cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 522 Documents
Pendampingan Budidaya Tanaman Anggur di Daerah Kering pada Kelompok Tani “Patuh Bersama” di Desa Penyangga Sukadana, KEK Mandalika, Lombok Tengah Dori Kusuma Jaya; Lolita Susilowati; Fahrudin Fahrudin; Zuhdiyah Iemaaniah; Siska Selvia
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1480

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dan memberikan pengalaman kepada masyarakat tani di daerah Montong Tekot, Desa Sukadana dalam membudidayakan tanaman anggur di lahan kering yang tak produktif. Rangkaian kegiatan pendampingan ini meliputi koordinasi dengan mitra, persiapan dan pengolahan media tanam, persiapan bibit, penanaman, pemupukan, perawatan, dan evaluasi kegiatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan 10 anggota kelompok tani “Patuh Bersama”. Sebanyak 9 dari 10 sangat antusias dan berperan aktif dalam mengikuti kegiatan pendampingan dan menerima kunjungan dari tim pengabdian masyarakat Universitas Mataram. Melalui observasi dan evaluasi, sekitar 90% peserta tergolong puas dengan pengalaman pendampingan budidaya tanaman anggur yang diberikan. Sangat penting pula diketahui bahwa pertumbuhan vegetatif tanaman anggur tumbuh dengan baik yang ditandai dengan bertambah tingginya tanaman dengan rata-rata lebih dari 50 cm dan berkembangnya sulur tanaman dalam waktu sekitar 1 bulan. Diharapkan program budidaya tanaman anggur ini menjadi salah satu program strategis jangka panjang berkelanjutan karena sangat potensial dikembangkan di daerah beriklim kering yang mendukung kebutuhan kawasan pariwisata KEK Mandalika. Coaching of Grape Cultivation in Semi-Arid Areas to the Farmer Group “Patuh Bersama” in Desa Penyangga Sukadana, Mandalika Special Economic Zone, Central Lombok  This community service aims to assist and provide experience to the farmer community in the Montong Tekot area, Sukadana Village in cultivating grapes on dry, unproductive land. This series of coaching activities includes coordination with partners, preparation and processing of planting media, seed preparation, planting, fertilizing, maintenance and evaluation of activities. The method used was Participatory Rural Appraisal (PRA) which involved 10 members of the "Patuh Bersama" farmer group. As many as 9 out of 10 were very enthusiastic and played an active role in participating in coaching activities and receiving visits from the Mataram University community service team. Through observation and evaluation, around 90% of participants were satisfied with the grape cultivation assistance experience provided. It is also very important to know that the vegetative growth of grape plants is growing well, which is indicated by the increase in plant height by an average of more than 50 cm and the development of plant tendrils in about 1 month. It is hoped that this grape cultivation program will become one of the long-term sustainable strategic programs because it has great potential to be developed in dry climate areas that support the needs of the Mandalika SEZ tourism area.  
Sosialisasi Dan Edukasi Politik Dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Umum 2024 Kepada Masyarakat Desa Rodaya Kalimantan Barat Abunawas, Abunawas
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1412

Abstract

Pemilihan umum (Pemilu) adalah pesta demokrasi bangsa Indonesia, yang menitikberatkan kekuasaan sepenuhnya di tangan rakyat, melalui wakil-wakilnya yang duduk di legislatif baik di pusat maupun daerah provinsi dan kabupaten/kota. Calon-calon pemilih tetap untuk pemilu 2024, telah didaftarkan pada kantor desa yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pembelajaran politik bagi masyarakat Indonesia, merupakan tanggung jawab pemerintah melalui badan pengawas pemilu (bawaslu) dan panwaslu (panitia pengawas pemilu) yang berada di wilayah kabupaten dan kecamatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  (PKM) terkait sosialisasi dan edukasi politik dalam pesta demokrasi Pemilu 2024 ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sehingga dapat berpartisipasi aktif secara kualitatif dan kuantitatif dalam pemilu 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh sebanyak 30 orang peserta yang merupakan daftar pemilih tetap dari desa Rodaya, masing-masing dari kampung Baya, Segiro dan Sedane. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi terkait teknis dalam pemilu 2024 serta etika bersikap di media sosial demi terselenggaranya pemilu yang aman dan damai tanpa konflik yang berarti antar sesama konstituen atau pemilih. Berdasarkan monitoring selama kegiatan dan evaluasi di akhir kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat tinggi, rasa keingintahuan serta keberhasilannya dalam menyimak materi yang disampaikan terindikasi pada jawaban-jawaban yang diberikan sangat memuaskan. Sebanyak 5 pertanyaan uraian yang diberikan secara tertulis mampu dijawab oleh ke 30  peserta kegiatan tersebut. Socialization and Political Education in the 2024 General Election Democracy Party for the People of Rodaya Village, West Kalimantan  General elections (Pemilu) are a democratic celebration of the Indonesian nation, which emphasizes complete power in the hands of the people, through their representatives who sit in the legislature both at the center and in provincial and district/city areas. Prospective voters for the 2024 general election have been registered at village offices spread across all provinces in Indonesia. Political learning for the Indonesian people is the responsibility of the government through the election supervisory body (bawaslu) and panwaslu (election supervisory committee) located in the districts and sub-districts. Community service activities (PKM) related to socialization and political education in the 2024 election democratic party, aim to increase public knowledge and understanding so that they can actively participate qualitatively and quantitatively in the 2024 election. This activity was attended by 30 participants who were part of the voter list remains from Rodaya village, each from Baya, Segiro and Sedane villages. Activities were carried out using lecture and discussion methods related to technical matters in the 2024 election as well as ethical behavior on social media in order to hold safe and peaceful elections without significant conflict between fellow constituents or voters. Based on monitoring during the activity and evaluation at the end of the activity, it showed that community participation in this activity was very high, their curiosity and success in listening to the material presented was indicated by the answers given which were very satisfying. A total of 5 descriptive questions given in writing were able to be answered by the 30 participants in the activity.
Pelatihan Digital Marketing Produk UMKM Dengan Mengoptimalkan Media Sosial Dan Adsense di Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Zulkarnain, Ismail Abdurrozzaq; Az-Zahra, Rifqi Rahmatika; Astuti, Arin Yuli
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1324

Abstract

Kota Ponorogo, yang terletak di Jawa Timur, memiliki populasi hampir mencapai 1 juta jiwa, menciptakan potensi yang besar untuk pengembangan produk UMKM. Namun, meskipun demikian, produk-produk UMKM di Ponorogo belum sepenuhnya terserap dengan baik di pasar. Data dari pemerintah daerah Ponorogo menunjukkan bahwa hanya sekitar 5,5% dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mampu berkembang. Salah satu contoh nyata dapat ditemukan di Desa Duri, yang terletak di kecamatan Slahung Ponorogo, dimana mayoritas penduduknya berprofesi atau bergerak dalam sektor UMKM. Hasil wawancara di Desa Duri menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi kesulitan dalam mempromosikan produk mereka, yang kemudian berdampak pada penurunan pendapatan mereka. Kurangnya pengetahuan teknologi juga menjadi hambatan, terutama dalam menjual produk melalui platform marketplace. Untuk meningkatkan taraf UMKM di Desa Duri, kami, sebagai tim pengabdi, berupaya untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas produk UMKM tersebut. Salah satu cara yang kami terapkan adalah dengan memberikan pelatihan dalam pengoptimalan Digital Marketing. Penggunaan Digital Marketing diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dengan meningkatkan penjualan produk UMKM dan pada gilirannya, dapat menjadi pendorong ekonomi masyarakat Ponorogo, khususnya di Desa Duri, Slahung Ponorogo. Digital Marketing Training for MSME Products by Optimizing Social Media and Adsense in Slahung District, Ponorogo Regency The city of Ponorogo, which is located in East Java, has a population of almost 1 million people, creating great potential for developing MSME products. However, despite this, MSME products in Ponorogo have not been fully absorbed in the market. Data from the Ponorogo regional government shows that only around 5.5% of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are able to develop. One concrete example can be found in Duri Village, which is located in the Slahung sub-district, Ponorogo, where the majority of the population work or are engaged in the MSME sector. The results of interviews in Duri Village show that MSMEs face difficulties in promoting their products, which then results in a decrease in their income. Lack of technological knowledge is also an obstacle, especially in selling products through marketplace platforms. To improve the level of MSMEs in Duri Village, we, as a service team, are trying to provide training to improve the quality of these MSME products. One way that we implement is by providing training in Digital Marketing optimization. It is hoped that the use of Digital Marketing can provide great benefits by increasing sales of MSME products and, in turn, can become an economic driver for the people of Ponorogo, especially in Duri Village, Slahung Ponorogo..  
Analisis Peranan Usaha Pembenihan Bibit Ikan Lele Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Jorong Taratak Baru Nagari Padang Laweh Selatan Dewi, Ika Pharma; Ikhsan , Muhammad; Nando, Rianto Firman; Ramadhana, Aldo; Gunawan , Muhammad Rasyad; Orlanda, Pisha; Zainal , Hafiz
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1381

Abstract

Kegiatan usaha pembenihan pada awalnya dilaksanakan sebagai usaha untuk memperkenalkan adanya ikan lele kepada masyarakat dan pembudidaya ikan di Sijunjung dan sekitarnya, yang pada saat itu belum banyak masyarakat membudidayakan ikan lele. Dalam hal ini digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif adalah metode yang memberikan gambaran umum, sistematik, deskriptif, dan nyata. Masalah yang terdapat pada program pembenihan yaitu masalah banyaknya bibit ikan lele yang mati dalam hal yang pertama yaitu ukuran daya tampung kolam terhadap banyaknya jumlah bibit yang akan di masukan, yang kedua, pemberian pakan bibit yang berlebihan yang dapat menyebabkan bibit ikan mati karena pakan yang tersisa yang menyebabkan air kolam menjadi kotor. Dalam mempersiapkan kolam harus memiliki wadah kolam yang dapat mempertahankan kuantitas dan kualitas air media, terbebas dari predator, hama dan penyakit ikan serta mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan didalam kolam. Pembenihan ikan lele ini ini juga termasuk kegiatan yang sulit dilakukan, tetapi bisa dilakukan ditempat yang sempit atau tempat yang tidak terlalu luas, sehinnga bisa dilakukan di tempat manapun. Analysis of the Role of Catfish Seed Hatchery Bussiness on Community Welfare in Jorong Taratak Baru Nagari Padang Laweh Selatan Abstract The hatchery business activity was initially carried out as an effort to introduce catfish to the community and fish cultivators in Sijunjung and its surroundings, where, at that time, not many people cultivated catfish. In this case, the descriptive method is used with a qualitative approach. Descriptive method is a method that provides an overview, systematic, descriptive, and real. The problem in the hatchery program is the problem of the large number of catfish seeds that die in the first case, namely the size of the pond's capacity for the number of seeds to be input; secondly, excessive feeding of seeds, which can cause fish seeds to die due to the remaining feed. Which causes pool water to become dirty. The initial stage, in this case, starts from the preparation of the pond and the selection of eggs and nursery. This catfish hatchery is also a difficult activity, but it can be done in a narrow place or a place that is not too wide, so it can be done anywhere.
Writing Clinic Program Untuk Meningkatkan Writing Skills Siswa Dalam Ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Sukroyanti, Baiq Azmi; Herayanti, Lovy; Prayogi, Saiful; Habibi, H; Pangga, Dwi; Nayla, Elma Syafira
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1398

Abstract

Writing skills dalam mengikuti ajang OPSI sangat penting karena kompetisi ini melibatkan berbagai tahapan yang memerlukan kemampuan menulis yang baik. Mulai dari penyusunan proposal penelitian, laporan penelitian, hingga presentasi hasil penelitian, semua tahap tersebut memerlukan kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, terstruktur, dan persuasif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  membantu siswa dalam meningkatkan skil menulis melalui program Writing Clinic. Metode yang digunakan yakni pelatihan yang terdiri dari tahapan penyampaian materi offline terkait dengan tips dan trik yang efektif penulisan karya ilmiah, diskusi offline, konsultasi online, dan evaluasi. Program ini di ikuti oleh 42 siswa pilihan yang berasal dari sekolah mitra yakni SMPN 1 Skara, Lombok Timur. Hasil kegiatan ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa siswa merespon positip (65% siswa sangat puas dan 35% puas) dan menjadi lebih termotivasi untuk mencoba menulis karya ilmiah. Satu kelompok karya ilmiah yang telah lulus tingkat provinsi semakin optimis menjadi juara di tingkat nasional. Implikasi kegiatan ini menghasilkan adanya MoA sebagai dukungan tertulis dari sekolah dalam hal pembimbingan karya tulis ilmiah. Kedepannya, teknis pelaksanaan kerjasama ini dapat menjadi acuan dalam mengintensifkan ajang lomba olimpiade lainnya yang sejenis. Writing Clinic Program to Improve Students' Writing Skills in the Indonesian Student Research Olympiad (OPSI) Writing skills in participating in OPSI are crucial because this competition involves various stages that require good writing abilities. Starting from the preparation of research proposals, research reports, and research presentations, all of these stages demand the ability to convey information clearly, coherently, and persuasively. This community service aims to assist students in enhancing their writing skills through the Writing Clinic program. The method used includes training consisting of offline material delivery on effective tips and tricks for academic writing, offline discussions, online consultations, and evaluations. This program was attended by 42 selected students from partner schools, namely SMPN 1 Skara, East Lombok. The results of this activity show that students responded positively (95% of students were very satisfied, and 5% were satisfied) and became more motivated to attempt writing academic papers. One academic paper group that has advanced to the provincial level is now more optimistic about becoming champions at the national level. The implication of this activity is the establishment of a Memorandum of Agreement (MoA) as written support from the school regarding the guidance of academic writing. In the future, the technical implementation of this collaboration can serve as a reference for intensifying similar Olympiad competitions.
Pencatatan Keuangan Sederhana untuk Meningkatkan Literasi Keuangan bagi Kelompok UMKM Kerupuk Kuin Utara Banjarmasin Salman, Putriana; Fattah, Tino Kemal; Pebriadi, Muhammad Syahid; Amelia, Rizky
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1399

Abstract

Saat ini, situasi keuangan dari enam kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi kerupuk di wilayah Kuin Utara Banjarmasin dapat dianggap stabil. Meskipun mereka berhasil bertahan, tetap mampu memproduksi dan memasarkan produk mereka selama dan setelah masa pandemi, namun potensi yang dimiliki oleh kelompok-kelompok ini belum diimbangi dengan catatan keuangan yang memadai. Oleh karena itu, terdapat kebutuhan untuk memberikan pemahaman mengenai pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah dipahami kepada para mitra UMKM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam melaksanakan pencatatan transaksi keuangan. Proses pelatihan ini akan melibatkan tahap pemberian materi oleh narasumber, penyelesaian kasus-kasus terkait, dan evaluasi berupa ujian akhir. Secara menyeluruh, hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa para mitra UMKM memberikan tanggapan yang positif terhadap pelatihan tersebut. Pelaksanaan pelatihan ini dinilai berjalan lancar oleh 66,7% peserta dan sangat lancar oleh 33,3% peserta. Selain itu, kemampuan tim yang menyampaikan materi pelatihan dinilai sangat baik oleh 66,7% peserta pelatihan dan dinilai baik oleh 33,3% peserta. Dengan menerapkan pencatatan yang benar terkait pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam bisnis mereka, mitra UMKM dapat menghindari percampuran antara keuangan bisnis dan keuangan pribadi, dengan demikian mereka dapat lebih jelas mengenai biaya yang telah dikeluarkan dan menghindari kerugian yang tak terduga. Simple Financial Recording to Enhance Financial Literacy Among Tapioca Chips UMKM Groups in Northern Kuin, Banjarmasin  Presently, the financial landscape of the six Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) groups operating in the chips production sector within the northern Kuin region of Banjarmasin, is considered to exhibit a state of stability. Despite their commendable resilience in enduring, sustaining production, and marketing their products during and beyond the pandemic era, the latent potential inherent in these collectives remains incongruent with a commensurate level of financial record-keeping. Consequently, there exists a requisition for the dissemination of comprehension regarding rudimentary and easily comprehensible financial documentation to the MSME partners. The underlying objective of this training is to elevate the understanding as well as proficiency in the execution of financial transaction recording. This pedagogical process will encompass phases of didactic delivery by a resource person, resolution of pertinent cases, and culminate in an evaluative denouement in the form of a concluding assessment. Overall, the outcomes emanating from this pedagogical endeavor manifest that the MSME collaborators proffered sanguine responses towards the instructional intervention. The orchestration of this instructional program is adjudged to have transpired seamlessly by 66.7% of the participants, while being deemed exceptionally smooth by 33.3% of the cohort. Furthermore, the adeptness demonstrated by the instructional team garners an appraisal of utmost excellence from 66.7% of the training attendees, with a laudable endorsement from 33.3% of the participants. Through the meticulous application of accurate financial delineation encompassing inflows and outflows within their commercial pursuits, the MSME partners are poised to avert the intermingling of business and personal finances, thereby affording them heightened lucidity pertaining to the disbursed costs and preempting unforeseen losses.  
Optimasi Promosi Digital Budidaya Bibit Lele Menggunakan Website Pada Abay Farms Wulandari, Wulandari; Dewi, Yesi Puspita; Oktaviani, Retno Fuji
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1413

Abstract

Media promosi adalah rancangan untuk mengomunikasikan suatu produk atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan dalam bentuk kasat mata dengan cara mempengaruhi konsumen secara langsung maupun tidak langsung untuk menciptakan jual beli dalam pemasaran. Website sebagai media promosi atau biasa disebut pemasaran online merupakan salah satu dari pemasaran langsung (direct marketing). Keuntungan dari pemasaran online adalah akses informasi retrieval dan tidak ada pembatasan materi promosi yang dilakukan dengan biaya relatif murah. Tujuan penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membangun sebuag website promosi pada Abay Farms yang berfungsi sebagai alat marketing untuk memperoleh pembeli dan sebagai sarana mitra untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan budidaya lele. Abay Farm sebagai mitra kegiatan merupakan salah satu sentral produsen bibit lele terbaik yang ada di Kota Tangerang Selatan. kegiatan ini diikuti oleh pemilik Abay Farm dan juga karyawannya yang akan dijadikan admin website untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dalam mengelola website Abay Farm. Hasil kegiatan pengabdian ini, memberikan solusi atas permasalahan mitra yang belum memiliki sarana dalam mempromosikan bibit lele dan menyebarluaskan eksistensinya didunia digital. Selain hal tersebut, Universitas Budi Luhur sebagai penyelenggara mendapatkan nilai baik dimata masyarakat umum, serta sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat dalam mewujudkan tridharma perguruan tinggi.     Optimizing Digital Promotion for Cultivating Lele Seeds Using the Website at Abay Farms Promotional media is a design for communicating a product or service provided by a company in visible form by influencing consumers directly or indirectly to create buying and selling in marketing. Websites as promotional media or what is usually called online marketing are one of direct marketing. The advantage of online marketing is access to information retrieval and no restrictions on promotional materials which are carried out at relatively low costs. The aim of organizing this community service activity is to build a promotional website for Abay Farms which functions as a marketing tool to obtain buyers and as a means for partners to convey information related to catfish cultivation. Abay Farm as an activity partner is one of the best central producers of catfish seeds in South Tangerang City. This activity was attended by the owner of Abay Farm and also his employees who will become website admins to be given training and assistance in managing the Abay Farm website. The results of this service activity provide solutions to the problems of partners who do not yet have the means to promote catfish seeds and spread their existence in the digital world. Apart from this, Budi Luhur University as the organizer has received good marks in the eyes of the general public, as well as being a partner in community service activities in realizing the tridharma of higher education.
Pemanfaatan Teknologi Shipon Terkontrol Water Level Sensor dalam Budidaya Lele Mutiara di Dusun Bakal, Argodadi, Sedayu, Bantul Yogyakarta Toifur, Moh.; Hanafi, Yahya; Okimustava, Okimustava; Agil, Mazani Azizan; Rahayu, Natika; Azizah, Annisa Nur; Fardanti, Aribah Chika; Rahayu, Fatonah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1418

Abstract

Budidaya ikan lele Mutiara dengan menggunakan teknologi siphon termodifikasi masih dijumpai beberapa permasalahan yaitu ikan banyak yang mati dalam waktu singkat pada 2 minggu pertama karena serangan bakteri aeromonas, mitra belum memiliki pengetahuan mengenai cara menangani bakteri aeromonas, turunnya daya tahan ikan akibat air sumur yang dingin pada bulan Juli-September karena perubahan cuaca rutin tahunan, ikan banyak yang mati karena peningkatan kadar amoniak tidak seimbang dengan kadar oksigen dalam kolam disebabkan tidak adanya sirkulasi air untuk menambah kadar oksigen. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu penggunaan teknologi water level sensor agar terjadi aliran air kontinyu secara otomatis ke dalam kolam. Mitra kegiatan pengabdian yaitu Pokdakan Mina Mekar Jannah yang berlokasi di Dusun Bakal, Argodadi, Sedayu, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 6 bulan (Juni-November 2023), melibatkan satu ketua, dua anggota dosen dan lima orang anggota mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran secara langsung bobot ikan, panjang ikan, suhu, pH, NH3. Jumlah responden yaitu 25 orang anggota Pokdakan Mina Mekar Jannah. Instrumen yang digunakan yang yaitu angket dan timbangan, penggaris,  serta sensor suhu, pH, NH3. Kegiatan PkM pemanfaatan teknologi shipon terkontrol water level sensor dalam budidaya lele mutiara telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Melalui kegiatan PkM telah transfer teknologi penggunaan siphon termodifikasi, sensor suhu, pH, NH3, dan water level sensor kepada mitra. Kegiatan PkM berdampak pada peningkatan pengetahuan, kemampuan, keterampilan mitra dalam budidaya ikan lele Mutiara. Mitra sasaran memperoleh manfaat dari kegiatan PkM yang dilakukan dan berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan budidaya ikan lele Mutiara yang telah dilakukan. Utilization of Shipon Technology Controlled Water Level Sensor in Hygienic Pearl Catfish Cultivation in Bakal Hamlet, Argodadi, Sedayu, Bantul, Yogyakarta Abstract: Pearl catfish farming using modified siphon technology still encountered several problems, namely, many fish died in a short time in the first two weeks due to Aeromonas bacteria attack, partners did not know how to deal with Aeromonas bacteria, decreased fish endurance due to cold healthy water in July-September due to annual routine weather changes, many fish died due to increased ammonia levels not balanced with levels Oxygen in the pool is caused by the absence of water circulation to increase oxygen levels. The solution to this problem is using water level sensor technology so that there is an automatic continuous flow of water into the pool. The partner of the service activity is Pokdakan Mina Mekar Jannah, located in Bakal Hamlet, Argodadi, Sedayu, Bantul Regency, D.I. Yogyakarta. The service activity will last six months (June-November 2023), involving one chairman, two lecturers, and five student members. Data collection techniques use questionnaires and direct fish weight, length, temperature, pH, and NH3 measurements. The number of respondents was 25 members of the Mina Mekar Jannah Pokdakan. The instruments used are questionnaires, scales, rulers, temperature sensors, pH, and NH3. PkM activities utilizing shippon technology-controlled water level sensors in pearl catfish cultivation have achieved the established success indicators. PkM has transferred technology using modified siphons, temperature sensors, pH, NH3, and water level sensors to partners through activities. PKM activities impact increasing partners' knowledge, abilities, and skills in pearl catfish farming. Target partners benefit from the PKM activities carried out and are committed to continuing the Mutiara catfish farming activities that have been carried out.
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Batik Shibori Bagi Atlet Paralimpik Sidoarjo Beny, Acep Ovel Novari; Andajani, Sri Joeda; Murtadlo, Murtadlo; Widajati, Wiwik; Pamuji, Pamuji; Nur, Devina Rahmadiani Kamaruddin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1426

Abstract

Pelatihan keterampilan pembuatan batik shibori bagi Atlet Paralimpik Sidoarjo merupakan salah satu bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UNESA yang bertujuan sebagai upaya peningkatan keterampilan vokasional. Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk membuka peluang berwirausaha sehingga dapat meningkatkan perekonomian para atlet, baik atlet yang masih aktif maupun telah purna. Dalam program pelatihan ini diikuti oleh 10 atlet paralimpik yang tergabung dalam National Paralympic Committee (NPC) Sidoarjo. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, diantaranya sebagian besar atlet belum mempunyai perencanaan usaha setelah masa kejayaan sebagai atlet usai. Batik shibori dipilih sebagai salah satu produk yang dapat dikembangkan sebagai ide berwirausaha karena selain proses pembuatan yang tidak membutuhkan alat kompleks, bahan baku pembuatan batik shibori yang mudah ditemui, serta dapat dipelajari dengan mudah dari berbagai sumber. Selain itu, saat ini batik shibori banyak digemari karena motif yang unik, warna yang cenderung cerah, serta dinilai cocok digunakan oleh setiap jenjang usia. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode metode tatap muka dengan pendekatan keterampilan experimental learning dan on the job training sehingga para atlet dapat langsung mencoba bereksperiman dalam pembuatan batik shibori. Dalam pelatihan ini, para atlet juga dibekali dengan berbagai teori mengenai sejarah, cara pembuatan, serta berbagai teknik pembuatan batik shibori yang dapat menghasilkan motif yang beranekaragam. Shibori Batik Making Skills Training For Sidoarjo Paralympic Athletes The training of shibori batik making skills for Sidoarjo Paralympic Athletes is one part of the UNESA Community Service Program (PKM) which aims to improve vocational skills. This training is also intended to open entrepreneurial opportunities so as to improve the economy of athletes, both active and retired athletes. The training program was attended by 10 paralympic athletes who are members of the National Paralympic Committee (NPC) Sidoarjo. This training was motivated by several factors, including most of the athletes do not have business plans after the heyday as athletes is over. Shibori batik was chosen as one of the products that can be developed as an entrepreneurial idea because in addition to the manufacturing process that does not require complex tools, the raw materials for making shibori batik are easy to find, and can be learned easily from various sources. In addition, shibori batik is currently popular because of its unique motifs, colors that tend to be bright, and is considered suitable for use by every age level. This training is carried out using a face-to-face method with an experimental learning and on the job training skills approach so that athletes can directly try to experiment in making shibori batik. In this training, athletes are also provided with various theories about the history, how to make, and various techniques for making shibori batik that can produce diverse motifship
Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Guna Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan bagi Masyarakat Desa Pabean Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo Oktaviani, Dewi Anggun; Candra, Sulis Dyah; Sulistiyowati, Retno; Lidyana, Novita; Susanto, Adi Eko; Rahmawati, Refi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i4.1427

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah dari kegiatan menggoreng dengan mempergunakan minyak nabati. Hampir setiap hari masyarakat menghasilkan limbah minyak jelantah namun tisdak semua paham bagaimana konsekuensinya terhadap kesehatan dan dampak terhadap lingkungan jika dibuang sembarangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat sebanyak 30 orang peserta yang dilaksanakan di Desa Pabean Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo; terutama dalam memahami dan mengimplementasikan pengelolaan minyak jelantah yang baik, salah satunya dengan pengolahan menjadi produk lilin aromaterapi yang berdaya guna dan dapat dikelola sebagai produk wirausaha. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah: ceramah, diskusi, dan mempraktekkan langsung proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterpi. Dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta, dengan nilai peningkatan terendah sebesar 50% terkait penyediaan bahan baku pembuatan, sedangkan nilai peningkatan tertinggi mencapai 183% terkait keuntungan yang dapat diperoleh dari pembuatan lilin aromaterapi. The Processing of Used Cooking Oil into Aromatherapy Candles in Order to Improve Household Entrepreneurship for the Villagers in Pabean, Dringu District, Probolinggo Regency Abstract: Used cooking oil is a waste residue from frying activities using vegetable oils. Almost every day, people produce used cooking oil waste, but not everyone understands the consequences for health and the impact on the environment if it is thrown away carelessly. This community service activity was carried out with the aim of increasing the knowledge and skills to 30 villagers of Pabean Village, Dringu District, Probolinggo Regency; especially in understanding and implementing good management of used cooking oil, one of which is by processing it into aromatherapy candles that is effective way of waste management, and can be used as an entrepreneurial product. The methods in carrying out this service were by using: lectures, discussions, and direct practice of the process used cooking oil into aromatherapy candles. By carrying out this activity, there was an increase in knowledge obtained by participants, with the lowest increase value of 50% related to the provision of manufacturing raw materials, while the highest increase value reached 183% related to the profits that could be obtained by making aromatherapic candles.