cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 518 Documents
Peningkatan Kesadaran Demokrasi Pancasila Melalui Model Kooperatif TPS Berbantuan Educaplay pada Siswa Kelas VII Dean Hasan Muyasir; Kokom Komalasari; Iim Siti Masyitoh
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10854

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan observasi dikelas VII SMP laboratorium percontohan UPI yang menemukan bahwa siswa memiliki sikap toleransi, tanggung jawab dan kebebasan dalam belajar yang rendah sehingga dalam pembelajaran PKn tidak mampu mengonstruksikan pengetahuan yang diperoleh dengan kehidupan nyata. Untuk mengatasi masalah, penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran kooperatif think pair share berbantuan media educaplay dalam meningkatkan kesadaran demokrasi pancasila. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperiment nonequivalent control group design dengan melibatkan observasi, test, kuisioner dan studi dokumentasi dalam pengumpulan data. Partisipasi penelitian adalah siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukan pada kelas eksperimen yang menerapkan model kooperatif think pair share berbantuan media educaplay pada pretest sebesar 55,83 sementara postest sebesar 84,87 selain itu, kelas kontrol yang menerapkan model konvensional pada pretest memperoleh 55,45 dan postest sebesar 74,55. Berdasarkan analisis data menunjukan kelas eksperimen memiliki peningkatan significan berbeda dengan kelas kontrol lebih rendah karena model konvensional tidak mencukupi kebutuhan belajar siswa.
The Effectiveness of Classroom Management in the Learning Process: A Study of Pancasila and Citizenship Education Teachers in Grade X at SMA Negeri 2 Sekayam Fety Novianty; Yuliananingsih
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10865

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of classroom management in the learning process of Pancasila and Civic Education (PPKn) and to identify the factors influencing its implementation in Grade X at SMA Negeri 2 Sekayam. A quantitative method with an associative approach was employed. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. The sample consisted of 100 students selected from a population of 240 students. Data were analyzed using percentage analysis techniques. The findings revealed that the implementation of classroom management by PPKn teachers in Grade X at SMA Negeri 2 Sekayam, Sanggau Regency, achieved an average score of 86.18%, which falls into the “Effective” category. The study also showed that the effectiveness of PPKn learning is strongly influenced by teachers’ ability to manage the learning environment, organize students, and foster positive learning interactions. Furthermore, classroom management practices are affected by both internal and external factors. Internal factors include teachers’ competence and readiness, while external factors involve school conditions and the development of Pancasila and Civic Education learning.
Rekonstruksi Kesadaran Sejarah Melalui Pembelajaran Sejarah Di SMA Perbatasan Kalimantan Barat Eka Jaya Utama; Muhammad Sadikin
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10866

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan potensi sejarah lokal sebagai sumber belajar bagi siswa SMA di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus ganda (multiple case study) yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Paloh, Kabupaten Sambas, dan SMA Negeri 1 Entikong, Kabupaten Sanggau. Sumber data meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru sejarah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah perbatasan Kalimantan Barat memiliki potensi sejarah lokal berupa situs bersejarah, warisan budaya, tradisi masyarakat, dan peristiwa historis yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap lingkungan sosial-budaya, memperkuat kesadaran sejarah, menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah, serta meningkatkan wawasan kebangsaan.
Kearifan Lokal sebagai Sumber Pendidikan Nilai: Studi Larangan Membunyikan Gamelan dan Menggantung Gong di Padukuhan Gerjen Margomulyo Seyegan Linda Tri Utami; Muhammad Iqbal Birsyada
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal sebagai sumber pendidikan nilai pada larangan membunyikan gamelan dan menggantung gong di Padukuhan Gerjen Margomulyo Seyegan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan adat tersebut tidak hanya dipahami sebagai aturan budaya, tetapi juga mengandung nilai moral, sosial, religius, dan budaya. Nilai pendidikan yang ditemukan meliputi kepatuhan terhadap norma sosial, penghormatan kepada leluhur, tanggung jawab sosial, dan keharmonisan masyarakat. Nilai-nilai tersebut diwariskan secara turun-temurun melalui keluarga dan lingkungan sosial sehingga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, kearifan lokal dalam sistem kepercayaan masyarakat memiliki peran penting sebagai sumber pendidikan nilai dan pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
Standarisasi Kompetensi Mahasiswa Melalui Ujian Komprehensif dalam Meningkatkan Kualitas Profil Lulusan Arief Wahyudi; Jamaludin; Oksari Anastasya Sihaloho
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10935

Abstract

Transformasi kurikulum di era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menuntut reformasi instrumen evaluasi pada pendidikan tinggi guna menjamin keterikatan (link and match) antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan implementasi standarisasi kompetensi melalui ujian komprehensif dalam meningkatkan kualitas profil lulusan di Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan (FIS Unimed). Melalui pendekatan kualitatif-analitis berbasis studi dokumen kurikulum dan wawancara mendalam, studi ini membedah reposisi ujian komprehensif sebagai instrumen integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujian komprehensif yang dirancang melalui pengelompokan bidang keilmuan (Pendidikan, Hukum, dan Sosial-Politik) berhasil membangun fondasi teoretis yang kokoh bagi mahasiswa sebelum menempuh ujian skripsi (meja hijau). Penilaian berjenjang dengan predikat lulus (Unggul, Sangat Baik, dan Baik) melalui mekanisme remedial multipel memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguasai wawasan keilmuan secara integralistik. Lebih jauh, evaluasi standar ini berkontribusi langsung pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya dalam memastikan lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak dan memiliki daya saing linier di dunia karir. Studi ini merekomendasikan pelembagaan ujian komprehensif berbasis sistem bank soal digital yang adaptif terhadap dinamika hukum dan politik kontemporer.
Perlindungan Hak Aman dan Nyaman Warga Negara Atas Layanan Penggunaan Transportasi Online Di Kota Medan Nazlah Aulia; Jamaludin
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10938

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hak warga negara atas keamanan dan kenyamanan dalam pelayanan transportasi online di Kota Medan. Permasalahan utama terletak pada lemahnya implementasi regulasi, pengawasan pemerintah, dan tanggung jawab perusahaan platform. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, serta analisis data berbantuan ATLAS.TI, berlandaskan teori hak kewarganegaraan T.H. Marshall (1950). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan pengguna melalui fitur keamanan aplikasi, verifikasi pengemudi, dan sistem pengaduan belum optimal, dengan masih terjadinya penyalahgunaan data pribadi hingga kekerasan terhadap pengguna. Peran pemerintah terkendala ketiadaan regulasi daerah yang spesifik, sementara perusahaan platform masih memiliki celah dalam verifikasi pengemudi dan perlindungan privasi data. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi daerah khusus transportasi online dan penguatan sistem perlindungan pengguna secara menyeluruh.
Dewan Redaksi dan Cover Vol 10 No 1 Juni 2026 Moad Moad
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10943

Abstract

PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI: KAJIAN STUDI LITERATUR STRATEGI KETELADANAN, PEMBIASAAN, DAN KOLABORASI KELUARGA-SEKOLAH Wahyuda Dwi Handoko; Martin; Ema Sukmawati; Selomita Laura
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.11083

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan upaya sadar dan terencana untuk menanamkan nilai-nilai kebajikan sejak periode keemasan pertumbuhan anak, mengingat karakter yang terbentuk pada masa ini akan menjadi fondasi kepribadian sepanjang hayat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi keteladanan, pembiasaan, dan kolaborasi keluarga-sekolah dalam pembentukan karakter anak usia dini melalui metode studi literatur (literature review). Sumber data diperoleh dari 28 artikel jurnal ilmiah nasional yang terbit dalam kurun 2020-2024, ditelusuri melalui basis data Google Scholar, Garuda, dan portal jurnal PAUD nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa keteladanan guru dan orang tua merupakan strategi paling efektif karena anak usia dini belajar melalui observasi dan imitasi, sementara pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten memperkuat internalisasi nilai jujur, disiplin, tanggung jawab, dan peduli. Kolaborasi keluarga dan sekolah, serta pengintegrasian nilai karakter dalam Kurikulum Merdeka melalui Profil Pelajar Pancasila, terbukti memperkuat efektivitas pendidikan karakter. Artikel ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru dalam merancang pembiasaan bermakna serta edukasi berkelanjutan bagi orang tua sebagai teladan utama anak di rumah.