cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Realizing Women's Independence: Assistance for the Empowerment of PKK Mekar Sari Based on Virgin Coconut Oil (VCO) Processing in Padukuhan Karanggede, Kulon Progo Saputra, Rivaldi Alan; Octaviana, Syva; Adylla, Siti Fatur; Marischa, Diva; Amalia, Intan; Rozaki, Zuhud
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18269

Abstract

Women's empowerment is a form of activity to realize social change in a planned manner as a solution to problems or to meet needs in community life. The YSI BEM KM UMY team implies an educational role in empowerment for five months starting from July-November 2022 to the PKK Mekar Sari Jatimulyo Village. Empowering the manufacture of Virgin Coconut Oil (VCO) oil is one of the ways PKK Mekar Sari is independent in realizing a smart and independent women's group. The objectives of empowerment are in the form of; 1) the formation of the Coconut Management Group (KELAPA) which acts as the person in charge of VCO Production; 2) increasing public understanding and independence regarding the use of coconuts into VCO; 3) the community is able to operate centrifugation equipment so that it produces better VCO; 4) the community is able to solve marketing problems  so that it makes it easier to sell VCOs. The empowerment method starts from problem identification, conceptualization stage, program implementation, as well as monitoring and evaluation. The results of this empowerment are in the form of; 1) the creation of the Padukuhan Karanggede community who are members of the KELAPA (Coconut Processing Group) organization who have an adequate understanding in making VCO; 2) the creation of the original VCO product of PKK Mekar Sari; 3) centrifugation device as an innovation in the production of VCO oil; 4) and, increasing public understanding related to marketing management science.
Pemanfaatan Budidaya Maggot BSF sebagai Solusi Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi pada Masyarakat Kelurahan Pulau Tidung Suri, Ihsan; Halim, Umar; Agustina, Anna
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21048

Abstract

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu menghadapi permasalahan limbah organik yang semakin meningkat akibat aktivitas pariwisata dan pertumbuhan UMKM, terutama sektor kuliner. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui implementasi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai salah satu solusi pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, dan pemanfaatan hasil panen maggot dan kasgot. Hasil program menunjukkan terjadinya reduksi limbah organik hingga 80% dari rumah tangga peserta, peningkatan estetika lingkungan, dan terbentuknya aktivitas ekonomi baru berbasis maggot. Program ini tidak hanya berhasil dalam hal lingkungan dan ekonomi, tetapi juga menunjukkan partisipasi aktif masyarakat serta potensi replikasi di wilayah kepulauan lain. Budidaya maggot BSF terbukti sebagai pendekatan berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya HIV/AIDS di SMK Pasundan Kawali Suminar, Ratna; Rohita, Tita; Rohman, Asri Aprilia; Heriyanti, Silvia Widyani; Aziz, Ade; Ropikoh, Syipa Nur; Agustina, Amanda; Supriady, Muhammad Rofiyudhin; Salsabila, Syifa; Rofi’ah, Rofi
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18762

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), yaitu tahap akhir infeksi HIV yang ditandai dengan menurunnya kemampuan tubuh melawan infeksi. Berdasarkan laporan UNAIDS (2023), sebanyak sekitar 39,9 juta orang di dunia hidup dengan HIV, terjadi penambahan sekitar 1,3 juta kasus baru setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemenkes RI pada tahun 2024 tercatat 503.261 kasus HIV, dan sebanyak 47.687 kasus merupakan remaja usia 15–24 tahun. Di Jawa Barat, kasus HIV mencapai 62.298. Terdapat 141 kasus HIV/AIDS di Ciamis pada tahun 2024, jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 45 kasus dari tahun 2023. Angka ini menunjukkan bahwa remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap bahaya HIV/AIDS melalui edukasi yang informatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SMK Pasundan Kawali, Kabupaten Ciamis. Metode penyuluhan dilakukan secara ceramah menggunakan media audiovisual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan secara signifikan, sebelum penyuluhan terdapat 66% siswa berpengetahuan kurang dan 34% siswa berpengetahuan cukup, setelah penyuluhan terjadi peningkatan 89% pengetahuan siswa baik dan 11% berpengetahuan cukup. Peserta menunjukkan minat tinggi dalam diskusi dan tanya jawab. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan interaktif dan media yang menarik efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya HIV/AIDS. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan perilaku sehat sejak remaja, dan dilakukan secara berkala sebagai upaya promotif dan preventif terhadap penularan HIV/AIDS. 
Pemberdayaan Keluarga dalam Persiapan Perawatan Klien Post Operasi di Rumah Kartilah, Tetet; Cahyati, Peni; Somantri, Iwan; Lan, Evi Tan Sun; Kartiwa, Iwa; Gungun, Ujang
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20999

