cover
Contact Name
Wakhid Yuliyanto
Contact Email
wyuliyanto45@yahoo.com
Phone
+6281391536263
Journal Mail Official
wyuliyanto45@yahoo.com
Editorial Address
Letnan Jenderal Suprapto No.73, Kranggan, Bumirejo, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54311
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27460398     EISSN : 2746038X     DOI : https://doi.org/10.37339/jurpikat.v1i3
JURPIKAT Publication (Journal of Community Service) is a source of information that aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JURPIKAT (Journal of Community Service) specifically focuses on the main problems in the scientific development of community service as follows: Community Service, Community, Local Food Security; Education for Sustainable Development; Community Empowerment, Social Access; Border Areas, Less Developed Areas; Student Community Services; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design.
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 4 (2025)" : 69 Documents clear
Penerapan Teknologi pada Kelompok Tani Karya Tani Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Mizanuddin Sitompul; Hadianti Muhdinar Pasaribu; Muhammad Anhar Pulungan
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2739

Abstract

Kelompok Tani Karya Tani merupakan khalayak sasaran program pengabdian kemitraan ini. Pertanian di Desa Sambirejo merupakan pertanian dengan sistem tadah hujan. Petani memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama air irigasi. Fokus permasalahan pada kegiatan ini adalah kekurangan sarana produksi terutama power thresher dan tidak tersedianya bangunan bendung untuk menaikkan elevasi muka air pada saluran. Dari hasil survei tim pelaksana, diketahui bahwa muka air irigasi yang ada pada saluran yang melintasi areal pertanian memiliki elevasi yang lebih rendah dari areal pertanian. Hal ini menyebabkan air irigasi yang ada pada saluran tersebut tidak bisa mengalir ke areal pertanian poktan. Untuk menaikkan elevasi air irigasi ini poktan membendung dengan tumpukan tanah, goni, kayu, dan material seadanya yang lain. Selain itu, poktan memiliki kendala saat panen raya. Dengan luas lahan yang dikelola 30 Ha yang hanya didukung oleh ketersediaan sarana power thresher sebanyak 1 unit, untuk panen bisa menghabiskan waktu 30 hari. Hal ini kadang memicu konflik antar petani. Melalui kegiatan ini terjadi peningkatan level keberdayaan mitra dalam: a) Aspek Produksi, dengan tambahan 1 unit power thresher masa produksi gabah bisa menjadi lebih singkat; dan b) Aspek Manajemen, dengan adanya bangunan bendung, air pada saluran yang bersumber dari air hujan bisa dimanfaatkan menjadi sumber air tambahan untuk air irigasi. Selain itu, keberadaan bangunan ini juga bisa menjadi akses lalu lintas ke lahan pertanian, mobilitas alat mesin pertanian, sarana produksi dan mengangkut hasil produk pertanian dari dan ke lahan pertanian.
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Cemara Desa Petir Banjarnegara Untuk Meningkatkan Produksi dan Pemasaran Produk Pangan Lokal Tiwul Instan Sukmaya, Syahrul Ganda; Sarno, Sarno; Reza Azizul Nasa Al Hakim
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2740

Abstract

KWT Cemara di Banjarnegara mengolah ubi kayu menjadi tiwul instan, namun menghadapi tantangan dalam hal kemasan dan metode produksi yang masih tradisional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing produk dan kesejahteraan kelompok. Dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), anggota KWT dilibatkan dalam identifikasi masalah dan perumusan solusi. Analisis SWOT juga digunakan untuk merumuskan strategi yang relevan. Tim menemukan bahwa kualitas produk rendah akibat kemasan dan proses produksi konvensional. Melalui sosialisasi dan pelatihan teknologi, 80% anggota berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang pemasaran digital, desain produk, serta keterampilan mengoperasikan mesin modern. Secara keseluruhan, program ini sukses meningkatkan kapasitas KWT Cemara, memperkuat fondasi bisnis mereka, dan meningkatkan daya saing produk tiwul instan di pasar.
PPTTG Pelatihan Digital Marketing untuk Optimalisasi Penjualan pada Bumdes Mekar Jaya Abadi Sei Limbat Erwinsyah Simanungkalit; Rini Indahwati; Nurhaflah Soraya; Rahmadani, Rahmadani; Rudianto Surbakti; Djames Siahaan
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2742

