cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PANGAN FUNGSIONAL “PERMEN JELLY” AKAR ALANG-ALANG KAJIAN KONSENTRASI KARAGENAN DAN KONSENTRASI ASAM SITRAT Rahmani, Rahmani; Mahpolah, Mahpolah; Nurhayati, Serli Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51785

Abstract

Pangan fungsional adalah makanan atau komponen makanan yang menyediakan nutrisi penting tubuh untuk menjaga pertumbuhan/perkembangan normal tubuh. Selain itu pangan fungsional mengandung komponen bioaktif yang dapat meningkatkan kesehatan atau memberikan efek fisiologis yang diinginkan serta memiliki rasa dan tekstur yang enak untuk dikonsumsi. Berbagai senyawa fitokimia membentuk kandungan akar alang-alang, termasuk saponin, flavonoid, fenol, glikosida, dan kumarin. Ini belum termasuk zat gizi seperti serat, karbohidrat, asam lemak, magnesium, zat besi, dan kalsium yang turut menyumbang pada khasiat akar alang-alang. Permen jelly adalah salah satu jenis permen yang disukai semua umur karena memilki sifat yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsetrasi karagenan dan asam sitrat yang tepat untuk menghasilkan permen jelly berbasis akar alang-alang dengan kualitas terbaik secara sifat fisik, kimia dan organoleptik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen murni menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktorial yaitu konsentrasi asam sitrat (0,5% dan 1%) dan konsentrasi karagenan (5%, 7,5%, dan 10%) yang diulang sebanyak 3 kali. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer dan uji statistisk Two Way Anova untuk kadar air dan kadar abu, sedangkan uji Friedment untuk organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa), serta untuk pemilihan perlakuan terbaik digunakan metode De-Garmo (uji pembobotan) yang akan di uji aktivitas antioksidan (IC50). Hasil penelitian menunjukkan permen jelly alang-alang konsentrasi karagenan 5% dan asam sitrat 0,5% merupakan perlakuan terbaik dengan kadar air 10,8% dan kadar abu 1,51% dengan nilai daya terima organoleptik warna=5,20, aroma=4,64, tekstur/kekenyalan=4,88 dan rasa=4,96 serta memiliki aktivitas antioksidan (IC50) sebesar 131,16 ppm.
MINDFULNESS DAN SPIRITUALITAS DALAM PENERIMAAN DIRI DAN HARAPAN PADA DEWASA MUDA DENGAN GLAUKOMA : TINJAUAN LITERATUR Pontoh, Nur Annisa Cahyani; Kusumawati, Wiwik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51834

Abstract

Glaukoma merupakan penyakit neuropati optik progresif yang menyebabkan gangguan penglihatan permanen dan memengaruhi aspek fisik, psikologis, serta spiritual pasien. Pasien dewasa muda dengan glaukoma menghadapi tantangan besar dalam proses penerimaan diri dan pembentukan harapan. Mindfulness dan spiritualitas berpotensi membantu proses adaptasi terhadap penyakit kronik ini. Artikel sederhana ini bertujuan untuk meninjau literatur terbaru tentang hubungan antara mindfulness, spiritualitas, penerimaan diri, dan harapan pada pasien dewasa muda dengan glaukoma. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada database PubMed, dan Google Scholar menggunakan kata kunci ‘glaucoma’, ‘mindfulness’, ‘spirituality’, ‘phenomenology’, ‘acceptance’, dan ‘hope’ (periode 2020-2025). Sebanyak artikel relevan dianalisis secara tematik. Hasil: Mindfulness terbukti menurunkan stres dan tekanan intraokular serta meningkatkan kesejahteraan emosional. Studi fenomenologis menunjukkan tema adaptasi, ketidakpastian, dan harapan dalam menghadapi glaukoma. Namun, literatur yang mengaitkan spiritualitas dengan penerimaan diri dan harapan masih terbatas. Simpulan: Mindfulness dan spiritualitas memiliki potensi besar dalam mendukung proses penerimaan diri dan harapan pasien glaukoma dewasa muda. Penelitian fenomenologis mendalam masih diperlukan untuk memahami pengalaman subjektif ini secara lebih komprehensif.
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR PEKERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI Iasyah, Alifia Nezaluna Amalia; Irwanto, Bian Shabri Putri; Ernawati, Meirina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51849

Abstract

Konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yangmemiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Pekerja konstruksi seringkali menghadapi berbagai hal seperti menghadapi beban kerja fisik berat, jam kerja panjang, serta kondisi lingkungan yang menantang, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan kerja. Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh pekerja konstruksi, yang dapat berdampak pada penurunan kinerja dan peningkatan risiko kecelakaan kerja. Salah satu faktor yang berperan penting dalam timbulnya kelelahan kerja adalah kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi melalui pendekatan literature review. Artikel ilmiah yang dianalisis berasal dari berbagai sumber seperti Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SINTA, dan Scopus dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021–2025). Hasil peninjauan menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan meningkatnya tingkat kelelahan pada pekerja konstruksi. Faktor-faktor seperti kelelahan fisik, tekanan psikologis, kondisi lingkungan kerja, serta gaya hidup turut mempengaruhi kualitas tidur pekerja. Kelelahan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada gangguan kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, manajemen proyek perlu memperhatikan kualitas tidur sebagai bagian dari strategi pencegahan kelelahan kerja di sektor konstruksi.
PENERAPAN POSITIVE SELF TALK THERAPY DALAM MENGATASI HARGA DIRI RENDAH KRONIS Karame, Verra; Molintao, Winarsi; Kairupan, Michelle; Lasut, Nike Rossario
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51872

Abstract

Harga diri merupakan faktor utama penentu kesehatan jiwa manusia. Harga diri rendah ialah perasaan yang negatif terhadap diri sendiri yang menyebabkan individu kehilangan kepercayaan diri, munculnya sifat pesimis, serta merasa tidak berharga dalam kehidupannya. Positive self talk therapy merupakan terapi berbicara hal-hal baik atau positif terhadap diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan positive self talk therapy dalam mengatasi masalah harga diri rendah kronis. Terapi ini bertujuan untuk membantu klien memiliki pola pikir dan persepsi yang lebih baik terhadap diri sendiri sehingga membantu meningkatkan harga diri klien karena harga diri sangat bergantung pada pola pikir dan persepsi atau penilaian terhadap diri sendiri. Sebelum diberikan terapi self talk positif, klien mengatakan bahwa dirinya tidak berguna, tidak mempunyai keahlian, dan takut ditinggalkan oleh istrinya. Setelah diberikan terapi, klien mengatakan bahwa ia merasa lebih tenang setelah mengikuti latihan positive self talk therapy dan meyakini bahwa semua orang berguna dan mempunyai keahlian masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi positive self talk therapy terbukti efektif dalam mengatasi masalah harga diri rendah. Diharapkan positive self talk therapy dijadikan sebagai salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada pasien yang mengalami kecemasan, memiliki sifat pesimis, ketidakpercayaan diri, dan harga diri rendah.
PERBANDINGAN EFIKASI, KEAMANAN, DAN EFISIENSI PULSED FIELD ABLATION (PFA) DAN THERMAL ABLATION PADA PASIEN FIBRILASI ATRIUM : TINJAUAN LITERATUR Hafizh, Ahmad Fauzan; Darwis, Iswandi; Febriani, Wiwi; Saragih, Pieter
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51876

Abstract

Fibrilasi atrium (Atrial Fibrillation, AF) merupakan aritmia supraventrikular yang paling umum ditemui dalam praktik klinis dan memiliki risiko komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Terapi ablasi kateter telah menjadi pendekatan utama untuk kontrol irama pada pasien dengan AF yang tidak respons terhadap terapi farmakologis. Ablasi termal konvensional, seperti radiofrequency ablation (RFA) dan cryoballoon ablation (CBA), telah digunakan secara luas namun memiliki keterbatasan terkait risiko cedera pada struktur nontarget. Pulsed field ablation (PFA) hadir sebagai teknologi baru dengan profil keamanan yang lebih baik berkat mekanisme nontermal nya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan efikasi, keamanan, dan efisiensi PFA dengan ablasi termal berdasarkan data dari studi klinis yang relevan. Tinjauan literatur ini menggunakan metode narrative review dengan meninjau studi dari hasil penelusuran pada 3 database utama yaitu PubMed, ScienceDirect, dan MDPI dengan rentang studi 5 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelusuran, didapatkan 5 artikel yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa PFA noninferior dibandingkan ablasi termal dalam hal keberhasilan mempertahankan irama sinus jangka panjang, dan dalam beberapa studi menunjukkan hasil yang superior. PFA juga menunjukkan keunggulan dalam efisiensi prosedur dan profil keamanan, khususnya dalam menurunkan komplikasi neurologis dan kerusakan struktur sekitar atrium. Meskipun demikian, data jangka panjang dan studi dari populasi negara berkembang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dan implementasi PFA secara lebih luas di berbagai sistem layanan kesehatan.
HUBUNGAN MOTIVASI LANSIA DAN KEPATUHAN KONTROL HIPERTENSI TERHADAP SELF MANAGEMENT HIPERTENSI DI PUSKESMAS KELURAHAN CIRACAS Balqies, Salsyabila TSaniya; Silviani, Nadhia Elsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51921

Abstract

Hipertensi tidak terkontrol karena kurangnya motivasi terhadap self management hipertensi yang baik, berdasarkan Kemenkes terdapat kesenjangan antara jumlah responden yang terdeteksi hipertensi dengan jumlah responden yang melakukan kunjungan ulang (Kontrol) ke fasilitas pelayanan kesehatan, pada lansia diperoleh data yang terdiagnosa adalah 22,9% dan yang melakukan kunjungan ulang (kontrol) 11% . Berdasarkan survei Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada 2023 ada 8% penduduk Indonesia usia diatas 15 tahun ke atas yang terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi. Jika dipecahkan per wilayah, DKI Jakarta memiliki proporsi penduduk dengan hipertensi terbanyak, yaitu mencapai 12,6%. Kota Jakarta Timur menempati urutan kedua dengan jumlah kasus hipertensi sebanyak 6.342 kasus. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan motivasi lansia dan kepatuhan kontrol terhadap self management hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Spearman. Instrumen yang digunakan adalah TMQ (Treatment Motivation Questionaire) dan kuisioner HSMBQ (Hypertension Self Management Behaviour Questionaire dengan jumlah sampel 105 responde. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi dengan self management hipertensi (p = 0,001), dimana lansia dengan motivasi tinggi cenderung memiliki kemampuan self management yang lebih baik. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kepatuhan kontrol hipertensi dengan self management (p = 0,127). Motivasi berperan penting dalam meningkatkan self managemenr  hipertensi pada lansia, sedangkan kepatuhan kontrol hipertensi tidak selalau berbanding lurus dengan kemampuan self management hipertensi.
PENGARUH NON-STEROIDAL ANTI-INFLAMMATORY DRUG TERHADAP KEPARAHAN PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA PASIEN DEWASA : LITERATURE REVIEW Novtariansyah, Muhammad Wildan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51931

Abstract

Penyakit ginjal kronik (CKD) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global dengan prevalensi yang terus meningkat. Salah satu faktor penting yang diduga memperburuk keparahan CKD adalah penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yang sering digunakan untuk mengatasi nyeri pada pasien dengan komorbid kronik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara penggunaan NSAID dengan keparahan CKD berdasarkan bukti terkini melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan pencarian artikel pada database PubMed/Medline menggunakan kata kunci terkait “NSAID” dan “Chronic Kidney Disease”, dengan kriteria publikasi lima tahun terakhir, berbahasa Inggris, dan open access. Dari hasil penelusuran, diperoleh enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari dua studi kohort prospektif, satu kohort retrospektif, dua systematic review dan meta-analisis, serta satu literature review. Hasil telaah menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan NSAID dengan peningkatan risiko penurunan eGFR, perburukan CKD, dan kejadian acute on chronic kidney injury. Risiko nefrotoksisitas meningkat seiring durasi dan dosis NSAID yang lebih tinggi, serta bervariasi antarjenis obat, di mana etoricoxib menunjukkan efek nefrotoksik paling kuat dan ibuprofen terendah. Meskipun beberapa studi menyatakan tidak ada hubungan bermakna pada dosis rendah dan durasi singkat, bukti konsisten menunjukkan peningkatan risiko pada penggunaan kronik. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara penggunaan NSAID dengan keparahan CKD, sehingga diperlukan pemantauan fungsi ginjal dan penyesuaian dosis pada penggunaannya, terutama pada pasien dengan faktor risiko ginjal.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PINANG SEBAGAI ALTERNATIF OBAT KUMUR Lewa, Irma B. Hi; Adrafin, Vin-Vin; Umagapi, Sulistiawati; Muhammad, Kisah Indah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51934

Abstract

Isu mengenai kesehatan gigi dan mulut masih merupakan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, yang ditunjukkan oleh tingginya kasus karies dan penyakit gusi (gingiva). Kondisi ini seringkali berakar dari minimnya kesadaran akan pentingnya higiene oral. Sebagai langkah alternatif, bahan alami seperti biji pinang (Areca catechu L.) dapat dimanfaatkan. Biji pinang dikenal mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin yang memiliki sifat antiseptik dan antibakteri. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan obat kumur yang menggunakan ekstrak biji pinang sebagai solusi untuk menjaga kesehatan oral. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif analitik dengan desain eksperimental cross-sectional. Pengujian yang dilakukan meliputi uji organoleptik, penentuan derajat keasaman (pH), dan pengujian daya hambat antibakteri terhadap bakteri mulut menggunakan teknik difusi sumuran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga formula (F1 2,5%; F2 5%; F3 7,5%) memiliki karakteristik yang sesuai, yaitu berbentuk cairan dengan aroma mint dan memiliki pH 6. Formula-formula ini menghasilkan zona hambat masing-masing sebesar 4,5 mm, 5,5 mm, dan 6,5 mm. Secara spesifik, Formula 3 (F3) menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi. Disimpulkan bahwa ekstrak biji pinang memiliki potensi besar untuk dijadikan bahan alami yang efektif dalam formulasi obat kumur untuk perawatan oral rutin.
PEMBERIAN TERAPI MURROTAL AL-QUR’AN SURAH AR- RAHMAN UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS : LAPORAN KASUS Yuliani, Nurwahida; Ruhyanudin, Faqih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51955

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga psikologis, seperti timbulnya kecemasan akibat komplikasi, pengobatan jangka panjang, dan perubahan gaya hidup. Kecemasan yang tidak teratasi dapat memperburuk kontrol glukosa darah. Pendekatan spiritual, salah satunya melalui terapi murottal Al-Qur’an, dapat memberikan efek relaksasi yang menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk Melaporkan penerapan terapi murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien dengan diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan desain case report pada satu pasien dengan diagnosis diabetes melitus tipe 2 yang mengalami kecemasan sedang berdasarkan instrumen Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Penelitian dilakukan pada satu subjek yaitu lansia laki- laki berusia 68 tahun yang mengalami diabetes melitus, bertempat di rumah sakit Daerah Dr. Saiful Anwar Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kusioner.. Intervensi dilakukan dengan memperdengarkan murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman selama 10-16 menit, sekali sehari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan ZSAS. Setelah dilakukan terapi murottal, terjadi penurunan skor kecemasan. Pasien juga melaporkan perasaan lebih tenang, peningkatan kualitas tidur, dan berkurangnya gejala ketegangan serta kekhawatiran.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DESAIN STASIUN KERJA DAN KARAKTERISTIK KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (STUDI DI PT. LEN INDUSTRI BANDUNG) Putri, Wulandari Anggraini; Mahima, A.A.Gede Kenas Alvaro; Tualeka, Abdul Rohim
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51986

Abstract

Produktivitas kerja di sektor manufaktur sering dipengaruhi oleh faktor ergonomi dan karakteristik individu karyawan, sehingga ketidaksesuaian desain stasiun kerja dapat menimbulkan keluhan fisik yang berdampak pada penurunan kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara desain stasiun kerja dan karakteristik karyawan terhadap produktivitas kerja di PT. Len Industri Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional pada seluruh populasi karyawan divisi Information System gedung A, yaitu 32 orang yang dipilih dengan metode total sampling. Variabel independen meliputi desain stasiun kerja (meja, kursi, monitor, keyboard, mouse) serta karakteristik individu (usia, jenis kelamin, durasi penggunaan komputer, riwayat penyakit tulang, postur kerja, konsumsi air minum), sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dengan penilaian postur menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan desain stasiun kerja berdasarkan lembar observasi OSHA 2018. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain stasiun kerja memiliki hubungan signifikan dengan produktivitas kerja (p = 0,000). Selain itu, karakteristik individu seperti durasi penggunaan komputer (p = 0,000), riwayat penyakit tulang (p = 0,003), dan postur kerja (p = 0,018) juga berhubungan signifikan, sedangkan usia, jenis kelamin, dan konsumsi air tidak berhubungan bermakna. Disimpulkan bahwa desain stasiun kerja yang ergonomis dan penyesuaian dengan kondisi fisik karyawan berperan penting dalam meningkatkan produktivitas.