cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 689 Documents
Studi Literatur tentang Penggunaan Media Pembelajaran Flashcard sebagai Upaya Meningkatkan Minat dan Kemampuan Literasi Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Wing Kaukab Zamrud Permata Sari Indah; Haryadi Haryadi; Bernadus Wahyudi Joko Santoso
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4464

Abstract

Kemampuan literasi siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah, masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya. Rendahnya minat baca serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa menjadi salah satu faktor yang menghambat peningkatan kemampuan literasi di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media pembelajaran flashcard dalam meningkatkan minat dan kemampuan literasi siswa kelas rendah di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025 melalui database Google Scholar, ERIC, DOAJ, dan Garuda. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis data dari empat artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard secara konsisten memberikan dampak positif terhadap pembelajaran literasi. Flashcard terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa melalui penyajian visual yang menarik dan interaktif. Selain itu, penggunaan flashcard juga efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan, memperkaya kosakata, serta meningkatkan keaktifan dan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa. Data empiris dari berbagai penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, baik dari segi nilai rata-rata maupun persentase ketuntasan belajar setelah penerapan media ini. Dalam pembahasan ditemukan bahwa keberhasilan penggunaan flashcard dipengaruhi oleh desain media yang menarik, kesesuaian dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa, serta peran guru sebagai fasilitator pembelajaran. Meskipun demikian, diperlukan kreativitas guru dalam mengembangkan variasi penggunaan agar pembelajaran tidak monoton. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran flashcard efektif dan layak digunakan sebagai salah satu alternatif media dalam meningkatkan minat dan kemampuan literasi siswa kelas rendah sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Permainan Edukasi Digital VS Video Pembelajaran dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Lavita erni Munikasari; Achmad Noor Fatirul; Prayogo Prayogo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4465

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan hasil belajar siswa sekolah dasar di era digital, mengingat masih rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang menggunakan metode konvensional serta perlunya pemanfaatan media pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan edukasi digital dan video pembelajaran serta motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN Pakis 2 Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2×2. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media pembelajaran yang terdiri atas permainan edukasi digital dan video pembelajaran, variabel moderator adalah motivasi belajar tinggi dan rendah, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa kelas V yang seluruhnya dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling), dengan kelas V-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas V-B sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar dan angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji ANOVA dua arah setelah memenuhi uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan edukasi digital memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar dibandingkan video pembelajaran. Selain itu, siswa dengan motivasi belajar tinggi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan motivasi belajar rendah. Namun, tidak terdapat interaksi yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa media permainan edukasi digital dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar pada berbagai tingkat motivasi belajar. Oleh karena itu, pemanfaatan media digital interaktif perlu dioptimalkan dalam proses pembelajaran guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pengembangan Media Audio-Visual Interaktif Berbasis Powerpoint dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas Rendah Anita Mahrani Sanaky; Solehun Solehun; Nouval Rumaf
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4470

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan mendorong meningkatnya penggunaan media audio-visual interaktif pada pembelajaran sekolah dasar, khususnya dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian dan karakteristik pengembangan media audio-visual interaktif berbasis PowerPoint dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data diperoleh melalui database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses analisis dilakukan secara manual terhadap 25 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan relevansi tema, metode penelitian, dan fokus kajian literasi membaca sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren pengembangan media PowerPoint interaktif mengalami peningkatan signifikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah sekolah dasar. Karakteristik media yang dominan meliputi integrasi audio, animasi, gambar visual, tombol navigasi interaktif, dan latihan soal digital yang mampu meningkatkan minat membaca, konsentrasi belajar, serta kemampuan membaca permulaan siswa. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa metode Research and Development (R&D) menjadi pendekatan yang paling banyak digunakan dalam pengembangan media interaktif. Penelitian ini memperkuat teori multimedia learning yang menekankan pentingnya integrasi saluran visual dan verbal dalam meningkatkan pemahaman siswa. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis berupa pemetaan tren penelitian multimedia interaktif dan kontribusi praktis bagi guru serta pengembang media pembelajaran dalam merancang pembelajaran membaca yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Perbedaan Model Pembelajaran Picture and Picture dan Think Talk Write terhadap Kemampuan Menulis Kalimat Efektif Siswa Kelas III Sekolah Dasar Pricilia Kharen Siregar; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4474

Abstract

Kemampuan menulis kalimat efektif merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat efektif karena kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan menarik. Tujuan Penelitian ini untuk membandingkan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group design. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan diberikan treatmeant. Namun, pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan memiliki treatmeant yang berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menulis kalimat efektif berupa posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan bantuan SPSS diperoleh nilai signifikansi <0,05, sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Perbedaan dapat dilihat dari hasil perhitungan nilai mean pada kedua kelas. Kelas eksperimen memperoleh nilai mean sebesar 78,06 sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai mean sebesar 74,50 yang artinya nilai mean kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran picture and picture menunjukkan hasil yang lebih baik karena penggunaan media gambar membantu siswa memahami alur peristiwa, mengembangkan ide, serta menyusun kalimat secara jelas dan terstruktur.
Pengembangan Modul Digital Bridge Resource Management (BRM) untuk Peningkatan Self-Regulated Learning pada Program Studi Nautika AMI AIPI Makassar Muhammad Fadli; Arismunandar Arismunandar; Nurhikmah Nurhikmah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4489

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan maritim menuntut penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan mampu meningkatkan kemandirian belajar taruna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital Bridge Resource Management (BRM) yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan Self-Regulated Learning (SRL) taruna Program Studi Nautika AMI AIPI Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih digunakannya modul cetak konvensional yang kurang interaktif serta rendahnya kemampuan regulasi diri taruna dalam proses pembelajaran BRM. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah 20 taruna Nautika Tingkat III AMI AIPI Makassar tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons dosen dan taruna, tes hasil belajar, dan angket SRL. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, uji validitas Gregory, serta uji hipotesis statistik menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui efektivitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital BRM memperoleh rata-rata validitas sebesar 89,25% dengan kategori sangat valid, tingkat kepraktisan oleh dosen sebesar 91,00% dengan kategori sangat praktis, dan respons taruna sebesar 69,16% dengan kategori praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan SRL taruna setelah penggunaan modul dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, modul digital BRM yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung peningkatan SRL taruna pada Program Studi Nautika AMI AIPI Makassar.
Pengembangan Etno Modul Montessori Membaca Permulaan untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Siswa Kelas I SD Fera Feriska; Desy Ningsih Komalasari; Didit Haryadi; Khusnul Khatimah; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Etno Modul Montessori berbasis permainan tradisional kajuji khas Bima, mengetahui kelayakan modul, dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf siswa kelas I SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa kelas I SD Negeri Tangga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul termasuk kategori sangat layak dengan persentase validasi ahli materi 95%, ahli bahasa 95,7%, dan ahli media 92,5%. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 71,33 menjadi 82,33, sedangkan persentase siswa yang memperoleh nilai ≥80 meningkat dari 6,7% menjadi 73,3%. Dengan demikian, Etno Modul Montessori berbasis budaya lokal Bima efektif digunakan dalam pembelajaran literasi awal siswa sekolah dasar.
Analysis of the School Committee's Understanding of Duties and Functions at Public Elementary Schools in Pantai Labu District Sigit Maulana Ismanda; Arif Rahman; Zulkifli Matondang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4500

Abstract

This study was motivated by the suboptimal role of school committees in elementary education governance, particularly in understanding their duties and functions as advisory, supporting, controlling, and mediating bodies. The urgency of this research lies in the importance of school committee understanding as a foundation for community participation in improving education quality. This study aimed to describe school committees' understanding of their duties and functions in public elementary schools in Pantai Labu District. This research used a qualitative approach with a descriptive method. The informants consisted of principals, school committee chairpersons, committee members, and teachers selected through purposive sampling. Data were collected through interviews, observation, and documentation studies, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that school committees understand their position as school partners, but they do not yet have a comprehensive understanding of their advisory, supporting, controlling, and mediating functions. Their role remains largely administrative, such as attending meetings, approving programs, and signing school documents. This study concludes that school committee understanding needs to be strengthened through socialization, training, mentoring, work program development, and regular communication forums so that committees can contribute more effectively to improving elementary education quality.
Pencak Silat sebagai Budaya Lokal dalam Menguatkan Karakter Profil Pelajar Pancasila melalui Ekstrakurikuler SDN 1 Rempoah Isna Lestari; Okto Wijayanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4505

Abstract

Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, pencak silat memiliki peran strategis dalam memperkenalkan budaya daerah, memperkuat karakter Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung peningkatan prestasi nonakademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler pencak silat sebagai budaya lokal dalam menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila serta dampaknya terhadap prestasi non-akademik siswa di SDN 1 Rempoah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, pelatih, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pencak silat berperan penting dalam mengenalkan budaya lokal sekaligus menguatkan karakter siswa yang mencakup beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, kreatif, bernalar kritis, dan berkebinekaan global. Karakter tersebut terbentuk melalui pembiasaan, interaksi sosial, dan pengalaman performatif dalam kegiatan. Selain itu, kegiatan pencak silat juga berdampak pada peningkatan prestasi non-akademik siswa yang terlihat dari keikutsertaan dan capaian dalam berbagai kejuaraan. Dengan demikian, pencak silat sebagai budaya lokal efektif dalam mengenalkan budaya bangsa, menguatkan karakter Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung pencapaian prestasi non-akademik secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih mendalam proses pencapaian prestasi non-akademik siswa melalui kegiatan pencak silat.
Analisis Kebutuhan E-Arsip Berbasis Web pada Tata Kelola Dokumen Administrasi Pendidikan Sekolah Ria Junita Tampubolon; Nathanael Sitanggang; Rosnelli Rosnelli; Sukarman Sukarman; Eka Daryanto; Saut Purba
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4510

Abstract

Pengarsipan manual yang masih digunakan di sekolah menyebabkan pencarian dokumen berjalan lambat, meningkatkan risiko kehilangan arsip, serta membuat pengelolaan dokumen belum terintegrasi secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan e-arsip berbasis web pada tata kelola dokumen administrasi pendidikan di SMA Negeri 8 Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan 30 responden yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga administrasi, operator sekolah, serta guru/wali kelas. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan responden dalam pengelolaan da penggunaan dokumen administrasi sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program SPSS. Temuan data menunjukkan bahwa kebutuhan e-arsip berbasis web berada pada kategori “Sangat Dibutuhkan” dengan persentase sebesar 91,9%. Analisis per aspek menunjukkan bahwa manfaat e-arsip memperoleh persentase tertinggi sebesar 96%, diikuti kebutuhan fitur e-Arsip sebesar 94%, kendala pengarsipan manual sebesar 92%, kondisi pengelolaan arsip sebesar 89%, dan kesiapan digital sekolah sebesar 84%. E-arsip berbasis web dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen, mempercepat pencarian arsip, meningkatkan keamanan data, serta mendukung tata kelola administrasi pendidikan yang lebih efektif dan terintegrasi. Temuan ini menjadi dasar bahwa pengembangan e-arsip berbasis web diperlukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dokumen administrasi pendidikan sekolah.
Teachers' Literacy Motivation as A Learning Support in Merdeka Curriculum Yuni Susilowati; Arti Prihatini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4514

Abstract

Teachers are role models for students, including in literacy activities. Teachers' literacy habits are among the supports for student literacy. This condition requires teachers to carry out literacy activities to support the implementation of the Merdeka Curriculum.  Based on this, the study aims to describe teachers' motivation for literacy at SMPN 5 Probolinggo in relation to the Merdeka Curriculum. This study uses a narrative inquiry approach, with data collected through in-depth interviews. The subject of the study is an Indonesian language teacher at SMPN 5 Probolinggo. Purposive sampling was used to select the research subjects. The results of the study show that literacy motivation is supported by teachers' competence, particularly in personality, pedagogical, and professional competence. Literacy activities support teachers' roles as role models, in learning preparation, and in professional development for implementing the Merdeka Curriculum. However, social competence has not been explicitly identified in the participants' narratives, so literacy motivation is better understood as a matter of personal responsibility and learning. On the other hand, factors that inhibit teachers' motivation to develop literacy are administrative burden, age, and health conditions. These findings indicate that the motivation for teacher literacy at SMPN 5 Probolinggo is implemented through the development of teachers' competence in personal, pedagogical, and professional domains. However, it still needs to be optimized by addressing social aspects, reducing administrative burdens, and improving physical conditions.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2023 Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023 Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022 Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022 Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2021 More Issue