cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,963 Documents
MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PRODUK TAHU MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK TAHU MENJADI TAHU BAXO DI KEKALIK MATARAM Isnaini, Zuhrotul; Isnawati; Inapty, Biana Adha
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2403

Abstract

Tuntutan perkembangan dan persaingan aneka produk makanan sudah semakin gencar dan perlu kreatifitas pelaku usaha agar dapat memenangkannya. Hal ini dikarenakan Home Industri pembuatan produk “Tahu” skala besar saat ini memiliki beberapa permasalahan antara lain: 1) Pemasaran dengan kemasan skala besar hanya bisa dijual ke pasar-pasar tradisional; 2) Produksi “Tahu” yang dihasilkan dalam lingkungan rumah tinggal menyebabkan tingkat higienis dan sanitasi kurang. Untuk itu perlu solusi yang efektif seperti kegiatan edukasi serta pelatihan bagi para pemilik usaha “Tahu” di Desa Kekalik Mataram mengenai beberapa bentuk diversifikasi produk “Tahu” dalam rangka meningkatkan nillai tambah produk yang nantinya diharapkan bisa menembus pasar yang lebih luas. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada pelaku usaha Tahu Desa Kekalik khususnya milik Pak Rahman yaitu dengan Metode Transfer Knowledge dan Pendampingan dengan beberapa tahapan kegiatan sebagai berikut : 1) Melakukan survey awal ke pemilik usaha tahu dengan skala produksi besar di Desa Kekalik seperti milik Pak Rahman; 2) Melakukan edukasi (pelatihan) ke pemilik usaha Tahu Pak Rahman terkait dengan beberapa bentuk diversifikasi produk “Tahu”. Kegiatan pengabdian terlaksana pada hari kamis 23 mei 2024 di rumah salah  satu keluarga dari Pak Rahman untuk memberikan pelatihan diversifikasi produk berbahan dasar tahu, seperti pembuatan tahu baxo, tahu nugget, dan lain sebagainya. Selain memberikan pelatihan tentang diversifikasi produk, para peserta pelatihan juga dibekali dengan pemahaman bagaimana cara menganalisis peluang peningkatan nilai produk di zaman sekarang dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Melihat perkembangan kebutuhan konsumen dari masa ke masa, dan berusaha untuk menangkap peluang tersebut agar bisnis tidak terancam mati.
SOSIALISASI BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PANGAN DI KOMUNITAS PERUMAHAN SUBSIDI Alfiah, Nur Aini; Sabiku, Dewi Fatmawaty; Anindita, Devina Cinantya; Arisandi, Dewi Puspa; Fadilah, Anggita Rizky; Adnyani, Ni Nengah Putri; Nur, Ferril Muhammad
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2404

Abstract

Permasalahan keluarga berpenghasilan rendah dalam hal mendapatkan hunian yang layak telah teratasi dengan program rumah bersubsidi, namun demikian masalah ketahanan pangan rumah tangga tetap menjadi tantangan yang perlu dicari solusinya. Budidaya tanaman secara hidroponik yang dikenal secara efisien dalam penggunaan ruang dan air dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Namun, keterbatasan pengetahuan dan akses mengharuskan adanya upaya edukasi yang intensif untuk mendorong adopsi hidroponik serta memperkenalkan manfaat jangka panjangnya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan di kalangan ibu rumah tangga penghuni perumahan bersubsidi melalui program pelatihan dan praktik langsung budidaya sayuran bok choy metode hidroponik sederhana menggunakan sistem wick. Program dilakukan di komplek perumahan bersubsidi GPBN Blok California-I, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Waktu pelaksanaan adalah bulan November 2024 sampai Januari 2025. Metode yang digunakan dalam program meliputi ceramah atau presentasi, demonstrasi atau praktik, serta pendampingan untuk menerapkan budidaya hidroponik di rumah masing-masing. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta mampu memahami materi dan langsung mempraktikkan pertanian hidroponik di halaman mereka sendiri. Peserta berhasil menumbuhkan tanaman pak choi dengan baik dan tertarik untuk mencoba menanam tanaman sayur lainnya. Program ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat budidaya sayuran mandiri untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model untuk program pemberdayaan masyarakat di masa depan yang berbasis pertanian perkotaan. Meskipun belum mampu membuat peserta mandiri pangan seutuhnya, namun terdapat peningkatan dalam hal kemampuan menyediakan sayuran pak choi yang cukup untuk kebutuhan rumah tangga.
ANALISA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN MINAT MASYARAKAT MELALUI APLIKASI MESIN BUBUR KERTAS PADA KERAJINAN BERBAHAN DASAR LIMBAH KERTAS Wijana, Made; Triadi, Anak Agung Alit; Suartika, I Made; Kaliwantoro, Nur; Kurnia, Fikrihadi; Gawahi, Fransiskus Risky; Rohil, Lalu M.
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2429

Abstract

Pemanfaatan kertas bekas sebagai bahan kerajinan di Indonesia, khususnya NTB, masih terbatas dan dilakukan secara tradisional, menyebabkan minat masyarakat menurun. Proses pembuatan bubur kertas yang rumit, memakan waktu, dan kapasitas kecil menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian dari Fakultas Teknik Universitas Mataram bekerja sama dengan The Griya Lombok, sebuah UKM unggulan, untuk mengaplikasikan mesin pembuat bubur kertas. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan dasar limbah kertas. Metode kegiatan ini ialah pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan diskusi kelompok terarah (FGD) yang dilakukan dalam tiga tahap: persiapan mesin dan materi, pelaksanaan pelatihan penggunaan mesin pembuat bubur kertas, serta evaluasi produktivitas dan minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan limbah kertas. Hasil kegiatan ini ialah terciptanya mesin pembuat bubur kertas oleh tim dosen dan mahasiswa bersama mitra nelayan dan UMKM di Ampenan Selatan. Mesin ini mampu meningkatkan produktivitas hingga 900% dibanding metode tradisional. Setelah pelatihan dan pendampingan, minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan bubur kertas meningkat signifikan, dengan rata-rata peningkatan 71,53% pada empat aspek utama. Kecepatan proses mencatat peningkatan tertinggi (108,33%). Kegiatan ini berhasil memberikan solusi praktis dalam meningkatkan efisiensi produksi dan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan limbah kertas sebagai bahan baku kerajinan. Kesimpulan kegiatan ini ialah terjadi peningkatan produktivitas sebesar 900% dan peningkatan minat masyarakat rata-rata 71,53%, dengan produk peserta memenuhi standar serta pelatihan berlangsung antusias dan efektif.
EDUKASI PEMANFAATAN DAN MEMBUDIDAYAKAN TANAMAN PEPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN KELURAHAN LAMBARA, TAWAELI - SULAWESI TENGAH Yanuarty, Rezky; Yunlis; Awilia, Nurchaliza; Anastasia, Syakilah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2431

Abstract

Upaya dalam meningkatkan kesehatan merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan dengan cara pemanfaatan dalam membudidayakan tanaman obat. Hal ini dimaksudkan untuk pengobatan pertama ketika terserang penyakit. Salah satunya yaitu tanaman pepaya. Tanaman pepaya banyak dibudidayakan di sekitar pekarangan rumah. Mulai dari daun hingga bijinya dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Salah satunya yaitu terletak pada daunnya. Daun pepaya memiliki enzim papain, pseudokarpain, glikosid, karposid yang memiliki efek antiinflamasi, intimikroba dan antioksidan. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat untuk memberikan edukasi serta cara membudidayakan dan manfaat serta cara penggunaannya untuk pengobatan obat tradisional. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan membagikan leaflet. Dalam membudidayakan tanaman pepaya tidak banyak mengalami kesulitan. Perlu diperhatikan ketika tanamannya terkena hama atau berpenyakit harus segera dicabut dan digantikan dengan tanaman yang baru. Pada saat pemanenan buah pepaya harus memiliki ciri-ciri terdapat garis-garis menguning pada kulit buahnya. Melanjutkan materi terkait kandungan serta cara pengolahannya untuk pengobatan tradisional, kemudian sesi diskusi dan tanya jawab, setelah itu membagikan kuesioner dimaksudkan agar, penyuluh mendapat informasi terkait PkM yang dilaksanakan, apakah masyarakat merasa senang dan mendapat masukkan dari masyarakat untuk kegiatan PkM selanjutnya. Hasil yang diperoleh setelah melakukan penyuluhan, diperoleh 86.17% dengan hasil sangat baik. Menunjukkan bahwa masyarakat merasa puas dengan kegiatan PkM dan bersedia apabila kegiatan ini dilaksanakan kembali. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan manfaat dalam membudidayakan tanaman pepaya dan pengetahuan baru terkait manfaat serta pengolahannya menjadi pengobatan tradisional, yang dapat dipraktikkan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya RT 09 Kelurahan Lambara.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DI GAMPING YOGYAKARTA Ningrum, Dyaloka Puspita; Arifin, Tommy Satriadi Nur; Arrianie, Lely
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2434

Abstract

Transformasi bisnis dari pasar konvensional menuju pasar digital, menjadi salah satu inisiasi diadakannya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada tanggal 04 Januari 2025 yang bertempat di Balai RW 14 Gamping Tengah, Ambarketawang, Yogyakarta. Berlatar-belakang aktifitas budidaya pertanian dalam keseharian masyarakat sekitar, kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan kapasitas para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Telang Asri yang berusia 40 – 67 tahun, terutama pada penguasaan teknologi digital untuk memasarkan produk-produk yang dihasilkannya. Memilih kelompok perempuan sebagai mitra dalam kegiatan ini yang bahkan dikenal juga dengan generasi digital imigran menjadi fokus tim fasilitator, sebab siapapun dirasa perlu menguasai aspek digitalisasi yang terus melaju cepat. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode pelaksanaan, yaitu : presentasi oral, diskusi, dan tutorial secara langsung pada praktik fotografi produk. Salah satu hal menarik sebelum acara inti dilakukan, tim fasilitator terlebih dahulu menyebarkan kuisioner kepada mitra guna mengukur  pengetahuan sebelum hingga setelah kegiatan diadakan.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa antusias para peserta sangat terjaga selama kegiatan berlangsung. Ketertarikan mengenai ruang lingkup media sosial, upaya dalam membuat konten digital, maupun strategi dalam memaksimalkan penjualan secara online diuraikan secara bertahap sebagaimana tingginya rasa keingintahuan para peserta dalam menjawab berbagai fenomena sosial. Kemudian agar kegiatan ini semakin dapat memiliki manfaat bagi mitra, maka proses pemberdayaan dalam bentuk pendampingan terhadap ibu-ibu rumah tangga di tempat tersebut, dilakukan dengan cara memaksimalkan penggunaan beberapa aplikasi editing yang dapat diakses melalui ponsel masing-masing, maupun tips dasar dalam mengambil foto produk yang ciamik dan menarik. Sehingga secara keseluruhan kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut di masa mendatang, sebagaimana tujuan mempercepat ekonomi masyarakat yang mandiri.
PEMANFAATAN HERBA ANTING-ANTING SEBAGAI PENGOBATAN DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH DI MASYARAKAT KELURAHAN LAMBARA KECAMATAN TAWAELI SULAWESI TENGAH Toding, Ficanata Adhiguna; Yanuarti, Rezky; Venny, Venny; Rizan, Moh.
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2441