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital pada BUMDes Sei Limbat yang menghadapi permasalahan terbatasnya kemampuan promosi produk secara daring, rendahnya pengetahuan branding, dan belum tersedianya media promosi yang terintegrasi seperti media sosial, katalog digital, dan website. Permasalahan tersebut berdampak langsung pada rendahnya jangkauan pasar dan daya saing produk-produk BUMDes di era digital. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan BUMDes dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan teknis, produksi konten promosi digital, pembuatan alat bantu (katalog & website), serta monitoring dan evaluasi terhadap kemampuan mitra dalam implementasi hasil kegiatan. Pelatihan akan dilakukan dengan pendekatan praktik langsung, yang difokuskan pada penguasaan keterampilan digital yang aplikatif dan sesuai konteks lokal. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi BUMDes dalam ekosistem ekonomi digital desa serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
Implementasi Wireless Sensor Network untuk Monitoring Kelembaban Tanah dalam Mendukung Produktivitas Sawah di Desa Sambit Karimatun Nisa; Niza Nurmalasari; Afifah Dwi Ramadhani; Faridatun Nadziroh; Nihayatus Sa'adah; Nailul Muna; Almabel Syahzia Abhista; Dony Saputra; Moch. Iqbal Ramadhan; M. Irfan Nazril Rifa'Ie
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2746

Abstract

Petani di Desa Sambit menghadapi permasalahan tingginya biaya penggunaan pompa irigasi berbahan bakar solar serta keterbatasan sarana untuk memantau kelembaban dan pH tanah. Kondisi ini menimbulkan inefisiensi penggunaan air, penurunan produktivitas sawah, dan risiko kerugian akibat salah kelola lahan. Untuk mengatasinya, tim melaksanakan program pengabdian masyarakat berbasis edukasi, transfer teknologi, dan penerapan Internet of Things (IoT). Teknologi yang dikembangkan berupa prototipe sistem monitoring kelembaban dan pH tanah menggunakan sensor soil moisture dan sensor pH yang terintegrasi dengan ESP32, serta pengembangan awal irigasi otomatis berbasis energi surya sebagai alternatif pompa diesel. Kegiatan meliputi observasi, diskusi dengan GAPOKTAN Subur Jaya, perancangan, uji coba laboratorium, serta pelatihan bagi petani. Hasil uji coba menunjukkan akurasi data real-time melalui aplikasi monitoring. Sosialisasi meningkatkan pemahaman petani tentang smart farming, efisiensi air, energi terbarukan, serta strategi pemasaran digital. Dampak awal terlihat pada meningkatnya literasi teknologi dan peluang keberlanjutan pertanian.
Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik dan Penanganan Banjir di Desa Sukamenak Kabupaten Bandung Cucu Ruhimat; Asep R. Rukmana; Wawan Asad Sutrisna; Lita Juliati; Fiyanka Fitri Novita; Jova Giovanny Adelia
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2751

Abstract

Sampah menjadi masalah umum yang semakin kompleks, terutama di wilayah padat penduduk, di mana sampah rumah tangga dominan. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan pemilahan sampah menyebabkan penumpukan sampah bercampur yang membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap serta pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran udara. Selain itu, sampah menumpuk juga menyebabkan banjir, seperti di Desa Sukamenak, di mana saluran drainase tersumbat akibat sampah sehingga air sulit mengalir dan sering meluap. Kegiatan pengabdian masyarakat di desa ini menggunakan pendekatan edukasi dan teknologi tepat guna, seperti pembuatan lubang resapan biopori, untuk mengatasi permasalahan tersebut. Observasi menunjukkan sampah campuran yang tidak dapat didaur ulang dan titik genangan air yang menyebabkan banjir. Edukasi dan implementasi bersama pemerintah desa dan tim KKNMT membantu menyelesaikan masalah sampah organik dan banjir. Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dengan pendampingan dan kolaborasi instansi terkait
Pengendalian Sampah Keluarga melalui Pembangunan Mindset Masyarakat pada KKNMT di Desa Margahayu Tengah Asep R. Rukmana; Arini Permatasari; Nidya Novalia; Joko Suprihanto; Lia Amahay; Kelompok KKNMT 11 Desa Margahayu Tengah
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2752

Abstract

Desa Margahayu Tengah merupakan salag satu wilayah sasaran KKNMT Universitas Nurtanio. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu pemerintah Desa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, permasalahan utama dari wilayah ini bersifat multidimensional karena saling berkaitan dan berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat antara lain tata kelola lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan layanan dasar bagi masyarakat. Pengabdian ini mengunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran warga dalam memilah sampah (ditunjukkan oleh peningkatan skor post-test), transparansi administrasi melalui penggunaan spreadsheet digital, serta bertambahnya keterampilan kelompok PKK dan Karang Taruna dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai jual
Pendekatan Partisipatif dalam Revitalisasi Produksi Keripik Pisang untuk Mendorong Ekonomi Lokal Desa Beringin Suhairiani, Suhairiani; Nur Basuki; Choms Gary Ganda Tua Sibarani; Rio Parulian Sitompul; Rahmat Juang Lase; Sofia Lira Purba; Selamat Triono; Anjhu Soujzha
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2754

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Beringin, Kabupaten Deli Serdang, untuk menjawab masalah rendahnya kapasitas produksi, manajemen usaha yang belum terstruktur, dan pemasaran terbatas pada usaha keripik pisang mitra. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta daya saing melalui penerapan mesin slice pisang, pelatihan manajemen usaha, dan penguatan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan lima tahapan: sosialisasi, analisis kebutuhan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 300%, waktu produksi berkurang 50%, kualitas irisan lebih seragam, serta sistem pembukuan dan pemasaran digital berhasil diterapkan. Program ini memberikan dampak signifikan berupa peningkatan pendapatan mitra ±70%, penciptaan lapangan kerja baru, serta perluasan pasar hingga luar daerah sehingga mendorong kemandirian dan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Running text Sebagai Media Informasi Waktu Solat Dilengkapi Tartil Otomatis di Mushalla Darul Falah Solok Selatan Edwar Rosman; Katrina Flomina G; Miftahul Hasanah; Widya Febriani; Yerri Kurnia Febrina; Eva Oktavia; Muhammad Ibrahim Nasution; Taruma Leo Wijaya
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2757

Abstract

Musala Darul Falah is a place of worship for Muslims located in Jorong Koto Tuo, Nagari Lubuk Malako, Sangir Jujuan District, South Solok Regency. The mosque is regularly visited by the local community for the five daily prayers, and it also hosts routine religious classes for children and teenagers. Currently, the prayer schedule at Musala Darul Falah is still managed using a conventional method, specifically a chalkboard. If there are any changes in the prayer times, they must be manually updated. The appearance of the prayer schedule board is quite basic and lacks an aesthetic appeal. In fact, places of worship should incorporate elements of beauty to enhance the comfort of the congregation during prayer. To address this issue, the management of Musala Darul Falah, in collaboration with the Community Service Team, has installed a digital prayer schedule display in the form of a running text device with an automatic call-to-prayer feature. This device can be accessed and controlled through a smartphone. The design and appearance of the content displayed on the running text can be customized by the management according to their preferences. With the installation of this running text device, it is hoped that the management of Musala Darul Falah will have a more efficient way to manage the prayer schedule and add an aesthetic touch to improve the comfort of the congregation
Pemberdayaan Kelompok Tani Suka Jaya dalam Produksi Kompos Solid dengan Aplikasi Konsorsium Bakteri Selulolitik di Desa Bungaraya Isna Rahma Dini; Hapsoh, Hapsoh; Wawan; Wira Hadi; Ahmad Sobirin
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2758

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bungaraya, Kabupaten Siak, dengan mitra Kelompok Tani Suka Jaya untuk mengatasi kebutuhan pupuk organik yang semakin meningkat. Program difokuskan pada pemanfaatan limbah decanter solid dari pabrik kelapa sawit sebagai bahan baku alternatif pengomposan. Proses pengeringan bahan dilakukan untuk menurunkan kadar air, kemudian dicampur dengan konsorsium bakteri selulolitik sebagai dekomposer. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, uji coba, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan petani dalam menyiapkan bahan baku, mengaplikasikan inokulum, serta memantau kematangan kompos. Teknologi pengomposan ini mampu mempercepat waktu dekomposisi dari 2–3 bulan menjadi 4–6 minggu, meningkatkan kualitas dan kuantitas kompos, serta mendukung terciptanya teknologi pertanian berkelanjutan. Program ini terbukti efektif dalam memberdayakan petani melalui produksi pupuk organik secara mandiri dan ramah lingkungan.
Penguatan Ekonomi Petani Gambir melalui Skalasi Produksi, Manajemen Usaha, dan Branding Produk Berbasis Inovasi Nur Basuki; Henry Iskandar; Eko Wahyu Nugraha; Selamat Triono; Enny Keristiana Sinaga; Anjhu Souzha; Fadli Meidiansyah Putra; M. Refi Firmah; Selamat Riadi
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2759

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Kentara, Kabupaten Dairi, untuk mengatasi rendahnya kapasitas produksi dan mutu getah gambir akibat proses pengeringan tradisional. Mitra adalah kelompok petani gambir dengan produksi 30–40 kg/hari getah kering yang terkendala waktu pengeringan 5–7 hari dan manajemen usaha belum terkelola baik. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas produksi, mempercepat pengeringan, memperkuat manajemen usaha, dan memperluas pemasaran produk. Metode yang digunakan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pengering kabinet, pelatihan pengoperasian dan perawatan, pendampingan pembukuan usaha, serta pelatihan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi ±90%, waktu pengeringan menjadi ±24 jam, kualitas produk lebih seragam, serta keterampilan manajemen dan pemasaran mitra meningkat. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi usaha, dan kesiapan mitra memasuki pasar ekspor.