cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ANALISIS HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKRONIK DI UNIT RAWAT JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FISHBONE DI RSUD BANDUNG KIWARI SALSABILA, RANIA; Pujilestari, Intan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30685

Abstract

RSUD Bandung Kiwari mulai menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sejak tahun 2022 pada pelayanan rawat jalan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis ditemukan hambatan dalam pelaksanaan RME yaitu terdapat jaringan kurang stabil, belum ada Standar Prosedur Operasional (SPO) mengenai pelaksanaan RME, dan belum semua formulir terakomodir di RME. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan dalam implementasi RME berdasarkan unsur man, machine, material, method, dan money. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu Kepala Rekam Medis, Petugas Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Dokter Umum, Perawat, dan Petugas Teknologi Informasi. Objek penelitian yaitu Rekam Medis Elektronik di unit rawat jalan RSUD Bandung Kiwari. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan hasilnya disajikan menggunakan diagram fishbone. Hasil analisis hambatan RME di RSUD Bandung Kiwari menunjukan bahwa hambatan utama yaitu keterbatasan pengetahuan pengguna dalam pengoperasian komputer (unsur man), kurangnya sarana dan prasarana serta jaringan internet yang tidak stabil (unsur machine), tidak semua formulir terakomodir pada RME (unsur material), belum adanya SPO untuk pelaksanaan RME (unsur method), dan minimnya anggaran untuk implementasi RME (unsur money). Kesimpulannya hambatan paling utama yaitu terdapat pada faktor machine yaitu jaringan yang tidak stabil dan sarana dan prasarana kurang memadai. Sebaiknya RSUD Bandung Kiwari mengadakan SPO RME, menyediakan alat tanda tangan elektronik, dan melakukan penambahan bandwidth atau wifi.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS PADA MEDIA MACCONKEY AGAR (MCA) DI LABORATORIUM SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SANTA ELISABETH MEDAN 2024 Bangun, Seri Rayani; Zebua, Asni Suarni; Sihombing, Ruth Agree Kartini; Napitupulu, David Sumanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30771

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar zona hambat dan jenis kategori zona hambat ekstrak daun sirih merah terhadap pertumbuhan bakteri Mycobacterium tuberculosis. penelitian yang digunakan adalah maserasi  dimana maserasi digunakan saat pemisahan etanol terhadap ekstrak daun siruh merah yang kemudian divariasikan ke dalam beberapa konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. penelitian diperoleh bahwa besar zona hambat ekstrak daun sirih merah dengan konsentrasi 20% adalah 4,63 mm, konsentrasi 40% adalah 12,57 mm, konsentrasi 60% adalah 17 mm, konsentrasi  80% adalah 17,23 mm dan konsentrasi 100% adalah 22,16 mm. Hasil kategori zona hambat ekstrak etanol daun sirih merah diperoleh bahwa untuk kategori  resisten ditemukan konsentrasi 20%, Kategori intermediet ditemukan pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80% dan Kategori kuat ditemukan pada konsentrasi 100%. Pengunaan konsentrasi ekstrak daun sirih merah yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Mycobacterium tuberculosis lebih maksimal dan efektif. Hasil uji statistik One-Way Anova nilai p 0,465 > 0,05 bahwa tidak terdapat perbedaan zona daya hambat pada variasi zona konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%,100% terhadap pertumbuhan bakteri. Pengunaan konsentrasi ekstrak daun sirih merah yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Mycobacterium tuberculosis lebih maksimal dan efektif. Hasil uji statistik One-Way Anova nilai p 0,465 > 0,05 bahwa tidak terdapat perbedaan zona daya hambat pada variasi zona konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%,100% terhadap pertumbuhan bakteri.
TINJAUAN KETERLAMBATAN PELAKSANAAN RETENSI REKAM MEDIS INAKTIF RAWAT INAP DALAM MENUNJANG STANDAR AKREDITASI MRMIK 11 VERSI SNARS 2022 DI RS BHAYANGKARA TK.II SARTIKA ASIH BANDUNG Azizah, Nur; Monica, Rizqy Dimas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30929

Abstract

Studi pendahuluan di ruang filling (penyimpanan) menunjukkan terdapat 1.150 rekam medis (RM) inaktif pada 2024 dari 11.445 dokumen yang sudah dilakukan penyusutan (retensi). Banyaknya penumpukan dokumen rekam medis (DRM) rawat inap di dalam rak dan ruang filling (penyimpanan) mengakibatkan keterlambatan penyusutan (retensi) yang berpengaruh terhadap standar MRMIK 11 Akreditasi SNARS 2022. Tujuan penelitian mengetahui pelaksanaan penyusutan (retensi) rekam medis (RM) rawat inap guna menunjang standar MRMIK 11 Akreditasi SNARS 2022. Metode penelitian dengan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan observasi (pengamatan), wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Subjek penelitian ini 4 orang petugas penyimpanan beserta kepala Instalasi rekam medis (RM) serta objek penelitiannya adalah penyusutan (retensi) rekam medis (RM) dan ruang filling (penyimpanan) rekam medis (RM) inaktif. Diperoleh hasil penelitian yang  menunjukkan adanya proses pelaksanaan penyusutan (retensi) belum berjalan sesuai dengan SPO dan berpengaruh terhadap standar MRMIK 11 Akreditasi SNARS 2022 dimana, poin 1 terkait kebijakan memiliki kebijakan tentang jangka waktu penyimpanan dokumen rekam medis (DRM), poin 2 terkait keamanan dan kerahasiaan rekam medis (RM) belum terpenuhi karena masih terdapat sebagian rekam medis (RM) inaktif yang menumpuk diatas lantai, dan poin 3 belum memenuhi aspek ketepatan waktu, seharusnya seperti yang tercantum di regulasi yang ada dokumen pada tahun 2018-2020 sudah di retensi. Penulis menyimpulkan bahwa keterlambatan penyusutan (retensi) diakibatkan karena SPO yang tidak dijalankan dengan tepat sehingga terjadi penumpukkan dokumen sehingga berpengaruh terhadap standar MRMIK 11 Akreditasi SNARS 2022.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH MASYARAKAT DI LORONG MESJID LK IV BAGAN DELI BELAWAN Nanda, Meutia; Dalimunthe, Halimatus Sa'diyah; Sitompul, Muhammad Rizky Ramadhan; Ritonga, Indah Rahayu; Hasibuan, Ismi Larasati; Saragih, Dini Azila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31177

Abstract

Pengelolaan sampah pada dasarnya merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang dalam melakukan pengelolaan sampah, yaitu pengetahuan, sikap dan pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan perilaku pengelolaan sampah masyarakat di Lorong Mesjid Lk IV Bagan Deli Belawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan rancangan cross sectional. Populasi terdiri dari seluruh masyarakat di lorong mesjid lingkungan IV Bagan Deli Belawan, dengan jumlah keseluruhan populasi sebanyak 456 kk. Sampel penelitian berjumlah 88 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.052>0.05). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.008<0.05). Ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku pengelolaan sampah (p-value=0.006<0.05). Di sarankan bagi masyarakat Lorong Mesjid Lk IV Bagan Deli Belawan agar dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik melalui pendidikan dan sosialisasi. Dan bagi pemerintah disarankan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) TERHADAP PERTUMBUHAN SALMONELLA TYPHI DENGAN SAMPEL DARAH PENDERITA DEMAM TIFOID DI LABORATORIUM SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SANTA ELISABETH MEDAN 2024 Bangun, Seri Rayani; Tarigan, Gress Heminola; Napitupulu, David Sumanto; Tarigan, Rica Vera Br
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31296

Abstract

Salmonella typhi merupakan bakteri gram negatif yang bersifat patogen bagi manusia, kasus demam tifoid meningkat setiap tahun secara konsisten sehingga memerlukan pencegahan. Pencegahan demam tifoid secara alami dengan memanfaatkan bawang merah atau Allium cepa L. Bawang merah dimanafaatkan sebagai antibakteri salah satunya bakteri Salmonella typhi karena pada umbi bawang merah memiliki kandungan flavonoid yang tinggi dan dapat terbukti menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji daya hambat Ekstrak bawang merah ( Allium cepa L) dalam menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri Salmonella thypi pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan perendaban selama 3 hari denga  pengadukan konvensional, dan untuk menentukan aktivitas bakteri adalah metode Kirby Bauer dengan menggunakan cakram disk yang diberikan ekstrak bawang merah, dan untuk menghitung zona hambat menggunakan jangka sorong dengan rancangan penelitian Pre Eksperiment Post Test Only. Hasil zona hambat ekstrak umbi bawang merah dengan konsentrasi 30%= 1,08 mm (lemah), 40%= 4,28 mm (sedang), 50%= 6,38 mm (kuat) dengan jumlah sampel setiap konsentrasi 5 cawan petri. Hasil uji stastistik One Way ANOVA menunjukkan bahwa uji daya hambat ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan Salmonella typhi menunjukkan nilai (P=0,000), yang artinya uji ekstrak bawang merah dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA POST ORIF FRAKTUR FEMUR SEPERTIGA DISTAL DEKSTRA Swandari, Atik; Siwi, Ken; Putri, Fadma; Ardi, Yasin Galih; Amalia, Ichlasul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.31312

Abstract

Fraktur adalah hilangnya kontinuitas tulang. Fraktur dapat bersifat total maupun sebagian. Salah satu penatalaksanaan fraktur adalah dengan cara operasi (pembedahan). Setelah dilakukannya operasi (pembedahan), respon tubuh akan merasakan nyeri akibat dari insisi pembedahan. Selain nyeri juga terdapat keterbatasan aktivitas gerak dan kemampuan fungsional pada penderita. Salah satu cara yang dapat mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan gerak dan fungsi adalah dengan penanganan fisioterapi berupa pemberian sinar Infra Merah dan Terapi Latihan berupa stretching, passive exercise, aktive exercise dan resisted exercise. penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pemberian intervensi fisioterapi berupa Infra Red (IR) dan terapi latihan yang dilakuan 3x dalam seminggu selama 2 minggu. Alat ukur yang dipakai adalah dengan menggunakan skala nyeri berupa (VAS),Luas Gerak Sendi (LGS) dengan goniometer dan kekuatan otot dengan MMT. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah diberi penanganan fisioterapi. Sesudah diberikan penanganan fisioterapi sebanyak 6x didapatkan hasil berupa penurunan nyeri pada pasien, peningkatan Luas Gerak Sendi (LGS) dan peningkatan kekuatan otot. penangan fisioterapi berupa pemberian Infra Red (IR) dan terapi latihan terbukti dapat menurunkan nyeri, meningkatkan Luas Gerak Sendi (LGS) dan meningkatkan kekuatan otot pada post Open Reduction Internal Fixation (ORIF)  fraktur femur sepertiga distal dextra.
PENGARUH TERAPI MASSAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA : A SYSTEMATIC REVIEW Abidin, La Syam
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.31344

Abstract

Terapi massage terhadap kualitas tidur pada lansia belum ditemukan penelitian yang secara khusus membahas tentang systematic literature review terkait pengaruh terapi pijat terhadap kualitas tidur pada lansia secara umum. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam penelitian sebelumnya yang berfokus pada aspek spesifik atau intervensi terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih jauh berbagai jenis terapi pijat yang telah digunakan, prosedur pelaksanaannya, serta dampak dari terapi tersebut terhadap kualitas tidur pada lansia. Dengan melakukan analisis terhadap berbagai penelitian yang ada, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas terapi pijat sebagai salah satu metode untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Metode yang digunakan adalah Systematic Review terhadap literatur yang memeriksa efek intervensi pijat terhadap kualitas tidur lansia. Pencarian dilakukan secara sistematis di tiga database utama, yaitu Scopus, PubMed, dan Google Scholar, dengan menggunakan protokol PRISMA. Kriteria inklusi mencakup artikel yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir (2019-2023), melibatkan lansia usia ? 50 tahun, desain eksperimental, artikel dengan teks lengkap di jurnal serta yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Strategi pencarian menggunakan kata kunci seperti elderly atau aged dan massage or massage therapy dan sleep quality. Hasil penelitian ini menemukan delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Jenis intervensi pijat yang digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur lansia meliputi pijat refleksi pada tangan dan kaki, pijat refleksi tangan dengan air hangat, pijat refleksi kaki dengan minyak esensial lavender, intervensi akupresur aurikuler (AA), intervensi akupresur, Slow Stroke Back Massage (SSBM), dan pijat Swedish.
PENERAPAN ASESMEN RISIKO JATUH BERBASIS FALL MORSE SCALE PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE Satriawan, Handi Dwi; Wijaya, Dodi; Kurniawati, Yulia; Siswoyo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31353

Abstract

Keselamatan pasien merupakan program prioritas utama rumah sakit yang bertujuan melindungi pasien dari kejadian yang tidak terduga dan juga merupakan bagian penting dalam pelayanan keperawatan. Angka kejadian pasien jatuh menempati urutan kedua setelah kejadian tak terduga setelah kesalahan pengobatan. Pasien CKD mempunyai faktor pencetus dalam meningkatkan risiko terjatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan asesmen risiko jatuh berbasis fall morse scale pada pasien dengan CKD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pra-eksperimen, dilakukan di ruang rawat inap penyakit dalam RSD dr. Soebandi. Mengunakan teknik sampling kuota sampling, didapati 30 responden yang kemudia dikaji menggunakan asesmen fall morse scale selama 3 hari serta diberikan intervensi sesuai tingkat risiko jatuh yang ada. Analisis menggunakan uji wilcoxon dengan p value 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah pasien CKD memiliki risiko terjatuh kategori rendah (60%). Sebagian besar perawat tidak melakukan asesmen ulang risiko jatuh pada pasien CKD, dimana dari 30 pasien, terdapat 26 pasien (86,7%) yang tidak dilakukan asesmen ulang risiko jatuh. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value kelompok risiko jatuh dan kelompok risiko jatuh tinggi masing-masing (p-value = 0,008 dan p-value = 0,018), yang menunjukkan adanya pengaruh penerapan asesmen risiko jatuh berbasis fall morse scale pada pasien CKD. Penerapan penilaian ulang berdasarkan skala fall morse lebih berpengaruh dalam mengurangi risiko jatuh, yang mana diketahui lebih besar pengaruhnya pada kelompok risiko jatuh rendah dibandingkan dengan kelompok risiko jatuh tinggi.
ANALISIS PRODUK LAYANAN RAWAT INAP BERDASARKAN STRATEGI STP (SEGMENTING, TARGETING, POSITIONING) DAN MARKETING MIX DI RUMAH SAKIT HERMINA DEPOK Dian, Sulistyas Patresia; Mardiati, Najib
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.31432

Abstract

Rumah Sakit Hermina Depok menyediakan layanan rawat jalan dan rawat inap. Namun, selama periode dari 2021 hingga Oktober 2023, capaian untuk rawat inap tidak pernah memuaskan. Meskipun strategi pemasaran telah beradaptasi dari metode konvensional ke penggunaan konsep 4P (produk, harga, tempat, promosi), capaian rawat inap tetap belum optimal. Pengembangan strategi pemasaran modern dengan pendekatan STP (Segmentasi, Penargetan, dan Posisi) serta konsep 7P (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan lingkungan fisik/bukti) diharapkan dapat memanfaatkan peluang pasar dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Penelitian ini menggunakan data sekunder seperti data kunjungan pasien rawat inap, tingkat hunian ruang rawat inap, dan kepuasan masyarakat untuk menganalisis dan mengatasi masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang menggabungkan STP dengan 7P efektif dalam meningkatkan layanan kesehatan sesuai kebutuhan pelanggan. Setelah penerapan strategi pemasaran modern ini, Rumah Sakit Hermina Depok menunjukkan peningkatan dalam jumlah pasien rawat inap, jumlah pasien baru, serta kepuasan pasien, yang menunjukkan bahwa strategi ini berhasil diterapkan.
PENGARUH TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI Astuti, Andriani Mei; Krisna, Rakha; Mursudarinah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31812

Abstract

Penyakit degeratif menjadi penyakit yang ditakutkan masyarakat secara global stroke menjadi salah satu masalah serius yang dihadapi di seluruh dunia. Stroke merupakan kehilangan fungsi otak yang di akibatkkan oleh terhentinya suplai darah ke bagian otak. Stroke non hemoragik adalah stroke yang di sebabkan karena penyumbatan pembuluh darah di otak oleh thrombosis maupun emboli sehingga suplai glukosa dan oksigen ke otak berkurang dan terjadi kematian latihan jaringan otak yang disuplai. Thrombus atau bekuan darah terbentuk akibat plak aterosklerosis pada dinding arteri yang akhirnya menyumbat lumen arteri. Sebagian thrombus dapat terlepas dan menjadi embolus yang berjalan lewat aliran darah dan dapat menyumbat pembuluh arteri yang lebih kecil. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Pandan Arang Boyolali didapatkan hasil wawancara dengan perawat dan data dari rekam medis, pasien stroke di poli rehab medik dan poli fisioterapi dari bulan oktober sampai desember 2023 sebanyak 212 pasien, di antara 212 pasien terdapat pasien dengan kelemahan otot sebanyak 113 pasien dengan kelamahan otot di poli rehab medik di ruang poli fisioterapi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh terapi genggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan quasi-eksperiment dengan desain one group design pre dan post, sampel pada penelitian ini sebanyak 35 responden. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling . alat yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu lembar observasi dan hasil kekuatan otot. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap skor kekuatan otot sebelum dan sesudah diberikan intervensi.