cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
Edukasi Keterampilan Observasi dan Pengukuran bagi Para Guru Madrasah Ibtidaiyah untuk Mendukung Pembelajaran IPA Banawi, Anasufi; Mirna, Wa; Hamza, La; Rumeon, Abdul Haji; Tatisina, Asaha
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6368

Abstract

Kemampuan observasi dan pengukuran perlu dimiliki oleh para guru supaya dapat berperan dalam mengembangkan keterampilan bagi peserta didik. Namun, belum semua guru memahami observasi dalam pembelajaran IPA dan terampil menggunakan alat ukur (besaran panjang) yang sesuai dalam pengukuran. Tujuan pelatihan ini, yaitu: (1) membekali pengetahuan bagi para guru madrasah ibtidaiyah tentang observasi dan pengukuran, (2) membekali keterampilan menggunakan alat ukur (besaran panjang), dan (3) mengetahui respon peserta terkait kegiatan edukasi. Metode presentasi dan praktek, dan diskusi digunakan dalam edukasi ini. Kegiatan ini dilaksanakn di MIS Cokroaminoto Ambon-Maluku dengan mengikutsertakan 12 guru, dilaksanakan sehari. Keberhasilan kegiatan diukur pada tingkat keikutsertaan, peningkatan pemahaman (pre-test dan post-test), dan kesinambungan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan, peserta mulai paham tentang observasi dan terampil menggunakan alat ukur panjang, dan adanya respon positif terhadap kegiatan. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki pada sebuah Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) untuk pembelajaran IPA di kelas.
Pencegahan Pencemaran Laut: Pendekatan Edukatif di Pulau Raam Sumarta, Ryan Puby; Muhammad, Fadel; Filemon, Filemon; Gumelar, Fajar; Ikbal, Iqdam Mukaddim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6090

Abstract

Pulau Raam, yang terletak di Papua Barat Daya, menghadapi masalah terkait pencemaran lingkungan, terutama oleh sampah plastik dan limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Pulau Raam mengenai pencemaran laut dan pentingnya pengelolaan sampah secara ramah lingkungan. Kegiatan penyuluhan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Survei awal menunjukkan bahwa sampah plastik mendominasi pencemaran di pesisir Pulau Raam, dengan kurangnya sistem pengelolaan sampah yang memadai. Pelaksanaan penyuluhan melibatkan 30 nelayan lokal dan mencakup penyampaian materi edukatif mengenai dampak pencemaran laut, teknik pengelolaan sampah ramah lingkungan, dan praktik pembersihan pantai. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai perubahan pemahaman peserta mengenai topik yang diajarkan. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai peserta sebesar 45, yang mengindikasikan pemahaman awal yang rendah, sementara nilai posttest meningkat signifikan menjadi 80, dengan perubahan rata-rata sebesar 35 poin. Uji t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan posttest (t-statistik = -26,22, p = 0,0000), yang mengindikasikan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan laut di Pulau Raam dan mendukung pengembangan pariwisata berbasis ekowisata yang berkelanjutan.
What Will I Be?; Pelatihan Goal-Setting Untuk Meningkatkan Career Readiness Pada Siswa SMP Islam Sabilurrosyad Husna, Fatiya Halum; Rahmawati, Yuli; Prasetyo, Ridwan Aji Budi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.5566

