cover
Contact Name
Fera Sartika
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
+6287815093560
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Building B 1st Floor RTA Milono St. Km.1,5 Palangka Raya 73111 INDONESIA
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
ISSN : -     EISSN : 26226111     DOI : https://doi.org/10.33084/bjmlt.v2i2
Core Subject : Health, Science,
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology is a Scientific Journal managed by Department of Medical Laboratory Technology Faculty of Health Science Universitas Muhammadiyah Palangkaraya and published twice a year (in October and April) by Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, contains articles of research and critical-analysis studies in Blood-transfusion Science, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and drink Analysis, Molecular Biology, and other Medical Laboratory aspects.
Articles 229 Documents
Pengaruh Media Booklet Sebagai Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kecacingan pada Balita di Puskesmas Antang Perumnas Kartono, Safa Wulan Cahyani; Hadi, Santriani; Nulanda , Maona; Nasruddin, Hermiaty; Dahliah, Dahliah
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12424

Abstract

Kecacingan Soil Transmitted Helminth (STH) masih jadi permasalahan kesehatan pada balita di Indonesia dan berdampak jangka panjang terhadap gizi, tumbuh kembang, dan kognitif anak. Di wilayah Puskesmas Antang Kota Makassar, kasus kecacingan pada anak masih cukup tinggi. Pencegahan memerlukan peningkatan pengetahuan ibu melalui promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Media booklet digunakan sebagai sarana edukasi yang praktis dan informatif. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi profil responden berdasarkan latar belakang pendidikan dan pekerjaan ibu, sekaligus mengukur efektivitas media booklet dalam meningkatkan pemahaman mengenai infeksi cacing balita di wilayah kerja Puskesmas Antang, Makassar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment (pretest–posttest control group), penelitian menemukan bahwa mayoritas responden merupakan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan menengah atas (SMA). Secara statistik, terdapat peningkatan signifikan pada rerata skor pengetahuan kelompok intervensi setelah pemberian edukasi via booklet (p < 0,005), sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Skor pengetahuan kelompok intervensi juga lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, mengonfirmasi bahwa intervensi melalui media booklet secara nyata meningkatkan skor pengetahuan responden terkait kecacingan. Secara praktis, media ini terbukti efektif sebagai alat promosi kesehatan yang mampu mendorong pemahaman ibu tentang pencegahan dini penyakit cacingan pada balita di lingkungan Puskesmas Antang Kota Makassar.
Deteksi Cemaran Bakteri dan Logam Berat pada Liquid Foundation Harlita, Tiara Dini; Aina, Ganea Qorry; Azahra, Sresta
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12426

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan kosmetik yang kurang tepat dapat menyebabkan kosmetik rentan terkontaminasi bakteri. Proses pengolahan kosmetik juga dapat menyebabkan terjadinya cemaran logam berat. Paparan logam berat dapat mengganggu kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi cemaran bakteri dan logam berat pada liquid foundation. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel diambil secara purposive samping, berupa 10 merk liquid foundation yang telah digunakan selama 3 bulan. Pengujian cemaran bakteri menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT) dan cemaran logam berat timbal dan kadmium dianalisis menggunakan spektrofotometri serapan atom. Hasil uji ALT menunjukkan bahwa sembilan sampel memenuhi standar <103 koloni/gr dan satu sampel (F2) melebihi standar, yaitu 2,96x104 koloni/gr, dan terdapat cemaran Pseudomonas aeruginosa. Hasil uji cemaran logam berat menunjukkan kandungan timbal pada sembilan sampel dalam batas aman < 20 mg/kg dan satu sampel (F2) melebihi standar, yaitu 31,37 mg/kg. Kandungan kadmium pada seluruh sampel masih dalam batas aman, yaitu <5 mg/kg. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa 9 dari 10 sampel diketahui memenuhi standar BPOM No. 12 Tahun 2019 sehingga layak digunakan.
Studi In Vivo: Efektivitas Ekstrak Keji Beling (Strobilanthes crispus) terhadap Penyembuhan Luka Mencit Diabetes Aina, Ganea Qorry; Dini, Harlita Tiara; Thereceliasandyakerd, Gladys
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12431

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu gangguan yang biasanya ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah (hiperglikemia). Salah satu komplikasi yang ditimbulkan oleh DM adalah luka diabetik. Penggunaan obat tradisional saat ini banyak direkomendasikan karena efek sampingnya yang relatif kecil dan hasilnya yang cukup efektif. Keji beling umumnya digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit antidiabetes, sebagai diuretik, dan juga dapat digunakan sebagai antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata diameter luka, pengaruh pemberian ekstrak daun beling pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%, dan untuk mengidentifikasi konsentrasi mana yang paling efektif dalam penyembuhan luka diabetik pada tikus. Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen Sejati dengan Alokasi Acak, dengan 6 tikus untuk setiap konsentrasi. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik One Way ANOVA diikuti dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata diameter luka pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% lebih besar dibandingkan dengan 100%. Semua ekstrak pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka pada tikus diabetes, dengan nilai signifikan sebesar 0,015 < 0,05. Berdasarkan uji DMRT, ditemukan bahwa konsentrasi 100% paling efektif dalam proses penyembuhan luka diabetik. Pemberian ekstrak keji beling 100% memberikan hasil terbaik, dengan persentase penutupan luka mencapai 44,81%.
Optimasi Asam Sulfat dan Asam Klorida Sebagai Peluntur Malachite Green pada Pewarnaan Spora Metode Schaeffer–Fulton Secara Spektrofotometri Ramdhani, Fitria Hariati; Rahmah, Windya Nazmatur; Hidayani, Al
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12466

Abstract

Bakteri pembentuk endospora seperti Bacillus subtilis memerlukan teknik pewarnaan khusus untuk identifikasinya. Metode Schaeffer-Fulton menggunakan malachite green sebagai pewarna utama dan safranin sebagai pewarna kontras. Tahap pelunturan berperan penting dalam menghasilkan kontras warna yang jelas antara spora dan sel vegetatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi penggunaan asam sulfat (H2SO4) dan asam klorida (HCl) sebagai peluntur malachite green pada pewarnaan spora metode Schaeffer-Fulton yang dianalisis secara spektrofotometri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variasi peluntur H2SO4 0,5% dan I%, serta HCl 0,5% dan 1%. Data dianalisis menggunakan Uji One Way Anova dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan nilai F-hitung 196621,2 lebih besar dari F-tabel 2,603 dengan p-value 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar perlakuan. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa HCl 1% menghasilkan nilai absorbansi sisa zat warna paling rendah (1,587) sehingga merupakan peluntur paling efektif.
Karakterisasi Imunogenesitas Protein Pilli Salmonella Typhi: Analisis Absorban Antibodi dan Spesifisitas dengan Western Blot pada Mencit Balb/C Hidayani, Al; Darmawati, Sri; Ramdhani , Fitria Hariati; Rahmah, Windya Nazmatur
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12477

Abstract

Protein pili berperan dalam adhesi dan bersifat imunogenik, berpotensi sebagai kandidat vaksin subunit. Penelitian ini menganalisis imunogenesitas protein pili S. typhi isolat BA07.4 melalui pengukuran absorbansi antibodi dan karakterisasi spesifisitasnya. Protein pili diisolasi dengan metode biphasic, dimurnikan, dan digunakan untuk imunisasi 30 ekor mencit Balb/C (6 kelompok: kontrol dan dosis 2, 3, 4, 5, 6 µg) secara intraperitoneal tiga kali. Kadar antibodi diukur dengan inhouse ELISA (λ 405 nm) dan spesifisitasnya dianalisis dengan Western blot. Rerata absorbansi tertinggi pada dosis 5 µg (2,827), diikuti dosis 6 µg (2,678), 4 µg (2,456), 3 µg (2,134), 2 µg (1,856), dan kontrol (0,423). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,000) dengan semua kelompok perlakuan berbeda signifikan terhadap kontrol (p<0,05). Western blot menunjukkan pita spesifik pada berat molekul 87, 58, dan 42 kDa pada kelompok dosis 5 µg, sementara kontrol tidak menunjukkan pita. Protein pili S. typhi bersifat imunogenik dengan dosis optimum 5 µg, menghasilkan antibodi yang secara spesifik mengenali sub unit protein pili 87, 58, dan 42 kDa, mendukung potensinya sebagai kandidat vaksin subunit.
Profil Kadar Besi Serum Pada Anak Usia Sekolah Yang Tinggal di Area Pertambangan Emas Skala Kecil di Sepang Simin, Gunung Mas Fadillah, Noor; Purbayanti, Dwi; Andini , Ika Putri; Rahmah, Windya Nazmatur; Faradila , Faradila; Sartika, Fera
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12502

Abstract

Penambangan Emas Skala Kecil (Artisanal and Small-Scale Gold Mining/ASGM) masih banyak dilakukan di Indonesia dan berpotensi menimbulkan paparan merkuri yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat terutama pada anak sebagai kelompok rentan. Paparan merkuri diketahui dapat mengganggu metabolisme zat besi dan proses hematopoiesis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kadar besi serum pada anak-anak yang bermukim di sekitar kawasan ASGM di Desa Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menerapkan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study yang melibatkan 43 anak usia 9–12 tahun. Sampel darah vena diambil untuk memperoleh serum dan dilakukan pemeriksaan kadar besi serum menggunakan metode Iron-Ferrozine dengan fotometer Biosystem BTS-350. Analisis data dilakukan secara deskriptif serta uji beda melalui Independent Sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya sebagian besar responden memiliki kadar besi serum dalam kisaran normal (86%), sedangkan 14% responden memiliki kadar besi serum rendah. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar besi serum antara anak laki-laki dan perempuan (p = 0,025), dengan rerata kadar besi serum pada anak laki-laki lebih rendah dibandingkan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa status zat besi pada anak di wilayah pertambangan tidak sekadar terpengaruh faktor nutrisi dan pertumbuhan, namun juga berpotensi berkaitan dengan paparan lingkungan seperti merkuri yang dapat mengganggu metabolisme besi dan eritropoiesis.
Cover, Content, and Editorial Note from Borneo J Med Lab Tech Vol. 8 No. 2 April 2026 Chief Editor of Borneo J Med Lab Tech
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12987

