cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 461 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024" : 461 Documents clear
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SEPA KECAMATAN AMAHAI KABUPATEN MALUKU TENGAH Fatbinan, Sherly Delita; Kairupan, Bernabas Harold Ralph; Kaseke, Martha Marie; Bolang, Alexander Sam Leonard; Rampengan, Novie Homenta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.15669

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak dibawah usia 5 tahun mengalami kegagalan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek pada usiannya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dan ibu yang ada di wilayah Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 62 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (riwayat pemberian ASI eksklusif, pola pemberian makan, pengetahuan ibu, pendapatan keluarga, tingkat kehamilan, berat badan lahir rendah [BBLR], status imunisasi, pengetahuan ibu) dan variabel terikat (kejadian stunting).
ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN MELALUI APLIKASI MOBILE JKN DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Surya, Welong S.; Waworuntu, Marieska Y.; Lumi, Welmin M. E.; Taher, Marsel R.; Rumengan, Reivina M. T.; Lumadja, Christian E. A.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.16351

Abstract

Era digital saat ini, teknologi berperan penting dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Di Indonesia, BPJS meluncurkan aplikasi mobile JKN untuk memudahkan akses layanan kesehatan seperti pendaftaran rawat jalan secara online. Namun, partisipasi pengguna aplikasi ini di RSU GMIM Bethesda Tomohon masih rendah. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dan analisis konten menunjukkan bahwa kendala teknis, kurangnya sosialisasi, dan rendahnya literasi teknologi menjadi faktor utama yang memengaruhi penggunaan aplikasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan sosialisasi tentang aplikasi mobile JKN ialah hambatan utama dalam meningkatkan partisipasi. Meskipun fasilitas teknologi dan dukungan rumah sakit telah ditingkatkan, literasi digital masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini ialah RSU GMIM Bethesda Tomohon perlu melanjutkan upaya sosialisasi dan edukasi serta mengembangkan infrastruktur teknologi untuk memastikan penggunaan aplikasi mobile JKN dapat lebih optimal. Dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan sosialisasi intensif, diharapkan tingkat partisipasi dalam pendaftaran rawat jalan melalui aplikasi mobile JKN dapat meningkat
STATUS GIZI DENGAN TERJADINYA DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Nurhayati, Risa; Utami, Rahayu Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.16622

Abstract

Dusun bernama Desa Kurandak terletak di kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, di pesisir pantai Sumatera Utara.Dusun Kurandak Paluh Kurau memiliki 30kk.Metode untuk penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis data chi square. Jumlah warga yang mempunyai jamban hanya 10kk saja,Jumlah responden yang memiliki pengetahuan diare baik dengan kondisi jamban layak ada 4 orang dan kondisi jamban tidak layak ada 5 orang. Sedangkan jumah responden yang memiliki pengetahuan diare tidak baik dengan kondisi jamban layak tidak ada dan kondisi jamban tidak layak ada 21 orang.Artinya,terdapat hubungan antara pengetahuan diare dengan kondisi jamban.Pengetahuan mengenai Diare sangat penting untuk masyarakat pesisir dikarenakan jika mereka minim dengan pengetahuan akan berampak negative bagi kesehatannya,Ketersediaan sarana sanitasi dasar seperti air bersih, saluran pembuangan air limbah,Ketersediaan tempat sampah, ketersediaan jambam merupakan Upaya mencegah meningkatkan kejadian penyakit diare. Dari berbagai kesenjangan yang dialami oleh masyarakat dusun kurandak dikarenakan wilayah yang ditempati oleh masyarakat tersebut adalah zona hijau atau wilayah tidak layak huni yang masih ditetapkan oleh dinas kehutanan sehingga proses pembangunan terhambat mulai dari sektor Pendidikan,kesehatan,infrastruktur,ekonomi,dan sosial.Kata Kunci : Jamban, Sarana air bersih , Pengetahuan Diare
ANALISIS PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) (STUDI ANALITIK PADA MASYARAKAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANSOT KOTA TOMOHON TAHUN 2024) Kowaas, Intan Novita; Alim, Andi; Zamli, Zamli; Yusuf, Ekafadly
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.16660

Abstract

Penyelenggaraan JKN merupakan perintah dari Peraturan Nomor 40 2004 tentang Pelaksanaan JKN merupakan amanat dari UU No 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Data BPJS Kesehatan tahun 2024 membuktikan hingga 30 November 2023 cakupan kepesertaan program JKN/KIS telah menyentuh angka 265.601.105 peserta ataupun kurang lebih hampir 92% total masyarakat Indonesia. Masih terdapat masyarakat yang belum memanfaatkan pelayanan menggunakan JKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (studi analitik pada masyarakat wilayah kerja Puskesmas (Lansot) di Kota Tomohon tahun 2024). Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, yang dilaksanakan pada bulan Mei – Juli 2024 dengan sampel sebanyak 387 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian analisis data secara univariat, bivariate dengan uji chi-square dan multivariate dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), status perkawinan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), waktu tunggu layanan (p=0,000), sikap petugas kesehatan (p=0,000), dan keluhan sehat-sakit (p=0,000) dengan pemanfaatan JKN, sedangkan variable yang tidak ada hubungan yaitu jenis kelamin (p=0,710). Setelah dilakukan uji regresi logistik didapatkan bahwa variabel waktu tunggu layanan adalah yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Lansot dengan nilai Exp (B) sebesar 8,805. Studi ini menunjukkan determinan pemanfaatan JKN oleh masyarakat adalah waktu tunggu layanan setelah dikontrol oleh variabel tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, waktu tunggu layanan, sikap petugas kesehatan, dan keluhan sehat-sakit.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOYA KABUPATEN MINAHASA Pratasik, Juwitly Yensy; Pertiwi, Junita Maja; Nelwan, Jeini Ester
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.18164

Abstract

Penyakit tidak Menular (PTM) merupakan problem kesehatan global dan Indonesia. Angka kematian karena PTM sebesar 72,3%, diatas angka rata-rata kematian PTM di negera-negara Asia Tenggara sebesar 70%. Diantara upaya pengendalian PTM di Indonesia yaitu melalui deteksi dini kasus PTM melalui Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM). Namun data yang diperoleh di Kabupaten Minahasa menunjukkan bahwa tidak semua masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan masyarakat di posbindu tahun 2022 sebanyak 19.060 orang (18,1%) dari sasaran deteksi dini 104.974 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalilis faktor-faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan Posbindu PTM di Puskesmas Koya Kab. Minahasa. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Penelitian ini dilakukan di 17 Posbindu yang ada di Puskesmas Koya Kabupaten Minahasa pada bulan November-Desember 2023. Total sampel yang dipilih banyaknya 175 orang. Teknik pengambilan sampel memakai teknik Accidental Sampling. Variabel penelitian yakni pengetahuan, sikap, dorongan tenaga kesehatan, jarak tempuh, dorongan keluarga, dorongan kader dan pemanfaatan Posbindu PTM. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Sri Natalia Ginting (2019). Analisis data secara bivariat memakai uji Chi Kuadrat. Hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya ada hubungan signifikan diantara pengetahuan (p < 0.001), sikap (p < 0.001), dorongan tenaga kesehatan (p = 0.027) dan dorongan kader kesehatan dengan pemanfaatan Posbindu PTM (p < 0.001). Kesimpulan penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, dorongan tenaga kesehatan dan dorongan kader kesehatan merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan Posbindu PTM di Puskesmas Koya Kab. Minahasa.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PADA KARYAWAN PT. SAMUDRA MANDIRI SENTOSA BITUNG Kromo, Lucky; Umboh, Adrian; Manampiring, Aaltje E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.20257

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik telah menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi dan kematian yang meningkat. PTM menyumbang 71% kematian pada 2014, dengan faktor risiko utama seperti merokok, konsumsi alkohol, pola makan buruk, dan kurang aktivitas fisik. Pemerintah telah melakukan upaya pencegahan, namun belum sepenuhnya efektif. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang fokus pada faktor risiko hipertensi dan diabetes mellitus di kalangan karyawan PT.. Samudra Mandiri Sentosa Bitung, melibatkan 133 responden berusia di atas 40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi garam lebih dari satu sendok teh per hari signifikan sebagai faktor risiko hipertensi. Faktor risiko diabetes mellitus meliputi pengetahuan tentang DM, riwayat keluarga, dan aktivitas fisik, dengan pengetahuan sebagai faktor paling dominan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa konsumsi garam tinggi merupakan faktor risiko utama untuk hipertensi, sementara pengetahuan tentang DM membantu dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes. Saran mencakup edukasi tentang konsumsi garam, peningkatan pengetahuan tentang DM, evaluasi riwayat keluarga, dan peningkatan aktivitas fisik untuk mengurangi risiko PTM dan meningkatkan kesehatan karyawan di PT. Samudra Mandiri Sentosa Bitung.
FORMULASI SEDIAAN MOUTWASH EKSTRAK KULIT BUAH PINANG (ARECA CATECHU L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS Sudirman, Agriawan; Setiawan, Prayitno
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.21511

Abstract

Kulit buah pinang (Areca catechu L.) merupakan salah satu jenis limbah dan sampah organik yang belum dimanfaatkan dengan baik. Kulit buah pinang dapat digunakan dalam banyak hal khususnya di bidang kesehatan. Kandungan pada kulit buah pinang memiliki senyawa kimia berupa tannin, flavonoid dan alkaloid, yang pada dasarnya merupakan senyawa yang berperan dalam menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan sediaan mouthwash ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dan untuk ngetahui aktivitas sediaan berdasarkan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans, formulasi terdiri dari kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+) dan sampel ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dengan masing-masing konsentrasi 5%,10% dan 15% adapun parameter yang diamati pada penelitian ini antara lain uji pH, uji viskositas, cycling test, dan uji aktivitas sediaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kulit buah pinang stabil secara organoleptik karena tidak mengalami perubahan warna, aroma, bentuk dan kejernihan serta memiliki daya hambat sebesar 9,1 mm (F1), 10,5 mm (F2), 12,4 mm (F3). Kesimpulan bahwa ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan mouthwash yang stabil secara fisika dan kimia, serta sediaan mouthwash dari ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) memiliki aktivitas antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI PADA PRIMIGRAVIDA Viariska, Ferdita Yurike; Megawati, Megawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.23489

Abstract

Teknik pengambilan darah (phlebotomy) merupakan proses pengambilan darah dari sistem peredaran darah melalui tusukan untuk mendapatkan sampel. Pengambilan darah vena dilakukan menggunakan tourniquetsebagai alat pembendung yang berfungsi untuk melihat vena dibawah jaringan kulit. Pada orang dewasa dipakai salah satu vena adalah fossa cubiti dan pada bayi menggunakan vena jugularis superficialis atau di sinus sagitalis superior. Trombosit adalah sel berbentuk cakram dengan diameter 2-5 mm. Dalam keadaan normal, jumlah trombosit sekitar 150.000-450.000/ml darah dan masa hidupnya sekitar 1-2 minggu atau sekitar 8 hari. Trombosit terbuat dari zat fosfolipid yang penting untuk pembekuan, menjaga keutuhan pembuluh darah dan memperbaiki pembuluh darah kecil yang rusak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kadar trombosit pada pembendungan vena pada waktu 1 menit dan 2 menit. Penelitian ini dilakukan di kawasan industri MM2100, sampel yang diperoleh dari karyawan yang melakukan Medical Check Up dan didapatkan sebanyak 30 responden dan 60 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang berada di kawasan industri MM2100 dengan hasil rata – rata kadar trombosit 274.133/µl darah pada pembendungan waktu 1 menit dan rata – rata kadar trombosit 278.266/µl darah pada waktu pembendungan 2 menit. Penelitian ini menggunakan metode Paired Sample T-Test, didapatkan hasil dengan nilai sig 0.229 yang berarti tidak adanya perbedaan waktu pembendungan 1 menit dan 2 menit terhadap kadar trombosit.
HUBUNGAN ASUPAN NUTRISI DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA Fembi, Pembronia Nona; Nelista, Yosefina; Vianitati, Pasionista
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.25212

Abstract

Masalah stunting merupakan permasalahan gizi yang mencerminkan adanya masalah gizi yang bersifat kronis karena kekurangan asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama dan mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, terutama tinggi badan anak yang lebih rendah atau pendek dari standar usianya.  Stunting pada balita dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan adalah asupan nutrisi yang tidak memadai dan penyakit infeksi. Asupan nutrisi yang kurang baik, terutama pada periode kritis pertumbuhan, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan dan penyakit infeksi dapat menghambat penyerapan nutrisi, memperburuk status gizi anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan nutrisi dan riwayat penyakit infeksi  dengan stunting pada Balita. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 97 balita yang mengalami stunting, dipilih melalui total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan microtoise, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode univariat, bivariat menggunakan chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel asupan nutrisi (p-Value: 0.011), riwayat penyakit infeksi (p-Value: 0.018), memiliki nilai P-Value < 0.05, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan asupan nutrisi dan riwayat penyakit infeksi dengan stunting. Ada hubungan asupan nutrisi, riawayat penyakit infeksi dengan stunting. Diharapkan para orang tua balita, untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap kondisi kesehatan balita dengan menerapkan pola pengasuhan yang baik, memberikan asupan nutrisi yang sesuai dan menjaga sanitasi lingkungan balita agar balita tidak rentan terkena penyakit infeksi
PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTOL INFUS DENGAN METODE DESINFEKSI KIMIAWI MENGGUNAKAN KALSIUM HIPOKLORIT (Ca(CIO)2) DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Aryani, Ivan Tedy; Saktiawan, Yusup; Rupiwardani, Irfany
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.27461

Abstract

Pengolahan limbah medis bertujuan mengubah karakteristik biologis dan/atau kimia limbah sehingga potensi bahayanya terhadap manusia berkurang atau tidak ada. Disinfeksi didefinisikan sebagai proses pengurangan jumlah mikroorganisme yang memiliki tingkat bahaya tinggi, ke tingkat yang lebih rendah, pada permukaan yang terindikasi kontaminasi oleh mikroorganisme dengan menggunakan bahan kimia yakni disinfektan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengolahan limbah B3 botol infus dengan metode desinfeksi kimia menggunakan kalsium hipoklorit (Ca(CIO)2) di Rumah Sakit Baptis Batu. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu data yang besarnya semua variabel digambarkan dalam bentuk kategorik yang akan diperoleh korelasi  data variabel bebas dan variabel terikat dibandingkan pada waktu yang sama dengan menggunakan lembar checklist. Metode digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi melalui lembar checklist pengelolaan limbah B3 botol infus di  Rumah Sakit Baptis Batu. Berdasakan hasil penelitian Rumah Sakit Baptis Batu menghasilkan total limbah B3 berupa botol infus seberat 173,5 kg. Proses pengolahan limbah ini dilakukan dengan metode desinfeksi kimia menggunakan kalsium hipoklorit (Ca(CIO)2), yang telah memperhatikan langkah-langkah penanganan limbah medis untuk mencegah potensi bahaya bagi petugas, pasien, pengunjung, dan masyarakat sekitar. Hasil uji ALT (Pour Plate) menunjukkan bahwa penggunaan Ca(CIO)2 pada botol infus dengan konsentrasi 3% maupun 5% menghasilkan jumlah kuman yang minim, yaitu 0 CFU/cm2, menandakan efektivitas metode tersebut dalam mengolah limbah B3 botol infus dengan mengurangi risiko kontaminasi

Page 1 of 47 | Total Record : 461