cover
Contact Name
Andriyansah
Contact Email
andri@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6281317682939
Journal Mail Official
andri@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
Universitas Terbuka, Jl. Cabe Raya Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 26552175     EISSN : 26552221     DOI : 10.33830/diseminasiabdimas
Core Subject :
Diseminasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat registered with ISSN (Online): 2655-2221 and ISSN (Print): 2655-2175, is a media to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Diseminasi, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Social Education Science Sports Languages Business and Economy Engineering and Vocational Arts others
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024)" : 17 Documents clear
UPAYA MENYUKSESKAN GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI PENYULUHAN PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN SECARA DARING Setijorini, Ludivica Endang; Yuliana, Ernik; Sadjati, Ida Malati; Made Sastrawan Putra, Anak Agung; Winata, Adi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5926

Abstract

Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang banyak mengandung protein, salah satu jenis zat makanan esensial yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Walau kandungan proteinnya tinggi, namun masyarakat Indonesia masih sedikit yang gemar makan ikan, sehingga tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih rendah. Masyarakat yang tidak terbiasa dengan budaya makan ikan, agak sulit untuk mengonsumsi ikan karena baunya yang amis. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau amis ikan, di antaranya dengan mengolahnya menjadi hasil olahan ikan yang digemari masyarakat. Desa Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) adalah desa yang berhubungan langsung dengan lokasi kantor pusat Universitas Terbuka. Sama dengan skala nasional, tingkat konsumsi ikan masyarakat di desa juga ini relatif masih rendah. Untuk menyukseskan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) di Desa Pondok Cabe Ilir, kegiatan penyuluhan dilakukan di Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, salah satu majelis taklim di Desa Pondok Cabe Ilir. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada ibu-ibu anggota mejelis taklim, karena ibu-ibu dianggap memegang peranan penting di keluarga agar para anggota keluarga gemar makan ikan. Setelah penyuluhan, diharapkan ibu-ibu anggota Majelis Taklim Muslimatul Hidayah dapat menularkan sikap dan pengetahuannya kepada warga masyarakat lain. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap. 1) Penyuluhan secara tatap muka tentang penggunaan fasilitas rapat secara daring. 2) Penyuluhan pengetahuan dengan materi kandungan nutrisi ikan dan pentingnya makan ikan (daring). 3) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 1 (daring dan video). 4) Pelatihan keterampilan pengolahan hasil perikanan tahap 2 (daring dan video). Fish is a food ingredient that contains a lot of protein, one type of essential food substance that is really needed to maintain a healthy body. Even though the protein content is high, there are still few Indonesian people who like to eat fish, so the level of fish consumption in Indonesia is still low. People who are not used to the culture of eating fish find it quite difficult to consume fish because of its fishy smell. Several efforts can be made to overcome the fishy smell of fish, including processing it into processed fish products that are popular with the public. Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang District, South Tangerang City (Tangsel) is a village that is directly connected to the location of the Open University head office. Similar to the national scale, the level of fish consumption in rural communities is still relatively low. To make the movement to promote fish eating (Gemarikan) a success in Pondok Cabe Ilir Village, outreach activities were carried out at the Muslimatul Hidayah Taklim Council, one of the taklim assemblies in Pondok Cabe Ilir Village. This activity was carried out using the counseling method for mothers who were members of the taklim assembly, because mothers are considered to play an important role in the family so that family members like to eat fish. After the counseling, it is hoped that the women members of the Muslimatul Hidayah Taklim Council can pass on their attitudes and knowledge to other members of the community. Activities are carried out in four stages. 1) Face-to[1]face counseling regarding the use of online meeting facilities. 2) Knowledge outreach with material on the nutritional content of fish and the importance of eating fish (online). 3) Stage 1 fishery product processing skills training (online and video). 4) Stage 2 fishery product processing skills training (online and video). Key words: Movement to popularize eating fish (Gemarikan), fish processing
PEMBERDAYAAN NELAYAN PENANGKAP RAJUNGAN DI DESA SEGARA JAYA, KECAMATAN TARUMA JAYA, KABUPATEN BEKASI Yuliana, Ernik; Endang Setijorini, Ludivica; Made Sastrawan Putra, Anak Agung; Sadjati, Ida Malati; Winata, Adi
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5927

Abstract

Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi adalah desa yang berhubungan langsung dengan laut di kawasan pantai utara (Pantura) Pulau Jawa. Rajungan adalah hasil tangkapan utama nelayan di Segara Jaya. Berdasarkan hasil penelitian, panjang rata-rata rajungan hasil tangkapan nelayan lebih kecil dari pada ukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, perlu upaya untuk memulihkan sumber daya rajungan di Segara Jaya. Salah satunya adalah dengan pemberdayaan nelayan penangkap rajungan. Kegiatan pemberdayaan nelayan dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada nelayan dan juga dengan mengampanyekan tentang kelestarian rajungan, karena nelayan memegang peranan penting pada kegiatan penangkapan rajungan. Setelah penyuluhan dan edukasi serta kampanye, diharapkan nelayan dapat menularkan sikap dan pengetahuannya kepada warga masyarakat lain. Penyuluhan pengetahuan dilaksanakan dalam empat tahap yaitu: penyuluhan pentingnya kelestarian sumber daya rajungan, penyuluhan pengetahuan tentang ukuran rajungan yang boleh ditangkap, kampanye pelestarian rajungan (melalui desain kaos), dan monitoring dan evaluasi. Dengan diberikannya penyuluhan diharapkan adanya peningkatan kesadaran nelayan untuk lebih selektif dalam melakukan penangkapan rajungan dan tidak menangkap rajungan di bawah ukuran yang telah ditetapkan Pemerintah. Segara Jaya Village, Taruma Jaya District, Bekasi Regency is a village directly related to the sea on the north coast of Java Island. Blue swimming crabs are the main catch of fishermen in Segara Jaya. Based on the results of the study, the average length of crab caught by fishermen is smaller than the size set by the government. Therefore, efforts are needed to restore the crab resources in Segara Jaya. One of them is by empowering crab catchers. Fishermen empowerment activities are carried out by counseling methods for fishermen and also by campaigning for crab sustainability, because fishermen play an important role in crab catching activities. After counseling and education as well as campaigns, it is hoped that fishermen can transmit their attitudes and knowledge to other members of the community. Knowledge education was carried out in four stages, namely: counseling on the importance of preserving blue crab resources, knowledge dissemination on the sizes of crabs that can be caught, crab preservation campaigns (through t-shirt designs), and monitoring and evaluation. By providing counseling, it is hoped that there will be an increase in fishermen's awareness to be more selective in catching crabs and not catching crabs below the size set by the Government.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI SUMBER KETERSEDIAAN AROMATIK ALAMI UNTUK PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI DESA TAJUR HALANG Rubyasih, Arina; Wijayanti, Sukma Wahyu; Rusyana, Enang; Ekoresti, Stefani Nawati; Koesanto, Stefani Made Ayu Artharini
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.5994

Abstract

Peranan lahan pekarangan secara tidak langsung mampu mempengaruhi ekonomi rumah tangga, namun dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga bila dilakukan secara optimal. permasalahan utama di Desa Tajur Halang khususnya bagi RT 01 RW 02 Desa Tajur Halang Kec. Tajur Halang Kabupaten Bogor dalam program pegabdian kepada masyarakat di Desa Tajur Halang dapat ditinjau dari tingkat ekonomi masyarakat setempat dan dari kesadaran masyarakat terhadap  pemanfaatan lahan pekarangan yang tersedia. Kegiatan pengabdian dosen Universitas Terbuka ini berfokus pada peningkatan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan alam atau tanaman yang terdapat di lingkungan sekitar masyarakat secara tepat guna dan arif, peningkattan kreativitas masyarakat untuk dapat mengembangkan pembuatan lilin aromaterapi dari berbagai jenis tanaman aromatik lainnya yang pada akhirnya akan menumbuhkan kesadaran dan kreativitas masyarakat untuk memanfaatkan segala sumber daya potensial yang mereka miliki secara optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode ceramah, demonstrasi, praktek, monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian semua warga belajar dapat memanfaatkan lahan pekarangan menjadi efektif dan dapat membuat lilin aromaterapi. The role of house yard can indirectly affect the household economy, also can be used to improve household welfare. The main problem in Tajur Halang Village, especially for RT 01 RW 02 Tajur Halang Village, Bogor Regency in the community service program in Tajur Halang Village can be viewed from the economic level of the local community and community awareness of the use of available yards. This Open University lecturer service activity focuses on increasing community creativity in utilizing natural materials or plants found in the environment around the community efficiently and wisely, increasing community creativity to be able to develop the manufacture of aromatherapy candles from various other types of aromatic plants which will eventually raise awareness and community creativity to optimally utilize all the potential resources they have. The methods used in this community service activity are lectures, demonstrations, practice, monitoring, and evaluation methods. The results of the community service activities for all learning residents can make effective use of the yard area and can make aromatherapy candles.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEMPIT MELALUI SISTEM AKUAPONIK PADA KELOMPOK KARANG TARUNA PANCASAKA, KELURAHAN PONDOK CABE ILIR, PAMULANG, TANGERANG SELATAN Farida, Idha; Sinar, Tengku Eduard Azwar; Yani, Diarsi Eka; Huda, Nurul; Sigit, Argadatta
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6159

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan sempit merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi ketersediaan lahan bagi masyarakat yang semakin berkurang, akibat alih fungsi lahan dari sektor pertanian ke nonpertanian. Akuaponik merupakan salah satu pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dilaksanakan di kelompok karang taruna Pancasaka RT 04/RW 09, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan sebanyak 20 orang. Adapun kegiatan abdimas Universitas Terbuka (UT) ini dibagi menjadi 6 tahap yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap penyuluhan sistem akuaponik, (3) tahap menyemai bibit tanaman dalam gelas plastik, (4) tahap menanam benih ikan, (5) tahap pemeliharaan tanaman dan ikan, (6) tahap panen tanaman dan ikan. Kegiatan abdimas  bertujuan (1) memberikan pengetahuan dan  informasi kepada kelompok karang taruna Pancasaka tentang kebun vertikal dengan menggunakan metode akuaponik, (2) meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota kelompok dalam memelihara tanaman sayuran dan ikan air tawar dengan menggunakan kolam terpal. Hasil kegiatan abdimas ini menunjukkan bahwa ada perubahan tingkat pengetahuan anggota kelompok karang taruna Pancasaka dari tidak tahu menjadi tahu tentang pemanfaatan sistem akuaponik dalam pekarangan sempit; memiliki keterlibatan yang tinggi dalam setiap tahapan proses abdimas UT, serta mampu mempraktekkan metode mina tani dengan sistem akuaponik. Utilization of yards is one way to anticipate the diminishing availability of land for the community, due to the conversation of land functions from the agricultural sector to the no agricultural sector. Aquaponics is one of the uses of yard land to support food security for the surrounding community. Community service activities were carried out in the Pancasaka youth group, RT 04/RW 09, Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang South Tangerang, with 20 people. The UT community service activities are divided into 6 stges, namely (1) the preparation stage, (2)aquaponics system counselling stage, (3) the stage of sowing plant seeds in plastic cups, (4) level of planting fish seeds, (5) level of plant and fish preservation, (6) harvest stage of plant and fish . UT’s community service activities aim to (1) provide information to the Pancasaka youth group about vertical gardens using the aquaponics method, (2) to improve the abilities and skills of group members in caring for vegetables and freshwater fish using tarpaulinponds. The results of this community service activity indicated that there was a change in the level of knowledge of the members of the Pancasaka youth group from not knowing to knowing about the use of the aquaponics system in narrow yards; as well as having high involvement in every stage of the UT service process..  
GERAKAN BERSIH PANTAI DARI SAMPAH PLASTIK DAN PENANAMAN MANGROVE DI PESISIR DERMAGA PRESTASI POLTEKPEL BANTEN Setya, Dona; Mulyadi, Rama Agus; Tirtana, Denta; Syahputra, Fauzi; Sitepu, Mestiria Harbani; Nuzapril, Mulkan; Putri, Aprilia Syah; Handayani, Muliawati; Marlina, Eulis; Uddin, Soleh; Ricardo, Dapid; Nursyamsu; Amirullah; Nawawi, Cholis Imam; Dewi, Astri Kustina; Anggeranika, Vidiana; Muslim, Jusva Agus; Nurfadhlina
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6207

Abstract

Dermaga Prestasi yang dibuat dan akan difungsikan sebagai wilayah edukasi wisata (Eduwisata) mengalami pencemaran dengan banyaknya sampah plastik yang berserakan di sepanjang pesisir pantai. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang sulit terurai dan satu jenis sampah plastik membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun agar sampah plastik tersebut dapat terurai. Sampah plastik merupakan masalah utama yang harus diselesaikan dengan serius karena selain mencemari laut, sampah plastik juga dapat mengganggu kehidupan biota yang ada di laut. Sampah plastik yang memenuhi pesisir pantai dermaga prestasi juga sangat mempengaruhi keindahan pantai. Kondisi sampah plastik di pesisir dermaga prestasi sudah cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian pada pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini. Kegiatan PKM ini difokuskan dengan melakukan bersih-bersih pantai dan penanaman pohon mangrove sebagai upaya melestarikan lingkungan pesisir laut dengan melibatkan taruna-taruni Kementrian Perhubungan. Tujuan dari PKM ini adalah ikut berkontribusi dalam mengatasi sampah plastik dan pelestarian sumberdaya pesisir laut. Kegiatan positif seperti ini diharapkan terus dilakukan, guna membentuk pola pikir masyarakat agar tidak membuang sampah plastik ke laut. The prestasi dock which was created and will function as a tourism education area (Eduwisata) has been polluted by the large amount of plastic waste scattered along the coast. Plastic waste is a type of waste that is difficult to decompose and one type of plastic waste takes approximately 20 years for it to decompose. Plastic waste is a major problem that must be seriously resolved because apart from polluting the ocean, plastic waste can also interfere with marine biota. Plastic waste that fills the coast of the prestasi dock also greatly affects the beauty of the beach. The condition of plastic waste on the coast of the prestasi dock is quite apprehensive and has become a concern for community service (PKM) this time. This PKM activity is focused on cleaning the beach and planting mangrove trees as an effort to preserve the coastal marine environment by involving cadets from the Ministry of Transportation. The aim of this PKM is to contribute to overcome plastic waste and preserving coastal marine resources. It is hoped that positive activities like this will continue to be carried out, in order to shape the mindset of the people so as not to throw plastic waste into the sea.
PENDAMPINGAN LITERASI MELALUI DISEMINASI KEGIATAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Azzajjad, Muhammad Fath; Ahmar, Dewi Satria
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6454

Abstract

SD Negeri 9 Mamboro adalah sekolah dasar yang berada di wilayah provinsi Sulawesi Tengah, kondisi kemampuan literasi dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada berbagai faktor salah satunya adalah dukungan kemampuan guru dalam pengembangan profesional guru dalam hal literasi dan memberikan sumber daya yang diperlukan. Tujuan kegiatan PkM adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, khususnya mereka yang berada di tingkat pendidikan dasar atau sekolah dasar. Hasil pendampingan kegiatan literasi diperoleh peningkatan kemampuan literasi siswa secara signifikan. Hasil pengamatan terhadap kegiatan proses belajar mengajar di kelas diperoleh data >50% siswa telah mampu menerapkan pembiasaan dan motivasi membaca, keterampilan menulis, keterampilan berbicara, keterampilan mendengarkan, berpikir kritis. SD Negeri 9 Mamboro is an elementary school located in the province of Central Sulawesi, the condition of students' literacy skills in literacy skills can vary significantly depending on various factors, one of which is the support of teachers' abilities in the professional development of teachers in terms of literacy and providing the necessary resources. The purpose of PkM activities is to improve the literacy skills of the community, especially those at the basic education or primary school level. The results of the literacy activity assistance significantly improved students' literacy skills. The results of observations of teaching and learning process activities in the classroom obtained data >50% of students have been able to apply reading habituation and motivation, writing skills, speaking skills, listening skills, and critical thinking.
PENINGKATAN EFISIENSI BISNIS: SOSIALISASI TEKNOLOGI CLOUD UNTUK PENGELOLAAN PERSEDIAAN BENGKEL MOTOR Sumasto, Fredy; Imansuri, Febriza; Purwojatmiko, B. Handoko; Aminudin, Muhammad; Saputra, Alfiolani
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6591

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan bertujuan meningkatkan keberlangsungan bisnis Bengkel Motor melalui sosialisasi manajemen persediaan berbasis cloud. Melalui desain dan implementasi Mini Sistem Inventory Control (Mini SICo), program ini berfokus pada meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan persediaan pada pemilik dan karyawan bengkel. Kegiatan ini meliputi kunjungan lapangan, sosialisasi konsep manajemen persediaan, dan demonstrasi penggunaan Mini SICo. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mitra tentang manajemen persediaan dan respons positif terhadap sosialisasi serta implementasi alat bantu ini. Evaluasi program menunjukkan bahwa Mini SICo memberikan solusi praktis untuk optimalisasi persediaan dan memberikan kontribusi nyata pada peningkatan daya saing dan keberlangsungan bisnis bengkel motor di masa depan. The Community Service Program (PKM) aims to improve the business sustainability of motorcycle repair shops through the socialization of cloud-based inventory management. Through the design and implementation of the Mini Inventory Control System (Mini SICo), this program focuses on improving the understanding and skills of inventory management in workshop owners and employees. The activities included field visits, socialization of inventory management concepts, and demonstration of the use of Mini SICo. The results showed a significant increase in partners' understanding of inventory management and a positive response to the socialization and implementation of this tool. The program evaluation showed that Mini SICo provided a practical solution for inventory optimization and made a real contribution to improving the competitiveness and future sustainability of the motorcycle workshop business.
OPTIMALISASI PENERAPAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI WILAYAH DESA SINDANGLAYA Nur Rahmi, Fathiya; Wijayanti, Sri; Bryan Karipui, Ivan
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6847

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah lembaga pendidikan anak usia dini di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur yang dilandasi oleh adanya permasalahan yakni jumlah siswa yang berkebutuhan khusus semakin meningkat setiap tahunnya. Sehingga kemampuan guru dalam menerapkan pendidikan inklusif masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan untuk menerapkan pendidikan inklusif di lembaga pendidikan anak usia dini pada wilayah Desa Sindanglaya. Adapun kegiatan dilaksanakan dengan metode pra pelaksanaan dalam bentuk survei dan wawancara, pelaksanaan dalam bentuk seminar dengan peserta guru Taman Kanak-Kanak yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Wilayah Kecamatan Cipanas, Wilayah Desa Sindanglaya. Serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa pengetahuan dan pemahaman peserta meningkat sebesar 54% setelah mendapatkan pemaparan materi seminar. Selain itu, kemampuan untuk menerapkan pendidikan inklusif yang unggul juga terlihat dari hasil wawancara serta survei pasca kegiatan yang ditunjukan melalui suasana kelas dan sikap guru yang responsif dalam berinteraksi serta mengidentifikasi kondisi siswa. Saran bagi mitra untuk dapat mengoptimalkan penerapan pendidikan inklusif kedepannya dapat bekerjasama dengan pemangku kepentingan agar dapat memfasilitasi guru pendamping pada kelas dengan anak berkebutuhan khusus. The partner in this community service activity is an early childhood education institution in Sindanglaya Village, Cipanas District, Cianjur Regency which is based on the problem that the number of students with special needs is increasing every year. So the ability of teachers to implement inclusive education still needs to be improved. Based on these problems, this activity aims to increase knowledge, understanding, and ability to implement inclusive education in early childhood education institutions in the Sindanglaya Village area. The activities were carried out using pre[1]implementation methods in the form of surveys and interviews, and implementation in the form of seminars with Kindergarten teacher participants who are members of the Kindergarten Teachers Association in Cipanas District, Sindanglaya Village Region. As well as evaluation using pre-tests and post-tests. The results of this activity showed that participants' knowledge and understanding increased by 54% after exposure to the seminar material. Apart from that, the ability to implement superior inclusive education can also be seen from the results of interviews and post[1]activity surveys which are shown through the classroom atmosphere and the teacher's responsive attitude in interacting and identifying students' conditions. Suggestions for partners to optimize the implementation of inclusive education in the future include collaborating with stakeholders to facilitate accompanying teachers in classes with children with special needs
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BUMDES DI DESA PISAK KABUPATEN BENGKAYANG Beni, Sabinus; Vuspitasari, Benedhikta Kikky; Atlantika, Yeremia Niaga; Salfarini, Eligia Monixa; Manggu, Blasius; Usman
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.7387

Abstract

Kegiatan pendampingan pengembangan unit pariwisata Bumdes Desa Pisak dilaksanakan pada tanggal 06 Desember 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus POKDARWIS dan Bumdes dalam mengembangkan unit pariwisata Bumdes. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah/tutorial tatap muka. Hasil kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru mengenai pengembangan unit pariwisata Bumdes, yang meliputi: Pengertian unit pariwisata Bumdes, Jenis-jenis unit pariwisata Bumdes, Perencanaan dan pengembangan unit pariwisata Bumdes, Operasional dan pemasaran unit pariwisata Bumdes. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan unit pariwisata Bumdes dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Pisak melalui sektor pariwisata. Assistance activities for the development of the Pisak Village Bumdes tourism unit were carried out on 06 December 2023 with the aim of increasing the knowledge and skills of POKDARWIS and Bumdes administrators in developing the Bumdes tourism unit. The method used in this activity is face-to-face lecture/tutorial. The result of this activity is that participants gain new knowledge and skills regarding the development of Bumdes tourism units, which include: Understanding Bumdes tourism units, Types of Bumdes tourism units, Planning and development of Bumdes tourism units, Operations and marketing of Bumdes tourism units. It is hoped that this activity can encourage improvements in the quality of management of the Bumdes tourism unit and increase the income of the Pisak Village community through the tourism sector
PROGRAM KAMPUS MENGAJAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN NUMERASI DI SMP KRISTEN ELKANA KOTA PASURUAN Arbianti, Selsha; Yuniar Mujiwati; Hakimah, Shofiyyah Almaas; Siti Nur Azizah
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.7391

Abstract

Program Kampus Mengajar Angkatan 5 merupakan program yang melibatkan mahasiswa di setiap kampus dengan berbagai latar belakang. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas selama 1 (satu) semester dengan menjadi mitra guru dalam pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di satuan pendidikan. Fokus utama pada program ini adalah peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah sasaran. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran dari program Kampus Mengajar adalah SMP Kristen Elkana yang terletak di Jalan Panglima Sudirman No. 35, Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Mahasiswa yang ditunjuk dalam program Kampus Mengajar bertanggung jawab untuk membantu pihak sekolah dalam hal mengajar, pembelajaran literasi dan numerasi di dalam dan luar kelas, pengelolaan perpustakaan/pojok baca, gerakan literasi dan numerasi di sekolah, adaptasi teknologi, dan administrasi sekolah. Hasil yang diperoleh dari program ini yaitu dapat menanamkan empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya, serta dapat mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja sama dengan mahasiswa lain yang memiliki bidang ilmu berbeda.  Kampus Mengajar Program Batch 5 is a program that inovolves students from each campus with various backgrounds. This program provides an opportunity for students to study outside the classroom for 1 (one) semester by becoming a teacher partner in developing creative and innovative learning strategies and models in educational units. The main focus of this program is improving the literacy and numeracy abilities of students in target schools. One of the targeted by the Kampus Mengajar Program is Junior High School of Kristen Elkana, located at Panglima Sudirman St. 35, Purworejo, Pasuruan City, East Java. Students who selected by the Kampus Mengajar Program are responsible for assisting the school in terms of teaching, learning literacy and numeracy inside and outside the classroom, managing libraries/reading corners, literacy and numeracy movements in schools, technology adaptation, and school administration. The results obtained from this program are being able to instill empathy and social sensitivity in students towards the problems of the lives of the people around them, and being able to hone thinking skills in working with other students who have different fields of knowledge

Page 1 of 2 | Total Record : 17