cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,184 Documents
Mitigasi Kegawatdaruratan Terhadap Kesiapsiagaan Ibu Hamil dalam Menghadapi Banjir di UPT Puskesmas Kampung Baru Kota Medan Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2026 Haura Nabila; Srilina Br Pinem; Siti Nurmawan Sinaga; Sonia Novita Sari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62045

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan berpotensi mengancam kesehatan kelompok rentan, termasuk ibu hamil. Kondisi tersebut dapat menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Edukasi mitigasi kegawatdaruratan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi mitigasi kegawatdaruratan terhadap kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi banjir di UPT Puskesmas Kampung Baru Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi mitigasi kegawatdaruratan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi banjir (p < 0,05). Oleh karena itu, edukasi mitigasi kegawatdaruratan perlu diintegrasikan ke dalam pelayanan antenatal care sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil di wilayah rawan banjir.
Integrasi Teknik Menghardik dan Terapi Menggambar dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia: Studi Kasus Eka Danang Susanto; Laili Nur Hidayati; Winardi Winardi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62083

Abstract

Persepsi tanpa adanya stimulus eksternal objektif seperti mendengar suara bisikan merupakan manifestasi inti pada skizofrenia paranoid yang dapat mendegradasi fungsi kognitif, afektif, dan relasi sosial pasien, sehingga pendekatan intervensi terpadu sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknik menghardik dan terapi menggambar dalam memfasilitasi pasien mengendalikan halusinasi pendengaran. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu partisipan (n=1), yakni seorang laki-laki berusia 23 tahun dengan diagnosis skizofrenia paranoid yang mengalami halusinasi pendengaran. Pelaksanaan intervensi diatur secara bertahap melalui strategi teknik menghardik, yang kemudian dilanjutkan dengan terapi menggambar setelah penguasaan kontrol dasar halusinasi berhasil dicapai oleh partisipan. Hasil pengamatan memperlihatkan adanya eskalasi kemampuan mengontrol halusinasi berkat latihan menghardik, yang ditunjukkan oleh reduksi persentase tanda dan gejala halusinasi dari 64% menjadi 9% serta kenaikan kapasitas pengendalian halusinasi dari 20% menjadi 100%, di mana capaian ini merupakan temuan deskriptif individual pada satu partisipan yang tidak dimaksudkan untuk digeneralisasi. Peran terapi menggambar terkonfirmasi efektif sebagai metode pengalihan fokus kognitif, dengan laporan subjektif partisipan yang menyatakan perasaan lebih nyaman serta perhatiannya berhasil teralihkan saat melukis. Studi ini menyimpulkan bahwa perpaduan teknik menghardik dan terapi menggambar berdaya guna dalam menekan frekuensi maupun intensitas halusinasi pendengaran, menguatkan mekanisme koping, serta memulihkan relasi sosial pasien. Secara praktis, pendekatan integratif ini berimplikasi sebagai opsi intervensi mandiri keperawatan jiwa yang aplikatif untuk memperkaya standar asuhan keperawatan klinis dalam penanganan halusinasi di rumah sakit jiwa.
Environmental Health Management and Occupational Health and Safety Practices for Green Hospital Implementation: A Mixed-Methods Study in an Indonesian Public Hospital Hizriansyah Hizriansyah; Muhammad Nawawi; Hendra Setiawan; Bima Brini Wahyu Setiadi; Arif Andriyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62115

Abstract

Green Hospital implementation has become an essential strategy for improving healthcare sustainability by strengthening environmental health management and occupational safety practices. However, empirical evidence regarding EHM and OHS practices supporting Green Hospital implementation in Indonesian public hospitals remains limited. This study aimed to examine EHM and OHS practices supporting Green Hospital implementation at Tripat Gerung Regional Hospital, West Nusa Tenggara, Indonesia. A convergent parallel mixed-methods design was employed. Quantitative data were collected from 68 healthcare workers using a structured questionnaire, while qualitative data were obtained through in-depth interviews with six key informants. Quantitative data were analyzed descriptively, whereas qualitative data were analyzed using thematic analysis and integrated during interpretation. The findings showed that EHM practices were implemented at a fair level (68.9%), with the highest scores observed in medical waste management (79.0%) and environmental sanitation (77.6%), while energy efficiency (57.0%) and resource conservation (58.2%) demonstrated the lowest implementation levels. OHS practices were generally implemented at a good level (71.6%), with hazard identification and risk assessment achieving the highest score (78.4%), whereas regulatory compliance (59.2%) and incident reporting systems (59.6%) remained suboptimal. These findings suggest that successful Green Hospital implementation requires integrated strengthening of environmental health and occupational safety practices, particularly in resource efficiency, governance, and digital reporting systems, to support sustainable healthcare services.
Hubungan Body Image dengan Tingkat Kecemasan Remaja Putri di SMA Negeri 1 Wori Kabupaten Minahasa Utara Meyliana Dinny Tulandi; Anggun Sasmita; Nelawati Radjamuda; Noormah Juwita
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62122

