cover
Contact Name
Nurman Ginting
Contact Email
nurmanginting@umsu.ac.id
Phone
+6261-6622400
Journal Mail Official
ihsan@umsu.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Fakultas Agama Islam Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Kota Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26859882     DOI : -
Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal hasil tulisan ilmiah dosen yang merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit pertama sekali pada bulan April tahun 2019. Manuskrip/Naskah yang dipublikasikan di Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi hasil-hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat yang meliputi berbagai bidang fokus seperti Agama, Hukum, Sosial, Politik pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Ekonomi dan Teknik yang bersifat asli dan baru dari berbagai kalangan akademisi baik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 228 Documents
Sosialisasi Tentang Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pada Pelayanan Publik Bidang Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Vita Insani Siantar Tjuanda, Yusriwan; Simanjuntak, Nikson; Mega, Mega; Brian, Brian
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2021): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v3i2.20771

Abstract

Implementasi kebijakan kesehatan yang dijalankan oleh rumah sakit salah satunya adalah standar pelayanan minimal (SPM). SPM merupakan tolak ukur mutu pelayanan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berbicara permasalahan mutu pelayanan kesehatan, ditemukan fakta lapangan di Rumah Sakit Vita Insani Siantar bahwa pencapaian indikator SPM RS masih belum memenuhi target indikator pedoman standar pelayanan rumah sakit Tipe B dan standar pelayanan minimal (SPM) rumah sakit. Hal ini menunjukkan bahwa mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Vita Insani Siantar masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hambatan dalam implementasi kebijakan SPM RS Rumah Sakit Vita Insani Siantar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dan hambatan yang dapat menjadi faktor yang mempengaruhi implementasi SPM di Rumah Sakit Vita Insani Siantar  meliputi komunikasi, struktur birokrasi, sumber-sumber, disposisi (sikap) dan ego sektoral. Faktor yang paling banyak peranannya dalam menghambat implementasi di rumah sakit ini yaitu ego sektoral pada pelayanan medis. Ego sektoral terbentuk dari pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) medis. Ego sektoral tersebut dapat diminimalisir dengan menerapkan beberapa hal meliputi gaya kepemimpinan yang mendukung dan penerapan prinsip transparansi, peran inidividu dengan membangun komunikasi intepersonal dan menerapakan manajemen pengelolaan konflik, serta nilai dan sikap dengan menerapkan budaya organisasi yang mendukung dan menumbuhkan motivasi individu untuk memberikan pelayanan sesuai dengan SPM. Ego sektoral pelayanan kesehatan mengacu pada adanya rasa yang berlebihan dari suatu hubungan kerja di pelayanan kesehatan rumah sakit. Hal inilah yang kemudian menyebabkan implementasi SPM di Rumah Sakit Vita Insani Siantar tidak berjalan dengan baik
Peningkatan Pemahaman Kalender Hijriah Global Tunggal kepada warga Muhammadiyah Cabang Medan Helvetia Hidayat, Muhammad; Rakhmadi, Arwin Juli; Raisal, Abu Yazid; Khair, Alfath
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.19118

Abstract

Saat ini Jamaah Warga Muhammadiyah Cabang Medan Helvetia belum begitu memahami Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), baik dari segi konsep, argumentasi dan Implementasinya. Sementara itu Muhammadiyah sudah akan segera memberlakukan KHGT oleh karena itu pengabdian ini penting dilakukan agar masyarakat Indonesia, khususnya warga persyarikatan dapat memahami KHGT dengan baik. Metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan program ini dimulai dari tahap persiapan program, tahap pelaksanaan program, dan tahap evaluasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa warga yang sebelumnya tidak memahami konsep, argumentasi dan implementasi dari KHGT dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini para warga dapat memahami dengan baik konsep, argumentasi dan implementasi KHGT hal tersebut dibuktikan dengan mampu menjawab contoh kasus yang diberikan.
Perancangan dan Penerapan Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit Sebagai Upaya Value Added Berbasis Zero Waste Purba, Ari Pranata Primisa; Sitorus, Tosty Maylangi; Miftahurrahmah, Miftahurrahmah; Sahaq, Anang Baharuddin; Lubis, Rizki Fadhillah
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.18552

Abstract

Penanganan limbah kelapa sawit terutama pelepah kelapa sawit menjadi perhatian khusus. Hal ini disebabkan karena minimnya optimalisasi limbah saat ini terutama pada Industri Kecil dan Menengah khususnya pada kelompok tani. Melimpahnya pelepah kelapa sawit yang berserakan di kebun diakibatkan belum diolahnya pelepah menjadi produk bernilai tinggi. Beberapa produk yang dapat dihasilkan dari limbah pelepah kelapa sawit adalah pupuk, pakan ternak, tali serat dan biopellet. Kendala yang dihadapi oleh mitra adalah tidak memiliki mesin pencacah pelepah kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan produk tersebut. Minimnya pengetahuan dalam merancang mesin pencacah pelepah kelapa sawit dan minimnya modal dalam pengadaan mesin tersebut menambah bagian permasalahan dari mitra usaha ini. Melalui Program Kemitraan Masyarakat ini tim menawarkan solusi untuk merancang dan menerapkan mesin pencacah pelepah kelapa sawit sebagai upaya pemecahan masalah tersebut. Tahapan pelaksanaan kegiatan yang direncanakan seperti: Analisis Situasi pada Unit Usaha, Merancang dan membuat mesin pencacah pelepah kelapa sawit, Melakukan pelatihan pengoperasian dan maintenance mesin sekaligus penyerahan mesin kepada Unit Usaha, Evaluasi Program Kegiatan. Diharapkan dengan Program Kemitraan Masyarakat ini dapat mereduksi limbah pelepah kelapa sawit, diversifikasi atau variansi produk dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha dari unit Industri Kecil dan Menengah dalam hal ini kelompok tani.    
Peran Pemerintah Desa Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang Arafat, Muhammad Rusli; Tinambunan, Wahyu Donri; Fadlian, Aryo; Taun, Taun
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v5i2.14665

Abstract

Masalah kenakalan remaja merupakan masalah yang setiap hari semakin bertambah dan beragam kasusnya seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Banyak kasus kenakalan remaja yang bisa dijumpai di kehidupan sekitar masyarakat. Sering kali diberitakan bahwa kasus-kasus tindakan kriminal saat ini umumnya dilakukan usia remaja. Akibat merebaknya kenakalan remaja, masyarakat menjadi dirugikan oleh tindakan mereka. tujuan yaitu penyebarluasan atau penanaman nilai-nilai serta norma yang terkandung dalam substansi materi sosialisasi itu sendiri, sosilaisasi ini merupakan tindak lanjut dari penelitian yang sudah dilakukan oleh Tim Peneliti Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa. Skema penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh tim pada kegiatan ini yaitu penelitian pemula yang diintegrasikan dengan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan Sosialisasi yang dilakukan oleh Tim Abdimas kepada mitra sasaran Pengabdian yaitu di Desa Kalijati Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan agar mitra sasaran Pengabdian memiliki pemahaman akan peran pemerintah desa dalam pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja serta melakukan sosialisasi desa sadar hukum.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Olahan Makanan di Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Hermawan, Andi; Murdiono, Shodik; Indrati, Briliantina; Rusnadi, Sains; Sujai, Ahmad; S, Sumiati; Muhammadi, A. Muwahid
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.18452

Abstract

Pengolahan makanan adalah upaya untuk memanfaatkan makanan secara sehat dan hygienis dengan pemanfaatan teknologi, warga masyarakat belum optimal memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah dan inovasi olahan makanan. Terkait hal demikian itu, maka perlu adanya sebuah pelatihan dan bimbingan untuk meningkatkan nilai manfaat dan nilai kesehatan bagi masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan optimalisasi olahan produk kepada warga kelurahan abadijaya agar mitra lebih produktif dan mampu memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka. Kegiatan ini menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan kelompok masyarakat. PAR dilaksanakan secara parsipatif dalam kelompok masyarakat bertujuan mendapatkan pengetahuan praktis untuk perubahan hidup yang lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah produksi makanan olahan yang sehat dan hygienis. Dari evaluasi kemampuan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengolah makanan menjadi sebuah inovasi produk. Respon masyarakat terhadap pelatihan keterampilan pengolahan makanan adalah baik dan menyatakan bahwa produk tersebut layak untuk dikembangkan, bukan saja karena bahannya mudah diperoleh, akan tetapi juga mudah proses pembuatannya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat karena memiliki kemampuan untuk mengolah makanan menjadi olahan  aneka kue yang cantik, sekaligus mendorong jiwa wirausaha mitra agar lebih produktif sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Meningkatkan Keterampilan Nelayan Dalam Penggunaan Bubu (TRAP) Sebagai Alternatif Mencegah Terjadinya Destructive Fishing Riza, Faisal; Ramlan, Ramlan; Asmadi, Erwin
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.16483

Abstract

Ekosistem laut Indonesia yang sangat indah dan beragam serta sumber daya laut yang sangat melimpah, dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada di wilayah pesisir khususnya nelayan untuk keperluan hidup serta pemenuhan perekonomian keluarga. Tujuan pemanfaatan sumber daya kelautan oleh nelayan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan kelarganya. Menurut data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan , sepanjang Tahun 2013-2019 ditemukan 40 kasus penggunaan racun untuk menangkap ikan, sebanyak 653 kasus penggunaan bom ikan hampir diseluruh provinsi di Indonesia. Sepanjang Tahun 2021 Menurut Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksda TNI Adin Nurawaluddin, telah menangkap sebanyak 114 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 53 kapal asing yang kedapatan mencuri ikan, dan menangkap 96 pelaku penangkapan ikan dengan cara yang merusak. 2 miliar akan dikenakan bagi setiap orang yang memiliki, menguasai, membawa, menggunakan alat penangkapan ikan, dan alat bantu penangkapan ikan yang mengganggu serta merusak keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan. Nelayan harus menjaga laut agar tetap lestari, maka dalam aktivitas menangkap ikan wajib menggunakan alat tangkap yang tidak merusak ekosistem laut.
Problematika Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Implementasi Kampus Mengajar Angkatan 6 Di Sd Muhammadiyah 5 Kota Bengkulu Kirani, Indah; Kusmiarti, Reni; Sahputra, Eka
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.17942

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi siswa yang ada di Indonesia menjadi salah satu problematika yang harus dihadapi sekolah dalam menumbuh kembangkan intelektual dan kompetensi siswa. Ada berbagai problematika yang bisa menyebabkan rendahnya kemampuan literasi siswa seperti sarana dan prasarana sekolah,siswa serta guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika pelaksanaan gerakan literasi sekolah dan upaya mengatasi problematika gerakan literasi sekolah yang ada di Sd Muhammadiyah 5 Kota Bengkulu melalui program kampus mengajar angkatan 6. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan observasi.
Pengembangan Gubahan Motif Baru Kain Jumputan Menggunakan Limbah Sumpit dan Cangkang Kerang untuk Kelompok PKK Desa Bhinor Hasya, Astrini Hadina; Yuanditasari, Aldila; Nastiti, Ratna Andriani; Agustin, Dyan; Anabella, Linda Happy; Surya, Nadhifa Syadira
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.21516

