cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 7,112 Documents
ANALISIS DAMPAK AKREDITASI SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN BERBASIS STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) YASINTA QURAINI NURDINIYYA NURDINIYYA; MUCHAMAD EKA MAHMUD
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak akreditasi sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Akreditasi diposisikan sebagai instrumen evaluatif untuk menilai pemenuhan standar, serta sebagai mekanisme pengendalian mutu yang mendorong sekolah melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada sekolah yang memiliki status akreditasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama pada aspek manajemen sekolah, proses pembelajaran, dan kompetensi lulusan. Temuan juga mengungkap adanya tantangan dalam pemenuhan SNP, seperti keterbatasan sarana prasarana dan rendahnya budaya mutu internal. Secara keseluruhan, akreditasi terbukti berfungsi sebagai alat penggerak perubahan yang mendorong sekolah untuk lebih sistematis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program peningkatan mutu pendidikan.
MENINGKATKAN CIVIC DISPOSITION PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V SDN JATI 03 Debi Apriliani; Otib Satibi Hidayat; Yurniwat
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan civic disposition peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Citizen. Penelitian dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart dalam tiga siklus pada 27 peserta didik kelas V SDN Jati 03 Jakarta Timur. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik serta angket civic disposition. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada civic disposition, yaitu dari 37,04% pada Siklus I, meningkat menjadi 66,67% pada Siklus II, dan mencapai 88,89% pada Siklus III. Peningkatan ini didukung oleh perkembangan positif pada aktivitas pembelajaran, di mana aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 67% dan 45% pada Siklus I, menjadi 83% dan 81% pada Siklus II, hingga mencapai 100% dan 90% pada Siklus III. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan Project Citizen mampu menguatkan partisipasi aktif peserta didik, membentuk tanggung jawab moral, kedisiplinan, kesopanan, kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, serta kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat. Dengan demikian, Project Citizen terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada peningkatan civic disposition peserta didik kelas V SDN Jati 03.
Identifikasi Tingkat Pengalaman Catcalling yang Dialami Mahasiswa Universitas Jambi Shelly Marcelina Nababan; Siti Amanah; Muhammad Alridho Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tingkat pengalaman catcalling yang dialami oleh mahasiswi di Universitas Jambi, serta jenis-jenis catcalling yang paling umum terjadi di dalam dan di luar lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswi aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi tahun Angkatan 2022-2024 sejumlah 281 orang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, yang menghasilkan 165 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima tingkat, yang berisi 17 pernyataan mengenai berbagai bentuk catcalling. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengalaman catcalling yang dialami mahasiswi Universitas Jambi berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata sebesar 64%, berdasarkan kriteria interpretasi persentase (60- 88% = tinggi) Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih sering mengalami bentuk-bentuk catcalling baik secara verbal maupun nonverbal di lingkungan kampus maupun di sekitarnya. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi dasar bagi institusi pendidikan dalam merancang program pencegahan dan menciptakan lingkungan kampus yang aman serta bebas dari pelecehan seksual.
LATAR HISTORIS DAN PRINSIP AJARAN ALIRAN ASY’ARIYAH BESERTA RELASINYA DENGAN ALIRAN MU’TAZILAH Muhammad Soadikin; Indo Santalia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9295

Abstract

This article comprehensively discusses the historical development and main teachings of the Asy'ariyah theological school as one of the main currents in the Sunni Islamic intellectual tradition. Using a descriptive qualitative approach with library research and historical analysis methods, this study traces the emergence of Asy'ariyah as a response to the dominance of Mu'tazilah rationalism in the 9th to 10th centuries AD. The findings show that Abu al-Hasan al-Asy'ari developed a moderate theological framework that harmonized reason and revelation through the concepts of tafwīd and ta'wīl, while rejecting both rational and textual extremism. The discussion also outlines the main teachings of Asy'ariyah, including its understanding of the nature of God, the concept of kasb in human actions, the eternity of kalamullah, the possibility of ru'yah, and its moderate position on major sinners. In addition to emphasizing the fundamental differences between Asy'ariyah and Mu'tazilah, this article identifies the dialectical relationship and intellectual influence between the two schools of thought. The conclusion shows that Asy'ariyah contributed significantly to shaping a moderate Islamic theological framework and had a broad influence on the development of Islamic thought until the modern era.
IMPLEMENTASI EDUPRENEURSHIP BERBASIS PROYEK KERAJINAN TANGAN UNTUK PENGUATAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SISWA SD Rachmi suni merlia; Joko daryanto; Deni zein
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi edupreneurship berbasis proyek kerajinan tangan dalam upaya menguatkan kreativitas dan kemandirian siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini melalui pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna. Kegiatan edupreneurship dipandang sebagai sarana efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kreatif melalui aktivitas praktik langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SDN Wadas II yang terlibat dalam kegiatan proyek pembuatan kerajinan tangan dari bahan sederhana. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi edupreneurship berbasis proyek mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian siswa secara signifikan. Siswa terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi produk. Mereka menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap hasil karya yang dibuat. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan dan ruang bagi siswa untuk berinovasi. Kesimpulannya, pembelajaran edupreneurship berbasis proyek kerajinan tangan efektif dalam memperkuat karakter kreatif dan mandiri siswa sekolah dasar. Model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran kontekstual yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 serta mendukung pembentukan jiwa wirausaha sejak dini
STRUKTUR LINGUISTIK BAHASA: FONOLOGI DAN MORFOLOGI Ashyfa Meisya Rahman; Lia Artika; Vilia Meitriana; Silvina Noviyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9298

Abstract

This research examines the linguistic structure of language, focusing on phonology and morphology as fundamental components in understanding the function and conveying of meaning in language. Phonology examines the sound system, the process of sound production, and the role of sound in distinguishing meaning, while morphology examines the internal structure of words and the process of their formation. This research uses a qualitative descriptive method, analyzing various linguistic theories to explain the role, relationship, and contribution of phonology and morphology in the study of language and its use. The results show that both are interrelated components and have a significant influence on pronunciation accuracy, vocabulary development, grammatical understanding, and communication effectiveness. This research confirms that mastery of linguistic structure, particularly phonology and morphology, is crucial for language learning, linguistic research, and the development of overall language competence.
Peran Teori Pragmatik dalam Membentuk Makna Bahasa pada Situasi Lisan dan Tulisan: Peran Teori Pragmatik dalam Membentuk Makna Bahasa pada Situasi Lisan dan Tulisan Ratu Mawaddah; Silvina Noviyanti; Vera Septiani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9299

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi utama yang menyampaikan pikiran, perasaan, dan informasi dalam interaksi manusia. Namun, makna dalam ujaran tidak selalu dapat dipahami hanya berdasarkan struktur kalimat atau arti leksikal, melainkan juga dipengaruhi konteks penggunaan. Teori pragmatik sebagai cabang linguistik mempelajari bagaimana makna bahasa terbentuk berdasarkan konteks, niat pembicara, dan respons pendengar, khususnya dalam situasi komunikasi lisan dan tulisan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan library research dengan pendekatan deskriptif-analisis untuk mengkaji peran teori pragmatik dalam membentuk makna bahasa tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori pragmatik sangat penting dalam menyesuaikan bahasa dengan konteks sosial budaya dan situasional, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan. Teori ini membantu memahami makna tersirat, tindak tutur, dan implikatur yang memperkaya komunikasi, serta menjembatani perbedaan budaya dalam interaksi bahasa. Penerapan pragmatik meningkatkan efektivitas komunikasi, mencegah kesalahpahaman, dan memperkuat hubungan sosial dalam berbagai konteks komunikasi modern, termasuk era digital. Dengan demikian, penguasaan pragmatik menjadi kunci penting dalam pengembangan kemampuan berbahasa yang sesuai norma dan konteks sosial budaya.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF Marten Yogaswara, Sri; Novendra, Afief Maula; Almujab, Saiful; Ramafrizal , Yudho
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.794 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v5i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning dengan kelas yang menggunakan metode pembelajaran Problem Solving. Dalam penelitian ini digunakan metode quasi-experimental design (eksperimen semu) yaitu jenis eksperimen yang menggunakan seluruh subjek yang utuh (intact group) untuk diberi perlakuan (treatment). Bentuk quasi eksperimental design (eksperimen semu) yang digunakan dalam penelitian ini adalah Counterbalanced design. Dalam Counterbalanced Design ini menggunakan dua kelas dimana semua kelas merupakan kelas eksperimen. Perbedannya adalah terletak pada sub bahasan atau kompetensi dasar yang dilakukan disetiap kelas dengan berbeda treatment. Desain penelitian Counter balanced Design tidak menggunakan pre test tapi didalam desain ini siswa hanya diberi posttest saja sebagai tolak ukur keberhasilan pembelajaran. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dibandingkan dengan metode belajar problem solving dan project based learning.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING) TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT DI KELAS II SDN CEMPAKA PUTIH BARAT 03 JAKARTA PUSAT Sri Melati; Dudung Amir Soleh; Mustafid
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.930

Abstract

This study aims to describe the improvement in the quality of learning through cooperative learning models (Team Games and Tournaments) type of Cooperative Learning (TGT). This research is included in the class action research (CAR). The research subjects were 31 class IIA students with the object of research being the quality of learning. The technique for collecting data in this research is observation and documentation. The data collected is in the form of a questionnaire and a Likert scale. The results of this study indicate an increase in the quality of learning using cooperative learning models (Cooperative Learning) Team Games and Tournament (TGT) types. This can be proven by the average indicator of acquiring teacher skills scores, namely in cycle I the first meeting was 64.66% and the second meeting was 79.77%. While cycle II the first meeting averaged 86.15% and the second meeting was 93.85%. Meanwhile, the average acquisition value of student learning activities in the first cycle of the first meeting was 53.33% and the second meeting was 93.33%.
Hakikat Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Teoritis: Hakikat Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Teoritis Maharani febriani; Widya Oktaviani Naibaho; Silvina Noviyanti; Selly Nurazizah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9301

Abstract

Language development in elementary school-aged children is a gradual process closely linked to cognitive and social development. This study uses a literature review approach to examine various theories and research findings related to language development in elementary students. According to Jean Piaget's theory, children's language abilities improve along with cognitive maturation through specific developmental stages. During elementary school years, there is a significant increase in vocabulary acquisition and more complex grammatical structures, along with enhanced communication skills and active participation in discussions. Environmental factors, especially stimulation from social interactions with adults and peers, play a crucial role in accelerating language development. A deep understanding of the nature of children's language development is essential to support educational success and holistic personal growth. This study provides a theoretical foundation for developing language learning approaches tailored to individual children's needs. Keywords: language development, elementary school children, Piaget's theory, vocabulary, social interaction

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue