cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT MENGGUNAKAN TERAPI VIRGIN COCONUT OIL DI RUANG SADEWA RSUD KABUPATEN JOMBANG Muyassaroh, Fiki Ula; Pratiwi, Tiara Fatma; Camelia, Dina; Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Roni, Faishol
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38523

Abstract

Kondisi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa biasanya akan merasakan pruritus, perubahan warna kulit, uremic frost, dan kulit kering. Jika tidak ditangani dengan segera maka akan menimbulkan iritasi sampai luka yag menjadi infeksi akibat kegiatan menggaruk pada kulit yang gatal. Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gagal ginjal kronik stadium 5 yang menjalani hemodialisa dengan terapi virgin coconut oil. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek peneliti berjumlah dua pasien gagal ginjal kronik stadium  yang menjalani hemodialisa dan dilakukan intervensi selama 14 hari berturut-turut setiap pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa gangguan integritas kulit teratasi sebagian setelah dilakukan intervensi. Pada kedua pasien terjadi penurunan tingkat Pruritus Grade System kategori ringan dari nilai 5 menjadi 4 di hari ke 6 dengan kondisi kulit sedikit lembab dan terjadi penurunan Pruritus Grade System kategori ringan dari nilai 4 menjadi 3 di hari ke 11 dengan kondisi kulit menjadi lembab. Kesimpulan dari penelitian bahwa pemberian terapi virgin coconut oil terbukti dapat menurunkan gangguan integritas kulit yang dirasakan pasien gagal ginjal kronik stadium 5 yang menjalani hemodialisa. Saran bagi peneliti selanjutnya berharap bisa menambah wawasan, pengetahuan dan menjadi referensi sejauh mana efektifitas terapi virgin coocnut oil dalam mengatasi masalah gangguan integrita kulit/jaringan sehingga peneliti selanjutnya dapat mengembangkan menjadi lebih sempurna.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK DAN MURROTAL TERHADAP REMAJA PUTRI DISMENORE DI PMB A KABUPATEN BOGOR Puspita, Diana; Lisca, Shinta Mona; Nency, Aprilya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38531

Abstract

Efek dari disminore berdampak burk bagi remaja dan tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanguanan. Penanganan dismenore yang tepat dapat mengurangi risiko terjadinya endometriosis, terganggunya aktivitas kerja dan belajar. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik dan murrotal terhadap remaja putri dismenore di PMB A Kabupaten Bogor. Prosedur Asuhan Kebidanan: Metode penelitian study case literature review. Hasil : Pada hasil responden 1 terapi musik klasik diketahui dari 3 hari obeservasi untuk prestest tingkat nyeri dengan skala 6 (nyeri sedang), setelah dilakukan terapi terapi musik klasik pada hari ke-1 tingkat nyeri dengan skala 5 (nyeri sedang). Pada kunjungan ( ke 2) skala nyeri 4 (nyeri sedang) dan pada kunjungan (ke 3)hari ke-3 dengan skala 1 (nyeri ringan). Responden 2 terapi murottal dari 3 hari observasi untuk prestest tingkat nyeri dengan skala 6 (nyeri sedang), setelah dilakukan terapi terapi musik klasik pada hari ke-1 tingkat nyeri dengan skala 5 (nyeri sedang). Pada kunjungan ( ke 2) skala nyeri 3 (nyeri ringan) dan pada kunjungan (ke-3) hari ke-3 dengan skala 0 (tidak ada nyeri). Kesimpulan berdasarkan hasil kedua pengamatan tersebut diketahui bahwa kedua responden memiliki pengaruh yang baik dalam penurunan tingkat nyeri menstruasi, namun jika dilihat dari tingkat penurunan yang paling cepat yaitu terapi murottal lebih efektif dalam penurunan tingkat nyeri disminorea. Saran membuat program promosi kesehatan dengan cara melakukan kunjungan ke setiap sekolah SMP dan SMA di sekitar fasiltias kesehatan  untuk melakukan edukasi kesehatan terkait pengertian, dampak dan penanganan disminorea.
PANDANGAN PEMUKA AGAMA ISLAM DAN PERAWAT JIWA MENGENAI ANSIETAS PADA GEN-Z DI JAWA BARAT fatikha, evrilia sabella; Putri, Dinda Indika; Tiara, Ersa Ratmi; Putri, Eznelda Julia; Sari, Intan Yulia; Syarifi, Putri Nazwa; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38618

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan pemuka agama islam dan perawat jiwa mengenai ansietas pada Generasi-Z Jawa Barat, khususnya dalam konteks membahas stigma yang beredar di masyarakat yang menyatakan bahwa ansietas di kalangan Generasi-Z diakibatkan karena lemahnya iman pada diri. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana pandangan tokoh ahli dalam menanggapi stigma tersebut. Pandangan dari beberapa tokoh ahli di bidangnya akan berpengaruh pada perubahan stigma di masyarakat, serta proses pengobatan ansietas yang akan semakin mudah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara kepada pemuka agama dalam hal ini ustadz dan ustadzah sebanyak 2 orang dan 1 orang tenaga kesehatan bidang kejiwaan. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Indramayu Pondok Pesantren Darul Ma’rif dan Puskesmas Drunten Wetan. Instrumen digunakan adalah voice recorder sebagai alat perekam suara. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang didapatkan dari hasil wawancara. Sedangkan data sekunder yang berkaitan dengan teoritis didapatkan dari hasil telaah artikel jurnal dan publikasi terkait lainnya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemuka agama serta perawat jiwa tidak setuju akan stigma yang beredar di masyarakat. Menurut pandangan para ahli, dikatakan bahwa memang benar terdapat korelasi antara spiritual dan kecemasan, yaitu kegiatan spiritual dapat menurunkan kecemasan. Namun, penyebab dari ansietas sendiri bukanlah karena kurang iman pada individu, terdapat faktor penyebab karena modernisasi dan digitalisasi yang mendampingi kehidupan Generasi-Z. Penelitian ini menyoroti Generasi-Z sebagai subjek yang merasakan dampak dari stigma tersebut dan sudah lebih dahulu sadar serta siaga terhadap masalah kesehatan jiwa sudah sangat perlu menjadi agen perubahan yang secara bertahap dapat mengubah stigma.
PROGRAM PAHIT : SOLUSI MASALAH KESEHATAN DI DESA KAUMAN, KECAMATAN KAUMAN, KABUPATEN PONOROGO Aulia, Nungki Dwiandra; Devy, Shrimarti Rukmini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38683

Abstract

Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan kasus hipertensi yang sangat tinggi yakni pada tahun 2022 sebanyak 89.278 jiwa, sedangkan pada tahun 2020 hanya sebanyak 42.592 jiwa dan pada tahun 2021 sebesar 41.841 jiwa penderita. Kecamatan Kauman merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Ponorogo dengan penderita hipertensi sebesar 13.700 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan, menentukan prioritas masalah kesehatan, menganalisis akar penyebab masalah kesehatan, menentukan alternatif solusi, menyusun rencana implementasi program, dan mengimplementasikan program dalam program Praktik Kerja Lapangan (PKL) FKM UNAIR. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan sistem dengan jenis penelitian deskriptif observasional dan merupakan studi cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 523 orang dan sampel yang diambil sebanyak 125 orang dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Masalah kesehatan Desa Kauman yakni hipertensi dengan prioritas masalahnya yakni belum ada media penyuluhan yang dapat dimiliki oleh masyarakat karena jumlah variasi media promosi kesehatan yang tersedia masih monoton dan belum sepenuhnya tersalurkan dengan baik. Penentuan prioritas alternatif solusi dengan menggunakan metode MEER (Metodologi, Efektivitas, Efisiensi, Relevansi) yang sesuai permasalahan adalah Program TERHINDAR (Terbebas dari Hipertensi atau Darah Tinggi), yang terdiri dari tiga macam kegiatan yakni: SEHATI (Semangat Hidup Aktif Tanpa Hipertensi), TANJAP (Tangkal Hipertensi dengan Jaga Pola), dan PAHIT (Pintar Atasi Hipertensi).
EFEKTIVITAS PROGRAM BERANI DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PRA LANSIA & LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Novita, Yustin; Devy, Shrimarti Rukmini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38684

Abstract

Hipertensi termasuk salah satu penyakit tidak menular yang sering dijumpai di masyarakat, khususnya masyarakat pra lansia dan lansia. Menurut Profil Puskesmas Ngrandu pada tahun 2018-2022, hipertensi menjadi urutan tertinggi penyakit tidak menular dengan prevalensi mencapai 3.327 pasien. Program BERANI merupakan sebuah program inovasi yang dilaksanakan oleh Kelompok 9 PKL (Praktek Kerja Lapangan) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga tahun 2023 untuk meningkatkan pengetahuan, kemauan dan kemampuan pra lansia dan lansia dalam pengendalian hipertensi di Desa Sukosari. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan Program BERANI dalam meningkatkan pengetahuan pra lansia dan lansia penderita hipertensi di Desa Sukosari Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini termasuk dalam penelitian quasi experiment dengan design one group pre test post test pada pengetahuan pra lansia dan lansia terkait penyakit hipertensi. Populasi dalam penelitian sejumlah 165 orang dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang dan sasaran dari kegiatan Program BERANI sebanyak 15 orang penderita hipertensi. Berdasarkan nilai rata-rata pre test dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan pada pra lansia dan lansia sebesar 13,78. Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas Program BERANI berdasarkan hasil uji statistik paired t-test dengan nilai p-value = 0,00125 (p < 0,05). Berdasarkan uji statistik disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada pengetahuan pra lansia dan lansia sehingga Program BERANI ialah program yang efektif dalam pengendalian hipertensi pada pra lansia dan lansia di Desa Sukosari Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Melalui penyuluhan kesehatan pada Program BERANI dapat meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi sehingga memberikan dampak positif terkait sikap pra lansia dan lansia dalam pengendalian hipertensi.
PENGARUH EDUKASI KELAS CALON PENGANTIN (KECAPI) TERHADAP PENGETAHUAN KADER DESA SOMOROTO Fitria, Dhesta Nanda Noer; Devy, Shrimarti Rukmini; Arini, Shintia Yunita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38685

Abstract

Di Indonesia masih terdapat permasalahan terkait kesehatan reproduksi yang terlihat dari jumlah angka kematian ibu (AKI) yang tinggi. Penyebab jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) yang tinggi adalah minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Bagi pasangan yang akan menikah harus mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan program kehamilan. Saat ini masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya memahami pentingnya keadaan pada saat sebelum terjadinya proses konsepsi (pre-conception phase). Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan terkait keadaan prakonsepsi yang disebabkan karena tidak adanya penyuluhan kepada calon pengantin. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan peran serta kader untuk memberikan edukasi pada calon pengantin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi Kelas Calon Pengantin (KECAPI) terhadap pengetahuan kader di Desa Somoroto. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Analisis hasil penelitian ini menggunakan uji Paired t-test 95% dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Kegiatan ini diikuti oleh 7 orang yang terdiri dari kader, bidan desa, dan modin (Kaur Keagamaan). Hasil penelitian ini menunjukkan p-value 0,005664 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kader sebelum dan sesudah mengikuti edukasi Kelas Calon Pengantin (KECAPI) yakni ada peningkatan pengetahuan kader setelah mengikuti edukasi. Simpulan pada penelitian ini yakni terdapat pengaruh edukasi Kelas Calon Pengantin (KECAPI) terhadap pengetahuan kader Desa Somoroto.
PENGEMBANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA TRISONO DENGAN P-PROCESS Andini, Tiara; Devy, Shrimarti Rukmini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38686

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang saat ini menjadi prioritas kesehatan secara global. Pencegahan hipertensi pada masyarakat pra-lansia dan lansia di Desa Trisono belum efektif karena kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan hipertensi. Metode penelitian yang menggunakan jenis penelitian quasi experimental yang menggunakan desain pre-test dan post-test. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik total sampling. Sasaran dari penelitian ini adalah pra-lansia (45-59 tahun) dan lansia (≥60 tahun) yang menderita hipertensi di Desa Trisono yang berjumlah 42 orang. Adapun metode pengumpulan data dengan dengan metode kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan metode kualitatif dilakukan melalui in-depth interview dan Focus Group Discussion yang dianalisis dengan teori P-Process. Berdasarkan hasil dari perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test (dari negative ranks), maka nilai Z yang diperoleh sebesar -4,685 dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 dimana kurang dari batas kritis yaitu 0,05, sehingga Ha diterima (ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi). Pengembangan media promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat pra-lansia dan lansia penderita hipertensi, serta membantu kader dan tenaga kesehatan dalam melakukan KIE kepada pra-lansia dan lansia mengenai cara mencegah hipertensi. Diperlukannya penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang media promosi kesehatan pada perubahan perilaku masyarakat pra-lansia dan lansia dalam mencegah hipertensi.
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP KESTABILAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI PANTI REHABILITASI SOSIAL LANJUT USIA KARAWANG 2024 Putri, Meyliana; Azhari, Zahrah; Sartika, Aprilina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38722

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang semakin meningkat prevalensinya, terutama di kalangan lansia. DM dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius yang mempengaruhi kualitas hidup penderita, seperti penyakit jantung, gangguan penglihatan, dan masalah pada sistem saraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh senam kaki terhadap kestabilan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes mellitus di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Karawang. Metode yang digunakan adalah desain quasi eksperimental dengan melibatkan 30 lansia sebagai sampel, yang diambil melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur kadar gula darah sebelum dan setelah intervensi senam kaki yang dilakukan tiga kali seminggu selama satu minggu. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan pada kadar gula darah peserta setelah mengikuti senam kaki, dengan nilai p = 0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh positif dari intervensi ini. Penelitian ini menemukan bahwa senam kaki tidak hanya meningkatkan sirkulasi darah dan kekuatan otot, tetapi juga membantu dalam pengelolaan kadar gula darah. Dengan demikian, senam kaki dapat menjadi pilihan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan lansia. Simpulan dari penelitian ini adalah senam kaki terbukti efektif dalam menstabilkan kadar gula darah pada lansia dengan diabetes mellitus, sehingga dianjurkan sebagai salah satu program rehabilitasi non-farmakologi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT : STUDI KASUS DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA TAHUN 2024 nabilla, muthia; Irianti, Sri; Herniwanti, Herniwanti; Dewi, Oktavia; Susanti, Nurvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38781

Abstract

Pengelolaan limbah medis layanan kesehatan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi lingkungan dari risiko pencemaran. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kelola Limbah (Sikelim) Kementerian Kesehatan, hanya 16,1% Puskesmas di Kabupaten Kampar yang telah melakukan pemilahan limbah medis sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah medis di Puskesmas Bangkinang Kota. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif, penelitian ini melibatkan 13 informan, termasuk kepala Puskesmas, penanggung jawab kesehatan lingkungan, petugas kesehatan di setiap unit penghasil limbah medis, dan petugas kebersihan. Aspek yang diteliti mencakup sumber daya manusia dan sarana prasarana, proses pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, tempat penampungan sementara, pemusnahan, dan kejadian tertusuk limbah padat tajam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Bangkinang Kota masih belum memenuhi standar, ditandai dengan kurangnya kualifikasi pendidikan petugas kesehatan lingkungan, ketidakteraturan pengumpulan limbah medis di lokasi, serta ketiadaan jalur khusus pengangkutan limbah dan tempat penampungan sementara yang sesuai dengan Permen LHK No.56/2015. Kesimpulannya, pengelolaan limbah medis di Puskesmas ini perlu diperbarui agar tidak menimbulkan risiko penyakit. Disarankan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar memperbarui kebijakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pengelolaan limbah medis di Puskesmas Bangkinang Kota guna mencegah penularan penyakit dan memenuhi persyaratan teknis serta mengikuti kebijakan nasional dalam pengelolaan limbah layanan kesehatan yang aman sebagai bagian dari upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).  
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA TAHUN 2024 Rahmi, Rawdhotul; Irianti, Sri; Herniwanti, Herniwanti; Dewi, Oktavia; Alamsyah, Agus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38782

Abstract

Diare menjadi penyebab kematian terbesar pada anak balita Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2021 diare merupakan penyakit utama yang menyebabkan kematian pada balita di seluruh dunia dan menyebabkan 525.000 balita meninggal setiap tahunnya, sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota tercatat proporsi diare sebanyak 8,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2024. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 812 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota dengan sampel sebanyak 153 ibu balita yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p value=0,010), sikap (p value=0,024), tindakan (p value=0,006), perilaku cuci tangan (p value=0,001), akses air minum (p value=0,000), pekerjaan (p value=0,006), dengan kejadian diare pada balita. Secara kualitatif mayoritas responden menyatakan penggunaan jamban sudah baik dan banyak responden yang telah menggunakan jamban sesuai dengan syarat kesehatan dan perilaku orangtua balita dalam pembuangan pempers sekali pakai termasuk kategori buruk. Kesimpulannya, variabel akses air minum menjadi faktor dominan yang paling mempengaruhi dalam kejadian diare pada balita. Disarankan setiap kepala keluarga berperan memastikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) para anggota keluarganya melalui pengelolaan air minum dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) agar terhindar dari penyakit diare.