cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 617 Documents
DEVELOPMENT OF INQUIRY-BASED COMICS WITH REOG TOPICS ON NEWTON’S LAW MATERIAL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI 2 SAMBIT Akmal Arif Herdiawan; Laifa Rahmawati; Antonius Umbu Ana Rato; Lilik Kurniawan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9700

Abstract

This research aims to develop an inquiry-based comic with the topic of Reog Ponorogo on Newton's Law material that is feasible, practical, and easy to understand by junior high school students. The type of research used is research and development with the ADDIE model, which is carried out only up to the development stage. Data was obtained through observation, expert validation, teacher response questionnaires, and student readability questionnaires. The data analysis technique uses the Successive Interval (MSI) method to convert ordinal scale data into intervals, then the average is calculated and categorized based on Widoyoko's criteria. The results of the expert validation showed an average score of 22.42 with the excellent category (A). The teacher's practicality assessment obtained a score of 69 out of 80 on the media aspect and 34 out of 40 on the material aspect, both of which are in the very good category. The readability test by 32 students showed results of 83.3% on the visual aspect, 100% on the technical and usage aspect, and 97.5% on the learning aspect. These results show that inquiry-based comics with the topic of Reog are feasible, practical, and have excellent readability so that they can be used as an innovative learning medium that is contextual and supports students' understanding of Newton's Law concepts.
PENGARUH MODEL SOCIO-SCIENTIFIC PBL BERBASIS SPIRITUAL VALUE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA BATIK 2 SURAKARTA Habibah Ikhda Yuslikhah; Annur Indra Kusumadani; Lina Agustina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Socio-Scientific PBL berbasis Spiritual Value didefinisikan sebagai pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang mengintegrasikan isu sosial-saintifik dengan nilai-nilai spiritual seperti tanggung jawab moral dan kesadaran ekologis terhadap motivasi belajar serta hasil belajar siswa dijadikan sasaran analitis [AN1.1]dalam kajian ini. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui rancangan pre-eksperimental tipe one-group pretest posttest dengan berbasis pendekatan Socio-Scientific issues. Sampel penelitian terdiri dari 24 peserta didik kelas X SMA Batik 2 Surakarta. Penghimpunan data dilaksanakan melalui angket motivasi belajar yang telah divalidasi oleh ahli dan memiliki koefisien reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,82 (kategori tinggi), serta instrumen tes berupa pretest dan posttest guna mengukur hasil belajar yang telah melalui validasi ahli. Pengolahan data dilakukan melalui uji deskriptif, uji normalitas, paired sample t-test, dan one sample t-test. Rerata motivasi belajar diperoleh sebesar 89,50 dengan kategori tinggi serta menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,000 < 0,05). Peningkatan hasil belajar ditunjukkan melalui kenaikan skor rata-rata dari 70,04 menjadi 80,17 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan adanya asosiasi positif antara penerapan model dengan motivasi dan hasil belajar dalam kondisi penelitian ini (one-group design, tanpa kelompok kontrol) Model pembelajaran ini berpotensi meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian lingkungan[AN2.1] melalui mekanisme penguatan motivasi intrinsik dan pembentukan tanggung jawab moral. Keterbatasan utama penelitian adalah tidak digunakannya kelompok kontrol, sehingga hubungan sebab-akibat belum dapat ditegaskan secara definitif.
PENGEMBANGAN LKS DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS STEM TERINTEGRASI POTENSI TUMBUHAN OBAT Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana; Antoni Pardede
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) Digital Interaktif Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang terintegrasi dengan potensi tumbuhan obat lokal sebagai inovasi media pembelajaran sains yang kontekstual, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen penelitian mencakup validasi angket dan kepraktisan yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif (presentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS digital yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 98,03% dengan kategori sangat valid, meliputi aspek kelayakan isi, penyajian, dan desain tampilan. Sementara hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 86,60% dengan kategori sangat praktis, yang berarti LKS mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri siswa. Integrasi pendekatan STEM dan potensi tumbuhan obat lokal menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, aplikatif, serta menumbuhkan kesadaran terhadap kearifan lokal dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, LKS interaktif digital berbasis STEM terintegrasi potensi tumbuhan obat lokal dinyatakan valid dan praktis sebagai media pembelajaran inovatif yang mendukung penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan pengujian lanjutan terkait keefektifan produk terhadap peningkatan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah siswa.
AUGMENTED REALITY DALAM PEMBELAJARAN KIMIA: KAJIAN SISTEMATIS TENTANG DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI DAN SIKAP BELAJAR SISWA (TAHUN 2020–2025) Sekar Syawalahayati; Munir Munir; Septi Yunita; Silmi Indah Fakhira
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9678

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh Augmented Reality (AR) terhadap motivasi, minat, dan sikap belajar siswa dalam pembelajaran kimia melalui pendekatan Systematic Literature Review. Pencarian dilakukan pada database Scopus, Taylor & Francis, dan ACS Publications dengan batas waktu 2020–2025. Proses seleksi menghasilkan delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi, seluruhnya merupakan penelitian empiris pada jenjang sekolah dan mengukur aspek afektif pembelajaran. Analisis menunjukkan bahwa AR secara konsisten meningkatkan attention, relevance, confidence, dan satisfaction melalui visualisasi tiga dimensi, interaksi manipulatif, serta pengalaman belajar yang imersif. Selain itu, efektivitas AR terbukti sangat dipengaruhi oleh strategi implementasi yang digunakan. Empat strategi utama yang teridentifikasi adalah AR manipulatif 3D, AR berbasis permainan, AR kontekstual–multimodal, dan AR eksploratif, masing-masing berkontribusi pada peningkatan keterlibatan afektif melalui mekanisme yang berbeda. Hasil kajian menegaskan bahwa keberhasilan AR tidak hanya bergantung pada teknologinya, tetapi pada desain pedagogis yang menyertainya. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi guru dan pengembang kurikulum untuk memanfaatkan AR sebagai media pembelajaran kimia yang mampu memperkuat motivasi dan sikap positif siswa.
PENERAPAN E-MODUL BERBASIS PBL MELALUI PENDEKATAN MULTI REPRESENTASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH LANGSA Devi Anisa; Marjanah Marjanah; Indriaty Indriaty
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9257

Abstract

Salah satu kemampuan yang menjadi fokus utama dan prioritas dalam pembelajaran abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kritis yang merupakan kemampuan seseorang untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan sebuah informasi atau argumen secara objektif dan rasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan dan seberapa besar peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning dan Multi Representasi (PBL-MRs) di SMA Muhammadiyah Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan sampel siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Langsa yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 32 siswa. Hasil uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai t sebesar -45,059 dan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil pretest dan posttest. Kemudian hasil uji N-Gain, diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,69 atau 69%. Pada kriteria interpretasi N-Gain dalam rentang 0,30 ≤ g 0,70 dikategorikan sebagai peningkatan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan e-modul berbasis Problem Based Learning dan Multi Representasi (PBL-MRs) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Muhammadiyah Langsa.
EVALUATING THE EFFECTS OF PROJECT-BASED LEARNING IN SCIENCE EDUCATION: A SYSTEMATIC REVIEW (2023–2024) Eka Widya Kusuma Ningrum; Mivtha Citraningrum; Sirojjuddin Sirojjuddin; Mursalim Mursalim
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10125

Abstract

Natural Sciences learning in elementary schools is still dominated by conventional approaches centered on teachers, which leads to low student participation, learning outcomes, and science literacy. One of the Learning models that is considered relevant to overcome this problem is Project-Based Learning (PjBL). The objective of this research is to evaluate the efficacy and impact of the Project-Based Learning (PjBL) model on scientific instruction in primary schools. The articles are empirical in character, written in either Indonesian or English, and they are published between 2023 and 2024 with an emphasis on elementary school pupils. The method used is Systematic Literature Review (SLR). Literature searches were conducted using Scopus, ERIC, and Google Scholar databases with article selection criteria. The content of the article discusses Project Based Learning (PjBL) in elementary school science education and is published in 2023-2024. There are 11 articles that meet the inclusion category. The results of the study show that the Project-based Learning (PjBL) model has a positive influence on science learning. In elementary schools, especially to improve students' science learning outcomes, creativity, and active learning engagement. This study concludes that Project-Based Learning (PjBL) is an active learning model that involves students in meaningful activities.
EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT–BASED LEARNING OF CHEMICAL REACTIONS THROUGH E-MODULES TO ENHANCE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS Dian Norma Aprillia; Suriswo Suriswo; Tity Kusrina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.10029

Abstract

This research investigates the effectiveness of Education for Sustainable Development (ESD) oriented learning implemented through e-modules on chemical reaction topics in improving junior high school students’ critical thinking skills. The study employed a quantitative method using a quasi-experimental design and involved 139 junior high school students from Tegal Regency, Indonesia. The developed e-module integrates chemical reaction concepts with real-life sustainability issues at the local level, including waste management and water pollution. Students’ critical thinking skills were measured using pre-test and post-test instruments, and the data were analyzed through gain score analysis and inferential statistical testing. The findings reveal a significant improvement in students’ critical thinking abilities after the implementation of ESD-based e-modules. These results indicate that e-modules integrating ESD principles are effective learning media for enhancing students’ analytical, evaluative, and inferential thinking in science education. Consequently, ESD-based e-modules can be considered a viable instructional alternative to improve the quality of science learning at the junior high school level.
REDUKSI FREKUENSI MISKONSEPSI SISWA KELAS X PADA MATERI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DAN KIT MEKANIKA Reina Agustin Olii; Asri Arbie; Wahyu Mu’zizat Mohamad
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9587

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran Deep Learning yang dipadukan dengan penggunaan KIT Mekanika dalam mereduksi frekuensi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif. Subjek penelitian terdiri atas tiga kelas, yaitu satu kelas eksperimen (XC) dan dua kelas replikasi (XD dan XG). Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan instrumen berupa tes diagnostik three-tier multiple choice. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji z dua proporsi, dan perhitungan normalized gain (n-gain). Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi miskonsepsi dari 7,0 menjadi 2,83 pada kelas eksperimen, dari 5,9 menjadi 1,66 pada kelas replikasi 1, serta dari 6,37 menjadi 1,0 pada kelas replikasi 2. Nilai n-gain sebesar 0,65 (kelas eksperimen), 0,71 (kelas replikasi 1), dan 0,78 (kelas replikasi 2), yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Uji hipotesis turut menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning berbantuan KIT Mekanika berpengaruh dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif.
DEVELOPMENT OF CANVA AND GENIALLY BASED INTERACTIVE LEARNING MEDIA ON EARTH STRUCTURE MATERIAL FOR FIFTH GRADE STUDENT AT DARUL HIKAM 2 RANCAEKEK ELEMENTARY SCHOOLDE ELEMENATRY SCHOOL Sherina Norvenky; Yayan Carlian; Muhammad Rifqi Mahmud
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.10325

Abstract

The limited utilization of interactive learning media often leads to suboptimal delivery of abstract concepts, affecting students’ learning outcomes. This study aimed to develop interactive learning media using Canva and Genially for teaching the structure of the Earth and atmospheric layers in fifth-grade IPAS classes. A Research and Development (RD) approach guided by the ADDIE model was employed. Data were collected through observation, literature review, and questionnaires. Media development was based on Mayer’s Multimedia Learning Theory, and expert validation indicated the media was highly feasible, with scores of 94% (media experts), 98% (content experts), and 82% (language experts). Limited-scale trials yielded a 77% student response (feasible), while large-scale trials showed an 89% student response and 92% teacher response (highly feasible). Effectiveness testing demonstrated improvements in student learning outcomes after using the media. These results suggest that Canva- and Genially based interactive learning media are feasible, practical, and effective for fifth-grade IPAS instruction.
TREN PENELITIAN PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH: META ANALISIS 2020-2025 Febbi Ayu Nur Habibah; Novi Ratna Dewi; Septiko Aji
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9574

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menekankan keterampilan pemecahan masalah, dengan Outdoor Learning sebagai pendekatan inovatif. Penelitian ini menganalisis tren, dampak sitasi, dan efektivitas Outdoor Learning melalui systematic literature review dan analisis bibliometrik terhadap 48 artikel dari Google Scholar dan Scopus (2020–2025) menggunakan Publish or Perish, VOSviewer, dan Biblioshiny. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu jurnal terindeks Scopus, berbahasa inggris dan relevan dengan topik Outdoor Learning. Hasil menunjukkan Amerika Serikat dan Inggris sebagai kontributor utama, dengan Sustainability dan Journal of Outdoor and Environmental Education sebagai jurnal terproduktif. Tren publikasi meningkat signifikan pada 2024. Aktivitas berbasis eksplorasi alam, inquiry-based learning, dan integrasi teknologi (aplikasi geomobile) terbukti meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui pengalaman kontekstual, kolaborasi, dan berpikir kritis. Outdoor Learning relevan dengan SDGs (Pendidikan Berkualitas dan Penanganan Iklim) namun memerlukan dukungan kebijakan. Rekomendasi mencakup penguatan kurikulum berbasis lingkungan dan kolaborasi multidisiplin untuk optimalisasi dampaknya.