cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 525 Documents
Implementasi Monitoring Dan Evaluasi Strategi Pada Organisasi Pelayanan Kesehatan : Tinjauan Literatur Nazhifa Nurul Azizah; Adzroo Atiiqoh Nur Nabiila; Nasywa Athiyah Zahra; Acim Heri Iswanto
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3486

Abstract

Sistem pelayanan kesehatan saat ini dihadapkan pada kompleksitas yang semakin tinggi, terutama dalam aspek pembiayaan, mutu layanan, serta tuntutan pencapaian indikator kinerja yang terstandar, sehingga monitoring dan evaluasi strategi menjadi elemen penting dalam menjamin keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan. Namun, praktik di lapangan masih menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang mengakibatkan pemanfaatan hasil evaluasi dalam pengambilan keputusan strategis belum berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran pada basis data Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect dalam rentang publikasi tahun 2019-2025 menggunakan kata kunci monitoring strategi, evaluasi kinerja, serta manajemen strategis pelayanan kesehatan. Kriteria inklusi meliputi artikel jurnal orisinal berbahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dalam bentuk full-text, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel non peer-review, opini, serta kajian yang hanya berfokus pada manajemen klinis tanpa aspek manajerial strategis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan seperti Balanced Scorecard dan Knowledge-Based Performance Management System mampu memberikan kerangka evaluasi yang komprehensif melalui integrasi indikator keuangan dan non keuangan serta mendukung peningkatan mutu layanan melalui perbaikan berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan SDM, lemahnya integrasi sistem informasi, serta rendahnya pemanfaatan hasil evaluasi dalam pengambilan keputusan, di mana kegiatan evaluasi masih cenderung bersifat administratif. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi strategi memiliki peran krusial dalam efektivitas manajemen organisasi pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem evaluasi berbasis data, serta optimalisasi pemanfaatan hasil evaluasi guna mendukung pengambilan keputusan strategis dan peningkatan mutu layanan secara berkesinambungan.
Hubungan Lama Puasa Dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting (PONV) Pada Pasien General Anestesi Di RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi Fridan Firdaus; Amin Susanto; Magenda Bisma Yudha
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3488

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah tindakan general anestesi dan dapat memengaruhi kenyamanan serta proses pemulihan pasien. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian PONV adalah lama puasa preoperatif yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama puasa dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi di RSUD R. Syamsudin, S.H. Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 184 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan instrumen Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menjalani puasa selama 6–8 jam sebanyak 101 responden (54,9%) dan sebagian besar tidak mengalami PONV sebanyak 168 responden (91,3%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama puasa dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi. Kesimpulan penelitian ini adalah lama puasa preoperatif berhubungan dengan kejadian PONV pada pasien general anestesi
Efektivitas Metode Penyuluhan Higiene Dan Sanitasi Pangan Dengan Media Articulate Storyline “Fosaling’’ Pada Penjamah Makanan Di Rumah Makan X Dan Y Yuliana Puspitasari; Sri Haryanti; Rizki Kurniawan Saputra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3491

Abstract

Higiene dan sanitasi pangan berperan penting menjamin keamanan pangan dan mencegah keracunan makanan. Kurangnya kebersihan diri dan penggunaan APD yang tidak sesuai standar menyebabkan risiko kontaminasi pangan akibat rendahnya penerapan higiene sanitasi. Peneliti menggunakan media berbasis website Articulate Storyline "FOSALING" untuk meningkatkan perilaku penjamah makanan melalui penyuluhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media tersebut di Rumah Makan X dan Y. Peneliti menerapkan desain Non-Equivalent Control Group dengan pre-test dan post-test. Penelitian ini berjumlah 60 responden dengan teknik total sampling, lalu membagi mereka menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik yang lebih tinggi dibanding metode ceramah. Hasil uji menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi antara kedua kelompok dengan (p-value < 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media "FOSALING" lebih efektif dibanding metode ceramah dalam meningkatkan perilaku higiene dan sanitasi pangan
Studi Literatur : Perencanaan Strategi Advokasi Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan ISPA Pada Masyarakat Hutri Agustina Br Ginting; Irfan Sazali Nasution; Nadia Angelina Br Tarigan; Zahratul Ulya; Nursanita Nasution; Azahra Agustina Tanjung; Wulan Hasibuan
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3496

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat krusial di Indonesia, terutama karena tingginya angka kejadian pada bayi dan balita. Berbagai faktor demografis (seperti usia), biologis (status gizi, imunisasi, pemberian ASI), serta lingkungan (paparan asap rokok, penggunaan bahan bakar padat, dan ventilasi rumah buruk) turut berkontribusi terhadap kejadian ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategi advokasi kesehatan untuk pencegahan ISPA, meliputi identifikasi determinan, pemetaan pemangku kepentingan, perumusan strategi, serta penyusunan sistem monitoring dan evaluasi . Penelitian ini menggunakan metode studi review literatur dengan pendekatan deskriptif-analitik Pencegahan ISPA memerlukan strategi komprehensif yang mencakup advokasi kebijakan, mobilisasi sosial, komunikasi perubahan perilaku, serta penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader. Keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat makro, meso, dan mikro sangat vital. Sistem monitoring dan evaluasi berbasis input, proses, output, serta outcome diperlukan untuk mengukur efektivitas program advokasi. Strategi advokasi kesehatan yang terencana, terstruktur, dan berbasis bukti dapat menjadi upaya efektif dalam menurunkan kejadian ISPA di Masyarakat. Penerapan strategi ini sebaiknya didukung dengan kolaborasi lintas sektor dan penelitian lanjutan untuk adaptasi lokal
Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Keuangan pada Organisasi Kesehatan: Tinjauan Literatur Adzroo Atiiqoh Nur Nabiila; Nazhifa Nurul Azizah; Nasywa Athiyah Zahra; Acim Heri Iswanto
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3500

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan merupakan elemen penting dalam penerapan good governance pada organisasi kesehatan karena berperan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, efektivitas pelayanan, dan kepercayaan masyarakat. Namun, implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan SDM, lemahnya pengendalian internal, rendahnya keterbukaan informasi publik, serta belum optimalnya digitalisasi sistem keuangan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada organisasi kesehatan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya, serta menelaah hambatan dan upaya strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan sektor kesehatan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif melalui penelusuran artikel pada database Google Scholar dan GARUDA. Artikel yang dipilih dipublikasikan pada tahun 2018–2026, tersedia dalam teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara deskriptif berdasarkan tema utama penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, efektivitas pengelolaan dana, dan kinerja organisasi kesehatan. Kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal, serta penerapan sistem informasi keuangan digital juga menjadi faktor penting dalam mendukung akuntabilitas organisasi. Di sisi lain, hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi SDM, lemahnya sistem pengawasan internal, minimnya keterbukaan informasi kepada publik, serta belum optimalnya integrasi sistem digital di beberapa organisasi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas SDM, optimalisasi sistem pengendalian internal, peningkatan digitalisasi sistem keuangan, dan keterbukaan laporan keuangan kepada masyarakat untuk mewujudkan tata kelola organisasi kesehatan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan
Pengaruh Pemberian “BUSAHINI” Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Praktik Penjamah Makanan Di SPPG Kabupaten Sleman Deswina Atika Sari; Sri Haryanti; Choirul Amri; Rizki Kurniawan Saputra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3501

Abstract

Higiene dan sanitasi pangan sangat penting untuk menjamin keamanan pangan dari kontaminasi. Kepatuhan penjamah makanan terhadap standar higiene, seperti penggunaan alat pelindung diri dan praktik sanitasi yang tidak sesuai, dapat meningkatkan risiko keracunan pangan. Penelitian ini menggunakan buku saku "Busahini" sebagai media penyuluhan untuk meningkatkan perilaku penjamah makanan di SPPG Nogotirto dan SPPG Sendangrejo, Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasy-eksperimen serta pre-test dan post-test. Sebanyak 94 responden diambil melalui teknik total sampling, lalu dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan metode ceramah. Uji statistik membuktikan adanya pengaruh signifikan sebelum dan sesudah intervensi, serta antara kelompok kontrol dan eksperimen (p-value < 0,001). Kesimpulannya, pemberian buku saku "Busahini" lebih berpengaruh dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan higiene sanitasi pangan penjamah makanan
Strategi Monitoring Dan Evaluasi Dalam Advokasi Kesehatan Untuk Mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting Nasution, Irfan Sazali; Sipahutar, Aginta Nur Amelia; Syaputri, Marsha Aulia; Stiawan, Yolanda Ajeng Ayu; Lubis, Selvia; Zuhra, Fatimah; Aulia, Natasya; Fatiha, Alifa
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/vx1qcc19

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan pembangunan nasional. Keberhasilan program percepatan penurunan stunting memerlukan advokasi kesehatan yang didukung oleh sistem monitoring dan evaluasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi monitoring dan evaluasi dalam advokasi kesehatan guna mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, dokumen kebijakan, serta laporan lembaga kesehatan yang relevan pada periode 2020–2026. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi monitoring dan evaluasi yang efektif harus dilakukan secara terintegrasi, partisipatif, berbasis data, dan berorientasi pada hasil. Penggunaan indikator output, outcome, dan impact menjadi instrumen penting dalam mengukur keberhasilan program stunting. Selain itu, penguatan sistem informasi kesehatan berbasis digital, pelibatan kader kesehatan dan masyarakat, serta koordinasi lintas sektor mampu meningkatkan efektivitas program percepatan penurunan stunting. Namun, implementasi monitoring dan evaluasi masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kualitas data, keterbatasan infrastruktur digital, dan lemahnya koordinasi antar sektor. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem informasi kesehatan, dan peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar program penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Literatur Review Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Pada Pelayanan Rawat Inap Di Fasyankes Mei Puspitasari; Sinta Novratilova; Nurlita Fauziah; Putri Ratna; Ranita Prahesthika Afvitanury; Romie Salmana Nabiila Faiz Putra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/trac6073

Abstract

Rekam medis merupakan dokumen penting dalam pelayanan kesehatan yang berfungsi sebagai sumber informasi klinis, alat komunikasi antar tenaga kesehatan, serta indikator mutu pelayanan. Namun, ketidaklengkapan pengisian rekam medis masih sering ditemukan pada pelayanan rawat inap dan dapat berdampak terhadap keselamatan pasien, proses administrasi, serta klaim pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan berkas rekam medis pada pelayanan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan, serta mengkaji upaya perbaikan yang dapat dilakukan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan narrative review. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar menggunakan kata kunci yang telah ditentukan. Sebanyak 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan diterbitkan pada tahun 2022–2026 dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis masih belum optimal, terutama pada komponen identifikasi pasien, laporan penting, autentikasi petugas, dan resume medis. Faktor yang memengaruhi ketidaklengkapan meliputi aspek sumber daya manusia, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, keterbatasan sarana dan teknologi, serta penerapan rekam medis elektronik yang belum optimal. Disimpulkan bahwa kelengkapan rekam medis rawat inap masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan petugas, audit berkala, penguatan penerapan SOP, serta pengembangan sistem rekam medis yang lebih efektif guna mendukung mutu pelayanan kesehatan
Paparan Asap Rokok Dalam Keluarga Sebagai Faktor Risiko Stunting Anak : Tinjauan Literature Berbasis Theory Of Planned Behavior Besti Dyah Wulandari; Sunardi Sunardi; Indah Jayani; Eko Winarti
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/w83ww820

Abstract

Stunting adalah masalah gizi dengan prevalensi tinggi tingkat global. Faktor stunting disebabkan oleh banyak faktor selain malnutrisi, paparan asap rokok dalam keluarga diduga menjadi faktor risiko yang berkontribusi terhadap gangguan tumbuh kembang pada anak. Penelitian ini memiliki kebaruan yaitu integrasi faktor paparan asap rokok sebagai determinan lingkungan dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menjelaskan intervensi perubahan perilaku merokok dalam keluarga. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan paparan asap rokok keluarga sebagai faktor risiko stunting anak berdasarkan tinjauan literatur berbasis Theory of Planned Behavior (TPB). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA yang diperoleh dari basis data artikel 2021-2026 bersumber dari Google Scholar, Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan SpringerLink. Dari 213 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan paparan asap rokok berkontribusi signifikan terhadap peningkatan risiko stunting melalui mekanisme gangguan penyerapan nutrisi, peningkatan kerentanan infeksi, serta pengaruh sosial ekonomi keluarga. Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) menegaskan bahwa sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku berpengaruh terhadap perilaku merokok orang tua yang dapat menimbulkan risiko terjadinya stunting pada anak. Kesimpulan dari penelitian bahwa pencegahan stunting tidak hanya intervensi gizi namun juga strategi perilaku perubahan berbasis Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menciptakan lingkungan keluarga bebas asap rokok sebagai upaya menurunkan risiko stunting berkelanjutan
Analisis Faktor Penghambat Dan Pendorong Implementasi Akreditasi Serta SPM Di FKTP : Literature Review Berbasis Teori Kebijakan Nasywa Athiyah Zahra; Adzroo Atiiqoh Nur Nabiila; Nazhifa Nurul Azizah; Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Cahya Arbitera
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/pdt2fs46

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan aspek penting dalam mendukung pelayanan kesehatan primer yang berkualitas. Pemerintah telah menerapkan akreditasi dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai instrumen utama peningkatan mutu. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala yang menyebabkan capaian antar wilayah belum merata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis faktor penghambat serta pendorong implementasi akreditasi dan SPM di FKTP, serta menganalisisnya menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan sintesis tematik. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, Garuda. dan jurnal nasional terakreditasi SINTA. Artikel yang dipilih merupakan penelitian asli, diterbitkan pada periode 2016-2026, berfokus pada FKTP, dan tersedia dalam bentuk full-text. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, serta lemahnya komunikasi dan koordinasi. Faktor pendorong yang mendukung keberhasilan implementasi meliputi komitmen pimpinan, dukungan manajemen, pembinaan teknis dari dinas kesehatan, kejelasan regulasi, dan perencanaan anggaran yang baik. Berdasarkan teori Edward III, dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berperan penting dalam menentukan keberhasilan implementasi. Implementasi akreditasi dan SPM di FKTP belum berjalan optimal dan memerlukan penguatan SDM, perbaikan komunikasi kebijakan, serta monitoring yang terintegrasi untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue