cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 518 Documents
Analisis Literatur: Peran Kepemimpinan dalam Membangun Budaya Organisasi Positif di Sekolah Rusmini Rusi; Luhur Wicaksono; Marinu Waruru
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.8173

Abstract

Penelitian ini mengkaji Peran kepemimpinan dalam membangun budaya organisasi yang positif di sekolah. Melalui analisis literatur, ditemukan bahwa gaya kepemimpinan yang transformasional, partisipatif, dan situasional sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan produktif. Kepemimpinan yang baik mampu mempengaruhi iklim budaya sekolah, mendorong kolaborasi, serta meningkatkan motivasi dan kinerja staf dan siswa. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya pengembangan kompetensi kepemimpinan, komunikasi efektif, serta pendekatan yang fleksibel untuk menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan situasi yang ada. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang kuat dan inovatif berperan penting dalam menciptakan budaya organisasi yang mendukung pertumbuhan akademik dan karakter di sekolah.
Implementasi UU Nmor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dalam Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa Bangun Rejo Nur Wida Yani; Arief Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.8220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dalam pembangunan sarana dan prasarana Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan ialah data primer diperoleh langsung melalui hasil observasi langsung serta wawancara dengan narasumber dan data sekunder diperoleh melalui buku-buku, literatur dan jurnal. Teknik analisis data yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan tringulasi. Hasil penelitian bahwa adanya kemajuan signifikan dalam pembangunan sarana dan prasarana desa, yang melibatkan partisipasi masyarakat secara menyeluruh melalui musyawarah dan perencanaan desa. Dalam implemetasinya terdapat kendala yakni kesulitan dalam menyeimbangkan harapan masyarakat, kurangnya dukungan pelatihan untuk staf, dan keterbatasan akses ke BPJS Ketenagakerjaan menjadi tantangan dalam penerapan strategi kepemimpinan kepala desa, meskipun prinsip gotong royong tetap dijunjung tinggi.
Kualitas Pelayanan Publik di Desa Klambir Limakebun Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Agung Kurniawan; Julia Ivanna
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.8248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik di Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak. Jenis penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yakni perangkat dan masyarakat Desa Klambir Lima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, komunikasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukti fisik (tangibles) kantor pelayanan masih dianggap kurang memadai oleh sebagian masyarakat. Kehandalan (Reliability) dalam pelaksanaannya ialah perangkat desa kurang konsisten dalam memberikan layanan yang tepat waktu dan sesuai prosedur. Daya Tanggap (Responsiveness), pelayanan yang lambat dan respons yang tidak cepat dari perangkat desa menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Jaminan (Assurance), meskipun sebagian perangkat desa berupaya memberikan layanan yang ramah dan menjelaskan prosedur dengan baik, masih ada permasalahan dalam hal transparansi biaya. Empati (Empathy), beberapa perangkat desa menunjukkan kepedulian, namun masih diperlukan peningkatan dalam memahami kebutuhan spesifik masyarakat.
Telaah Monza Lovers Secara Fungsional dan Aesthetic dalam Economy Civic Eshaulin Br Sembiring; Yosua Gabe Maruli Sijabat; Lammarito Lumban Gaol; Devi Putri Thesia
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.8284

Abstract

Makna kata monza berarti pakaian bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pakaian bekas monza dalam nilai fungsional dan aesthetic, kelas sosial dan economy civic (ekonomi kewarganegaraan) terhadap pembelian pakaian bekas monza. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pasar Melati berlokasi di JL. Bunga Sakura, Tanjung Selamat Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi lapangan secara langsung dengan wawancara.  Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa kualitas monza lebih bagus, dengan harga yang terjangkau, dan memiliki berbagai macam model yang umumnya jarang ditemukan dipasaran. Peminat monza tidak hanya berasal dari kelas bawah dan kelas menengah tetapi juga menarik perhatian kelas atas. Selain itu barang monza ini memiliki nilai economy civic yang baik dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di komunitas lokal.
Analisis Yuridis Terhadap Putusan Nomor 301/Pid.Sus/2023/PN Bgr Tentang Tindak Pidana Perdagangan Anak Ervan Ginting; Arief Wahyudi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.8292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Bogor dalam memutus perkara Nomor 301/Pid.Sus/2023/PN Bgr, yang menempatkan anak sebagai korban tindak pidana perdagangan anak, dengan berfokus pada tinjauan yuridis terhadap pelaku kejahatan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif dengan mentode penelitian kepustakaan (Library Research) dan teknik pengumpulan data dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa hakim dalam Putusan Nomor 301/Pid.Sus/2023/PN Bgr telah menerapkan pendekatan hukum individual sesuai teori Grame Brown. Hakim menempatkan anak sebagai korban perdagangan anak berdasarkan UU No. 35 Tahun 2014, menegaskan perlindungan hukum dan kepastian hukum terhadap korban eksploitasi anak.
Meja Makan Sebagai Ruang Diplomasi Nilai Orang Tua dalam Pendidikan Demokrasi di Lingkungan Keluarga Widyawati
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9096