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di RT 9 RW 3, Kel Lambara, Kec. Tawaeli merupakan salah satu desa yang berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dimana terdapat tumbuhan yang tumbuh di sekitar pekarangan rumah salah satunya herba anting-anting memiliki banyak keunggulan dalam pengobatan Tradisional. Dimana dalam beberapa penelitian yang berbeda menyebabkan tanaman daun Anting-anting ini memiliki kandungan atau khasiat misalnya untuk penyakit dan menurunkan asam urat. Tanaman ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mengatasi enzema, kematian rahim, iritasi kulit. Acalypha indica L. juga dapat digunakan untuk mengobati (diabetes mellitus)  Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di RT 9 tentang pemanfaatan herba anting-anting sebagai pengobatan tradisional yang dapat bermanfaat menurunkan kadar glukosa darah. Bentuk Kegiatan yang dilakukan adalah berupa penyuluhan kepada kelompok masyarakat di 3 dusun, pada kegiatan ini dilakukan di dusun 3 dimana dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula darah, kolesterol dan asam urat. Kemudian disertai dengan pemberian penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat dan pembagian sembako. Kegiatan penyuluhan yaitu dengan membagi kelompok dan memberikan edukasi tentang pemanfaatan herba anting-anting menggunakan media poster setelah itu dilakukan sesi tanya jawab atau pemanfaatan tanaman herba anting-anting, dimana herba anting-anting merupakan salah satu tanaman yang paling banyak tumbuh di sekitar pekarangan rumah. Dari Hasil kegiatan Kesimpulan dari kegiatan PKM Yaitu Masyarakat di RT 9 kelurahan Lambara sangat antusias pada saat kami melakukan kegiatan pengabidan kepada masyarakat (PKM), penyuluhan ini di ikuti 20 orang responden yang bersifat sukarela, berdasarkan nilai persentase per indikator pada kuesioner yang telah dibagikan kepada 20 responden, memperoleh nilai rata-rata persentasi kepuasan masyarakat/mitra terhadap kegiatan PkM di RT 9 Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli, Sulawesi Tengah adalah 90% artinya mitra merasa puas (baik sekali) pada saat sesi tanya jawab masyarakat baru mengetahui tentang manfaat dari herba anting-anting terutama bagi masyarakat lansia.
PENGEMBANGAN EDUCATIONAL LABORATORY BERBASIS SISTEM PERTANIAN TANEYAN LANJHANG UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN DI LEMBAGA PAUD Hanik, Umi; Ariyanto, Fajar Lukman Tri; Setiawan, Eko; Purwandari, Umi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2442

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) memegang peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian budaya lokal. Namun, banyak lembaga PAUD, khususnya di daerah pedesaan seperti RA Bakti Telang Bangkalan, menghadapi tantangan berupa keterbatasan kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran yang mendidik, dialogis, dan berbasis lingkungan serta kurangnya fasilitas pendukung. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di RA Bakti Telang Bangkalan. Program ini menjawab tantangan: keterbatasan kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran yang mendidik, dialogis, dan berbasis lingkungan serta kurangnya fasilitas yang mendukung pembelajaran berbasis lingkungan. Sistem Taneyan Lanjhang mengintegrasikan kearifan lokal pertanian ke dalam lingkungan pendidikan dengan memanfaatkan pekarangan sekolah untuk berbagai aktivitas pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi perancangan partisipatif, pelatihan guru, dan pendampingan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan semua guru (100%) mampu melakukan pembelajaran yang mendidik dan dialogis berbasis lingkungan, semua guru (100%) mampu memanfaatkan educational laboratory dalam pembelajaran, seluruh komponen (100%) pengisi educational laboratory pendukung kearifan lokal berbasis pertanian dengan sistem pola tanam Taneyan Lanjhang telah ada, dan seluruh komponen (100%) pengisi educational laboratory bentuk fasilitas pendukung pembelajaran berbasis konservasi alam telah ada. Educational laboratory ini berfungsi sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai konservasi budaya dan lingkungan kepada anak-anak. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Bangkalan, berhasil meningkatkan kapasitas guru dan menghadirkan laboratorium edukatif berbasis kearifan lokal Taneyan Lanjhang. Sehingga program layak direplikasi. 
WORKSHOP PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA INTERAKTIF CLASS POINT DI SEKOLAH DASAR Untu, Zainuddin; Widyasari, Tri; Pinastika, Rahma Adya; Hikmah, Raudatul; Pratiwi, Lesti Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2446

Abstract

Penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh guru matematika. Namun, sebagian guru Sekolah Dasar di Kecamatan Samarinda Utara masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan media pembelajaran matematika interaktif. Padahal, penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan karena matematika merupakan suatu konsep yang abstrak sehingga diperlukan inovasi dan variasi dalam pembelajarannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat mengadakan workshop pengembangan media pembelajaran interaktif ClassPoint di Sekolah Dasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan pengembangan serta penyusunan media pembelajaran matematika interaktif ClassPoint di Sekolah Dasar Negeri 013 Samarinda Utara dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahap pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Pada tahap pelaksanaan, peserta diberi pendampingan terkait pengembangan dan pembuatan media pembelajaran matematika interaktif ClassPoint. Selanjutnya pada tahap evaluasi dan refleksi, berbagai masukan dan umpan balik dari peserta kegiatan dijadikan acuan dalam perancangan program pendampingan selanjutnya. Berdasarkan hasil pendampingan, dari total 22 peserta kegiatan workshop, sebanyak 18 peserta mampu membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan media ClassPoint dengan baik. Sedangkan 4 peserta lainnya kurang mampu membuat media pembelajaran menggunakan ClassPoint, dikarenakan keempat peserta ini memiliki kemampuan yang kurang dalam hal penggunaan IT. Namun selama kegiatan, seluruh peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan workshop dan tetap mencoba walau sebagian peserta memiliki keterbatasan kemampuan. Diharapkan peserta kegiatan pengabdian ini dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh selama workshop kepada guru lain, khususnya kepada mereka yang tidak mengikuti kegiatan ini.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MAWOKAUW JAYA DALAM PEMBUATAN MOL ORGANIK DI KAMPUNG KB MAWOKAUW JAYA DISTRIK WANIA KABUPATEN MIMIKA Mahanani, Anti Uni; Pian, Hendrik Yulius; Tuhuteru, Sumiyati; Inrianti, Inrianti; Tulak, Alber; Berliana, Meri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2459

Abstract

Kampung Mawokauw Jaya adalah salah satu kampong di Distrik Wania di Kabupeten Mimika Propinsi Papua Tengah dan menjadi wilayah yang menjaga keahanan pangan. Masyarakat disini banyak yang menanam sayuran seperti kol,terong, sawi dan jagung. Selain itu, wilayah ini juga menjadi wilayah transmigran dimana masyarakat masih banyak yang menggunakan pestisida kimia dalam pertaniannya. Dalam menghindari timbulnya degradasi lahan, maka perlu dilakukan sutu usaha untuk mengatasinya. Salah satu cara adalah dengan penggunaan atau pemberian MOL organik. Tujuan kegiatan ini adalah pengetahuan serta ketrampilan dalam pembuatan MOL organik dapat bertambah sehingga degradasi lahan akan berkurang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kampung Kampung Kb Mawokauw Jaya Distrik Wania Kabupaten Mimika Propinsi Papua Tengah. Anggota kelompok tani terdiri sekitar 25 orang. Metode dilaksanakan dalam 3 tahap : persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pembuatan MOL organik diawali dengan mengumpulkan limbah ataupun sisa-sisa tanaman. Setelah itu, limbah tersebut diiris tipis dan dimasukkan kedalam ember. Setelah itu, diberi dengan gula merah atau gula pasir kemudian semua bahan dituang dalam ember, dibaurkan  kemudian ditutup. Setelah ditutup kemudian disimpan selama dalam waktu 14 hari. Setiap 2 hari sekali dibuka tutup ember. Apabila sudah 2 minggu, kemudian tutup dibuka dan disaring dan MOL siap digunakan. Kesimpulannya bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani setelah dilakukan pendampingan pembuatan MOL Organik.
PENDAMPINGAN STRATEGI BRANDING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS BALAI ADAT RAJO PENGHULU (BDARU) Putri, Tiara Eka; Afriwilda, Mayang T.; Sari, Julia Purnama
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2462

Abstract

Balai Adat Rajo Penghulu (BDARU) di Kota Bengkulu menghadapi tantangan dalam mempertahankan relevansi budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan brand awareness dan literasi budaya Melayu Bengkulu melalui media sosial Instagram @bdaru.official. Kegiatan ini diawali dengan analisis kebutuhan pelatihan melalui wawancara dan pre-test guna mengidentifikasi tingkat pengetahuan serta keterampilan tim media BDARU dalam pengelolaan konten digital. Pelatihan diberikan secara bertahap dengan materi utama meliputi optimalisasi Instagram bisnis, penggunaan Canva untuk desain grafis, CapCut untuk pengeditan video, serta PlanThat.com untuk penjadwalan konten. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, terutama dalam aspek pengelolaan media sosial dan produksi konten kreatif. Pemahaman konsep media sosial dan akun bisnis meningkat hingga 370%, penggunaan Canva meningkat hingga 47,06%, penggunaan CapCut meningkat hingga 21,95%, dan pemahaman tentang PlanThat.com meningkat hingga 370%. Kegiatan ini membuktikan bahwa strategi pemasaran digital berbasis media sosial dapat menjadi solusi efektif dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik wisata berbasis budaya. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga budaya lainnya dalam mengadopsi teknologi digital untuk pelestarian dan promosi budaya lokal.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue