cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
MANAJEMEN LUKA BAKAR PADA ANAK Narti, Widya; Gani, Azis Beru; Madjid, Asnawi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51569

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Perbedaan anatomi, fisiologi, dan psikologis antara anak dan dewasa menjadikan penatalaksanaan luka bakar pada anak lebih kompleks. Literatur ini merupakan narrative review yang meninjau prinsip dan strategi manajemen luka bakar pada anak, meliputi resusitasi cairan, perawatan luka, intervensi bedah, dan rehabilitasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan multidisipliner dengan individualisasi terapi diperlukan untuk hasil optimal. Resusitasi cairan sesuai formula Parkland, penggunaan balutan modern seperti Suprathel atau Mepilex Ag, serta rehabilitasi dini terbukti efektif mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi. Fokus utama manajemen ialah stabilisasi awal, kontrol infeksi, dan pemulihan fungsi secara menyeluruh.
ADAPTASI EMOSI PASIEN TUNA RUNGU DENGAN GANGGUAN AFEKTIF BIPOLAR EPISODE MANIK DI RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR PALEMBANG Latifah, Latifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adaptasi emosi pasien tuna rungu dengan gangguan afektif bipolar episode manik di RS Ernaldi Bahar Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis laporan kasus klinis pasien berinisial Tn. W, laki-laki berusia 27 tahun, tuna rungu dan tuna wicara sejak lahir, yang datang dengan gejala mania dan perilaku agresif. Data dikumpulkan melalui telaah catatan medis dan wawancara dengan tenaga medis yang menangani. Hasil menunjukkan bahwa keterbatasan komunikasi merupakan faktor utama yang mempersulit pengelolaan emosi, menyebabkan ledakan amarah, perilaku destruktif, dan ancaman kekerasan. Strategi adaptasi emosi pasien meliputi penarikan diri sosial, ekspresi emosi nonverbal, serta ketergantungan terhadap keluarga. Pendekatan terapeutik yang efektif mencakup kombinasi psikofarmaka (Haloperidol, Risperidone), terapi suportif keluarga, dan pembinaan spiritual. Temuan ini menekankan pentingnya layanan kesehatan jiwa yang inklusif bagi penyandang disabilitas pendengaran dengan penyediaan komunikasi alternatif seperti bahasa isyarat dan media visual.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024 Dalsabilah, Sobrina; Sitorus, Mido Ester J; Nababan, Donal; Sinaga, Taruli Rohana; Manurung, Kesaktian; Brahmana, Netti Etalia Br.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10144

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, prevalensi Stunting pada balita masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Stunting pada balita usia 24–59 bulan di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024Sampel penelitian berjumlah 99 responden balita usia 24–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, serta dianalisis dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, pemberian MP-ASI, dan ketersediaan air bersih. Hasil penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan MP-ASI dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Ada hubungan Ketersediaan Air Bersih dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024 dengan nilai Fisher Exact = 0,000. Faktor paling dominan yang mempengaruhi Kejadian Stunting adalah variabel Ketersediaan Air Bersih Sig = 0,000 < 0,05 dan 95% CI = 0.885 - 23.177.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KABIL KOTA BATAM Mindasari, Hanny; Nababan, Donal; Zulfendri, Zulfendri; Siagian, Mindo Tua; Adiansyah, Adiansyah; Silitonga, Evawani Martalena
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10713

Abstract

Tingkat kepuasan pasien menunjukkan tingkat keberhasilan suatu layanan kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanannya. Salah satu metode yang digunakan untuk menilai tingkat kepuasan pasien yaitu menggunakan Service Quality, metode ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi kepuasan pelanggan menggunakan lima dimensi mutu, diantaranya: keandalan (realibility), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangibles). Metode ini digunakan karena dapat membantu untuk mengetahui apakah pelayanan yang diberikan oleh puskesmas telah memberikan rasa kepuasan terhadap pasien atau diperlukan kembali suatu peningkatan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien di Puskesmas Kabil Kota Batam. Jenis penelitian dengan pendekatan crosssectional dilakukan dari bulan Desember 2024 - Febuari 2025.  Setelah data terkumpul, dilakukan Analisa Univariat untuk mendeskripsikan masing-masing variabel penelitian kemudian dilakukan analisis bivariat untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan kepastian dan empati secara serempak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien (Kelima variabel bebas memiliki Sig.< 0,005). Hendaknya pihak Puskesmas melalui kegiatan sosial, membuat brosur, membuat bill board di persimpangan jalan di kota Batam sehingga masyarakat semakin mengetahui keberadaan Puskesmas dan layanan yang ada.  
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT UMUM SARI MUTIARA LUBUK PAKAM DALAM MENGHADAPI RISIKO BENCANA KEBAKARAN Purba, Agustinus Hamonangan Winston; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Taruli Rohana; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.10731

Abstract

Penelitian berjudul ‘Analisis Kesiapan Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam dalam Menghadapi Risiko Bencana Kebakaran tahun 2025. Penelitian dilakukan oleh Agustinus Hamonangan Winston Purba pada 2025. Penelitian bertujuan untuk menilai kesiapan RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam dalam menghadapi risiko bencana kebakaran sesuai Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan khususnya pada MFK 6 yang mencakup pengkajian risiko kebakaran, proses proteksi kebakaran, penetapkan kebijakan dan melakukan pemantauan larangan merokok di seluruh area rumah sakit, pengkajian risiko proteksi kebakaran, memastikan semua staf memahami proses proteksi kebakaran termasuk melakukan pelatihan penggunaan APAR, hidran dan simulasi kebakaran setiap tahun serta memiliki peralatan pemadaman kebakaran aktif dan sistem peringatan dini serta proteksi kebakaran secara pasif telah diinventarisasi, diperiksa, di ujicoba dan dipelihara sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan didokumentasikan. Metode penelitian adalah observasi dan wawancara mendalam. Temuan Secara keseluruhan diperoleh rata rata hasil dari parameter MFK 6 untuk elemen terpenuhi yaitu sebesar 73% di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam. Originality/novelty adalah belum pernah dilakukan penelitian ini di Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam.
PENATALAKSANAAN MODEL EDUKASI DALAM MENGUBAH PERILAKU MASYARAKAT UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH PUSKESMAS GUNUNGSITOLI Zega, Memoris; Utama, Indra; J Sitorus, Mido Ester; Purba, Ivan Elisabeth; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.13243

Abstract

Dengue merupakan penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui nyamuk dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia. Pencegahan dengue pada saat ini masih bertumpu pada pengendalian vektor yang memerlukan keterlibatan masyarakat secara aktif. Upaya yang dapat dilakukan pada upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) berupa penyuluhan kesehatan, kerja bakti, 3M, kunjungan rumah, kegiatan fogging, pemantauan jentik berkala dilakukan setiap tahunnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan model edukasi dalam mengubah perilaku masyarakat untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah puskesmas Gunungsitoli. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Puskesmas Gunungsitoli pada bulan Juni - Desember 2024. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 keluarga pada masyarakat di Wilayah Puskesmas Gunungsitoli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan model edukasi berperan penting dalam perubahan perilaku masyarakat. Pemahaman masyarakat tentang Demam berdarah sudah cukup baik, dimana mereka mengetahui bahwa demam berdarah disebabkan oleh nyamuk yang membawa virus aedes dan menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, mual muntah, lemas, nyeri otot. Dalam hal perilaku pencegahan demam berdarah, masyarakat telah menerapkan metode 3M (menguras bak mandi, menutup penampungan air dan mendaur ulang barang bekas), membersihkan lingkungan sekitar, menggunakan serbuk abate, menggunakan kelambu dan obat nyamuk dan foging dari puskesmas. Edukasi dalam mencegah demam berdarah dengue di peroleh masyarakat dari media sosial sosial seperti facebook, instagram dan adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan.  
DETERMINAN MOTIVASI KERJA ASN DI UPTD PELATIHAN KESEHATAN DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Purba, Lidya; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Taruli Rohana; Nababan, Donal; Sitorus, , Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.21820

Abstract

Motivasi kerja merupakan dorongan atau semangat untuk bekerja keras yang berhubungan dengan internal individu dengan tujuan hasil kerja yang baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang dicapai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ASN sebanyak 47 orang, dengan sampel penelitian sebanyak 47 responden dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis bivariat diolah menggunakan uji Chi Square, dan analisis multivariat diolah menggunakan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian berdasarkan tabulasi silang menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan itu sendiri (p-value 0.001), tanggung jawab (P-value 0.004), kebijakan organisasi (p-value 0.007), supervisi (P- value 0.013), dan kondisi kerja (p-value 0.023), faktor yang paling dominan berpengaruh adalah tanggung jawab (p-value 0.018, Exp(B) 11.631) artinya tanggung jawab yang baik berpeluang 11.6 kali memiliki motivasi kerja yang tinggi. Saran penelitian untuk Kepala UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan agar kegiatan supervisi yang baik perlu dilakukan bimbingan serta pengawasan dan dilakukan secara berkala sesuai dengan waktu yang ditentukan, dan memberikan penjelasan/arahan dalam melaksanakan pelatihan Kesehatan, saran pada peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian mix method untuk mencapai hasil yang maksimal.
MUTU LAYANAN REKAM MEDIS TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI KLINIK PANTI SWASTI Swandewi, Ni Ketut; Dewi, Luh Deayu Krisna; Wahyudyasa, Putu Tara Judica
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51377

Abstract

Layanan rekam medis merupakan salah satu layanan minimal yang wajib disediakan oleh klinik untuk menunjang kualitas layanan kesehatan. Unit Rekam Medis berperan sebagai gerbang terdepan dalam layanan klinik, sehingga dapat menjadi salah satu indikator kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara mutu layanan rekam medis dengan kepuasan pasien rawat jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien di Klinik Panti Swasti, dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang diambil menggunakan non-probability sampling jenis purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77% responden menilai mutu layanan rekam medis dalam kategori cukup, sementara 82% responden menyatakan puas terhadap layanan rekam medis. Terdapat hubungan signifikan antara mutu layanan rekam medis dengan kepuasan pasien rawat jalan (p = 0,0001). Dimensi Empathy dan Responsiveness terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan mutu layanan rekam medis yang berfokus pada kepuasan pasien memerlukan perbaikan sistem, prosedur, budaya pelayanan, serta peningkatan komunikasi interpersonal di kalangan petugas klinik.
INTERVENSI DIAGNOSIS KOMUNITAS UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI DESA SINDANG ASIH, KABUPATEN TANGERANG Natulewi, Chika; Mahrunisa, Yuni; Zaneta, Darlene; Prandesta, Kevin Neseldo; Drew, Clement
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51575

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang masih sangat tinggi di Indonesia. Penyakit infeksi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Termasuk di wilayah Tangerang terutama di wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya. Kasus terbanyak tercatat di Desa Sindang Asih yang termasuk wilayah Sindang Jaya. Menilai efektivitas intervensi diagnosis komunitas dalam menurunkan angka kejadian kasus baru TB paru di Desa Sindang Asih Studi ini menggunakan pendekatan diagnosis komunitas dengan analisis situasi, identifikasi masalah menggunakan Paradigma Blum, penentuan prioritas dengan metode Delphi non-scoring, dan identifikasi akar masalah dengan fishbone diagram. Intervensi dilaksanakan dalam dua tahap berupa penyuluhan TB paru dan pelatihan etika batuk. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung keterampilan peserta. Pemantauan dilakukan dengan metode siklus PDCA (Plan-Do-Check- Act). Terdapat peningkatan rata-rata nilai pre-test dan post-test sebesar 18,94% setelah intervensi pertama. Sebanyak 76,2% peserta mencapai nilai post-test ≥80. Intervensi kedua menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat memperagakan etika batuk yang benar. Diagnosis komunitas dengan pendekatan edukasi terbukti meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan TB paru, sehingga dapat menurunkan potensi peningkatan kasus baru TB paru di wilayah tersebut.
MODEL PREDIKTIF STRES KERJA, BIOMEKANIKA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER PADA PETANI PANGAN FOOD CROPS DI KOTO TANGAH PADANG Muslim, Fluorina Oryza; Aulia, Astrina; Rita, Nova; Utari, Rahmi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51594

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak dialami oleh pekerja sektor pertanian akibat postur kerja yang tidak ergonomis dan stres kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan faktor biomekanika terhadap keluhan MSDs pada petani tanaman pangan di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petani tanaman pangan di wilayah tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memprediktif keluhan muskuloskeletal dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA)untuk menilai postur kerja. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara NBM (p = 0,00), stres kerja (p = 0,01), dan REBA (p = 0,00) dengan keluhan MSDs. Hasil analisis multivariat mengindikasikan bahwa REBA merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi timbulnya MSDs (Exp(B) = 27,76; p = 0,016). Hal ini menunjukkan bahwa faktor biomekanika dan psikososial berperan penting terhadap gangguan muskuloskeletal pada petani. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada perbaikan postur kerja, pelatihan ergonomi, pengelolaan stres kerja, serta pengaturan waktu istirahat untuk menurunkan risiko MSDs dan meningkatkan kesehatan kerja di sektor pertanian.