cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,963 Documents
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PERHITUNGAN SEDERHANA NILAI PRODUK PAKAN WAFER PADA KELOMPOK TERNAK SAPI TRADISIONAL DI KEPULAUAN MERANTI Azlina, Nur; Noviasari, Henni; Hellyward, James; Erwan, Edi; Desmiyawati, Desmiyawati; Iznillah, Muhammad Luthfi; Amri, Taqiyuddin; Yananta Sari, Debyta; Azahra, Mutiara
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2295

Abstract

Gogok Darussalam Village, located in Tebing Tinggi Barat District, Kepulauan Meranti Regency, possesses significant potential in sago crop production. The high volume of production results in an abundance of sago pulp waste, which can be utilized as raw material for the production of wafer-based cattle feed. This community service activity aimed to evaluate the formulation of wafer feed and assess the product's value in improving cattle weight gain. The program employed a Community-Based Research (CBR) approach, which actively involves the local community in every stage of the activity, thereby contributing to positive social change. The results of the activity indicated that this research-based approach successfully generated 80 to 90 percent feedback from the community. Despite the generally low level of education among participants, they demonstrated a good understanding of the material presented by the facilitators. The training began with a presentation on the process of producing wafer feed from sago pulp, followed by a simulation of business cost calculations for traditional cattle farming using a combination of wafer feed and natural grass. The findings also revealed that feed costs using wafer products were more economical, efficient, and generated higher profits compared to natural grass feed. In conclusion, wafer feed is feasible for application in both traditional and conventional cattle farming and holds strong potential for improving the welfare of livestock farmers.
PENINGKATAN EKONOMI KELOMPOK TERNAK DESA MANTIASA MELALUI PEMBUATAN BIOGAS KOTORAN SAPI SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN Maulida, Yusni; Ningsih, Rahmita Budiarti; Hellyward, James; Harahap, Anwar Efendi; Juliantoni, Jepri; Iznillah, Muhammad Luthfi; Arigi, Dylan Haikal; Vebryanti, Vebryanti; Mawaddah, Aidha
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2303

Abstract

The Mantiasa Village independent cattle livestock group is a non-productive livestock group. The Mantiasa Village independent cattle livestock group has 25 Balinese cattle. This livestock group is found in Tinggi Tinggi Barat District, Meranti Islands Regency, Riau Province. This group is a location for breeding and fattening livestock commodities, especially Bali cattle. This very high cattle population is directly proportional to the production of livestock manure in the form of feces and urine. Cattle manure that is not utilized optimally will have implications for unfriendly environmental conditions and the spread of livestock diseases will often occur. Therefore, there is a need for technology to use livestock manure as biogas production by designing a household scale reactor. This service aims to produce appropriate technology through the use of solid and liquid waste from livestock manure as a source of biogas. The parameters observed were the degree of acidity (pH) and the flame test. Biogas observation results show that the initial pH of biogas is 7.2-7.4, while the final pH ranges from 7.9-8.2, which shows that biogas has good quality for bacterial growth. The Mantiasa Village livestock community actively participates in training in making biogas using simple, effective technology so that it can improve the community's economy.
PELATIHAN PENINGKATAN BUDIDAYA IKAN NILA DAN IKAN LELE DI KOTA BATAM MELALUI APLIKASI PROBIOTIK DAN IMUNOSTIMULAN ALAMI Sulmartiwi, Laksmi; Andriyono, Sapto; Satyantini, Woro Hastuti; Meilina, Sinta Cahya; Rahmawati, Ghishella Ayu; Kurniawati, Cicik
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2305

Abstract

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat bagi inangnya dengan cara mengubah mikroba di tubuh inang, meningkatkan proses pencernaan, memperkuat respons terhadap penyakit, serta memperbaiki kualitas lingkungan. Sementara itu, imunostimulan adalah senyawa yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ikan dengan memperbaiki ketidakseimbangan dalam sistem kekebalan, baik melalui peningkatan imunitas spesifik maupun non-spesifik pada ikan budidaya. Kombinasi probiotik dan imunostimulan alami dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ikan sehingga dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan di Kota Batam. Tujuan dari kegiatan ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya mengenai aplikasi probiotik dan imunostimulan alami, serta dapat memberdayakan kelompok pembudidaya ikan Kota Batam sehingga hasil produksinya dapat meningkat. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi presentasi, demonstrasi dan praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup manajemen kualitas air, pengenalan penyakit ikan budidaya, serta pengenalan probiotik dan imunostimulan alami dalam budidaya ikan. Kegiatan ini diikuti oleh 17 orang perwakilan kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) binaan Dinas Perikanan Kota Batam. Sebelum kegiatan dimulai, peserta mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum materi disampaikan. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan, sebagian besar peserta tidak pernah melakukan pemeriksaan kualitas air dan tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan ikan. Peserta sudah banyak yang pernah mendengar tentang probiotik dan pernah menggunakan probiotik, tetapi banyak peserta yang menggunakan probiotik tanpa mengetahui manfaat probiotik dan cara penggunaan probiotik yang tepat. Peserta juga belum mengenal imunostimulan dan belum pernah menggunakan imunostimulan. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan mendapatkan respons positif dari peserta. Interaksi yang baik antara peserta dan pemateri menunjukkan bahwa materi yang disampaikan telah diterima dengan baik oleh peserta.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI BAHASA INGGRIS BAGI ANAK BINAAN PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BENGKULU Sutisyana, Ari; Nopiyanto, Yahya Eko; Maisarah, Ira; Alihsan, Muhammad Iqbal; Nabillah, Muhammad Egi; Suheri, Heppy
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2306

Abstract

The Class II Bengkulu Juvenile Correctional Facility is the only rehabilitation center in Bengkulu Province that provides guidance and development for children and adolescents who have committed criminal offenses. The institution focuses on character building and equipping its residents with skills that can be utilized after their release. Therefore, this community service activity aims to develop English literacy among the children at this facility. As an international language, English literacy is considered essential for these children, as it provides them with the opportunity to acquire foreign language skills—specifically English—which they may have missed or been unable to complete during their formal education. Consequently, the children are expected to gain foreign language competence and the ability to communicate in English. Moreover, English proficiency can open up future job opportunities once they have completed their rehabilitation period. The implementation of this community service activity involved several strategies, including structured classes, interactive learning, and the introduction of digital literacy. The program was attended by 20 resident children. The learning materials provided were still at a very basic level, such as the English alphabet, self-introduction, and identification of everyday objects and daily activities. Overall, this community service activity showed significant results, as indicated by improvements in participants’ English competence based on post-test scores. Thus, it can be concluded that the activity has made a positive contribution and provided tangible benefits for the children at the Class II Bengkulu Juvenile Correctional Facility.
SOSIALISASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR PENGAIRAN DI DESA CIKURUBUK KABUPATEN SUMEDANG Hasan, Fuad; Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu; Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Wibowo, Azis Ali
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2310

Abstract

Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi sumber daya air yang besar dan mendukung pertanian, khususnya padi organik. Namun, pengelolaan infrastruktur pengairan masih menghadapi tantangan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan risiko kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pemberdayaan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis yang sistematis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pengairan yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Metode partisipatif digunakan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, dan simulasi manajemen pengairan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan. Warga menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan mulai menerapkan praktik manajemen pengairan. Simulasi memberi pengalaman praktis yang memperkuat pemahaman. Masyarakat juga mulai menyusun jadwal pemeliharaan rutin dan membentuk kelompok kerja pengelolaan bersama. Kegiatan ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata menuju sistem pengairan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PEMASARAN PRODUK AREN TERHADAP KELOMPOK TANI MALILU SIPAKAINGA DI DESA ALU KECAMATAN ALU KABUPATEN POLEWALI MANDAR Ramli, Muhammad Agusfartham; Ridwan, Riana Anggraeny; Idris, Andi Irmayanti
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2311

Abstract

Desa Alu merupakan salah satu desa penghasil aren terbanyak di kabupaten Polewali Mandar. Pohon aren merupakan taman dengan berbagai manfaat , salah satunya menghasilkan nira yang dapat diolah menjadi berbagai produk olahan aren seperti gula merah, gula semut, gula cair, dan kolang-kaling. Permasalahan yang hadapi oleh mitra yaitu Pemasaran produk aren melauli pengemasan, branding dan pemasaran berbasis digital menjadi solusi yang diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai jual produk.  Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah (1) Memberikan pelatihan manajemen pemasaran produk aren yang efektif kepada kelompok tani Malilu Sipakainga di Desa Alu 2). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam memasarkan produk aren secara online. 3). Mengembangkan model pemberdayaan kelompok tani untuk dapat memaksimalkan potensi pemasaran produk aren secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi Analisis situasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, tanya jawab, dan praktek langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningktan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memasarkan produk aren dalam hal ini tercantum respon target peserta pelatihan (91%), mencapai tujuan pelatihan (90%) Mencapai tujuan (85%) dalam hasil Qusioner. Peserta juga menunjukan kepuasan tinggi terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan PKM berhasil mencapai tujuan dengan meningkatkan kemapuan dan pengethuan mitra diharapkan meningkatkan keberlanjutan pemasaran produk aren.
STRATEGI PENINGKATAN BUDIDAYA PERIKANAN BERKELANJUTAN MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN OPTIMALISASI SUMBER DAYA LOKAL DI DESA BOJONGSOANG Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty; Iskandar; Grandiosa, Roffi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2318

Abstract

Desa Bojongsoang, Kabupaten Bandung, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan yang mendukung ketahanan pangan lokal. Namun, alih fungsi lahan mengancam keberlanjutan sektor ini.  Rendahnya nilai ekonomi langsung dari lahan pertanian di kawasan tersebut mendorong terjadinya konversi lahan, sehingga memperlemah fondasi ketahanan pangan lokal. Ketahanan pangan sendiri merupakan isu strategis dalam pembangunan negara berkembang, karena memiliki peran ganda sebagai tujuan utama pembangunan sekaligus instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dilaksanakan untuk memberdayakan pembudidaya ikan melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, serta pihak terkait. Kegiatan PPM dilakukan selama satu bulan, meliputi seminar, capacity building, dan diskusi interaktif. Metode yang digunakan mencakup wawancara terstruktur, pendekatan fenomenologi, dan analisis SWOT untuk mengevaluasi potensi dan tantangan dalam budidaya ikan. Seminar membahas teknik budidaya berkelanjutan, didukung oleh para ahli, dengan diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang budidaya berkelanjutan, dari 21 responden yang berpartisipasi dalam kegiatan terdapat 90,5% responden telah memiliki pengetahuan awal sebelum seminar dan pemahaman meningkat signifikan setelah kegiatan. Program ini juga memperkuat kolaborasi masyarakat dan membuka peluang baru dalam budidaya ikan. Kegiatan yang dilakukan juga dimaksimalkan dengan kegiatan Seminar dan Capacity Building yang diisi oleh para ahli di bidangnya untuk memperkaya pemahaman peserta terkait budidaya berkelanjutan. Peserta merekomendasikan penambahan sesi praktik langsung untuk meningkatkan penerapan materi yang disampaikan. Kesimpulannya, PPM di Desa Bojongsoang berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam budidaya ikan berkelanjutan, menghadapi tantangan alih fungsi lahan, dan mendukung ketahanan pangan lokal. Namun, diperlukan tindak lanjut berupa integrasi sesi praktik, pengayaan materi, dan perluasan cakupan program untuk memastikan manfaatnya berkelanjutan di masa depan.
FORMULASI BAGLOG DARI TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ALTERNATIF SERBUK KAYU DALAM BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH Parhusip, Adolf Jan Nexson; Dipakalyano; Matita, Intan Cidarbulan; Irawati, Wahyu; Silalahi, Ramses
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2367

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan jamur tiram putih mengalami peningkatan sebagai sumber protein yang menjadi alternatif pengganti protein hewani dengan harga yang lebih terjangkau. Produksi jamur tiram putih di Tangerang mengalami penurunan akibat kenaikan harga bahan baku yang digunakan dalam pembuatan baglog yakni serbuk kayu sebagai media jamur. Permasalahan ini juga terjadi pada mitra dalam pengolahan jamur tiram putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang yang berlokasi di Desa Kemuning, Gang Mulya, Legok, Kabupaten Tangerang. Tujuan dari pelaksanaan PkM ini adalah memperoleh formulasi medium pertumbuhan optimum dengan memanfaatkan limbah pertanian untuk meningkatkan produksi jamur tiram putih dengan harga yang terjangkau. Metode pelaksanaan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Penerapan teknologi dengan pembuatan baglog menggunakan limbah pertanian yakni tongkol jagung, ampas kopi, kelaras pisang, sekam padi dan gabah padi. Pemanfaatan limbah pertanian dalam pembuatan baglog diharapkan dapat meningkatkan produksi jamur tiram putih dengan memberikan alternatif bahan baku. Hasil dari pelaksanaan PkM menunjukkan bahwa formulasi baglog menggunakan limbah pertanian tongkol jagung sebanyak 100% menyebabkan pertumbuhan miselium jamur tiram putih menjadi cepat dengan yield yang lebih tinggi dibandingkan baglog lain sehingga disimpulkan formulasi tongkol jagung 100% merupakan rekomendasi terbaik dalam pengolahan baglog jamur tiram putih.
PENERAPAN APLIKASI SEDERHANA UNTUK FORMULASI PAKAN IKAN BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL DI POKDAKAN RJ FARM Lestari, Siti; Triesia, Diah; Prariska, Donny; Rizki, Rani Ria; Puteri, Rizki Eka; Sari, Selly Ratna; Arafah, Elmeizy; Putri, Intan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2374

Abstract

Kelompok pembudidaya ikan RJ Farm (RJF) merupakan sebuah kelompok yang berdedikasi dalam budidaya ikan, khususnya ikan gabus dan ikan lele. RJ Farm melakukan kegiatan usaha ini mulai dari tahap pembibitan hingga pembesaran ikan. Kendala utama yang dihadapi adalah biaya produksi yang tinggi, terutama terkait dengan penggunaan pakan komersil yang harganya melebihi target biaya produksi menjadi tantangan  utama  bagi RJ Farm dalam  mengembangkan budidaya  ikan gabus dan lele.  Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pelatihan pembinaan tentang pembuatan pakan mandiri menggunakan bahan-bahan pakan lokal. Ini merupakan langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersil yang harganya tinggi dan sulit didapatkan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan untuk mengenalkan penggunaan bahan baku lokal yang ada di Sumatera Selatanmeningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan nutrisi dari bahan baku lokal, serta membekali mereka dengan kemampuan dalam merancang formulasi pakan secara sederhana menggunakan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan  kegiatan meliputi  kunjungan  lokasi mitra dan lokasi bahan baku,  persiapan dan perencanaan, sosialisasi dan   pelatihan,  pemberian  materi  tentang bahan baku lokal sebagai sumber protein dan formulasi pakan dengan aplikasi komputer berbasis bahan baku lokal sesuai kebutuhan ikan serta evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian  ini,  diharapkan  RJ Farm  mampu  meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidayanya. RJ Farm  akan menjadi lebih mandiri dalam memproduksi pakan mandiri yang berkualitas tinggi, serta mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya lokal yang tersedia. Selain itu, penerapan teknologi akan membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja kelompok budidaya ikan dalam jangka panjang.
PENGUATAN EKONOMI RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR PADA ANGGOTA PKK KELURAHAN ROBAN KABUPATEN SINGKAWANG Masriani, Masriani; Hairida, Hairida; Muharini, Rini; Enawaty, Eny; Erlina, Erlina; Lestari, Ira; Ulfah, Maria; Ifriany, Andy; Rudiyansyah; Sahputra, Rahmat; Tiara, Tiara; Nurhalimah, Risna; Nurpaisah, Nurpaisah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2398

Abstract

Sabun merupakan salah satu kebutuhan rumah tangga yang intensitas penggunaannya sangat tinggi, sehingga dana yang diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan tersebut cukup besar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Tanjungpura bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pembuatan sabun cair kepada anggota PKK Kelurahan Roban, kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.   Kegiatan PKM dilaksanakan secara luring melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang berlangsung selama 1 hari menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat dan keterampilan pembuatan sabun mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari produk sabun yang dihasilkan masyarakat sangat baik. Hasil observasi terhadap peserta PKM selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan sabun. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan kemandirian anggota PKK dalam membuat produk yang bernilai ekonomi, sehingga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue