cover
Contact Name
Muhammad Adek
Contact Email
lingua.susastra@gmail.com
Phone
+6282384329268
Journal Mail Official
kabariadek@gmail.com
Editorial Address
Kantor Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Bahasa dan Seni―Universitas Negeri Padang Jalan Prof. Dr. HAMKA, Kampus UNP Air Tawar, Padang, 25131 Sumatera Barat, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Lingua Susastra
ISSN : -     EISSN : 2746704X     DOI : https://doi.org/10.24036/ls.vix.xxx
Lingua Susastra (2746-704X) menerima naskah orisinal yang memuat kajian Linguistik, Sastra, Budaya dan Pembelajaran Bahasa yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Melayu maupun bahasa Inggris. Bidang Linguistik meliputi cabang makro dan mikro linguistik; Bidang Sastra meliputi kritik sastra, teori sastra, sejarah sastra, sastra lisan, dan filologi; Bidang Budaya meliputi cultural studies dan budaya populer; Bidang Pembelajaran meliputi media dan inovasi pembelajaran, asesmen, teori dan pendekatan pembelajaran dan BIPA.
Articles 86 Documents
Menelusuri Makna Penamaan dan Bentuk Kaddoq Minynyaq Bugis dalam Perspektif Semiologi Sari Hidayati; Nurhayati Rahman; Fathu Rahman; Muhlis Hadrawi; Ita Suryaningsih
Lingua Susastra Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.469 KB) | DOI: 10.24036/ls.v3i2.115

Abstract

Food is one of the basic needs for fulfilling human nutrition. Especially in traditional food, the Bugis people have a habit of symbolizing the cultural cuisine they prepare. The purpose of this study is to explain the meaning of culinary through the name and form of kaddoq minynyaq. This is a descriptive qualitative study that employs Roland Barthes' semiology approach. The data collection technique applied was an interview technique with the aim of obtaining public opinion regarding the customs and beliefs of the Bugis tribe and the application of documentation techniques to obtain cultural archives in the form of images. Data analysis techniques began with data classification and continued with Roland Barthes' significance analysis. The results of this study are process-oriented; through the rampa aroma that is smeared on the kaddoq minynyaq culinary, it is hoped that the secret, in this case palliseq, will not be known by other people who do not know the people who carry out the tradition well. Through the analysis of témpa-témpa and kaddoq, it is hoped that society can uphold awareness of good behavior and the value of unity in order to obtain harmonious relationships.Keyword : Bugis, Kaddoq Minynyaq, Meaning, Naming, Shape 
Pengaruh Tagline dan Brand Ambassador terhadap Representasi Makna Iklan Sasa: Kajian Semiotik Yessi Ratna Sari; Fitria Lonanda; Ummi Rasyidah; Roswati Roswati; Qori Islami Aris; Essy Syam
Lingua Susastra Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.221 KB) | DOI: 10.24036/ls.v3i2.99

Abstract

Advertising is a form of promotion of a product, goods or service by a company to the public. Closely related to promotional events, especially the target market of food lovers, the seasoning company Sasa not only advertises its products but also creates magic through the tagline it uses. The data is in the form of a 1 minute 30 second Sasa ad video downloaded on Sasa's YouTube channel. This advertisement stars Choi Siwon, a famous South Korean singer. Siwon is described as a chef who gives miracles and happiness to everyone through Sasa's seasoning. The analysis was carried out using a descriptive qualitative method with a semiotic approach by Charles Sanders Peirce, namely looking at the signs and meanings that are present as a representation. This study aims to find the meaning contained in the Sasa video advertisement with the tagline "Untuk Hidup Penuh Keajaiban". The data used in the form of verbal and visual that refers to the tagline and the image. The results of the research show that the magic that is given by the Sasa product is to spread happiness throughout the country through the concoction of the Sasa cooking seasoning variant. The tagline and icon used have an influence on the image of a product. From the tagline it is illustrated that the miracle of life can be obtained through Sasa. Likewise with the Sasa and Siwon logos as icons that have become worldwide, namely spreading magic to all connoisseurs of Sasa seasoning.
Penggunaan Lambang Kias dalam Tradisi Lisan Jambi Yusrizal Yusrizal; Anggia Pratiwi; Elfa Eriyani
Lingua Susastra Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.099 KB) | DOI: 10.24036/ls.v3i2.121

Abstract

Tradisi lisan Jambi diambang kritis. Istilah ini tepat digunakan untuk menggambarkan kondisi tradisi lisan di Provinsi Jambi yang mulai dilupakan. Tradisi lisan hanya ditampilkan ketika saat acara resmi, minimnya inventarisasi dan dokumentasi tradisi lisan, serta dalam pembelajaran sastra (terutama sastra lisan) di sekolah, guru hanya menyadur silabus dan materi dari internet. Misalnya, menyesuaikan dengan kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah satu di antaranya tradisi lisan. Hal ini menyebabkan sebagian masyarakat terutama generasi muda tidak mengetahui dan memahami tradisi lisan daerahnya sendiri, terutama makna ungkapan dalam tradisi lisan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengungkap penggunaan simbol kiasan dalam tradisi lisan tradisional Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian ini adalah tradisi lisan tradisional Jambi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan lambang kiasan dalam tradisi lisan Jambi dalam bentuk kalimat. Pertama, penggunaan lambang kiasan hewan didasarkan pada kedekatan dengan manusia. hewan sebagai sumber pangan, ekonomi, penolong dalam aktivitas, dan ancaman dianalogikan dengan kehidupan manusia. Kedua, penggunaan lambang kiasan tumbuh-tumbuhan didasarkan pada kebutuhan masyarakat akan pangan, sumber pendapatan, dan sebagai pakan ternak serta kondisi wilayah agraris Jambi. Ketiga, penggunaan simbol kiasan manusia meliputi fisik, pengalaman batin, aktivitas, dan benda-benda di sekitar kehidupan. Pendayagunaan manusia: tubuh, jiwa, aktivitas hidup dan kehidupan.
Yang Terampas dan Yang Terputus: Guru dan Menulis Ilmiah Muhammad Adek; Nesa Riska Pangesti; Jeihan Nabila; Zulfikarni Zulfikarni
Lingua Susastra Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.052 KB) | DOI: 10.24036/ls.v3i2.96

Abstract

Profesi Guru sudah ada semenjak Indonesia merdeka. Selama itu, guru identik dengan pendidik yang berfokus pada pengajaran, pembimbingan, motivasi dan evaluasi kepada siswa. Saat ini, seorang guru profesional diwajibkan untuk menghasilkan publikasi ilmiah baik dalam bentuk buku, artikel maupun makalah yang didiseminasikan dalam forum ilmiah. Tidak sedikit dari guru menghindari dan menyepelekan kegiatan menulis ilmiah ini sehingga kuantitas dan kualitas tulisan ilmiah yang dihasilkan guru masih jauh dari harapan. Hal ini secara tidak langsung menggangu proses perbaikan kualitas guru, kualitas sekolah hingga kesejahteraan dari guru itu sendiri. Makalah ini bertujuan untuk mendiskusikan keengganan guru sekolah dasar dalam menulis ilmiah berdasarkan data yang dikumpulkan selama kegiatan pengabdian masyarakat di kota Solok. Hal ini diharapkan menjadi catatan penting bagi perguruan tinggi, pemerintah daerah dan kementerian untuk bersama-sama mengevaluasi kesulitan yang dialami guru untuk didapatkan solusi di masa mendatang.
Model Project Based Learning dalam Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa SMP Mohamad Hafrison; Agia Pedrikayana; Mita Domi Fella Henanggil
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.849 KB) | DOI: 10.24036/ls.v4i1.136

Abstract

Abstrak. Keterampilan menulis adalah keterampilan yang membutuhkan latihan secara terus menerus. Keterampilan menulis akan meningkat apabila kegiatan menulis dilakukan secara terus menerus. Dalam keterampilan menulis proses menjadi hal penting untuk melihat peningkatan yang sudah terjadi. Salah satu keterampilan menulis yang disorot dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis teks prosedur siswa smp. Keterampilan menulis teks prosedur mereka masih tidak sesuai dengan yang diharapkan dan belum memenuhi syarat dikatakan teks prosedur. Dalam penulisan teks prosedur ini, penggunaan model project based learning. Model Project Based Learning (PjBL) atau model berbasis proyek dalam pembelajaran termasuk model yang menggunakan suatu proyek atau kegiatan sebagai media. Model pembelajaran berbasis proyek ini merupakan model pembelajaran yang berfokus pada siswa dalam meningkatkan keterampilan menganalisis secara sistematis, terstruktur, dan juga teliti dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang meghasilkan suatu proyek atau karya. Model PjBL ini sejalan dengan aspek yang dibutuhkan dalam kegiatan menulis yaitu proses dan menghasilkan proyek. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Data penelitian ini adalah nilai dari tulisan siswa dan kemudian dianalisis menggunakan analisis statistika. Dari hasil penelitian terbukti bahwa kelas yang menggunakan model Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan model tersebut.
Analisis Wacana Kritis “Rekonstruksi Sandiwara Sambo: Menguak Misteri Duren Tiga” pada Program Catatan Demokrasi TV One Hasnah Setiani; Nabila Fatihatun Dahlya; Imam Baehaqie
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.8 KB) | DOI: 10.24036/ls.v4i1.100

Abstract

Pembunuhan Brigadir J oleh Jenderal FS telah diberitakan berbagai media, termasuk televisi. Catatan Demokrasi adalah salah satu acara TV yang fokus pada pembahasan pembunuhan Brigadir J beberapa minggu terakhir ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana yang terdapat dalam program TV dengan perspektif wacana Van Dijk. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Ini menggunakan pendekatan teoretis analisis wacana kritis yang diusulkan oleh Van Dijk, yang meliputi teks atau struktur sosial, kognisi sosial, dan konteks. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wacana kritis model Van Dijk. Hasil analisis mengungkapkan bahwa struktur sosial wacana yang dianalisis meliputi struktur makro, struktur atas, dan struktur mikro. Analisis kognisi sosial menunjukkan bahwa pembunuhan Brigadir J telah merusak citra Polri di mata masyarakat. Hal ini terlihat dari wacana yang ditulis oleh penulis berita di TV ONE Catatan Demokrasi tentang perjalanan rekonstruksi peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J.
We Fall In Love With People We Can’t Have: Patah Hati dalam teks Syair Surat Kirim Kepada Perempuan Hanifah Yulia Sari; Dhini Yustia Widhyah; Aditya Rachman; Diantri Seprina Putri
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.716 KB) | DOI: 10.24036/ls.v4i1.131

Abstract

Frederick Clark Prescott (1922) in his book entitled The Poetic Mind states that the values contained in poetry have good therapeutic elements for troubled souls. Poetry as a literary work is believed to have elements of healing for troubled souls. One of the healing methods is by using the medium of poetry, which is known as Psychopoetry or poetry therapy. This study aims to reveal the concept of love without end or the popular concept of we fall in love with people we can't have which is contained in the text of the Syair Surat Kirim Kepada Perempuan, which is analyzed using poetry therapy studies. There are two methods used in this study, namely the philological method and the qualitative descriptive method. The philological method needs to be carried out considering that the object of this research is classical Malay literary texts. After interpreting the object, data collection uses a qualitative descriptive method. After the data has been collected, an analysis of the data is carried out using descriptive analytic methods. The result of this study is that the elements of writing poetry as a therapy for healing a wounded soul are found in the SSKKP text. Apart from that, the SSKKP text also fulfills the crucial elements of using poetry therapy to heal wounded souls.
Diam yang Menggerogoti: Suara Perempuan dalam Dua Cerpen Terpilih karya Sasti Gotama Diantri Seprina Putri; Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.14 KB) | DOI: 10.24036/ls.v4i1.133

Abstract

Women's voices about their experiences of being a wife and mother are still often underestimated. This is due to the idea that it is indeed a woman's nature to make sacrifices and to prioritize her family's happiness above her own. This isue is also expressed in two short stories “Apa Yang Paul McCartney Bisikkan Kepada Janitra?” and “Pembersih Jejak Kematian” by Sasti Gotama. The purpose of this study is to reveal the voices of women in the short stories and draw meaning from them. This research is a qualitative using descriptive analysis method. The data was collected from the text of “Apa Yang Paul McCartney Bisikkan Kepada Janitra?” and “Pembersih Jejak Kematian”. The data was analyzed by using the theory of feminism. Furthermore, the meaning was revealed through text interpretation. The results showed that Apa “Apa Yang Paul McCartney Bisikkan Kepada Janitra?” and “Pembersih Jejak Kematian”  expressed women's voices in the form of experiences as a mother and wife in the household which are shown through the main female characters, Janitra and Hantu Hujan. The analysis showed that these short stories speak for women's voices so that they can get proper appreciation and understanding for all their efforts and sacrifices as a wife and mother for their family
EFL Students’ Perception of the Use of Group Work Kurniatu Rohmah; Moh. Hasbullah Isnaini; Putu Dian Danayanti Degeng
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.222 KB) | DOI: 10.24036/ls.v4i1.107

Abstract

Group work is an essential part of the learning process, especially for students at school. Group work is one part of the learning method that helps teachers involve students and provides opportunities for students to learn cooperatively. This study aims to determine students' perceptions of the implementation of group work in English class. This study used an instrument in the form of a survey involving 125 participants consisting of five classes from class xi of SMAN 2 Malang. The author uses five variables as a reference to what problems often occur when grouping and the leak of students’ motivation when studying. The author uses a descriptive technique by describing what problems usually happen to analyze the data obtained. The findings from this study indicate that students working in groups can improve their responsibility and share their ideas, time, and task, resulting in an increased chance of completing tasks quickly and achieving better scores.
Rima dalam Nyanyian Onduo Anak Rokan di Kabupaten Rokan Hulu Riau Nuratika Nuratika; Misra Novita; Rita Arianti; Asih Ria Ningsih; Hermawan Hermawan; Muslim Muslim
Lingua Susastra Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ls.v4i1.141

Abstract

Traditional singing as a cultural asset serves to store classical community knowledge and their views on the way of life. Traditional singing can be categorized according to its function and purpose. The Onduo Anak Rokan song is one of the traditional songs aimed at the younger generation from a set of experiences of the older group. This study aims to describe the form of rhyme in the songs of Onduo Anak Rokan in Rokan Hulu Regency, Riau Province. The research method used is descriptive qualitative. The data were obtained through interviews, observation, recording, and writing down the lyrics of the singer's song Onduo anak Rokan. The data analysis method is structural analysis which refers to Pradopo's perspective (2010) regarding rhyme forms. The results showed that there were six types of rhyme forms in Onduo anak Rokan's songs, namely initial rhyme, final rhyme, full/perfect rhyme, half/imperfect rhyme, alliteration rhyme, and asonance rhyme. The rich rhymes in Onduo Anak Rokan songs show that traditional literature has a consistent and structured aesthetic.