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai perubahan fisik, psikologis, dan sosial sehingga remaja putri lebih memperhatikan penampilan fisiknya. Persepsi negatif terhadap tubuh atau body image negatif dapat memengaruhi kondisi psikologis remaja, salah satunya meningkatnya tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan tingkat kecemasan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Wori Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 65 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS) dan Appearance Anxiety Inventory (AAI). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki body image positif sebanyak 48 responden (73,8%) dan tingkat kecemasan rendah sebanyak 45 responden (69,2%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh p-value < 0,001 (p<0,05) dan koefisien korelasi rs = -0,619, menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan hubungan yang kuat antara body image dan tingkat kecemasan. Terdapat hubungan signifikan antara body image dengan tingkat kecemasan pada remaja putri di SMA Negeri 1 Wori Kabupaten Minahasa Utara. Semakin positif body image yang dimiliki remaja putri, semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami.
Efektivitas Edukasi Buku Saku Digital Terhadap Pengetahuan dan Pengambilan Keputusan Pemilihan Kontrasepsi Implan dan IUD Pada Pasangan Usia Subur Anjar Diasti Amalia Amna; Paulus Subiyanto; Istri Yuliani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62124

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan keraguan dalam pengambilan keputusan mengenai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), khususnya implan dan IUD, masih menjadi kendala pada pasangan usia subur (PUS). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan buku saku digital terhadap peningkatan pengetahuan dan pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi implan dan IUD pada PUS di Klinik Mutiara Hati. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two-group pretest-posttest. Sebanyak 80 responden dibagi menjadi kelompok intervensi yang memperoleh edukasi melalui buku saku digital dan kelompok kontrol yang memperoleh leaflet cetak. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, Mann–Whitney, dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan pengambilan keputusan pada kelompok intervensi (p<0,001). Analisis multivariat juga menunjukkan bahwa edukasi menggunakan buku saku digital berpengaruh secara simultan terhadap pengetahuan dan pengambilan keputusan (p<0,001), dengan pengaruh yang lebih kuat pada pengambilan keputusan. Disimpulkan bahwa buku saku digital merupakan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan memperkuat pengambilan keputusan PUS dalam memilih metode kontrasepsi implan dan IUD.
Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ibu Inpartu dengan Ruptur Perineum Derajat II di Klinik Pratama Sarfina Kecamatan Medan Polonia Tahun 2026 Roswita Zalukhu; Eva Ratna Dewi; Nur Azizah; Kamelia Sinaga; Sarfina Br Sembiring
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62198

Abstract

AbstrakPendahuluan: Ruptur perineum merupakan komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak padakesehatan fisik maupun psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalahpemilihan posisi meneran yang ergonomis serta perlindungan perineum yang tepat pada kala II. World HealthOrganization memperkirakan 85–95% persalinan pervaginam berisiko mengalami ruptur perineum derajat I–II,sementara di negara berkembang ruptur perineum derajat II mencapai 24%. Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidananberkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. E dengan ruptur perineum derajat II mulai dari kehamilan, persalinan, nifas,bayi baru lahir, hingga keluarga berencana menggunakan manajemen kebidanan tujuh langkah Helen Varney danpendokumentasian SOAP. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. E, usia 24tahun, G2P1A0, di Klinik Pratama Sarfina, Kecamatan Medan Polonia, sejak 23 Juli 2025 hingga 16 Februari 2026. Datadikumpulkan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis serta buku KIA.Hasil: Empat kali kunjungan antenatal berlangsung normal. Persalinan spontan tanggal 31 Desember 2025 pukul 20.55WIB melahirkan bayi laki-laki, BB 3.255 gram, PB 50 cm, APGAR 10, disertai ruptur perineum derajat II yang ditanganidengan penjahitan teknik matras. Empat kunjungan nifas dan neonatus menunjukkan involusi uteri baik, ASI lancar, danbayi sehat; ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai kontrasepsi. Kesimpulan: Asuhan kebidananberkelanjutan berbasis tujuh langkah Varney terbukti efektif dalam deteksi dini dan penanganan ruptur perineum derajatII serta mempertahankan luaran ibu dan bayi yang optimal.Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan; Continuity of Care; Ruptur Perineum Derajat II; Manajemen Varney;Posisi MeneranAbstractIntroduction: Perineal rupture is a common complication of childbirth that may affect the physical and psychologicalhealth of postpartum women. Selection of an ergonomic pushing position and appropriate perineal protection during thesecond stage of labor is key to its prevention. The World Health Organization estimates that 85–95% of vaginal birthscarry a risk of first- to second-degree perineal tears, while in developing countries, second-degree tears occur in up to24% of vaginal deliveries. Objective: To implement continuity of care (CoC) midwifery services for Mrs. E with second-degree perineal rupture from pregnancy, delivery, postpartum, newborn, to family planning using the seven-step HelenVarney management and SOAP documentation. Methods: A descriptive case study with a continuity-of-care approachwas conducted on Mrs. E, a 24-year-old G2P1A0 woman, at Sarfina Primary Clinic, Medan Polonia District, from 23July 2025 to 16 February 2026. Data were collected through in-depth interviews, observation, physical examination, andreview of medical records and the maternal and child health book. Results: Four antenatal visits proceeded normally.Spontaneous delivery occurred on 31 December 2025 at 20:55 local time, producing a male infant weighing 3,255 g,length 50 cm, APGAR 10, with a second-degree perineal tear managed by mattress-suture repair. Four postpartum andneonatal visits showed adequate uterine involution, effective lactation, and a healthy newborn; the mother chose theLactational Amenorrhea Method (LAM) as her contraceptive. Conclusion: Continuity-of-care midwifery based on theseven-step Varney management proved effective in the early detection and management of second-degree perinealrupture while maintaining optimal maternal and neonatal outcomes.Keywords: Continuity of Care; Second-Degree Perineal Rupture; Midwifery Care; Varney Management; PushingPosition
Gambaran Tingkat Kecemasan Siswa Dalam Memilih Studi Lanjutan Perguruan Tinggi di SMA Al-Azhar Medan Siti Anggina Khalilah Lubis; Aprilila Idela Br Sebayang; Fara Kanaya Aqila Damanik; Sutan Anshor Lubis; Shabri Ma’arif Lubis; Siti Saidah Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62210

Abstract

Pemilihan studi lanjutan merupakan keputusan penting yang memengaruhi perjalanan hidup seorang siswa. Banyak siswa yang belum siap menghadapi proses tersebut karena terbatasnya informasi, tekanan dari keluarga, pengaruh teman sebaya, dan ketidakpastian terhadap prospek masa depan. Kondisi ini mengakibakan muncul perasaan cemas yang ditandai dengan kekhawatiran, kebingungan, dan keraguan dalam menentukan jurusan atau perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kecemasan siswa dalam memilih studi lanjutan di SMA-AL AZHAR Medan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 200 siswa kelas XII dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada konsep kecemasan yang mencakup aspek kognitif, emosional, dan reaksi fisiologis kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase tingkat kecemasan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dalam menentukan studi lanjut mayoritas siswa berada pada kategori kecemasan sedang, yaitu sebanyak 141 siswa (70,5%), siswa yang berada pada kategori kecemasan ringan berjumlah 32 siswa (16 %), dan terdapat 27 siswa (13,5%) yang berada pada kategori kecemasan berat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi keluarga khususnya orang tua dan menjadi dasar dasar bagi pihak sekolah, dalam mengarahkan siswa dan memberikan layanan bimbingan dan konseling. Kata Kunci: kecemasan, siswa, studi lanjutan.
Efektivitas Early Essential Newborn Care Dalam Peningkatan Termoregulation dan Pemberian ASI Pada Bayi Baru Lahir Risna Donawati Br Sinaga; Syakila Febriana Bako; Wilda Aliyah Simamora; Sari Derita; Parida Hanum
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62223

Abstract

Bayi baru lahir (BBL) hingga usia kurang dari 1 bulan merupakan kelompok umur dengan risiko gangguan kesehatan paling tinggi, karena pada masa ini berbagai masalah kesehatan dapat muncul. Selain itu, BBL harus segera beradaptasi dengan pengaturan suhu tubuh atau yang dikenal dengan termoregulasi. Oleh karena itu, diperlukan Early Essential Newborn Care (EENC) atau pelayanan neonatal esensial sebagai upaya untuk menunjang kesehatan bayi baru lahir. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas early essential newborn care dalam peningkatan termoregulasi dan pemberian asi pada bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 responden. Hasil penelitian yang dilakukan mengenai efektivitas Perawatan Esensial Dini Bayi Baru Lahir (EENC) dalam meningkatkan regulasi bayi dan hasil menyusui menggunakan uji Chi-Square. Nilai p yang diperoleh adalah 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan atau efektivitas antara penerapan EENC dan peningkatan keberhasilan menyusui pada bayi baru lahir.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Metode Amenore Laktasi dalam Pencegahan Kehamilan Dini Julia Anggraini; Mastaida Tambun; Yudha Anggriani Putri Nasution; Elisabet Ompusunggu; Misno Misno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62264

Abstract

Metode Amenore Laktasi (MAL) merupakan metode kontrasepsi alami pascapersalinan yang efektif apabila diterapkan sesuai dengan kriteria yang direkomendasikan. Namun, pengetahuan ibu yang kurang memadai dan sikap yang kurang mendukung dapat menurunkan efektivitas metode ini dalam mencegah kehamilan dini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap Metode Amenore Laktasi dengan pencegahan kehamilan dini pada ibu pascapersalinan. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 40 ibu pascapersalinan di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Indonesia. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher's Exact pada tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (75,0%) dan sikap yang positif (75,0%) terhadap Metode Amenore Laktasi. Pengetahuan ibu berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,015), dan sikap ibu juga berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,012). Ibu yang memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif lebih berpeluang mencegah kehamilan dini yang tidak direncanakan selama masa pascapersalinan. Kesimpulan pengetahuan dan sikap positif ibu terhadap Metode Amenore Laktasi berkontribusi secara signifikan terhadap pencegahan kehamilan dini. Penguatan konseling pascapersalinan dan edukasi kesehatan mengenai Metode Amenore Laktasi direkomendasikan untuk meningkatkan pemanfaatannya secara tepat.
Cost-Effectiveness Analysis of Cefazolin, Ceftriaxone, and Ceftizoxime as Prophylactic Antibiotics for Cesarean Section Surgical Site Infections at Bhakti Medicare Hospital Anton Kustanto; Priyanto Priyanto; Siti Fauziyah; Muhammad Syaripuddin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62274

Abstract

Antibiotik profilaksis merupakan terapi utama untuk mencegah infeksi daerah operasi (Surgical Site Infection/SSI), terutama pada tindakan seksio sesarea yang memiliki risiko infeksi relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya dan efektivitas penggunaan antibiotik profilaksis cefazolin, ceftriaxone, dan ceftizoxime melalui pendekatan farmakoekonomi menggunakan metode Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER). Penelitian menggunakan desain observasional analitik retrospektif dengan data rekam medis pasien seksio sesarea di Rumah Sakit Bhakti Medicare periode Agustus–Oktober 2024. Sebanyak 100 pasien dianalisis, terdiri atas 6 pasien mengalami SSI dan 94 pasien tidak mengalami SSI. Efektivitas antibiotik profilaksis berturut-turut adalah cefazolin 97%, ceftriaxone 94%, dan ceftizoxime 91%. Hasil analisis menunjukkan cefazolin memiliki nilai ACER terendah sebesar Rp10.906.105 sehingga menjadi alternatif terapi yang paling cost-effective. Nilai ICER menunjukkan tambahan biaya penggunaan ceftriaxone sebesar Rp296.467 dan ceftizoxime sebesar Rp470.850 dibandingkan cefazolin. Dengan demikian, cefazolin merupakan pilihan antibiotik profilaksis yang paling efisien dalam pencegahan SSI pada pasien seksio sesarea.