keterampilan gerak dasar tari dibandingkan dengan kelompok kontrol. Model TGT terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, serta mendukung prinsip pembelajaran yang berpusat pada siswa. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran seni tari yang inovatif dan aplikatif pada pendidikan dasar.
Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMP Maria Damaris Berek; Matilda Pia Bone; Stefanus Lio
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109440

Abstract

Perbedaan status sosial ekonomi orang tua diduga memengaruhi tingkat motivasi belajar siswa, karena akses terhadap sumber daya pendidikan dan dukungan belajar sering kali bergantung pada kondisi ekonomi keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 11 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data penelitian adalah regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (-3,231 > 0,284) dan nilai signifikansi 0,003 < 0, 05. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dpat disimpulkan bahwa ada pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025.
Pengaruh Examples Non Examples terhadap Kemampaun Menulis Teks Eksplanasi Siswa di Kelas XI MDRASAH ALIYAH Muhammad Ilzam; Mochamad Arifin Alatas; Hesty Kusamba Wati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107379

Abstract

Writing skills, particularly in the form of explanatory texts, are a crucial aspect in developing students' critical thinking skills at the Islamic senior high school (madrasah aliyah) level. However, many students experience difficulty organizing text structure, using scientific vocabulary, and explaining cause-and-effect relationships logically. This study aims to analyze the effect of the Examples Non-Examples (ENE) learning model on the explanatory text writing skills of 11th-grade students at MA Nurus Sholah, Akkor Village, Palengaan, Pamekasan. The research method used was quantitative with a correlational approach, involving 60 students as a sample determined through purposive sampling. The research instruments, a Likert-scale questionnaire and a written test, were analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. The results showed that the implementation of the ENE model significantly improved text structure, idea development, and the coherence and logical relationships between paragraphs in students' explanatory texts. The visualization of images in this model was proven to help students understand text structure and organize ideas systematically. Furthermore, this model increased students' active participation and enthusiasm in the writing learning process. The findings also indicated that image-based group discussions were able to build student confidence and collaboration.Keterampilan menulis, khususnya dalam bentuk teks eksplanasi, merupakan aspek penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat madrasah aliyah. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengorganisasi struktur teks, menggunakan kosakata ilmiah, dan menjabarkan hubungan sebab-akibat secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Examples Non Examples (ENE) terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI MA Nurus Sholah, Desa Akkor, Palengaan, Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 60 siswa sebagai sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert dan tes tertulis, dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ENE berpengaruh signifikan terhadap peningkatan struktur teks, pengembangan gagasan, serta koherensi dan logika hubungan antar paragraf dalam teks eksplanasi siswa. Visualisasi gambar dalam model ini terbukti membantu siswa dalam memahami struktur teks dan menyusun ide secara sistematis. Selain itu, model ini meningkatkan partisipasi aktif dan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran menulis. Temuan juga menunjukkan bahwa diskusi kelompok berbasis gambar mampu membangun kepercayaan diri dan kolaborasi siswa.
Peluang dan Tantangan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Sekolah Dasar Bagi Pendidik: Sebuah Kajian Literatur Ike Anita; Rachmat Setiawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107276

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has had a significant impact on the world of education, including at the elementary school level. This research was conducted with the aim of examining and identifying the opportunities and challenges faced by teachers in adapting to the technology in learning. The methodology used in this research is a Systematic Literature Review, with data collected through a literature review. This study uses a literature review method with a narrative approach, utilizing various sources such as scientific journals, official documents, and books. Data were collected through specific keyword searches in academic databases, then synthesized descriptively and analytically. AI research in elementary schools is still in its early stages, characterized by the use of simple algorithm-based applications such as Google Classroom, Quizziz, and Kahoot. AI offers significant opportunities to improve learning effectiveness, such as through automated feedback and analysis of student learning data. However, various challenges remain, including limited infrastructure, limited teacher digital literacy, and the absence of policies supporting systemic AI integration. This research highlights the importance of strengthening teacher competencies, improving technological infrastructure, and providing inclusive policy support to achieve sustainable and equitable AI-based learning in elementary schools. This study is expected to provide useful insights for academics and practitioners in optimizing the use of AI for learning and beginning to coexist with AI, rather than being replaced by it.Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) sudah membawa pengaruh besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang SD. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi peluang dan tantangan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran yang dihadapi oleh guru dalam proses adaptasi teknologi tersebut. Metodologi di penelitian ini yaitu Systematic Literature Review, dengan data yang dikumpulkan melalui kajian literatur review. Penelitian ini mempergunakan metode tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan buku. Data dikumpulkan melalui pencarian kata kunci spesifik di basis data akademik, kemudian disintesis secara deskriptif dan analitis. Hasil penelitian AI di sekolah dasar masih berada pada tahap awal, ditandai dengan penggunaan aplikasi   berbasis algoritma sederhana seperti Google Classroom, Quizziz, dan Kahoot. AI memberikan peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, seperti umpan balik otomatis dan analisis data pembelajaran siswa. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, antara lain keterbatasan infrastruktur, minimnya literasi digital guru, serta belum adanya kebijakan yang mendukung integrasi AI secara sistemik. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya penguatan kompetensi guru, peningkatan infrastruktur teknologi, dan dukungan kebijakan yang inklusif untuk mewujudkan pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan dan merata di sekolah dasar. Kajian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi akademisi dan praktisi dalam mengoptimalkan penggunaan AI untuk pembelajaran dan memulai untuk hidup berdampingan dengan AI bukan digantikan AI.
Peningkatan Hasil Belajar PKn melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas VI SD Negeri 09 Singkam Refka Fitria
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i6.84745

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn melalui metode Problem Based Learning pada siswa kelas VI SD Negeri 09 Singkam Semester I tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian dilaksanakan selama 1 bulan yaitu bulan September 2020 sampai dengan bulan Oktober 2020. Subjek dalam penelitian adalah proses dan hasil belajar PKn pada siswa kelas VI SD Negeri 09 Singkam, Kecamatan Belitang Hulu semester I tahun pelajaran 2020/2021 yang terdiri atas 15 siswa yaitu 8 laki-laki dan 7 perempuan.  Analisis data, data kualitatif hasil pengamatan proses belajar dianalisis menggunakan analisis diskriptif kualitatif dengan membandingkan siklus I dengan siklus II, sedangkan data yang berupa angka (data kuantitatif) dari hasil belajar siswa dianalisis menggunakan deskriftif komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes siklus I dan nilai tes siklus II, kemudian direfleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi hasil belajar PKn pada siswa Kelas VI SD Negeri 09 Singkam, Kecamatan Belitang HuluSemester I tahun pelajaran 2020/2021. Proses belajar PKn materi Proses Perumusan Pancasila dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan: hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, yaitu dari 9 siswa (60%) yang mendapat nilai tuntas menjadi 14 siswa (93,33%). Terjadi peningkatan sebanyak 5 siswa (33,33%) dan nilai rata-rata kelas dari 77,8 menjadi 83,5 meningkat sebesar 5,7.
The Role of Shared Responsibility and Employee Competence on Team Collaboration through A Sense of Happiness and Its Implications for Employee Performance Nurbaity Nurbaity; Furtasan Ali Yusuf; Ade Manggala Hardianto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.82561

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengembangkan dampak rasa bahagia terhadap kinerja pegawai ASN di Kota Cilegon. Jenis penelitian ini adalah kuantitattif dengan metode survey pada pegawai ASN di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Cilegon. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan cara menyebarkan kuesioner pada pegawai ASN di kota Cilegon dan terkumpul 163 responden. Metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Teknik analisis penelitian dibantu alat statistic structural equation Modelling (SEM) antara lain menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antara variable beserta besaran hubungannya. Hasil penelitian antara lain: (1) ada  pengaruh yang signifikan antara  kerjasama tim terhadap kinerja pegawai; (2) tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh tanggung jawab bersama terhadap kerjasama tim; (3) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi pegawai terhadap kerjasama tim; (4) ada  pengaruh yang signifikan antara pengaruh rasa bahagia terhadap kerjasama tim; (5) ada pengaruh yang signifikan antara tanggung jawab bersama terhadap rasa bahagia;.serta (6) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi pegawai terhadap rasa bahagia. Simpulan penelitian ini adalah kinerja pegawai ASN dapat ditingkatkan melalui prediksi pada peningkatan kerjasama tim, kompetensi pegawai, dan rasa bahagia.
Peningkatan Kedisiplinan dan Karakter Religius Peserta Didik Melalui Pembiasaan Salat Dhuha Hilmawati Hilmawati; Bahdar Bahdar; Kasmiati Kasmiati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107550

Abstract

Moral degradation and indiscipline among students are issues in education. One effort schools are making is to develop the habit of performing the Dhuha prayer. The purpose of this study is to explain the practice of Dhuha prayer in improving discipline that can shape the character of students at SDIT Insan Gemilang Sigi. This study uses a qualitative descriptive method, which focuses on field research. Data and information were obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and verification techniques. The results of this study are that the practice of Dhuha prayer has become a daily routine for students, carried out every morning before entering class hours, which are held every Monday to Friday. The practice of Dhuha prayer can improve discipline, which plays an important role in shaping the religious character of students at SDIT Insan Gemilang Sigi. Discipline and consistency in the practice of Dhuha prayer shape students' behavior to be more religious. Islamic values in Dhuha prayer are implemented by students in their daily activities, both at school and at home.  Degradasi moral dan ketidakdisiplinan peserta didik menjadi persoalan dalam pendidikan. Salah satu usaha yang dilakukan sekolah adalah mengembangkan kebiasaan beribadah salat Dhuha. Tujuan penelitian ini menjelaskan kebiasaan salat Dhuha dalam meningkatkan kedisiplinan yang mampu membentuk karakter peserta didik di SDIT Insan Gemilang Sigi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang fokus pada penelitian lapangan. Data dan informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah pembiasaan salat Dhuha sudah menjadi rutinitas harian peserta didik yang dilakukan setiap pagi sebelum masuk jam pembelajaran yang dilaksanakan setiap Senin sampai Jumat. Pembiasaan salat Dhuha mampu meningkatkan kedisiplinan yang berperan penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik SDIT Insan Gemilang Sigi. Kedisiplinan dan konsistensi dalam pembiasaan salat Dhuha membentuk perilaku peserta didik jadi lebih religius. Nilai-nilai Islam dalam salat Dhuha diimplementasikan oleh peserta didik dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. 
Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Siswa UPTD SMPN 10 Kupang Liberti Dhingi Pui; Yohanes Demon Doni; Stefanus Lio
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109900

Abstract

Motivasi belajar yang rendah diduga menjadi faktor penyebab munculnya perilaku prokrastinasi akademik pada siswa, yang berdampak pada keterlambatan penyelesaian tugas dan menurunnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik siswa kelas VIII UPTD SMPN 10 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 297 siswa dengan sampel 76 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan angket prokrastinasi akademik yang telah teruji validitas (rhitung > rtabel) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,833 untuk motivasi belajar; 0,786 untuk prokrastinasi akademik). Penelitian ini dianalisis menggunakan SPSS versi 26 for windows dengan Uji korelasi Pearson Product Moment.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Pearson Correlation sebesar 0,692 dan tingkat signifikan 0,000<0,05, yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Digital IPAS Berbasis Kearifan Lokal Dilengkapi dengan Augmented Reality untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar Novita Riana Sari; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Dewi Indrapangastuti; Kartika Chrysti Suryandari; Moh. Salimi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107401

Abstract

This study is motivated by the limited availability of contextual and interactive IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) teaching materials that integrate local wisdom and the latest technology in elementary school learning processes. The aim of this research is to analyze the initial needs for developing a digital IPAS teaching material based on local wisdom and enhanced with Augmented Reality to improve the quality of learning in elementary schools. This research employs a descriptive method. The subjects of the study include fifth-grade students, teachers, and the principal of SDN Kaliurip. The object of the research focuses on the need for interactive, contextual, and technology-based learning resources and media. Data collection techniques include observation, interviews, and questionnaires. The analysis results indicate that teachers still heavily rely on government-issued textbooks, which inadequately reflect local values and do not support interactive learning. Meanwhile, students show a high level of interest in digital teaching materials that can be accessed through electronic devices, offering visually engaging content and incorporating local cultural elements. Both teachers and students expressed the need for contextual digital teaching materials that are adaptive to learning characteristics and integrated with Augmented Reality technology to enhance student motivation, engagement, and understanding of the subject matter. The findings of this study serve as a critical foundation for developing digital IPAS teaching materials that support the Merdeka Curriculum while reinforcing students' cultural identity through innovative and meaningful learning.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya bahan ajar IPAS yang bersifat kontekstual, interaktif, serta mengintegrasikan kearifan lokal dan teknologi terbaru dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan awal pengembangan bahan ajar digital IPAS berbasis kearifan lokal dilengkapi dengan Augmented Reality untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru, siswa kelas V, dan kepala sekolah SDN Kaliurip. Objek penelitian adalah kebutuhan terhadap sumber belajar dan media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru masih bergantung pada buku dari pemerintah yang kurang mencerminkan nilai-nilai lokal dan belum mendukung pembelajaran yang interaktif. Sementara itu, siswa menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap bahan ajar digital yang dapat diakses melalui perangkat elektronik dan menampilkan visual yang menarik serta konten budaya lokal. Guru dan siswa sama-sama berharap adanya bahan ajar digital yang kontekstual, adaptif terhadap karakteristik belajar, dan dilengkapi teknologi Augmented Reality untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta pemahaman siswa terhadap materi. Hasil penelitian ini menjadi dasar penting dalam pengembangan bahan ajar digital IPAS yang mendukung Kurikulum Merdeka dan memperkuat identitas budaya siswa melalui pembelajaran yang inovatif dan bermakna.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue