cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
Optimalisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Akselerasi Kesejahteraan Masyarakat Melalui Bank Sampah: Eksistensi Konsep Circular Economy Merlinda, Santi; Qurrata, Vika Annisa; Seprillina, Linda; Yusida, Ermita; Suwanan, Ahmad Fawaiq; Purnamasari, Vidya
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p047

Abstract

Sukun Berdaya memiliki bank sampah Sukun Berseri yang mengelola sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos. Namun, terdapat kendala-kendala yang memerlukan solusi penyelesaiannya, yaitu (1) minimnya pengetahuan pengurus terhadap proses pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik, (2) ketiadaan alat pencacah, (3) penggunaan tong untuk composter yang menimbulkan bau tidak sedap, (4) kualitas pupuk yang belum memenuhi standar, (5) kemasan pupuk yang belum sesuai standar, dan (6) belum adanya distributional-chain untuk memasarkan hasil produksi pupuk. Metode pengabdian yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu pelatihan dan pendampingan, serta pemberian alat-alat pendukung. Hasil dari program pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pupuk kompos sesuai dengan standar. Selain itu, pemberian alat pencacah dapat meningkatkan efisiensi proses pencacahan sampah menjadi partikel yang lebih kecil. Composter bag juga dapat mencegah terjadinya pencemaran udara akibat proses composting. Pemberian kemasan dan label dapat menjamin kualitas pupuk kompos hingga sampai ke tangan pelanggan serta lebih menarik konsumen. Terakhir, pelatihan pemasaran online dan offline dapat menciptakan distributional-chain sekaligus memperluas pasar. Program selanjutnya dapat membantu dalam uji kualitas dan standar pupuk yang dihasilkan serta menjalin program kemitraan. Kata kunci— Pengabdian Masyarakat, Bank Sampah, Pupuk Kompos, Ekonomi Sirkuler Abstract Sukun Berdaya Village has a Sukun Berseri waste bank that manages household organic waste into compost. However, there are obstacles that require solutions, namely (1) the lack of knowledge of the management on the process of processing household waste into organic fertilizer, (2) the absence of shredders, (3) the use of barrels for composter that causes unpleasant odors, (4) the quality of fertilizers that have not met the standards, (5) fertilizer packaging that is not up to standard, (6) there is no distributional-chain to market fertilizer production. The dedication methods used to overcome these problems are training and mentoring, as well as the provision of supporting tools. The result of this service program is an increase in community knowledge and skills in producing compost in accordance with standards. In addition, the provision of a shredding device can increase the efficiency of the process of shredding waste into smaller particles. Composter bags can also prevent air pollution due to the composter process. Packaging and labeling can ensure the quality of compost until it reaches customers and attracts consumers more. Finally, online and offline marketing training can create a distributional-chain while expanding the market. The further program can assist in testing the quality and standards of fertilizers produced and establishing a partnership program. Keywords— Community Service, Waste Bank, Compost, Circular Economy
Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Melalui Smart Tourism dan Penguatan Manajemen di Wisata Pandansili Ali, Machrus; Jatmiko, Anang; Dwiningwarni, Sayekti Suindyah; Afandi, Arif Nur
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p185-189

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu prioritas riset untuk transformasi ekonomi Indonesia. Inovasi teknologi dengan efisiensi energi sangat diperlukan untuk pemberdayaan dan pengembangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Inovasi teknologi tidak boleh mencemari atau merusak alam disekitarnya, diperlukan inovasi energy baru terbarukan (EBT). Desa wisata pandansili merupakan wisata pemandian yang dibangun sejak jaman Belanda. Karena factor usia dan kurang pengelolaan, wisata ini dibagun kembali oleh masyarakat mulai tahun 2019. Diperlukan perancangan Teknologi inovasi yang ramah lingkungan. Solusi yang ditawarkan adalah rancang bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on Grid dan Smart Tourism berbasis Internet of Thing sebagai salah satu solusi efisiensi energi. Untuk pemberdayaan masyarakat ditawarkan pelatihan rancang bangun PLTS, pelatihan aplikasi Internet of Things (IoT), dan rancang bangun website pandansili yang terintegrasi dengan Sistem Administrasi Berita Data DesO Dan PeLayanan ONline (SABDOPALON) desa Ngampungan dan social media (sosmed) wisata pandansili. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan, Pokdarwis bisa mempraktekkan instalasi PLTS dan penggunaan IoT. Dengan adanya website pandansili masyarakat bisa mendapatkan informasi dan perkembangan wisata pandansili dan desa Ngampungan pada umumnya. Kata kunci— Desa Wisata, Internet of Things, Pemberdayaan Masyarakat, Smart Tourism Abstract Tourism is one of the research priorities for Indonesia's economic transformation. Technological innovation with energy efficiency is very necessary for the empowerment and development of Tourism Awareness Groups (Pokdarwis). Technological innovation must not pollute or damage the surrounding nature, new renewable energy (EBT) innovation is needed. The Pandansili tourist village is a bathing tourism village that was built in the Dutch era. Due to age factors and lack of management, this tourist attraction was rebuilt by the community starting in 2019. Environmentally friendly innovative technology design is required. The solution offered is the design of a Solar Power Plant (PLTS) on Grid and Smart Tourism based on the Internet of Things as an energy efficiency solution. To empower the community, training on PLTS design, Internet of Things (IoT) application training is offered, and Pandansili website design which is integrated with the Ngampungan village DesO Data News and ONline Service Administration System (SABDOPALON) and Pandansili tourism social media (sosmed). With training and assistance, Pokdarwis can practice PLTS installation and use of IoT. With the Pandansili website, people can get information and developments on Pandansili tourism and Ngampungan village in general. Keywords— Tourism Village, Internet of Things, Community Empowerment, Smart Tourism
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Akuntansi Bagi Guru Sekolah Indonesia Davao Filipina Nuswantara, Dian Anita; Sulistyowati, Raya; Mulyani, Heni; Kurniati, Fitrina; Sari, Wulan Iyhig Ratna; Friyanto, Friyanto; Djoewita, Djoewita; Selfiah, Selfiah; Sugangga, Fannie; Musyaffi, Ayatulloh Michael; Nasution, Hafifah
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p079

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat internasional adalah kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas negara untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan. Program pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar akuntansi jasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina. Kegiatan ini melibatkan berbagai workshop dan pendampingan intensif untuk para guru, dengan fokus pada pengembangan materi ajar akuntansi jasa yang sesuai dengan kurikulum dan konteks setempat. Pendekatan yang digunakan mencakup identifikasi masalah, persiapan dan koordinasi, sosialisasi program, pelaksanaan pendampingan secara daring dan luring, diskusi kelompok, serta evaluasi berkelanjutan guna memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dengan efektif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang modul ajar yang inovatif dan relevan, serta peningkatan pemahaman mereka tentang konsep-konsep akuntansi jasa. Dampak positif lainnya termasuk terbentuknya jaringan kerja sama yang lebih kuat antara pengajar di kedua negara, serta peningkatan kualitas pendidikan akuntansi di Sekolah Indonesia Davao, Filipina. Kata kunci—Pengabdian, Keterampilan guru, Pendampingan, Workshop Abstract An international community service program involves cross-country collaboration to make a tangible contribution to society through the transfer of knowledge, technology, and skills. This international community service program aims to enhance the skills of teachers in developing teaching modules for service accounting at the Indonesian School in Davao, Philippines. This activity includes various workshops and intensive mentoring for teachers, focusing on the development of service accounting teaching materials that are aligned with the local curriculum and context. The approach used encompasses problem identification, preparation and coordination, program socialization, online and offline mentoring implementation, group discussions, and continuous evaluation to ensure the acquired skills can be effectively applied. The results of this program show a significant improvement in teachers' ability to design innovative and relevant teaching modules, as well as an increased understanding of service accounting concepts. Other positive impacts include the formation of stronger collaborative networks between educators in both countries and an improvement in the quality of accounting education at the Indonesian School in Davao, Philippines. Keywords— Community service, Teacher Skill, Mentoring, Workshop
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Akuntansi Melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Articulate Storyline Susanti, Susanti; Bahtiar, Moh. Danang; Hakim, Luqman; Arif, Amirul
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p024

Abstract

Abad revolusi industri 4.0 guru dituntut harus memahami ICT (Information and Communcation Technologies) dan mengembangkannya, guru harus mampu menyusun bahan ajar dan sumber belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan menarik bagi siswa agar ketika proses belajar mengajar berlangsung siswa mudah menerima materi ajar yang disampaikan oleh guru. Permasalahan yang muncul pada mitra yaitu sebagian besar bahan ajar dan media pembelajaran yang digunakan selama ini masih belum memaksimalkan penggunaan teknologi informasi, selama ini mitra hanya menggunakan bahan ajar berupa bahan ajar cetak berupa buku ajar atau modul dan menggunakan media power point. Oleh sebab itu, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ingin memberikan pelatihan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Akuntansi Kabupaten Tulungagung untuk mengembangkan media pembelajaran multimedia interaktif articulate storyline berbasis website. Tujuan dari adanya pelatihan ini adalah memberikan alternatif dan solusi dalam mengembangkan bahan ajar yang terintegrasi teknologi sesuai dengan tujuan pembelajaran serta adaptif terhadap perubahan sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan PKM ini telah terlaksana dengan lancar baik pelatihan yang dilakukan secara daring maupun luring. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini mulai awal hingga akhir kegiatan serta memberikan respon yang positif. Kata kunci— Pengabdian Masyarakat, Media Pembelajaran Akuntansi, Sekolah Menengah Kejuruan Abstract In the industrial revolution 4.0 century, teachers are required to understand ICT (Information and Communication Technologies) and develop it. Teachers must be able to prepare teaching materials and learning resources that are more innovative, creative and interesting for students so that when the teaching and learning process takes place, students easily accept the teaching material presented. by the teacher. The problem that arises for partners is that most of the teaching materials and learning media used so far have not maximized the use of information technology, so far partners have only used teaching materials in the form of printed teaching materials in the form of textbooks or modules and used power point media. Therefore, the Community Service (PKM) team wants to provide training to teachers who are members of the Tulungagung Regency Accounting MGMP to develop interactive multimedia learning media with a website-based storyline. The aim of this training is to provide alternatives and solutions in developing teaching materials that are integrated with technology in accordance with learning objectives and are adaptive to change so that later the quality of learning can be improved. This PKM activity has been carried out smoothly, both online and offline training. The evaluation results showed that all participants were very enthusiastic about participating in this training activity from the beginning to the end of the activity and gave positive responses. Keywords— Community Service, Accounting Learning Media, Vocational High School
Enhancing Quantity and Quality Academic Papers through Collaborative Training Between Universitas Negeri Jakarta and Universitas Malaysia Sabah Suherman, Suherman; Wibowo, Agus; Respat, Dwi Kismayanti; Utaminingtyas, Tri Hesti; Zairin, Gentiga Muhammad; Karyaningsih, Rr. Ponco Dewi; Gurendrawati, Etty; Sang, Lim Thien
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p165-169

Abstract

Publikasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Daya saing perguruan tinggi dapat dilihat dari jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan. Semakin produktif perguruan tinggi menghasilkan publikasi ilmiah, maka daya saingnya akan semakin tinggi. Kegiatan PKM ini merupakan salah satu tugas Tri Dharma dimana dosen dapat mengeksplor diri dan bersosialisasi dengan masyarakat. Kegiatan PKM bertujuan menambah pengetahuan dan pemahaman dosen tentang publikasi di jurnal internasional bereputasi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (FEUNJ), dan Fakultas Bisnis, Ekonomi, dan Akuntansi Universiti Malaysia Sabah (FBEA UMS). Peserta kegiatan ini adalah dosen FEUNJ dan FBEA UMS. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para peserta pelatihan dalam menghasilkan artikel berkualitas internasional. Tulisanl ini dapat melengkapi literature yang sudah ada khususnya terkait dengan PKM kolaborasi internasional.. Kata kunci—Pelatihan penulisan artikel, Jurnal internasional bereputasi, Pengabdian kepdaa masyarakat Abstract Publication is one of the efforts to increase the competitiveness of higher education institutions. The competitiveness of tertiary institutions can be seen from the number of scientific publications produced. The more productive universities produce scientific publications, the higher their competitiveness. This community services activity is one of the Tri Dharma tasks where lecturers can explore themselves and socialize with the community. Community service activities aim to increase lecturers’ knowledge and understanding of publications in reputable international journals. This training activity was carried out by the Faculty of Economics, Universitas Negeri Jakarta (FEUNJ), and the Faculty of Business, Economics, and Accounting, Universiti Malaysia Sabah (FBEA UMS). The participants in this activity were lecturers at FEUNJ and FBEA UMS. The results of this activity show an increase in the knowledge and skills of the trainees in producing international-quality articles. This paper can complement the existing literature, especially related to international collaborative community services. Keywords—Training of article writing, International reputable journal, Community services activity.
Pengembangan Sosial Media Bisnis sebagai Peningkatan Daya Saing Digital UMKM Kampung Batik Prameka, Adelia Shabrina; Firdausiah, RR Ayu
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p109

Abstract

Kampung Batik laweyan memiliki eksistensi daerah yang dikenal dalam sejarah Batik Indonesia, namun meskipun sudah menjadi salah satu destinasi belanja di Kota Surakarta, masih terdapat permasalahan dasar yang berhubungan dengan pemasaran digital yaitu minimnya penggunaan platform social media yang berbasis bisnis. Program pengabdian masyarakat ini pun diberikan guna menjawab problematika tersebut dan mendukung program pemerintah “UMKM Naik Kelas dan UMKM GO Digital” dengan memberikan pelatihan startegi pembuatan social media bisnis. Metode yang digunakan berupa dalam kegiatan ini berupa: Pertama, memberikan pelatihan oleh pakar; Kedua, monitoring selama dua bulan terkait materi yang disampaikan dalam pelatihan. Hasil pengabdian ini adalah peserta mampu melakukan pemasaran online melalui social media bisnis dengan konten-konten yang bisa menarik minat pembeli. Kegiatan ini diikuti oleh 15 UMKM Desa Laweyan dengan antusias dan efektif. Kata kunci— Daya Saing, Laweyan, Kampung Batik, Sosial Media Bisnis, Strategi Pemasaran Digital Abstract Laweyan Batik Village has a regional existence known in the history of Indonesian Batik, even though it has become one of the shopping destinations in Surakarta City, there are still basic problems related to digital marketing, namely the lack of use of business-based social media platforms. This community service program was also given to answer these problems and support the government's program “UMKM Naik Kelas dan UMKM Go Digital” by providing strategic training on making business social media. The methods used for this program are: First, providing training by experts; Second, monitoring for two months related to the material delivered in the training. The result of this dedication is that participants are able to do online marketing through business social media with content that can attract buyers. This activity was attended by 15 MSMEs in Laweyan Village enthusiastically and effectively. Keywords— Competitiveness, Laweyan, Batik Village, Social Media Business, Digital Marketing Strategy
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Website Bagi Guru SMK Ningrum, Siti Utami Dewi; Mukhtar, Mutia Kamalia; Wulandari, Nisa A'rafiyah Tri; Purwantiningsih, Ary; Jaya, Fitra; Sucipto, Sucipto
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p054

Abstract

Pelatihan pengembangan bahan ajar interaktif berbasis website menjadi kebutuhan penting bagi guru SMK Plus An-Nuur dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan melaksanakan pelatihan tersebut dengan fokus pada pengembangan bahan ajar yang interaktif dan berbasis website. Metode pelatihan melibatkan pendekatan praktis dan interaktif, memungkinkan guru untuk memahami konsep, perancangan, dan implementasi bahan ajar berbasis website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar interaktif. Para peserta juga termotivasi untuk mengembangkan Bahan Ajar Interaktif dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Evaluasi partisipan juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelatihan ini. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan lain dalam merancang dan melaksanakan pelatihan serupa, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di lingkungan pendidikan.. Kata kunci— Bahan Ajar Interaktif, Pelatihan Guru, Pembelajaran Digital, Pembelajaran Jarak Jauh Abstract Website-based interactive teaching material development training is an important requirement for SMK Plus An-Nuur teachers in improving the quality of learning in the digital era. This program aims to design and implement this training with a focus on developing interactive and website-based teaching materials. The training method involves a practical and interactive approach, enabling teachers to understand the concept, design and implementation of website-based teaching materials. The research results show that this training is effective in increasing teachers' knowledge and skills in developing interactive teaching materials. The participants were also motivated to develop interactive teaching materials in teaching and learning activities at school. Participant evaluations also show a high level of satisfaction with this training. It is hoped that the results of this research can become a reference for other educational institutions in designing and implementing similar training, as well as increasing the use of technology in learning in educational environments. Keywords— Interactive Teaching Materials, Teacher Training, Digital Learning, Distance Learning
Pelatihan Soft Skill Komunikasi dan Interpersonal Untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Calon Akuntan Utami, Helianti; Pujiningsih, Sri
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p001

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan praktik latihan kepada mahasiswa calon akuntan tentang soft skill komunikasi dan interpersonal. Topik soft skill komunikasi dan interpersonal penting untuk diberikan pada mahasiswa, dikarenakan merupakan salah satu penilaian penting pemberi kerja pada saat proses rekruitmen. Namun, hasil riset menunjukkan mahasiswa kurang memberikan perhatian pada soft skill khususnya komunikasi dan interpersonal. Selain itu, soft skill tersebut tidak terdapat dalam kurikulum akuntansi, sehingga mahasiswa kurang mendapatkan wawasan dan praktik soft skill komunikasi dan interpersonal. Alasan tersebut menjadi pertimbangan tim abdimas FEB UM untuk mengangkat topik soft skill komunikasi dan interpersonal dengan menggunakan metode pelatihan, agar mahasiswa calon akuntan tidak hanya mendapatkan ilmu teoritisnya, namun juga mempraktikan langsung soft skill tersebut. Metode tersebut mengharuskan mahasiswa untuk mempraktikan soft skill nya dengan arahan dari mentor komunikasi dan interpersonal yang profesional. Mentor juga memberikan feedback secara detail pada beberapa mahasiswa yang berani untuk praktik di depan teman-temannya. Hasil kegiatan pelatihan diperoleh melalui kuisioner berupa feedback positif dari peserta. Peserta mendapatkan wawasan mengenai soft skill komunikasi dan interpersonal, merasa lebih percaya diri untuk berkomunikasi, juga termotivasi untuk berlatih secara mandiri. Harapannya, mahasiswa dapat meningkatkann kemampuan soft skill nya dan mampu bersaing dalam dunia kerja. Kata kunci— Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Soft Skill Komunikasi dan Interpersonal, Mahasiswa Abstract This community service activity aims to provide prospective accountant students with insight and practical training regarding communication and interpersonal soft skills. The topic of communication and interpersonal soft skills is important to give to students, because it is one of the essential assessments of employers during the recruitment process. However, research results show that students need to pay more attention to soft skills, especially communication and interpersonal skills. Apart from that, these soft skills are not included in the accounting curriculum, so students need to get the insight and practice of communication and interpersonal soft skills. The FEB UM community service team considered this reason to raise the topic of communication and interpersonal soft skills using training methods, so that prospective accountant students not only get theoretical knowledge, but also practice these soft skills directly. This method requires students to practice their soft skills with direction from professional communication and interpersonal mentors. Mentors also provide detailed feedback to several students who dare to practice in front of the class. The results of training activities were obtained through questionnaires in the form of positive feedback from participants. Participants gain insight into communication and interpersonal soft skills, feel more confident in communicating, and are also motivated to practice independently. The hope is that students can improve their soft skills and be able to compete in the world of work. Keywords— Community Service Activity, Training, Soft Skill Communication and Interpersonal, Students
Peningkatan Daya Saing Pelaku UMKM Melalui Pelatihan Digitalisasi Akuntansi Effendi, Bahtiar
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p087

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bentuk usaha yang menjadi penopang dalam kegiatan perekonomian suatu daerah dan menjadi barometer keberhasilan dan keberlanjutan tingkat perekonomian suatu daerah. Namun, tidak sedikit UMKM yang menutup kegiatan usaha mereka karena tidak dapat bertahan terhadap kondisi kesulitan keuangan yang dihadapi. Sebagian besar Pelaku UMKM menghadapi kondisi permasalahan yang sama yakni kurangnya pengetahuan yang memadai perihal akuntansi digital dalam mengelola kegiatan usahanya. Berdasarkan permasalahan yang dialami, alternatif solusi yang ditawarkan adalah melalui kegiatan pelatihan akuntansi digital bagi pelaku UMKM Desa Suradiata, Kabupaten Tangerang. Pelatihan yang dilakukan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pelaku UMKM agar mampu bertahan menghadapi kondisi yang susah akibat kesulitan keuangan dalam kegiatan usahanya. Adapun metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yakni meliputi: tahap persiapan yang terdiri dari observasi, wawancara dengan kepala desa, penyampaian materi, dan penyuluhan materi; tahap pelaksanaan terdiri dari pelaksanaan kegiatan seminar diawali dengan pendekatan dan pendampingan kepada pelaku usaha; tahap evaluasi evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan. Dari hasil kegiatan pelatihan akuntansi digital yang telah dilakukan, para peserta kegiatan memiliki wawasan dan pandangan baru dan melek digitalisasi akuntansi dalam mengelola pembukuan kegiatan usaha dan memaksimalkan pendapatan yang diterima. Kata kunci— Digitalisasi Akuntansi, UMKM, Pelatihan, Peningkatan Kapasitas Abstract Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a form of business that supports the economic activities of a region and is a barometer of the success and sustainability of a region's economic level. However, a number of MSMEs have stopped their operations because they cannot survive the financial difficulties they are facing. Most MSMEs players face the same problem, namely a lack of sufficient knowledge of digital accounting when managing their business activities. Based on the issues encountered, the alternative solution offered is digital accounting training activities for MSMEs in Suradiata Village, Tangerang Regency. The aim of this training is to prepare MSMEs stakeholders to overcome difficult conditions due to financial difficulties in their operations. Community service methods include: Preparatory phase, consisting of observation, interviews with village leaders, delivery of materials and advice on materials; The implementation phase consists of conducting seminar activities, starting with addressing and supporting economic actors. Evaluation phase Assessment of the activities carried out. Based on the results of the digital accounting training conducted, the participants of the activity have gained new insights and views and are familiar with the digitalization of accounting to manage the accounting of business activities and maximize the revenue generated. Keywords— Digitization of Accounting, MSMEs, Training, Capacity Improvement
Pelatihan Merajut Ibu-Ibu PKK Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Finansial Keluarga Utami, Helianti; Pujiningsih, Sri
Jurnal KARINOV Vol 7, No 3 (2024): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i3p155

Abstract

Meskipun PKK telah berdiri selama puluhan tahun dan aktif dalam kegiatan yang berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, akan tetapi masih terdapat kendala dalam efektivitas pelaksanaannya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kegiatan PKK yang mendapatkan respon positif adalah kegiatan yang melibatkan keterlibatan langsung dan berpotensi memberikan imbalan ekonomis. Oleh karena itu, pengabdian ini menyelenggarakan pelatihan merajut bagi Ibu-Ibu PKK di RT 4 Kendalsari Kota Malang untuk memberikan bekal keterampilan yang berpotensi dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya sesuai visi misi PKK terutama dalam aspek finansial. Pelatihan diselenggarakan sebanyak tiga pertemuan dengan variasi hasil produk mulai dari tali masker, dompet koin hingga tas pesta. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah pelatihan praktis dengan bantuan instruktur dan saling belajar-mengajar antar peserta. Hasil pelatihan menunjukkan respon positif dan peningkatan keterampilan dengan peserta yang telah berhasil menghasilkan produk bernilai komersial dan berencana untuk mengembangkan keterampilannya lebih lanjut. Program ini turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGS) khususnya pada aspek pendidikan berkualitas (SDGS 4) dan pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi (SGDS 8) melalui fokus pada pemberdayaan keluarga dan peningkatan keterampilan yang juga sejalan dengan salah satu program pokok PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Indonesia. Kata kunci— Pengabdian Masyarakat, PKK, Merajut, Finansial, SDGs Abstract Although PKK has been established for decades and has been active in activities aimed at improving family welfare, there are still constraints in the effectiveness of its implementation. Previous research has shown that PKK activities that receive a positive response are those that involve direct participation and have the potential to provide economic returns. Therefore, this service provides knitting training for PKK mothers in RT 4 Kendalsari, Malang City to provide skills that have the potential to improve their family's welfare in accordance with the PKK's vision and mission, especially in the financial aspect. The training was held for three meetings with variations in product results ranging from mask straps, coin purses to party bags. The method used in the training is practical training with the assistance of instructors and mutual learning among participants. The results of the training show a positive response and improvement in skills with participants who have successfully produced commercially valuable products and plan to develop their skills further. This program also supports the Sustainable Development Goals (SDGs), especially in the aspects of quality education (SDG 4) and decent work and economic growth (SDG 8) with a focus on family empowerment and improving skills, which is also in line with one of the main programs of PKK in improving family welfare in Indonesia. Keywords— Community Service, PKK, Knitting, Financial, SDGs