cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PEMBENTUKAN KOMUNITAS BAHASA INGGRIS “ENGLIFY ENGLISH COMMUNITY” DI SMA NEGERI 2 KOTA TERNATE Amin, Safrudin; Aco, Dewi Apriani; Halil, Citra Buana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37894

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kegiatan pengabdian yang melibatkan dosen dan mahasiswa-siswi program studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh 3 orang dosen dan 2 Mahasiswa-siswi yang ikut serta dalam pelaksanaan pengabdian ini. Dalam kegiatan ini dosen-dosen berperan dalam merumuskan pembentukan Komunitas Bahasa Inggris, lalu kemudian memberikan pelatihan terkait kegiatan-kegiatan berbahasa inggris yang akan dilakukan seperti: self introduction, greetings, daily convertion, story telling, quiz, games dan general topic discussion yang dibantu oleh mahasiswa-siswi dalam mempersiapkan kegiatan tersebut di SMA Negeri 2 Kota Ternate Kelurahan Ubo-Ubo, Kec. Ternate Selatan , Kota Ternate, Maluku Utara.Kegiatan ini memiliki dua keuntungan yakni: (1) Kontribusi secara internal yang dapat menghasilkan kemampuan dalam mengelola organisasi dalam hal ini komunitas Bahasa Inggris, dan membangun kerjasama dalam pembagian tugas. Selain itu, komunitas ini dapat bermanfaat bagis masyarakat luas dimana Bahasa Inggris akan meningkat khususnya dalam hal berbicara Bahasa Inggris dengan benar dan lancar. (2) Kontribusi secara eksternal yang dapat mengharumkan nama sekolah, mempeluas jaringan dan dapat mengambil manfaat untuk belajar bahsa Inggris secara gratis. Berdasarkan minat dan bakat serta pengetahuannya di bidang Bahasa Inggris. Komunitas Bahasa Inggris ini menggunakan metode “Learning by doing” yang dicetuskan oleh John Dewey yang mudahkan siswa-siswi-siswi meningkatkan kemampuan berbahasa inggris baik dalam menulis, membaca, mendengar dan maupun berbicara Bahasa Inggris.
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL SISWA DALAM BERMEDIA SOSIAL SMAN 2 KOTA TERNATE Adam, Sutisno; Sailuddin, Sartika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37896

Abstract

Literasi digital menjadi penting karena melimpahnya media dan informasi di dunia digital, literasi digital menjadi lebih dari sekedar kebutuhan. Selain tantangan, peluang besar juga ada di media digital. Hal ini mencakup memberdayakan individu untuk mengakses informasi, berkomunikasi secara efektif, mendapatkan pekerjaan, berpikir kritis, dan menavigasi lanskap digital secara bertanggung jawab. Baik seorang pelajar, profesional, atau sekadar seseorang yang ingin berkembang di era digital, berinvestasi dalam literasi digital adalah pilihan bijak. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada sosialisasi literasi media sosial yang menunjukkan pertumbuhan penggunaan paling masif dalam 5 tahun terakhir. Mitra yang disasar adalah SMAN 2 Kota Ternate dengan partisipan guru dan siswa. Dengan melibatkan 35 siswa, kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan metode sosialisasi interaktif dengan aktivitas survei, permainan, hingga penyuluhan. Pada akhir kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan ditutup dengan deklarasi anti bullying di media sosial. Ke depannya, diharapkan penyuluhan literasi digital dapat dilaksanakan dengan lebih terukur misalnya menggunakan metode pre-test dan post-test agar capaian berupa pemahaman peserta dapat dievaluasi dengan baik.
STRATEGI PELESTARIAN BAHASA TERNATE PADA MASYARAKAT MULTINGUAL Duwila, Ety; Subuh, Rahma Do
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37897

Abstract

Permasalahan Bahasa daerah di berbagai daerah di Indonesia saat ini adalah menyangkut vitalitas atau kondisi kesehatannya. Budaya dan bahasa lokal dihadapkan pada berbagai ancaman globalisasi teknologi informasi. Tidak terkecuali Bahasa-bahasa daerah di Maluku utara. Maluku utara memiliki 32 bahasa daerah1 namun hampir kesemua Bahasa tersebut tidak lagi memiliki vitalitas yang stabil. Bahasa Ternate termasuk Bahasa yang dalam status mengkhawatirkan2. Hal ini sudah selayaknya diprediksi mengingat mobilitas akses teknologi informasi yang semakin gencar saat ini di samping adanya beberapa mega proyek strategi nasional yakni ekplorasi tambang di beberapa tempat serta adanya pengembangan pariwisata. Pulau Ternate sendiri sebagai daerah tutur Bahasa Ternate saat ini dihuni oleh berbagai macam penutur dengan latar belakang yang berbeda-beda. Implikasi dari pembauran antar etnik ini dapat terlihat pada hasil riset terbaru, di mana penutuir Bahasa Ternate saat ini hanyalah mereka yang berusia di atas 40 th. Oleh karenanya sudah selayaknya diupayakan strategi-strategi penyelamatan Bahasa Ternate sendiri dan bahasa-bahasa daerah di Maluku utara secara umum.
SOSIALISASI PENERAPAN TERAPI ZIKIR UNTUK MENGURANGI TINGKAT KEKAMBUHAN HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN RAWAT JALAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUNGINGI Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun; Mopangga, Nur Ulul Azmi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37899

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi terapi zikir di Puskesmas Dungingi, yang akan menjadi dasar untuk merancang intervensi yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari lima tahapan. Pertama, identifikasi peserta dan persiapan modul terapi zikir. Kedua, pengumpulan data awal untuk menilai tingkat kekambuhan pasien sebelum intervensi. Ketiga, implementasi terapi zikir secara rutin dengan pengawasan tim pengabdi. Keempat, pengumpulan data lanjutan untuk mengevaluasi perubahan setelah terapi. Terakhir, analisis dan evaluasi hasil yang kemudian disosialisasikan kepada pihak terkait. Proses ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pasien, keluarga, dan tenaga profesional. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terapi dzikir memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat kekambuhan pada pasien dengan halusinasi pendengaran. Sebelum diberikan terapi dzikir, mayoritas pasien menunjukkan tingkat kekambuhan berat, dengan jumlah 10 orang (55,6%). Namun, setelah terapi dzikir dilakukan, sebagian besar pasien mengalami penurunan tingkat kekambuhan menjadi lebih ringan, yang tercermin pada 11 orang pasien (61,1%) yang menunjukkan perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa terapi dzikir dapat menjadi salah satu alternatif intervensi yang efektif dalam membantu pasien yang mengalami halusinasi pendengaran, khususnya yang dirawat jalan di Puskesmas Dungingi, untuk mengurangi gejala dan mendukung proses pemulihan pasien
UMKM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DI KELURAHAN BUNUT BARAT KECAMATAN KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN Normansyah, Normansyah; Suriono, Hadi; Siregar, Aris; Rosnaida, Rosnaida; Putra, Anshari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37900

Abstract

Belum kokohnya fundamental perekonomian Indonesia saat ini, mendorong pemerintah untuk terus memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang selanjutnya penulis akan mennggunakan singkatan ini. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive). Eksistensi UMKM memang tidak dapat diragukan lagi karena terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama pasca krisis ekonomi. Disisi lain, UMKM juga menghadapi banyak sekali permasalahan, yaitu terbatasnya modal kerja, Sumber Daya Manusia yang rendah, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi (Sudaryanto dan Hanim, 2002). Kendala lain yang dihadapi UMKM adalah keterkaitan dengan prospek usaha yang kurang jelas serta perencanaan, visi dan misi yang belum mantap. Hal ini terjadi karena umumnya UMKM bersifat income gathering yaitu menaikkan pendapatan, dengan ciri-ciri sebagai berikut: merupakan usaha milik keluarga, menggunakan teknologi yang masih relatif sederhana, kurang memiliki akses permodalan (bankable), dan tidak ada pemisahan modal usaha dengan kebutuhan pribadi. Pemberdayaan UMKM di tengah arus globalisasi dan tingginya persaingan membuat UMKM harus mampu mengadapai tantangan global, seperti meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, serta perluasan area pemasaran. Hal ini perlu dilakukan untuk menambah nilai jual UMKM itu sendiri, utamanya agar dapat bersaing dengan produk-produk asing yang kian membanjiri sentra industri dan manufaktur di Indonesia, mengingat UMKM adalah sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Pada tahun 2011 UMKM mampu berandil besar terhadap penerimaan negara dengan menyumbang 61,9 persen pemasukan produk domestik bruto (PDB) melalui pembayaran pajak, yang diuraikan sebagai berikut : sektor usaha mikro menyumbang 36,28 persen PDB, sektor usaha kecil 10,9 persen, dan sektor usaha menengah 14,7 persen melalui pembayaran pajak. Sementara itu, sektor usaha besar hanya menyumbang 38,1 persen PDB melalui pembayaran pajak (BPS, 2011). Sebagian besar (hampir 99 persen), UMKM di Indonesia adalah usaha mikro di sektor informal dan pada umumnya menggunakan bahan baku lokal dengan pasar lokal. Itulah sebabnya tidak terpengaruh secara langsung oleh krisis global. Laporan World Economic Forum (WEF) 2010 menempatkan pasar Indonesia pada ranking ke-15. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai pasar yang potensial bagi negara lain. Potensi ini yang belum dimanfaatkan oleh UMKM secara maksimal. Perkembangan UMKM di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai persoalan sehingga menyebabkan lemahnya daya saing terhadap produk impor.
DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA PRAJURIT TNI AL DI MAKO KOARMADA RI Widuri, Lila Irawati Tjahjo; Nurrobi, R.M Tjahja; Pannyiwi, Rahmat; Purawijaya, Handrian Rahman; Fitriani, Elies
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37901

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko penyakit tidak menular (seperti penyakit jantung, diabetes, stroke) pada lingkungan anggota TNI di Mako Koarmada TNI AL. Tim peneliti melakukan pemeriksaan kesehatan pada prajurit dan keluarganya, meliputi cek BMI, tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat. Hasil identifikasi menunjukkan adanya masalah kesehatan yang cukup serius pada lingkungan anggota Mako Koarmada TNI AL. Pada laki-laki 40,32% memiliki tekanan darah tinggi, pada perempuan 29,31%. Gula darah tinggi pada laki-laki 4,83% dan 3,44% pada perempuan. Kadar asam urat 24,19% pada laki-laki dan 12,06% pada perempuan, serta hampir separuh anggota mengalami obesitas yaitu sebesar 40,83%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyakit tidak menular merupakan masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di lingkungan anggota dan keluarga Mako Koarmada TNI AL. Untuk mengatasi masalah ini, dapat diberikan penyuluhan tentang gaya hidup sehat sekaligus dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah dan mendeteksi dini penyakit tidak menular sedari dini pada lingkungan anggota dan keluarga Mako Koarmada TNI AL
MENCIPTAKAN SDM TANGGUH DAN KREATIF BAGI PELAKU USAHA KECIL DI DESA HATUSUA KECAMATAN SERAM BAGIAN BARAT Lewaherilla, Novalien C.; Sijabat, Asiani; Hiariej, Harvey; Tutupoho, Saleh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37905

Abstract

Perkembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) yang didirikan oleh ibu-ibu rumah tangga sebagai penopang ekonomi keluarga semakin meningkat. Banyak kemajuan telah terjadi. Namun demikian, ibu-ibu pelaku UMKM menghadapi banyak hambatan dan kesulitan saat mengembangkan usaha mereka. Bagi pelaku UMKM di desa Hatusua Kecamatan Seram Bagian Barat, mereka menyadari bahwa Sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya membangun Jiwa yang Tangguh dan kreatif untuk meningkatkan usaha sangat dibutuhkan. Kegiatan PKM ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, pengetahuan, dan ketangguhan wirausaha seseorang sehingga mereka dapat mengelola bisnis sesuai dengan potensi mereka. PKM ini dibawakan oleh Dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura, yang juga sebagai praktisi bisnis. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberi pemahaman kepada pelaku UMKM tentang pentingnya jiwa yang Tangguh dan kreatifitas yang tinggi dalam mengelola usaha untuk meningkatkan pendapatan
PENINGKATAN KESIAPAN KERJA ALUMNI JURUSAN TRADISI LISAN MELALUI PELATIHAN USAHA KECIL DAN MENENGAH Saputri, Shinta Arjunita; Marhini, La Ode; Rihu, Agus; Salniwati, Salniwati; Lestari, Dian Trianita; Said, Taufiq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37907

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja alumni jurusan Tradisi Lisan melalui pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Peningkatan kesiapan kerja tersebut diwujudkan dalam bentuk pembekalan pengetahuan dan skill alumni melalui sosialisasi dan pelatihan terkait dengan UMKM berbasis kearifan lokal khususnya kerajinan nentu di Kota Kendari. Hal ini penting dilakukan karena berdasarkan analisis hasil tracer study dan FGD diperoleh informasi bahwa mahasiswa jurusan Tradisi Lisan mengalami kesulitan mencari pekerjaan di periode awal kelulusan. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu 1) tahapan persiapan terdiri dari: a) pembentukan tim, b) koordinasi kegiatan baik secara teknis dan administrasi dengan stakeholder terkait, dan c) identifikasi masalah secara parsial, 2) tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: a) Pelaksanaan FGD, b) Pelaksanaan Sosialisasi, dan c) Pelatihan (Praktik), dan 3) tahap evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah alumni yang tercatat sebagai lulusan baru pada Jurusan Tradisi Lisan. Lokasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di UPPKS Kerajinan Nentu Hati Mulia. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat antusias baik dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan dan berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara yang dilakukan terdapat 80 % dari total peserta sangat tertarik untuk menekuni kerajinan nentu baik dalam konteks pemasaran maupun menjadi pengrajin nentu. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki peran penting dalam mengatasi atau mengurangi masa tunggu kerja alumni yang dapat berdampak positif pada peningkatan mutu lulusan dan mutu jurusan.
OPTIMALISASI POKDARWIS DALAM TATA KELOLA PARIWISATA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI WARGA DESA SERANG PURBALINGGA Bagja, Bachrul Restu; Pamuji, Yanuar Ikhsan; Sari, Rida Purnama
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37932

Abstract

Desa Serang, Purbalingga, menyimpan potensi wisata yang sangat besar. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal. Beberapa kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dalam pengelolaan pariwisata, kurangnya inovasi dalam mengembangkan produk dan pariwisata yang unik, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pariwisata desa. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan sebuah upaya yang terstruktur dan komprehensif. Salah satu solusinya melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas Pokdarwis Lembah Asri. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Pokdarwis dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengelola dan mengembangkan potensi pariwisata desa. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan, Pokdarwis dapat lebih kreatif dalam menciptakan produk dan pariwisata yang unik, serta mampu menerapkan konsep creative placemaking untuk menjadikan Desa Serang sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap awal meliputi analisis situasi dan kondisi mitra, identifikasi masalah, dan perumusan solusi. Metode yang digunakan meliputi pendidikan dan pelatihan, analisis lingkungan, pembentukan tim kerja, pengembangan media promosi, pelatihan inovasi produk lokal, dan penyelenggaraan festival budaya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi wisata desa. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat mampu mengembangkan produk lokal dan memanfaatkan teknologi digital untuk promosi.
PELATIHAN KEMANDIRIAN BERKARYA PERSONAL HYGIENE MENSTRUAL KIT PADA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN Furwasyih, Dian; Febriyanti, Febriyanti; Muthia, Gina; Putri, Siska Lusia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37939

Abstract

Upaya promosi dan preventif tentang infeksi saluran reproduksi dan penyakit menular seksual hanya sebagian dilakukan oleh tenaga kesehatan, termasuk di lapas perempuan sama sekali tidaka ada dilakukan, dan kebutuhan personal hygiene saat menstruasi tidak tersedia di lapas untuk semua wanita subur, tapi hanya dikhususkan untuk ibu nifas saja. Narapidana WUS tidak mendapatkan edukasi rutin tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang personal hygiene. Personal hygiene yang buruk saat menstruasi dapat menyebabkan berbagai keluhan pada kesehatanreproduksi perempuan, seperti mengalami keputihan, infeksi saluran kemih, dan infeksi pada daerah reproduksi perempuan seperti vulva, vagina, maupun serviks dan HIV. Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan yaitu dengan menjaga personal hygiene daerah vagina ada menjaga kebersihan selama haid termasuk jenis pembalut yang digunakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta lapas wanita dalam memahami pentinya kesehatan dan menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah penyakit menular seksual serta mampu berkarya meskipun dalam lapas dengan menghasilkan pembalut yang bersih dan hygine hingga mampu menggunakan Marketplace untuk kebutuhan penjualan. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dengan edukasi kesehata, screning HIV dan pemeriksaan IVA tes serta memberikan memberikan sosialisasi dan pelatihan, serta melakukan pendampingan dalam marketing. Adapun hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa seluruh responden merasakan kebermanfaatan program melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam memelihara kesehatan sampai bisa menghasilkan dan produksi sendiri.