Abstract

Pasien post op adalah pasien yang baru saja menjalani operasi atau pembedahan. Masa post operasi dimulai saat pasien dipindahkan dari ruang operasi ke ruang pemulihan atau ruang perawatan lain, dan berakhir setelah pasien dievaluasi dan dipulangkan. Perawatan post op sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan pemulihan yang optimal. Peran keluarga dalam perawatan pasien post operasi di rumah sangat penting untuk pemulihan yang optimal. Keluarga dapat memberikan dukungan emosional, membantu aktivitas sehari-hari, memastikan perawatan luka dan pemberian obat, serta memantau kondisi pasien. Selain itu, keluarga juga perlu memahami intruksi tenaga kesehatan dan mengenali tanda-tanda komplikasi untuk segera mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan. Agar keluarga dapat menjalankan perannya maka kami tim pengabdi bekerjasama dengan tim RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya memberikan pelatihan tentang  pemberdayaan keluarga  dalam persiapan  perawatan pasien post operasi di rumah. Sebagai responden adalah semua keluarga penunggu pasien di Ruang Melati 4 sejumlah 20 orang. Hasil pelatihan menunujukkan  skor pengetahuan keluarga naik sebesar 21,37 poin dibandingkan sebelumnya. Secara statistik, dengan menggunakan uji Wilcoxon hasilnya menunjukan adanya perbedaan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan, dengan taraf signifikansi ρ = 0,0001 (ρ < 0,05). Diharapkan setelah diberikan pembekalan maka keluarga dapat merawat anggota keluarga dengan post operasi di rumah. Kesimpulannya adalah ada peningkatan pengetahuan keluarga pasien setelah di berikan pelatihan.
Edukasi Pangan Fermentasi Sebagai Antidiare Berbasis Olahan Ikan di Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat Jumiati, Jumiati; Simamora, Cico Jhon Karunia; Feby, Febrina
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20482

Abstract

Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya, memiliki potensi perikanan air tawar yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi harian tanpa nilai tambah. Kawasan pesisir ini juga menghadapi masalah kesehatan serius, seperti tingginya kasus diare pada balita yang dapat berdampak pada stunting akibat gangguan penyerapan nutrisi. Upaya pencegahan diare dapat dilakukan melalui pengembangan pangan fungsional berbasis fermentasi, seperti pekasam, yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antidiare alami. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan nila merah dan hitam menjadi pekasam sebagai solusi pangan lokal penangkal diare dan penguat ketahanan gizi keluarga. Pelatihan dilaksanakan pada September 2021 dengan melibatkan 12 peserta yang dibagi menjadi empat kelompok kerja. Metode kegiatan meliputi edukasi, diskusi interaktif, serta praktik langsung pembuatan pekasam, dengan evaluasi pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 36%, dari 50,2% menjadi 86,2%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman manfaat kesehatan pekasam dan teknik pembuatannya. Pelatihan ini membekali peserta, khususnya ibu-ibu PKK, dengan keterampilan menghasilkan olahan fermentasi ikan air tawar yang dapat diolah secara mandiri sebagai alternatif antidiare berbasis pangan lokal. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong kemandirian masyarakat, pengembangan usaha kecil, serta pelestarian pangan tradisional yang bernilai gizi tinggi.
Edukasi Kesehatan dan Pemanfaatan Tanaman Anti Nyamuk dengan Sistem Eco-Friendly dalam Mencegah Penyebaran Penyakit DBD di Wilayah Puskesmas Sangkali Arip, Asep Ginanjar; Yogaswara, Dadan; Nugrahaeni, Meita Tyas; Anisah, Siti Nur; Tanjung, Muhammad Fajar Maulidi; Syakirotin, Muthiah; Fazrin, Chelsea Khairini; Herdiawati, Putry Yulia; Hasanah, Imas Nur; Julian, Raihan Rizki
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21130

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemik di Indonesia yang masih menjadi masalah kesehatan serius, termasuk di Kota Tasikmalaya yang mencatat angka kematian 1,42% pada tahun 2023. Upaya pencegahan berbasis masyarakat sangat diperlukan sebagai pelengkap metode pengendalian konvensional seperti fogging. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat Kelurahan Tamanjaya dalam pencegahan DBD melalui edukasi kesehatan serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan penanaman sereh dan kemangi sebagai tanaman anti-nyamuk, pembuatan spray herbal, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, ditunjukkan dengan seluruh peserta (100%) memperoleh nilai sempurna pada post-test. Masyarakat juga antusias dalam praktik pembuatan spray dan budidaya tanaman herbal, serta berkomitmen memanfaatkan inovasi ini secara berkelanjutan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui pelibatan mahasiswa, dosen, dan mitra lokal.Kata kunci: DBD, pengabdian masyarakat, tanaman herbal, eco-friendly
Peningkatan Literasi Digital Layanan Kesehatan Melalui Sosialisasi Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pada Masyarakat Dusun Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Puspita, Puput Resti; Fauzi, Moch. Ikhsan; Putri, Sintiya Natarias; Nurlina, Puspita; Safitri, Mutiara Dewi; Sadikin, Lilis Tuslinah; Yulyanti, Depi
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20865

Abstract

Revolusi teknologi dalam bidang pelayanan medis, terutama melalui platform Mobile JKN, telah memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi warga dalam memperoleh fasilitas kesehatan. Akan tetapi, pemanfaatan platform tersebut sangat tergantung pada kemampuan digital masyarakat, yang hingga kini masih menjadi permasalahan utama di wilayah rural. Studi ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kompetensi digital dalam ranah kesehatan melalui program edukasi platform Mobile JKN terhadap warga Dusun Sukaratu, Desa Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Menggunakan rancangan quasi-experimental, riset ini mengevaluasi peningkatan pemahaman partisipan terkait platform Mobile JKN melalui tes awal dan tes akhir. Temuan riset memperlihatkan bahwa walaupun ada kenaikan rata-rata pemahaman partisipan sebesar 3,18% mengenai platform Mobile JKN, analisis statistik dengan menggunakan tes Wilcoxon memperlihatkan bahwa perbedaan nilai tes awal dan tes akhir tidak bermakna secara statistik (p = 0,184). Elemen-elemen yang memengaruhi hasil tersebut mencakup jenjang pendidikan yang beragam, kelompok usia partisipan, serta waktu pelatihan yang kurang memadai. Riset ini merekomendasikan diperlukannya strategi yang lebih menyeluruh, termasuk program pelatihan berkesinambungan dan pendampingan setelah pelatihan, guna meningkatkan efisiensi program edukasi ini dan menjamin adopsi teknologi kesehatan yang lebih meluas di kalangan masyarakat.
Pendampingan Tour Guide Objek Wisata Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Ratno, Puji; Nasution, Usman; Risfandi, Marsal; Heri, Zulfan
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20321

Abstract

Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bukit Lawang Kabupaten Langkat, adalah organisasi kemasyarakatan yang mewadahi pelaku usaha pariwisata Tour Guide di wilayah bukit lawang, Dengan tugas menjadi pemandu bagi wisatawan asing dan lokal yang akan melakukan kegiatan penjelajahan di wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Lokasi mitra di Desa Perkebunan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat yang mana Bukit Lawang berada di dalam TNGL. Dalam aktifitas pendampingan wisatawan menjelajah TNGL sering terjadi cidera yang dialami oleh wisatawan, namun pendamping wisatawan banyak sekali yang belum mengetahui dan memahami tata laksana penanganan cidera dengan baik dan benar, belum mampu mengidentifikasi jenis cidera dan melakukan pertolongan pertama apabila terjadi cidera. Tujuan dari kegiatan ini memberikan pelatihan dan pendampingan penanganan cidera, pengetahuan jenis cidera dan melakukan pertolongan pertama pada cidera. Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelatihan dan pendampingan, dan tahap evaluasi dan tindak lanjut. Keseluruhan tahapan diikuti oleh 10 anggota HPI. Kegiatan terlaksana dengan baik dan lacar, seluruh peserta dapat melakukan tatalaksana penanganan cidera dengan baik, mampu menidentifikasi jenis cidera dan mampu melakukan pertolongan pertama pada cidera. Diharapkan setelah kegiatan ini, wisatawan yang melakukan kegiatan penjelajahan di TNGL akan merasa aman serta nyaman karena didampingi oleh tour guide yang telah memiliki kemampuan dalam penangan cidera.
Implementasi Biopori Sebagai Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Lingkungan Perkotaan yang Berkelanjutan Kumara, I Nyoman Indra; Tapa, I Gede Fery Surya; Indrashwara, Decky Cipta; Putri, Luh Putu Merta Karunia; Ariawan, Putu
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18543

Abstract

Pertumbuhan wilayah perkotaan yang pesat seringkali memunculkan permasalahan lingkungan seperti berkurangnya daya resap tanah dan meningkatnya titk genangan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi biopori sebagai solusi inovatif dalam mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Panjer, Kota Denpasar, dengan melakukan pemasangan 30 titik lubang resapan biopori di lokasi-lokasi strategis yang rawan genangan dan minim ruang terbuka hijau. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan biopori mampu meningkatkan daya resap air dan mengurangi genangan. Warga menunjukkan antusiasme tinggi, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam pemasangan dan keinginan untuk memperluas program secara mandiri. Edukasi lingkungan dan distribusi alat bantu turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa perpaduan antara teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat, dan pendekatan edukatif dapat menciptakan dampak lingkungan yang positif dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Penguatan SDM Berkarakter Komunitas dan Literasi Pemasaran Digital melalui Pemanfaatan AI dan Sosial Media dalam Mendukung Upaya UMKM Jawa Barat Naik Kelas Nurani, Nina; Hermina, Nurul; Santoso, Anton Budi; Oktari, Sari Dewi; Marinda, Vina Silviani
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.21077

Abstract

UMKM memiliki peranan yang sangat penting bagi kemajuan perekonomian suatu negara. Bahkan, seringkali pula UMKM dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian suatu negara karena perannya yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menyejahterakan kehidupan masyarakat secara luas. Meskipun begitu, pelaku UMKM seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan selama menjalani proses bisnisnya yang dapat menghambat perkembangan bisnisnya, serta ketidakmampuannya untuk dapat bersaing. Adapun salah satu kendala yang dapat menjadi penghambat pelaku UMKM sulit untuk mengembangkan bisnisnya adalah ketidaksiapan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap kemajuan teknologi, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), serta masih minimnya kapasitas untuk berinovasi dalam penggunaan digitalisasi. Padahal, pemanfaatan AI dapat mendukung keberlanjutan bisnis yang dijalankan oleh para pelaku UMKM tersebut, terutama dalam hal memasarkan produk/jasa yang ditawarkannya. Oleh sebab itu, dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu diadakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diberikan dalam bentuk program pelatihan dan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang terkait dengan literasi pemasaran digital melalui pemanfaatan AI dan sosial media dalam mendukung upaya UMKM Jawa Barat naik kelas. Kegiatan PkM ini diadakan pada hari Kamis, tgl. 22 Mei 2025 yang bertempat di Gedung F Lt. 2 Kampus Universitas Widyatama, Jl. Cikutra No. 204A, Bandung. Peserta yang mengikuti acara PkM ini merupakan para pelaku UMKM Jawa Barat yang berjumlah sebanyak 25 orang. Untuk materi yang disampaikan oleh para narasumber difokuskan pada pembahasan mengenai penguatan karakter SDM komunitas yang berdampak pada peningkatan keterampilan dan kreativitas inovasi digital, serta pemahaman terkait literasi pemasaran digital melalui pemanfaatan AI dan sosial media dalam mendukung upaya UMKM Jawa Barat naik kelas. Sementara itu, untuk materi yang disampaikan oleh pembicara mencakup penjelasan (pemaparan) materi dan simulasi singkat penggunaan teknologi digital AI, serta diskusi dan tanya jawab secara pribadi dengan peserta.