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran meja makan sebagai ruang diplomasi keluarga sebagai praktik keseharian di ranah domestik berkontribusi terhadap pembentukan karakter demokratis anak dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi pada keluarga Santoso di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis jurnal reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meja makan berfungsi sebagai arena dialogis yang menumbuhkan nilai partisipasi, musyawarah, keadilan, dan empati, dengan peran orang tua sebagai fasilitator demokratis. Nilai-nilai ini terbukti ditransfer ke lingkungan sekolah melalui kemampuan anak dalam berdiskusi dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Temuan ini memperkuat teori demokrasi pragmatis John Dewey serta menegaskan relevansi nilai gotong royong sebagai basis budaya demokrasi Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan konsistensi waktu makan bersama, penerapan budaya musyawarah dalam keluarga, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk memperkuat pendidikan demokrasi informal di era masyarakat urban dan multikultural.
Pendekatan Sinau VR untuk Penguatan Etika Kewarganegaraan Digital Mahasiswa Berbasis Pancasila Liza Utama; Novan Wijaya
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9299

Abstract

Kemajuan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan etika kewarganegaraan. Penelitian ini menguji efektivitas Sinau VR, model pembelajaran karakter berbasis realitas virtual yang mengintegrasikan nilai Pancasila dan budaya lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan 12 mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya melalui observasi, wawancara, dan refleksi naratif. Program terdiri atas orientasi nilai, simulasi konflik digital, dan refleksi sinau bareng. Hasil awal menunjukkan pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila masih normatif. Selama simulasi, 6 mahasiswa menghindari konflik, 2 mengikuti arus negatif, 3 bersikap netral, dan 1 menunjukkan sikap asertif. Setelah program, kesadaran moral meningkat terutama pada sila kedua dan ketiga serta perilaku daring menjadi lebih reflektif dan bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan potensi teknologi imersif dalam pembelajaran nilai dan pengembangan teori pendidikan karakter digital berbasis Pancasila.
Media Pembelajaran Audio Visual Melalui Film Habis Gelap Terbitlah Terang Karya Hanung Bramantyo untuk Mengembangkan Karakter Keberanian Peserta Didik Edi Kusnadi; Angger Saloko; Rizky Tri Wulandari; Sri Rahma Rahayu; Kharisma Singgih Lestari; Ahmad Azis Santoso
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9447

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pengaruh media pembelajaran audio visual melalui film Habis Gelap Terbitlah Terang karya Hanung Bramantyo dalam mengembangkan karakter keberanian peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya keberanian sebagai salah satu nilai utama dalam pendidikan karakter yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila. Film dipilih sebagai media pembelajaran karena kemampuannya menyampaikan nilai-nilai moral secara emosional dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Leuwisari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan karakter keberanian pada peserta didik, seperti keberanian dalam menyampaikan pendapat, mengambil keputusan, serta menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran. Media film terbukti mampu memberikan inspirasi dan contoh nyata tentang nilai keberanian melalui tokoh R.A. Kartini, sehingga dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran karakter yang efektif.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter Terhadap Sikap Sosial Mahasiswa Ni Luh Putu Agetania; I Gusti Agung Ayu Wulandari; Chindytia; Ni Luh Putu Mery Marlinda
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9468

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh strategi pembelajaran pendidikan karakter terhadap sikap sosial mahasiswa, sebagai respons terhadap rendahnya partisipasi dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group yang melibatkan 60 mahasiswa dari Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam sikap sosial, dengan skor rata-rata posttest sebesar 71,38, dibandingkan dengan skor rata-rata pretest yang hanya 60,70, dengan selisih peningkatan sebesar 10,68 poin (p = 0,000). Perlakuan yang diberikan melibatkan tiga strategi utama: diskusi nilai, refleksi sosial, dan proyek sosial kolaboratif. Strategi ini terbukti meningkatkan empati, kerja sama, tanggung jawab, dan solidaritas sosial mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam sistem pembelajaran perguruan tinggi untuk membentuk sikap sosial yang bertanggung jawab dan etis di kalangan mahasiswa.
Penerapan Sikap Jati Diri Bangsa Terhadap Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Pondok Pesantren Al-Mahrussiyah Rawamerta Azis Maulana; Nadya Putri Syalendra; Lusiana Rahmatiani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9480

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sikap jati diri bangsa berbasis nilai Pancasila di Pondok Pesantren Al-Mahrussiyah Rawamerta, Karawang yang mengintegrasikan sistem pendidikan formal mulai dari SMP hingga SMK. Pendekatan kualitatif digunakan dengan rancangan studi kasus untuk menggali secara mendalam pola pembiasaan, strategi pendidikan karakter dan dinamika interaksi sosial yang berkembang di lingkungan pesantren. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai Ketuhanan tercermin dalam aktivitas ibadah rutin, nilai Kemanusiaan dan Persatuan diwujudkan melalui budaya gotong royong, bakti sosial, serta solidaritas antarsantri; nilai Kerakyatan tampak dalam musyawarah internal; sedangkan nilai Keadilan Sosial terealisasi melalui pembagian tugas yang adil. Temuan ini menegaskan bahwa budaya pesantren berperan dominan dalam menginternalisasikan nilai Pancasila dan dapat dijadikan model pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di lembaga pendidikan Islam.