cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 679 Documents
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Nurhaliza Nurhaliza; Sugeng Kurniawan; Mabruri Mabruri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4596

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan esensial dalam pembelajaran abad ke-21, namun pengembangannya pada siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih perlu ditingkatkan sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir secara aktif dan sistematis. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa merupakan salah satu tujuan utama dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model PBL dan mendeskripsikan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 030/VIII Kabupaten Tebo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan sebanyak 21 siswa kelas III yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, validitas data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL dilakukan secara terstruktur dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, terlibat dalam diskusi, menganalisis masalah, dan menyampaikan pendapat. Kemampuan berpikir kritis siswa juga menunjukkan peningkatan yang tercermin dalam hasil evaluasi pembelajaran dan perubahan perilaku belajar. Model Pembelajaran Berbasis Masalah efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Low-cost Berbasis Smartphone untuk Mendukung Kegiatan Belajar di Sekolah Alam Al Izzah Brigita Moudy Puspa Wardani; Achmad Noor Fatirul; Prayogo Prayogo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4614

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendesain media pembelajaran low-cost berbasis smartphone menggunakan aplikasi Canva dan Wayground untuk mendukung kegiatan belajar di Sekolah Alam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan media pembelajaran yang ekonomis, mudah diakses, serta relevan dengan karakter pembelajaran kontekstual di lingkungan alam terbuka. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap analisis, dilakukan identifikasi kebutuhan guru dan Siswa terhadap media yang dapat digunakan secara fleksibel tanpa memerlukan perangkat mahal. Tahap desain dan pengembangan menghasilkan prototipe media pembelajaran digital yang memanfaatkan aplikasi smartphone dengan fitur interaktif, visual eksploratif, serta bahan ajar yang terintegrasi dengan aktivitas luar ruang. Prototipe yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh ahli materi, ahli media, serta diuji coba secara terbatas pada Siswa Sekolah Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis smartphone yang dikembangkan dinilai layak dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan belajar di Sekolah Alam. Validasi ahli menunjukkan kategori “sangat layak”, sedangkan respon Siswa dan guru menyatakan media ini mampu meningkatkan keterlibatan belajar, kemandirian, dan pemahaman konsep melalui pengalaman belajar langsung di alam. Kesimpulannya, desain media pembelajaran low-cost berbasis smartphone ini dapat menjadi alternatif solusi edukatif yang relevan, terjangkau, dan adaptif dengan kebutuhan Sekolah Alam.
Pendidikan Karakter sebagai Upaya Pencegahan Bullying di MI Al Fithrah Surabaya Riska Ayu Istiadah; Tuti Marlina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan bullying di MI Al Fithrah Surabaya. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: penerapan kebijakan anti bullying, program pendidikan karakter, pelatihan guru dan staf, keterlibatan orang tua dan komunitas, penggunaan data dan evaluasi, serta penyesuaian dan adaptasi strategi yang menjadi upaya pencegahan bullying di MI Al Fithrah Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang menggambarkan fenomena sebagaimana adanya secara ilmiah. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan 6 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diimplementasikan secara baik dan terstruktur melalui kebijakan anti bullying (72,92%), program pendidikan karakter (89,58%), pelatihan guru dan staf (75.00%), keterlibatan orang tua, dan komunitas (95,83%), penggunaan data dan evaluasi (85,42%), serta penyesuaian data dan adaptasi strategi (89,58%). Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang dilaksanakan secara terstruktur, melibatkan berbagai pihak, dan evaluasi secara berkala mampu menjadi langkah preventif yang efektif dalam meminimalisir perilaku bullying di lingkungan sekolah. Temuan ini memberi peluang bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji lebih mandalam tentang pengembangan strategi inovatif, penguatan pelatihan guru, serta optimalisasi kebijakan anti bullying untuk meningkatkan afektivitas pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning terhadap Empati Teman Sebaya pada Siswa Kelas V SD Gondoriyo Laelatus Saadah; Sri Widayati; Puji Winarti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4626

Abstract

Rendahnya sensitivitas sosial di kalangan peserta didik sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam proses pendidikan, meskipun kebijakan Kurikulum Merdeka telah mengarahkan pembelajaran pada pengembangan kompetensi personal dan sosial secara seimbang. Di SD Gondoriyo Semarang ditemukan berbagai indikasi lemahnya hubungan interpersonal antarsiswa, seperti kurangnya kesediaan untuk membantu teman, terbatasnya kemampuan memahami kondisi emosional orang lain, serta rendahnya penghormatan terhadap keragaman pendapat saat kegiatan kelompok berlangsung. Situasi tersebut menunjukkan bahwa pembentukan karakter sosial memerlukan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan kolaboratif. Atas dasar itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji efektivitas penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan empati siswa kelas V. Kajian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu nonequivalent control group design dan melibatkan 48 peserta didik sebagai sampel penelitian. Pengumpulan informasi dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 29.0 melalui pengujian normalitas, homogenitas, dan perbedaan rata-rata. Hasil analisis memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada aspek empati setelah siswa mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Perubahan tersebut tercermin dari semakin kuatnya semangat kolaborasi, meningkatnya kepedulian terhadap rekan, serta tumbuhnya sikap toleran dalam lingkungan belajar. Oleh karena itu, model PjBL layak dijadikan alternatif pembelajaran untuk memperkuat kompetensi sosial peserta didik, sementara penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan responden dan indikator kajian.
Analisis Kualitas Butir Soal dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Menggunakan Anates pada Siswa Kelas VII SMPN 1 SOOKO Vivin Muji Rahayu; Rufi’i Rufi’i; Sabariah Sabariah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal dan hasil belajar Bahasa Inggris menggunakan program Anates pada siswa kelas VII SMPN 1 Sooko. Analisis kualitas butir soal menjadi aspek penting dalam evaluasi pembelajaran karena menentukan tingkat validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen terhadap hasil tes Bahasa Inggris siswa kelas VII yang terdiri dari 32 siswa sebagai subjek dan instrumen berupa 25 butir soal pilihan ganda. Analisis dilakukan menggunakan program Anates versi 4.0.2 berbasis Teori Tes Klasik. Hasil menunjukkan bahwa instrumen memiliki reliabilitas sangat tinggi (r = 0,88), namun distribusi tingkat kesukaran belum ideal dengan dominasi butir mudah hingga sangat mudah (56%). Daya pembeda 76% butir tergolong baik hingga sangat baik, sementara 64% butir memiliki korelasi skor butir-total yang signifikan. Efektivitas pengecoh menunjukkan 53,3% pengecoh berfungsi baik, sedangkan sisanya perlu diperbaiki. Sebanyak 14 butir layak dipertahankan, 10 butir perlu direvisi, dan 1 butir disarankan diganti. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan profil psikometrik spesifik soal Bahasa Inggris SMP dan menunjukkan bahwa reliabilitas tinggi tidak selalu beriringan dengan distribusi kesukaran yang ideal, sehingga evaluasi instrumen harus dilakukan secara multidimensi.
Garden-Mind: A Community Based Non-Formal Education Model through Hydroponic Therapeutic Gardening for Student Development at LPKA Bandung Hendriano Meggy; Nita Nitiya Intan Tanbrin; Selfiyani Lestari; Kholifatul Novita Ningsih; Kayla Athaya Kaerunnisa; Intan Nurul Azkiy Azkiya; Widya Annisa Sari; Khairunnisa Kamilah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4665

Abstract

Student affairs services in non-formal education, particularly in Indonesian juvenile correctional institutions (Lembaga Pembinaan Khusus Anak, LPKA), have yet to fully integrate a community-based education approach, leading to fragmented and reactive service delivery. This study aimed to design, implement, and evaluate the Garden-Mind program as a community-based management model of student affairs that integrates hydroponic-based therapeutic gardening with group guidance and counseling at the Class II Juvenile Correctional Institution of Bandung. Employing a participatory action research approach with a pre–post intervention design, the program ran for eight weeks (16 ninety-minute sessions) involving 15 purposively selected juvenile residents. Data were collected through the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZUNG-SAS), the Perceived Stress Scale (PSS-10), learner journals, structured observation, and focus group discussions, and were analysed using the Wilcoxon signed-rank test (with effect-size r) and six-phase thematic analysis. Findings indicate a significant reduction in anxiety scores (28.4%; r = 0.87, large effect) and stress scores (31.7%; r = 0.89, large effect), with p < 0.001. Qualitative analysis identified four themes of transformation: learner ownership, cohesive learning community, contextual life skills, and positive future orientation. The study theoretically contributes the Model of Community-Based Student Affairs Service Development (MPLSBC) as an integrative managerial framework and practically recommends repositioning LPKA student affairs services from a reactive stance toward a measurable, replicable, and equitable community-based framework that may be standardized across juvenile correctional institutions in Indonesia.
Transformasi Digital Pendidikan dan Tantangannya terhadap Profesionalisme Guru Siti Hamidah; Ricky Kana Darmawan; Mardalena Mardalena; Iwan Kurniawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4679

Abstract

Transformasi digital pendidikan menjadi fenomena penting dalam perkembangan pendidikan abad ke-21. Integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran menuntut guru untuk memiliki kompetensi profesional yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital pendidikan dan tantangannya terhadap profesionalisme guru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, prosiding seminar, tesis, dan skripsi terbitan tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak positif terhadap inovasi pembelajaran, akses informasi, dan efektivitas komunikasi pendidikan. Namun, tantangan yang dihadapi guru meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan sarana prasarana, resistensi terhadap perubahan, serta kesenjangan teknologi antarwilayah. Profesionalisme guru di era digital membutuhkan penguatan kompetensi pedagogik digital, kreativitas pembelajaran, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, dukungan kebijakan pemerintah, dan pengembangan budaya digital di lingkungan pendidikan agar transformasi digital dapat berjalan optimal.
Konsep Dasar, Tujuan, dan Fungsi Pembelajaran Bahasa Indonesia: Integrasi Kebahasaan, Keterampilan Berbahasa, dan Sastra di Era Digital Raudatul Jannah; Harunnisa Harunnisa; Qonita Al-Ishmah; Ni Wayan Lusiana Dewi; Ni Luh Gede Elia Purnasari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4682

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi, kemampuan berkomunikasi, dan karakter siswa. Perkembangan era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai integrasi aspek kebahasaan, keterampilan berbahasa, dan sastra anak. Namun, kajian yang membahas ketiga aspek tersebut secara terpadu dalam konteks era digital masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dasar pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, mengkaji tujuan dan fungsinya dalam pengembangan literasi dan karakter, mendeskripsikan cakupan materi secara integratif, serta memberikan refleksi kritis terhadap implementasinya pada era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur. Sumber data diperoleh dari dokumen kebijakan kurikulum, buku teks resmi, dan artikel ilmiah yang relevan terbit pada tahun 2019–2024. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar merupakan sistem yang integratif yang menghubungkan aspek kebahasaan, keterampilan berbahasa, dan sastra anak dalam pengembangan literasi, karakter, identitas kultural, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Keterampilan berbahasa bersifat saling mendukung dan membentuk kompetensi komunikasi yang utuh. Sastra anak berperan dalam mengembangkan imajinasi, empati, apresiasi budaya, dan nilai-nilai karakter. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan motivasi literasi siswa, meskipun menghadirkan tantangan terkait literasi kritis dan etika berbahasa digital. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia perlu dirancang secara holistik, berbasis teks, dan responsif terhadap perkembangan literasi digital abad ke-21.
Pengaruh Pendidikan Inklusif dan Pembelajaran Diferensiasi terhadap Literasi IPS Siswa SMP di Kecamatan Moutong Azmi Nur; Panigoro Meyko; Hafid Radia; Canon Syarwani; Ahmad Muchtar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4683

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan permasalahan mendesak dalam pendidikan di Indonesia, termasuk pada SMP Negeri se-Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap keberagaman karakteristik peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana pendidikan inklusif dan pembelajaran berdiferensiasi mempengaruhi literasi siswa di kelas Ilmu Sosial (IPS) di SMP Negeri (SMP) di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Sebanyak 76 individu dipilih dari populasi 308 siswa menggunakan teknik pengambilan sampel acak proporsional sebagai bagian dari metodologi survei penelitian kuantitatif. Regresi linier berganda dengan variabel dummy digunakan untuk menguji data yang dikumpulkan melalui survei, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut awalnya diuji menggunakan validitas, reliabilitas, dan uji asumsi tradisional sebelum hipotesis diuji. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengajaran yang beragam secara signifikan dan positif memengaruhi kemampuan literasi siswa (p < 0,05). Faktor terpenting yang memengaruhi literasi siswa adalah pendidikan inklusif, yang juga menunjukkan dampak positif dan signifikan. Variabel kategori sekolah, pendidikan inklusif, dan pengajaran individual semuanya memiliki dampak substansial pada kemampuan membaca siswa secara bersamaan. Menurut nilai koefisien determinasi (R2), faktor-faktor independen yang diteliti menjelaskan 46,1% variasi dalam literasi siswa. Dengan menggabungkan pendidikan inklusif dan pengajaran individual untuk meningkatkan literasi siswa yang beragam dalam kerangka pendidikan ilmu sosial, penelitian ini menambah literatur yang ada. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah dan jenjang sekolah yang diteliti serta mengkaji variabel lain, seperti kompetensi guru dan dukungan orang tua, agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi literasi peserta didik.
The Role of Teachers in Fostering Empathy in Students at SD Muhammadiyah Insan Kreatif Kembaran Titi Mulia Kinasih; Fitriah M. Suud
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4686

Abstract

This research aims to describe the role of PAI teachers in fostering students' empathetic attitudes at SD Muhammadiyah Insan Kreatif Kembaran. The research uses a qualitative approach with a case study design. The research informants consist of one PAI teacher, one principal, and five fifth-grade students selected thru purposive sampling technique. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model. The research results show that PAI teachers play the role of facilitators, guides, motivators, demonstrators, mediators, and learning resources in the development of students' empathy. The strategies used include role-playing, Project-Based Learning (PjBL), discussions, storytelling, social habituation, and collaboration with parents. Storytelling has been found to be the most effective strategy in helping students understand the feelings and perspectives of others because it provides a more reflective and meaningful learning experience. The development of empathy faces challenges such as the diversity of student characteristics, differences in family backgrounds, and the dynamics of classroom management. Overall, the development of empathy requires a holistic approach through the synergy of learning, school culture, and family support to support students' social-emotional development optimally.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2023 Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023 Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022 Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022 Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2021 More Issue