Abstract

Keanekaragaman hayati yang ditawarkan di Desa Bhinor seperti keindahan kerang sebagai biota laut menarik para wisatawan. Selain menawarkan keindahan alam, kerang juga di konsumsi sehingga timbul wisata kuliner yang juga menjamur di kawasan wisata pantai di Bhinor. Namun, bersamaan dengan itu, terdapat limbah organik dan anorganik berupa sumpit dan cangkang kerang yang kuantitasnya kian tahun semakin bertambah dan belum optimal pengelolaan dan pengolahannya. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran mayarakat pesisir sekitar sehingga limbah tersebut tidak jarang mengotori bibir pantai.  Pemanfaatan limbah cangkang kerang yang belum banyak dieksplorasi menjadikan hal tersebut tidak bernilai ekonomi dan sering diabaikan. Mitra yakni kelompok PKK Desa Bhinor mengharapkan adanya aksi dari pengolahan limbah organik tersebut.  Salah satu alternatif solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memberikan inovasi produk  kerajinan tangan berupa sarung bantal dengan teknik kain jumputan sebagai elemen interior dari limbah cangkang kerang. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini merupakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, penyuluhan, dan terakhir pelaksanaan pelatihan mitra berikut dengan evaluasinya. Dengan demikian, limbah organik dapat berkurang, berpotensi menjadi ladang usaha baru untuk menambah penghasilan bagi ibu-ibu PKK setempat, serta dapat dijadikan sebagai souvenir khas pariwasata pesisir Desa Bhinor.
Berpartisipasi Dalam Aksi Penanaman Pohon Dan Susur Sungai Belawan Ketaren, Bunga Raya; Novita, Aisar; Triyanti, Vitri Renny; Lubis, Efrida; Julia, Hilda; Sulistiani, Rini; Munar, Asritanarni; Cemda, abdul Rahman; Tarigan, Dafni Mawar; Barus, Wan Arfiani
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.18769

Abstract

Menanam pohon dilakukan dalam bentuk kepedulian manusia terhadap bumi yang akan memberikan kesejahteraan yang baik bagi manusia. Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Sumatera Utara (SUMUT), Forum Alumni HMIwati (Forhati) SUMUT, Forum DAS, Kelompok Konservasi, Pecinta Alam, Pelajar dan Warga Masyarakat melakukan aksi penanaman pohon di sekitar pinggir sungai dan melakukan susur sungai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memperbaiki lingkungan hidup yang sehat, memperbaiki fungsi hutan, mencegah erosi, memperbaiki kualitas udara. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Jl. PDAM Tirtanadi Gg. Lembah Berkah, Sunggal, Medan, Indonesia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode terjun langsung kelapagan berbaur dengan masyarakat. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini berupa penanaman pohon didaerah pinggir Sungai Belawan dan Penyusuran sungai Belawan. Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat diseputaran pinggiran Sungai Belawan.
Edukasi Pentingnya Sarapan pada Remaja Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Bengkulu Febriawati, Henni; Wati, Nopia; Angraini, Wulan; Sarkawi, Sarkawi
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.18777

Abstract

Sarapan pagi merupakan asupan makanan pertama yang masuk ke dalam tubuh setelah puasa saat tidur di malam hari. Saat sarapan, otak kembali mendapatkan asupan nutrisi. Sarapan yang schat harus memenuhi sekurangnya seperempat dari kebutuhan nutrisi harian. Jadi, setidaknya menu sarapan pagi harus mengandung karbohodrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan serat, serta air yang cukup untuk membantu proses pencemaan, meningkatkan energi juga konsentrasi dan daya ingat. Tim pengabdi menjadikan SMA Negeri 2 Kota Bengkulu  sebagai tempat melakukan edukasi kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi penyakit yang disebabkan karena tidak sarapan.serta tidak bertambah ke komplikasi penyakit lain. Kegiatan edukasi terutama kepada siswa/siswi SMA Negeri 2 Kota Bengkulu harus terus dilakukan secara terus menerus. Kegiatan yang tim pengabdi lakukan berkolaborasi dengan kegiatan konseler teman sebaya yaitu materi yang di sampaikan untuk siswa/siswi sehingga dapat memahami maksud dan tujuan tim pengabdi. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa pentingnya mengenai sarapan,S  dapat meningkatkan derajat kesehatan siswa setinggi – tingginya. Terlihat ada nya peningkatan pengetahuan para siswa/siswi..