Abstract

Salah satu tugas perkembangan remaja yakni mengeksplorasi diri dan menyiapkan karir untuk masa depan mereka. Tidak sedikit individu yang mengalami kebingungan akan pilihan karir dan merasa belum memiliki tujuan karir yang jelas akan dihadapkan pada permasalahan quarter life crisis ketika memasuki fase perkembangan dewasa awal. Perlu adanya keterampilan yang dapat membantu individu lebih siap menghadapi tuntutan karir, yakni dengan menentukan tujuan dan perencanaan karir baik dari sekolah maupun kemampuan mandiri siswa untuk mengenali keinginan karirnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesiapan karir melalui pelatihan goal-setting pada siswa SMP Islam Sabilurrosyad. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dengan melibatkan siswa kelas VII (N=42; 57,14% laki-laki). Peserta pelatihan dilibatkan secara aktif melalui aktivitas bermain lempar cincin, mengerjakan worksheet, dan sesi tanya jawab. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kesiapan karir, yakni skala kesiapan karir. Data pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji beda Wilcoxon Paired Samples T-test untuk menilai keberhasilan dan efektivitas program pelatihan. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa pelatihan goal-setting dapat meningkatkan kesiapan karir siswa (z=-2.406, p=0,016 <0,05). Keterampilan goal-setting dapat membantu siswa dalam merencanakan dan menentukan strategi dalam menyiapkan karir di masa depan. Sekolah dapat memfasilitasi dan siswa untuk menentukan target karir yang ingin dicapai dan mengevaluasi secara periodik sehingga siswa dapat memiliki kesiapan karir sedari dini dan meminimalisir kemungkinan mengalami kebingungan karir.
Transformasi Digital Usaha bagi Pelaku UMKM Industri Halal PC PERSIS Banjaran Hartanto, Rudy; Lestari, Rini; Sukarmanto, Edi; Suangga, Asri; Anandya, Andhika; Annisa, Nazma Nur; Tsarwah, Almira Khayyira
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6694

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Namun, tingkat adopsi teknologi di kalangan UMKM, khususnya sektor industri halal, masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM industri halal PC Persis Banjaran dalam memanfaatkan e-commerce, khususnya marketplace Shopee. Kegiatan dilakukan dalam bentuk workshop yang mencakup materi digital business, praktik pendaftaran toko, optimasi produk, dan strategi penjualan. Para peserta menggunakan handphone untuk implementasi transformasi digitalisasi usaha mereka. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis self-efficacy theory. Hasil pre test Pelatihan dan Pendampingan digital businees dan e-commerce menunjukkan bahwa pemahaman pelaku UMKM sudah berada diangka yang sangat baik dengan nilai diatas 4 dari 5 skala. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan e-commerce. Peserta mampu mengelola akun, mengoptimalkan tampilan produk, dan memahami strategi promosi secara digital.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan digital berbasis praktik mampu meningkatkan kesiapan UMKM dalam beradaptasi dengan transformasi digital dan memperluas akses pasar secara berkelanjutan.
Sistem Aquaponik sebagai Solusi Berkelanjutan untuk Meningkatkan Produksi Ikan dan Sayuran di Lingkungan Pedesaan Putra, I Made Arie Widyasthana Wartana; Poespitohadi, Wibisono; Suharnoko, Dwi; Raharjo, Dennis Kresno Widodo; Grestiyana, Debora; Febrakurnia, Daniela; Vatmawati, Defi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6209

Abstract

Kebutuhan akan sistem produksi pangan yang berkelanjutan dan efisien di lingkungan pedesaan menjadi semakin mendesak di tengah terbatasnya lahan, krisis air, dan ketergantungan terhadap bahan kimia pertanian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi aquaponik sebagai solusi tepat guna yang dapat meningkatkan produksi ikan dan sayuran secara terpadu dan ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Universitas Merdeka Malang bekerja sama dengan kelompok PKK, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, penyuluhan, difusi teknologi, pembangunan unit percontohan, hingga pendampingan dan evaluasi. Sistem aquaponik yang dibangun berbasis prinsip siklus tertutup antara ikan dan tanaman, memungkinkan sirkulasi air dan nutrisi yang efisien serta mengurangi limbah. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis masyarakat terhadap pengelolaan aquaponik, serta minat yang tinggi untuk replikasi sistem di lingkungan masing-masing. Unit percontohan yang dikembangkan menjadi pusat belajar sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan pertanian berkelanjutan berbasis ekologi lokal. Kesimpulannya, aquaponik terbukti sebagai teknologi tepat guna yang mudah diadopsi, berdampak ekonomis, dan berpotensi meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk masyarakat yang mandiri secara pangan, lebih sadar lingkungan, serta siap mengembangkan inovasi pertanian skala kecil di masa mendatang.
Pelatihan Merancang Pembelajaran Diferensiasi Terintegrasi Literasi dengan Media Video di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia Choirunnisa, Nadia Lutfi; Kristanto, Andi; Pradana, Hirnanda Dimas; Haq, Mohammad Syahidul; Hendratno, Hendratno
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.5282