Abstract

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. After a long wait of almost 12 years from the first stand, the scientific journal of the Department of Analyst Health (Medical Laboratory Technology) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya can be published. BJMLT is published every 6 months (2 issues/year) every October and April. This journal aims to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field but not limited to Blood transfusion, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and Beverage Analysis, Molecular Biology, Medical Biology, and related fields that are of interest to medical laboratory technologies, such as epidemiology, health promotion, professional ethics, and laboratory management, It was first published online in October 2018 using Open Journal System (OJS) 3.1 platform with e-ISSN 2622-6111 by URL http://journal.umpr.ac.id/index.php/bjmlt. This edition contains 14 articles on Hematology, Microbiology, Clinical Chemistry, and Epidemiology. Editorial boards are fully aware that there is still room for improvement in this edition; hence with all humility, they are willing to accept constructive suggestions and feedback for improvements to the publication for the next editions. The publication of BJMLT certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers from UM Palangkaraya and other universities. The editorial board would like to thank the University, all editors and reviewers, and contributors of the scientific articles who have provided the repertoire in this issue. We hope that all parties, especially the contributors of the articles, could re-participate the publication's success in the next edition in Oktober 2026.
Review Literature: an Update Faktor Risiko dan Skrining Awal Retinopati Diabetik Asram, Andi; Hidayati , Prema Hapsari; Novriansyah, Zulfikri Khalil; Hasan, Hasan; Rahmah, Marlyanti Nur
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12989

Abstract

Retinopati diabetik (RD) merupakan komplikasi mikrovaskular serius dari diabetes melitus (DM) yang dapat menyebabkan kebutaan bila tidak dideteksi secara dini. Prevalensi RD di Indonesia cukup tinggi, mencapai 43,1% pada pasien DM tipe 2, dengan 26,1% di antaranya mengancam penglihatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 10 artikel ilmiah yang relevan, dipublikasikan antara 2020–2025, untuk mengidentifikasi faktor risiko utama RD dan menekankan pentingnya skrining awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor risiko paling konsisten adalah durasi DM, kadar HbA1c tinggi, hipertensi, serta jenis kelamin laki-laki. Penurunan HbA1c sebesar 1% dapat menurunkan risiko RD hingga 40%, sedangkan penurunan tekanan darah 10 mmHg menurunkan risiko sebesar 35%. Dislipidemia juga berperan, meskipun hasil penelitian terkait masih bervariasi. Skrining awal RD terbukti efektif mencegah kebutaan melalui deteksi dini menggunakan fotografi fundus, Optical Coherence Tomography (OCT), dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Integrasi skrining ke layanan primer dan pemanfaatan telemedicine direkomendasikan untuk menjangkau daerah dengan akses terbatas. Kesimpulannya, pengendalian faktor risiko dan skrining rutin merupakan strategi utama dalam pencegahan RD dan pengurangan beban kesehatan masyarakat.
Efek Aktivitas Lari Terhadap Metabolisme Glukosa Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani (Penjas) Sudarsono, Sudarsono; Ariza, Desyani; Asri, Ariana
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i2.12990

Abstract

Saat ini masalah kesehatan sudah bergeser dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif yang penyebabnya di duga karna perubahan gaya hidup, pola makan, faktor lingkungan serta kurangnya aktivitas fisik. Gaya hidup kurang aktivitas dan terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung gula dan lemak serta kurangnya asupan serat dapat memicu penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif yang cukup banyak memengaruhi angka kesakitan dan kematian adalah penyakit Diabetes Mellitus dan Kardiovaskuler. Aktifitas fisik sangat berdampak pada penurunan kadar gula darah karena pada saat tubuh bergerak, maka akan terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar tubuh oleh otot yang aktif. Glukosa hanya sedikit di gunakan saat istrahat, sedangkan glukosa banyak digunakan saat berolahraga sehingga akan menurunkan kadar gula darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat “Efek Aktivitas Lari Terhadap Metabolisme Glukosa Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani (Penjas)”. Metode penelitian yang di gunakan adalah Deskriptif Observasional dengan menggunakan populasi mahasiswa prodi penjas Universitas Megarezky Makassar sebanyak 15 responden. Hasil penelitian menemukan ada perubahan nilai kadar Glukosa darah terhadap mahasiswa yang melakukan aktifitas lari dengan rerata kadar Glukosa 100,46 mg/dl sebelum aktifitas lari dan rerata glukosa darah 91,6 mg/dl setelah aktiftas lari. Kesimpulan : Ada efek perubahan kadar glukosa darah terhadap aktifitas lari mahasiswa Penjas.