cover
Contact Name
Dwi Kurnia Hayati
Contact Email
dwikurniahayati@metrouniv.ac.id
Phone
+6281271662771
Journal Mail Official
dedikasi_iainmetro@metrouniv.ac.id
Editorial Address
https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/JPM/about/editorialTeam
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26863839     EISSN : 26864347     DOI : -
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit dalam rangka mendiseminasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 174 Documents
Pemberdayaan Petani Ikan Melalui Inovasi Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal di Pasir Jambak Syofyan, Andriani; Anton Akbar; Dealif Al-Sadam; Gusti Dirga Alfakhri Putra; Yenni Rahman; Trinitaria Marlis Putri
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli-Desember 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v7i2.10176

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memperkuat ekonomi kreatif bagi petani ikan di Pasir Jambak. Program ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), sebuah metode pengembangan masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan potensi dan kekuatan yang sudah dimiliki komunitas. Implementasi program menggunakan metodologi 4D yang terdiri dari Discovery (mengidentifikasi potensi), Dream (membangun visi bersama), Design (merancang program), dan Destiny (melaksanakan program). Tahap awal program dimulai dengan pemetaan masalah melalui diskusi partisipatif bersama petani ikan menggunakan analisis strategi LFA (Logical Framework Approach) atau Pendekatan Kerangka Logis. LFA adalah sebuah metode perancangan program/proyek yang melibatkan proses analitis dan perangkat pendukung untuk membantu perencanaan dan manajemen proyek yang berorientasi pada pencapaian tujuan. Berdasarkan LFA  telah dicapai beberapa hasil konkret: ditemukannya masalah utama yaitu belum optimalnya pengelolaan aset ikan kase dan tujuan utama yaitu terkeloalanya asset ikan kase dengan optimal yang  menjadi dasar dalam pemberdayaan petani ikan yang akan dilakukan pada pengabdian selanjutnya. Tahapan selanjutnyayaitu  identifikasi asset (Discovery),  membangun visi (Dream), dan Design (merancang Program) bersama Petani Ikan Pasia Jambak. Kata Kunci:  Pemberdayaan Masyarakat; ABCD; Ekonomi Kreatif; Petani Ikan.
Pemberdayaan Karang Taruna dalam Pengelolaan Website Desa Terpadu sebagai Media Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Ranah Singkuang Kholis, Nur; Dewi Septiana; M. Nufus Rahmatullah; Novita Herawati; Joni Pratama; Oktariani, Falinda
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11492

Abstract

Desa Ranah Singkuang merupakan desa terpencil di Kabupaten Kampar yang menghadapi tantangan kompleks dalam optimalisasi peran Karang Taruna serta penyebaran informasi kesehatan, keagamaan, dan hukum guna mendukung upaya pencegahan stunting. Keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, dan minimnya partisipasi organisasi kepemudaan menjadi kendala utama dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Karang Taruna melalui pengembangan website desa terpadu sebagai media edukasi yang mengintegrasikan informasi kesehatan, keagamaan, dan peraturan perundang-undangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan survei, observasi, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, simulasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada Februari hingga November 2025 di Desa Ranah Singkuang, Kabupaten Kampar, dengan melibatkan 20 anggota Karang Taruna sebagai mitra utama. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh indikator capaian berhasil terpenuhi dan bahkan melampaui target yang ditetapkan. Sebanyak 65% peserta mampu memahami pengelolaan website desa terpadu, melampaui target awal sebesar 50%. Selain itu, telah terwujud website desa terpadu yang dapat diakses melalui https://ranahsingkuang.id/ serta tersusunnya 15 artikel edukatif tentang pencegahan stunting yang terdiri atas 5 artikel kesehatan, 5 artikel keagamaan, dan 5 artikel peraturan perundang-undangan. Website desa terpadu terbukti menjadi media informasi berbasis teknologi yang efektif dalam mendukung diseminasi edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas Karang Taruna di bidang teknologi informasi, mengaktifkan kembali peran organisasi kepemudaan sebagai motor penggerak pembangunan desa, serta mendorong percepatan transformasi desa menuju konsep Smart Village. Kata kunci: website desa; pencegahan stunting; pemberdayaan karang taruna; smart village; literasi digital 
Penguatan Kepatuhan Pajak Berbasis Digital melalui Asistensi Pelaporan SPT Tahunan dan Edukasi Sistem Coretax di Kabupaten Jepara Viani, Aisyah Nur; Anisa Nursania; Muhammad Agus Irawan; Ita Rakhmawati; Sakha Maajid; Zulfa Kholistiyana
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11525

Abstract

Kepatuhan pajak masih menjadi tantangan strategis dalam optimalisasi penerimaan negara, terutama dalam sistem self-assessment yang menuntut pemahaman dan kemandirian wajib pajak. Rendahnya pengetahuan perpajakan yang disertai keterbatasan literasi digital masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi, masih menjadi faktor penghambat utama kepatuhan wajib pajak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Jepara.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kepatuhan melalui asistensi pelaporan SPT tahunan, pendaftaran NPWP, dan edukasi Core Tax Administration System (CTAS). Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Community Based Participatory Research (CBPR) dengan model action research yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, serta dilengkapi Focus Group Discussion (FGD) untuk pemetaan kebutuhan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan wajib pajak dalam administrasi perpajakan digital dan tumbuhnya kemandirian dalam pelaporan. Capaian keseluruhan kegiatan mencapai tingkat keberhasilan 97,3%. Hal ini menegaskan bahwa kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pajak, akademisi, dan mahasiswa efektif dalam memperkuat literasi digital serta membangun budaya kepatuhan pajak berkelanjutan.   Kata kunci:  kepatuhan pajak, asistensi spt tahunan, edukasi perpajakan, core tax administration system.
Sosialisasi dan Pemeriksaan Golongan Darah Bagi Masyarakat Desa Ujung Teran Kabupaten Karo Nasution, Fadilah; Ramadani, Mutiara; Awalliyah, Cindy; Agita Ibni Kahar, Fisra; Syafitri Siregar, Najma; Faisal, Muhammad
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11563

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Ujung Teran mengenai pentingnya mengetahui golongan darah, tidak hanya untuk keperluan transfusi, tetapi juga dalam pencegahan dan penanganan kondisi kesehatan tertentu. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juli 2025 di Aula Desa Ujung Teran dan diikuti oleh 95 peserta yang dipilih melalui metode accidental sampling. Metode yang digunakan mencakup survei dan wawancara, dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan deduktif dan kualitatif. Rangkaian kegiatan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, pemeriksaan golongan darah dengan metode aglutinasi menggunakan reagen anti-A dan anti-B, serta dokumentasi hasil. Hasil pemeriksaan menunjukkan distribusi golongan darah terbanyak adalah golongan B (36,8%), diikuti oleh A (25,2%), O (22,1%), dan AB (15,7%), yang mengindikasikan kemungkinan adanya pengaruh variasi genetik lokal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat, menyediakan data dasar kesehatan desa, serta mendorong partisipasi aktif warga, sehingga dapat dijadikan model bagi pelaksanaan program kesehatan serupa.   Kata kunci:  kesehatan masyarakat; pemeriksaan golongan darah; sosialisasi
Pelatihan Berbasis PAR dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian Siswa Kelas IV Menggunakan Metode Jarimatika Firdiansyah, Adin Lazuardy; Rosikhoh, Dewi; Fausi, Moh.
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11661

Abstract

Kemampuan berhitung perkalian merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh para siswa SD. Kemampuan ini akan terus dipakai oleh para siswa, meskipun mereka telah lulus sekolah. Siswa kelas IV di SDIT Ulil Albab Bangkalan yang terletak pada pelosok Kecamatan Kamal terindikasi memiliki kemampuan berhitung perkalian tergolong rendah akibat metode konvensional. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian  siswa melalui pelatihan metode Jarimatika dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode PAR digunakan untuk memastikan solusi yang ditawarkan relevan dengan kebutuhan mitra melalui tahapan utama: identifikasi masalah bersama, perencanaan dan pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek pengabdian adalah siswa kelas IV yang memiliki hambatan dalam penguasaan perkalian dari angka 6 sampai angka lebih dari 10. Instrumen pengumpulan data meliputi tes (pre-test dan post-test), observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata secara signifikan dari 62,89 menjadi 85,26, dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,6 yang masuk dalam kategori sedang. Secara kualitatif, penggunaan alat bantu jari tangan terbukti mampu mereduksi kecemasan matematis, meningkatkan percaya diri, serta membangkitkan antusiasme belajar siswa. Sebagai bentuk keberlanjutan, pengabdi menyusun modul Jarimatika praktis dan membagikannya kepada para siswa dan guru untuk menjamin kelangsungan metode ini di sekolah mitra. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis PAR dengan metode Jarimatika efektif dalam meningkatklan hasil belajar dan motivasi instrinsik siswa.  Kata kunci:  jarimatika; kemampuan berhitung perkalian; PAR  
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Program Kesetaraan Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo Malik, Halim K.; Karnain, Nurain
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli-Desember 2025
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v7i2.12150

Abstract

Pengembangan kurikulum dalam pendidikan nonformal merupakan aspek fundamental dalam menjamin tercapainya layanan pendidiikan yang relevan, kontekstual, dan adaptif bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo, khususnya pada program kesetaraan Paket C. Hasil analisis sangat penting untuk mengetahui kesesuaian kurikulum dan implementasinya apakah sudah berjalan secara optimal. Disamping itu dapat mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat baik dari sisi warga belajar, pamong, sarana dan prasaran serta manajemen SKB. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pamong belajar dan peserta didik, serta telaah dokumen. Penelitian ini dilaksakana di semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Informan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang terdiri dari 5 orang pamong Belajar dan 15 orang warga belajar.  Hasil kegiatan menunjukan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan, namun implementasinya masih terbatas pada pembelajaran di kelas formal, sedangkan pembelajaran di luar sekolah masih mengandalkan modul. Tantangan utama meliputi keterbatasan fasilitas, ketidakstabilan kehadiran peserta didik, serta minimnya bimbingan teknis bagi pamong belajar. Meskipun demikian, SKB menyediakan layanan pendidikan inklusif bagi masyarakat beragam latar belakang, termasuk warga belajar dewasa dan mereka yang bekerja. Hasil ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pamong dalam merancang pembelajaran, penguatan pendekatan pembelajaran yang fleksibel, mendorong pamong dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung kurikulum merdeka. Artikel ini merekomendasikan perlunya peningkatan sarana pembelajaran, pelatihan pamong, serta revitalisasi program vokasi agar kurikulum benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kata kunci: pendidikan masyarakat; implementasi kurikulum; skb; kesetaraan; pamong belajar  
Penguatan Literasi Anak melalui Pendampingan Calistung Islami dengan Integrasi PHBS dan Posyandu di Desa Ciakar TRY APRIANI ATIEKA; Adzra; Aisyah Dhianisa; Helda Sapira; Siti Muslihah; Tasya Rahmawati; Zahra Rizkya Fillah; Dewi
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11536

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan literasi, numerasi, karakter dan kesadaran hidup sehat anak usia dini secara terintegrasi. Pemilihan Desa Ciakar sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada observasi awal yang mengindikasikan adanya tantangan spesifik, di antaranya kesiapan calistung anak yang masih rendah (sekitar 60% anak usia 4-7 tahun belum mampu mengenal huruf hijaiyah secara lengkap), praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang belum konsisten (hanya 30% anak terbiasa mencuci tangan pakai sabun sebelum makan), serta partisipasi orang tua dalam edukasi posyandu yang masih terbatas.Tujuan program ini adalah melaksanakan pendampingan belajar melalui pendekatan calistung islami yang disinergikan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta optimalisasi layanan posyandu. Ruang lingkup kegiatan berfokus pada penguatan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, dan nilai religius dalam mendukung tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan anak, orang tua, mahasiswa, kader posyandu, dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif berupa peningkatan kemampuan dasar calistung, pembiasaan perilaku hidup sehat seperti mencuci tangan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam posyandu. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif dan holistik yang menggabungkan pendidikan, kesehatan, dan nilai keislaman secara komprehensif, khususnya dalam konteks komunitas dengan kebutuhan spesifik seperti di Desa Ciakar untuk mendukung perkembangan optimal anak usia dini.
Pengembangan Konten Promosi Media Sosial Tenun Songket Tradisional di Desa Limbang Jaya, Sumatera Selatan Mutiah; Misni Astuti; Feny Selly Pratiwi; Leti Karmila
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.12355

Abstract

Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir sebagai pusat pengrajin kain tenun songket sangat berpotensi dikembangkan menjadi desa wisata budaya. Potensi wisata Desa Limbang Jaya dapat dikembangkan melalui aktivitas para pengrajin tenun songket yang masih konsisten menggunakan alat tenun tradisional. Selain itu, corak dan motif kain songket otentik yang masih terjaga sampai saat ini. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Desa Limbang Jaya, yang ke depannya akan dikembangkan sebagai desa wisata, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desa Limbang Jaya. Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih masyarakat Desa Limbang Jaya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi desa wisata. Peserta dalam kegiatan ini adalah pengrajin muda berjumlah 20 orang, kemudian tim pelaksana terdiri atas 1 orang ketua dengan 3 orang anggota yang merupakan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya, serta keterlibatan 5 mahasiswa, yang kompetensi dan perannya sesuai dengan bidang kepakaran. Metode dalam kegiatan ini yaitu menggunakan teknik participatory rural appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi masyarakat. Luaran dari PKM ini adalah artikel sinta 4 dan publikasi media massa. Selama pelaksanaan kegiatan PKM, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperkenalkan desa mereka sebagai pusat pengrajin songket di Sumatera Selatan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran tentang pemanfaatan media sosial dan praktik pembuatan video menggunakan teknik videografi melalui telepon genggam masing-masing, dengan pendampingan dari mahasiswa. Peserta mempelajari keterampilan dasar pembuatan video melalui telepon genggam dan dapat langsung mempraktikkannya untuk membuat konten. Kesimpulannya, para pengrajin kini memiliki kemampuan secara mandiri untuk membuat konten sederhana bagi media sosial dengan memanfaatkan telepon genggam mereka. Kata kunci: konten, komunikasi, media sosial, pariwisata
Program ASIK sebagai Upaya Promotif dan Preventif Sindrom Metabolik di Masyarakat Desa Canggu Astuti, Trihaningsih Puji; Amelia, Vira; Pamela, Cyrilla Ayu; Hikmat, Rohman
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.12807

Abstract

Sindrom metabolik merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, seiring perubahan gaya hidup dan rendahnya aktivitas fisik. Rendahnya pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pencegahan sindrom metabolik menjadi tantangan utama dalam upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Program ASIK (Aman dari Sindrom Metabolik) dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Desa Canggu dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam pencegahan sindrom metabolik melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, dan aktivitas fisik terstruktur. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan sasaran masyarakat dewasa dan lansia. Evaluasi program dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Program ASIK diikuti oleh 21 peserta masyarakat dewasa dan lansia di Desa Canggu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat secara signifikan dari 6,81 ± 1,17 menjadi 8,14 ± 1,42 (peningkatan 19,5%, p < 0,001), sedangkan skor sikap meningkat dari 27,67 ± 3,07 menjadi 32,10 ± 4,11 (peningkatan 16,0%, p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa Program ASIK efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif masyarakat terhadap pencegahan sindrom metabolik. Program ini berpotensi menjadi model intervensi promotif dan preventif yang aplikatif dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Kata kunci: aktivitas fisik; edukasi kesehatan; pengabdian masyarakat; sindrom metabolik
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Kerajinan Bernilai Ekonomi di Desa Kiusili, Nusa Tenggara Timur Bani, Marlinda Pala; Mauk, Sarlince Sandy; Lika, Ernestina; Taena, Emanuel Tati; Seran, Rikhardus Bria
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.12888

Abstract

Barang bekas rumah tangga di desa sering berakhir sebagai sampah, padahal memiliki potensi untuk diolah menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi. Pelatihan pengolahan barang bekas dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas masyarakat Desa Kiusili, Kecamatan Bikomi Selatan, Nusa Tenggara Timu, dalam mengolah barang bekas menjadi produk kerajinan tangan yang fungsional dan bernilai jual. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan satu hari dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta sebanyak 20 orang, mayoritas ibu rumah tangga berusia 20–50 tahun, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur pemahaman teknik dan kreativitas peserta. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menilai peningkatan keterampilan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Tingkat pemahaman teknik kerajinan tangan meningkat dari 60% sebelum pelatihan menjadi 95% setelah pelatihan, sedangkan kemampuan membuat variasi produk meningkat dari 40% menjadi 80%. Semua peserta berhasil membuat minimal satu produk kerajinan dari barang bekas yang layak digunakan dan memiliki potensi nilai jual. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas peserta serta menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan barang bekas secara produktif. Kegiatan ini menjadi dasar pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan usaha kerajinan lokal. Disarankan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan, pendampingan pemasaran, dan evaluasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan keterampilan dan potensi ekonomi masyarakat. Kata kunci:  keterampilan; kerajinan tangan; ekonomi kreatif; barang bekas; entrepreneur