Abstract

Guru perlu memiliki perencanaan pembelajaran dalam modul ajar yang efektif dan optimal membantu siswa sesuai dengan standar nasional pendidikan pada Kurikulum Merdeka. Salah satu strategi yang digunakan dengan merancang modul dengan model pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi literasi menggunakan media video interaktif. Hal ini sesuai dengan tujuan yang dilakukan dari kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman guru dan melatih guru dalam perancangan modul ajar. Pelatihan dilakukan pada 20 orang guru yang ada di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur pada bulan Oktober 2024. Pelatihan ini mengadopsi metode pendekatan the Training Cycle. Proses pelatihan mencakup beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan dan pengembangan, pelaksanaan latihan, serta evaluasi pelatihan. Dalam pelaksanaan pelatihan yang dilakukan peserta sudah mampu merancang pembelajaran diferensiasi terintegrasi dengan media video pada kategori baik. Hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa pelatihan berhasil dilaksanakan dengan rata-rata peserta sangat setuju 45%  dan setuju 54% terkait pernyataan yang diberikan. Hal tersebut menunjukkan secara keseluruhan kegiatan PKM telah terlaksana dengan baik.
Sosialisasi Internet of Things dan Multimedia Sebagai Peluang Karir di Bidang Teknologi KH, Musliadi; Kaharuddin, Kaharuddin; Mursalim, Muhammad Khaerul Naim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6632

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membuka berbagai peluang karier baru, khususnya di bidang Internet of Things (IoT) dan multimedia. Namun, kurangnya pemahaman generasi muda terhadap potensi karier di bidang tersebut menjadi kendala dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai konsep dasar, penerapan, serta peluang karier dalam bidang IoT dan multimedia kepada siswa di salah satu SMK Swasta di kota Batam sehingga mereka berminat untuk melanjutkan studi dengan mengambil jurusan komputer. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, demonstrasi teknologi, dan diskusi kelompok untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Berdasarkan angket (kuesioner) dengan menggunakan penilaian skala Likert 5, di mana rata-rata skor pemahaman tentang IoT dari angket yang diberikan meningkat dari 2,1 menjadi 4,2, pemahaman multimedia dari 2,5 menjadi 4,4, minat terhadap karier teknologi dari 3,0 menjadi 4,5, dan keyakinan melanjutkan studi di bidang teknologi dari 2,8 menjadi 4,3. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dirancang secara kontekstual dan interaktif mampu memberikan dampak positif dalam membentuk persepsi serta motivasi pelajar terhadap karier di bidang teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karier berbasis teknologi di tingkat pendidikan menengah yang mendukung pengembangan ekosistem digital nasional secara berkelanjutan.
Pelatihan Kapasitas Pelaku UMKM dalam Mewujudkan Sertifikat Halal Gratis (Sehati) Terhadap Produk UMKM Desa Jayanti Arma, Nur Ambia; Subekti, Rini; Ulfa, Indar Fauziah; Agusdiana, Bambang; Harta, Ridho
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6170

Abstract

Desa Jayanti, sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi di Provinsi Banten memiliki ragam usaha mikro, kecil dan menengah namun masih minimnya produk yang tersertifikasi halal padahal sudah menjadi kewajiban berdasarkan mandat dari Kementerian Agama. Hal ini disebabkan karena minimnya kapasitas umkm terhadap informasi sertifikat halal gratis dan juga kurangnya sosialisasi kebijakan wajib bersertifikat halal untuk produk makanan dan minuman di masyarakat desa Jayanti. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha sekaligus membantu pelaku usaha di desa Jayanti dalam mendapatkan sertifikasi halal gratis (SEHATI) dari pemerintah. Metode yang digunakan dalam program PKM ini yaitu melalui workshop dan pendampingan dengan peserta sebanyak 15 pelaku usaha terpilih. Hasil dari PKM ini yaitu terselenggaranya workshop mewujudkan sertifikat halal terhadap produk UMKM desa Jayanti dengan hasil evaluasi sebanyak 100 % peserta telah memahami proses pengajuan sertifikat halal, dan sebanyak 15 pelaku usaha mendapatkan NIB dan mendaftarkan produknya untuk meraih sertifikat halal
Strategi Peningkatan Literasi Budaya Siswa Pendidikan Usia Dini Melalui Pendekatan Pahlawan Super Indonesia Mayang, Annisa Arum; Budhipradipta, Citra Meidyna
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.4962

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di PAUD Kober Al-Ishlah, Kota Bandung, untuk meningkatkan literasi budaya Indonesia di kalangan anak usia dini. Observasi awal menunjukkan partisipasi budaya yang rendah di antara siswa usia dini, serta kecenderungan terpapar budaya pop asing. Program PKM ini terdiri dari dua tahap, pada tahap pertama adalah pelatihan guru menggunakan metode Train The Trainers (TTT), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mengajar literasi budaya melalui cerita pahlawan super lokal seperti Gatotkaca. Tahap kedua melibatkan sesi co-teach, takeover, dan deliver, di mana guru yang telah dilatih akan mempraktekkan read aloud bertema budaya kepada siswa secara langsung. Hasil akhir menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan read aloud guru, khususnya dalam aspek komunikasi tujuan, teknik bertanya, dan refleksi cerita, dengan skor pasca pelatihan mencapai 81 (Sangat Baik) dibandingkan skor pra pelatihan 67. Namun, pengenalan kosakata terkait budaya Indonesia masih memerlukan peningkatan, termasuk pengenalan elemen budaya sederhana seperti kain batik dan wayang. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi literasi budaya bagi anak usia dini dan membantu mempopulerkan pahlawan super Indonesia, memperkuat apresiasi terhadap budaya lokal, dan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan sejak dini
Peduliloka: Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme di Desa Paku Alam, Kabupaten Banjar Fakhriyah, Fakhriyah; Annisa, Amanda; Fazila, Maudy Siti; Azizah, Nor; Munawaroh, Yuga Dwi; Noor, Ihya Hazairin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6453

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pada 2023 timbulan sampah di daerah ini mencapai 132.335,31 ton, dengan komposisi terbesar berasal dari rumah tangga (53,2%) dan plastik (17,92%). Survei terhadap 40 kepala keluarga menunjukkan 52,5% tidak memiliki tempat sampah di rumah, dan 45% masih menggunakan tempat sampah terbuka. Dari segi pengetahuan, 57,5% tergolong cukup dan 22,5% masih kurang dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga serta memperkenalkan cara pemanfaatan limbah organik rumah tangga. Metode yang digunakan mencakup edukasi pengelolaan sampah dan pelatihan pembuatan eco-enzyme. Kegiatan dilaksanakan di RT 03 Desa Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dengan peserta sebanyak 20 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbentuk pilihan ganda berskala nominal, dengan materi mencakup pengertian, jenis, sifat, dampak, dan cara pengelolaan sampah, serta prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Selain itu, kuesioner monitoring disebarkan tiga kali selama tiga bulan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata nilai 64,5 yang meningkat menjadi 81,5 pada post-test, menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 26,35%. Monitoring lanjutan menunjukkan peningkatan dari 84,2% menjadi 97,8% pada bulan ketiga. Dalam pelatihan pembuatan eco-enzyme, 95% peserta berhasil membuat produk berkualitas, 80% berencana terus menggunakannya, dan 55% rutin mengaplikasikannya. Sebanyak 5% gagal karena kesalahan penyimpanan. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, yang terlihat dari kemampuan peserta dalam memilah sampah dan menggunakan eco-enzyme hasil produksi sendiri untuk kebutuhan sehari-hari.