cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Cara Kerja Otak dalam Berkomunikasi Pada Pembelajaran Analisis Real II Nursupiamin, Nursupiamin; Arifanti, Dwi Risky
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1325

Abstract

Otak memegang peran sentral yang penting dalam proses komunikasi manusia. Dari pengolahan informasi hingga ekspresi verbal dan non-verbal, semuanya tergantung pada kerja kompleks otak. Otak menerima input dari panca indera, menerjemahkan sinyal-sinyal tersebut, dan kemudian menghasilkan respons yang sesuai. Bagian-bagian otak seperti korteks temporal dan korteks frontal memainkan peran kunci dalam memahami bahasa dan menyusun kalimat. Selain itu, otak juga mengatur emosi dan persepsi, yang memengaruhi cara kita menyampaikan pesan dan cara kita memahami pesan orang lain(Siregar et al., 2023). Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana otak bekerja, kita dapat meningkatkan keterampilan komunikasi kita, baik dalam konteks personal maupun profesional.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar S, Nur Intan Permata; Idawati, Idawati; Nawir, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1332

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ASSURE yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran digital interaktif pada mata pelajaran IPS kelas IV UPTD SDN 14 Samanggi Kabupaten Maros, ditinjau dari proses pengembangan, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan. Model pengembangan ASSURE yang digunakan merupakan rancangan oleh Sharon E. Smaldino, Robert Heinich, Michael Molenda, dan James D. Russell, yang meliputi tahapan: Analyze Learner; State Objectives; Select or Design Media, and Materials; Utilize Media and Materials; Require Learner Parcipation; Evaluate. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon guru, lembar observasi keterlaksanaan media, tes hasil belajar, angket sikap peserta didik, lembar observasi sikap, serta dokumentasi. Hasil penelitian: (1) uji kelayakan berdasarkan ahli media memperoleh skor 91,5% dan ahli materi memperoleh skor 96,5%, termasuk dalam kategori sangat layak; (2) uji kepraktisan berdasarkan observasi keterlaksanaan media dan respon guru memperoleh skor 92,5% dan 10%, termasuk dalam kategori sangat praktis (3) uji keefektifan, berdasarkan tes hasil belajar peserta didik uji kelompok kecil sebanyak 76% memperoleh kategori hasil belajar sangat tinggi , 19% memperoleh kategori hasil belajar tinggi dan 5% kategori sedang. Kemudian, uji kelompok besar sebanyak 88% berada pada kategori hasil belajar sangat tinggi dan 12% berada pada kategori hasil belajar tinggi. Berdasarkan angket sikap, peserta didik memperoleh 93% sikap sangat baik serta 7% memiliki sikap baik dalam menggunakan media pembelajaran digital interaktif. Selanjutnya berdasarkan observasi sikap peserta didik memperoleh skor 94% dan 100% dengan kategori sangat baik. secara keseluruhan termasuk kedalam kategori sangat efektif. Maka, adanya produk ini memudahkan peserta didik dalam pendalaman materi pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam dunia pendidikan dan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya
A Konten TikTok Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Iffah, Izzatul; Supriadi, Udin; Fakhruddin, Agus
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1333

Abstract

Learning media is used for the learning process, one of which is learning Islamic Religious Education in Schools. Various types of learning media can be used today due to technological developments. The learning media referred to is the use of TikTok content in learning Islamic Religious Education in schools. This research attempts to conceptually describe the use of TikTok content as a learning medium for Islamic religious education in junior high schools. A qualitative approach and qualitative descriptive methods were used in this research. The findings that the researchers obtained were that the characteristics of TikTok content were in accordance with Islamic Religious Education teaching materials from the aspects of simplicity, integration, color, texture, lines, emphasis, balance, shape and attractiveness. Stages of selecting content according to Islamic Religious Education teaching materials based on objectivity, learning program, program targets, technical quality. TikTok content is in accordance with teaching materials for Middle School Islamic Education, including 10 content for class VII PAI teaching materials, namely faith in Allah, honesty and istiqamah, taharah, congregational prayers, the life journey of the Prophet, faith in angels, Friday prayers, plural prayers and qasar, hijrah Rasulullah, Khulafaur Rasyidin. There are 11 contents for class VIII PAI teaching materials, namely Faith in the Book of Allah, alcohol, honest and just behavior, Sunnah prayers, prostration (sahwi, thanksgiving, prayer mat), Umayyad Dynasty, simple life, stories of 25 prophets and apostles, deeds to people old age, fasting, halal and haram food and drink. There are 5 contents for PAI class IX teaching material, namely the end of the world, procedures for aqiqah, sacrifice and slaughter, the entry of Islam in Indonesia, Qada and Qadar, Hajj and Umrah. The process of designing Islamic Religious Education Learning Media by utilizing TikTok content starts from planning, material development, presentation and evaluation.
Pengembangan Teori Instruksional Lokal Pada Pembelajaran Pythagoras Dengan Pendekatan PMRI Berbantuan Geogebra Untuk Mengembangkan HOTS Siswa Haryati, Tuti; Makmuri, Makmuri; Meiliasari, Meiliasari
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1335

Abstract

Tidak sedikit siswa kesulitan dalam memahami teorema Phythagoras. Hal ini salah satunya dipicu oleh kurang berkembangnya pemikiran HOTS siswa dalam pembelajaran matematika. Selain itu, kesulitan siswa dalam memahami materi Pythagoras disebabkan karena guru hanya mengajarkan rumus-rumus matematika tanpa membantu siswa dalam memahami konsepnya. Akibat dari masalah ini, siswa kesulitan untuk menerapkan rumus Pythagoras pada permasalahan matematika. Maka diperlukan pengembangan pembelajaran berupa teori instruksional lokal yang bertujuan untuk mengembangkan pemikiran HOTS siswa. Pendekatan pembelajaran menggunakan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia berbantuan Geogebra. Jenis penelitian ini yaitu Design Research yang memiliki tiga fase: (1) fase preparation and design (thought experiment); (2) fase teaching experiment (instruction experiment); serta (3) fase retrospective analysis (menghasilkan conjectured local instruction theory). Metode pengumpulan data berupa catatan lapangan, wawancara, rekam suara dan poto-poto ketika mengajar. Dari pengembangan pembelajaran yang diterapkan menunjukan adanya hasil yang positif dalam proses perkembangan hasil berfikir tingkat tinggi siswa. Pengembangan pembelajaran teori Instruksional lokal pada materi Pythagoras menggunakan pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia berbantuan Geogebra pada kelas VIII mampu mengembangkan kemampuan HOTS siswa.
Unveiling The Impact of “Nearpod” Application in Elevating Tenth-Grade Reading Narrative Text Comprehension Mastery Khoirrohmah, Laelatul; Fadhilawati, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1348

Abstract

This study is a Quantitative study to examine the efficacy of Nearpod application in elevating the 38 tenth-grade students' reading comprehension mastery under the topic of narrative text at SMAN 1 Bitar. Pre-experimental research using a one-group pretest and post-test design was implemented. To obtain the data, the researchers utilized the test. Before being given to the participants, the validity and reliability of the test were examined. T-tests on paired samples were used to assess the data that was gathered by applying SPSS 25. The findings showed that students' comprehension of narrative texts was much improved by using the Nearpod application. The students' post-test score of 83.05. rose from their pre-test score of 74.13 in narrative text The student's learning results throughout the pre-and post-tests differed notably, according to the matched samples t-test, with a p-value of 0.000, which was less than 0.05, indicating statistical significance. In light of these results, it is advised that English teachers incorporate Nearpod into their teaching, particularly for reading instruction. the findings suggest that Nearpod positively impacts reading instruction. Implications include the potential of Nearpod for enhancing literacy skills and promoting student engagement. Future research could explore its effectiveness across diverse student populations and grade levels, as well as comparative studies to identify best practices in literacy instruction. By addressing these areas, future research can contribute to the advancement of technology-enhanced pedagogy.
Peran Guru dalam Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sosiologi di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) Lestari, Amilia; Wijayanto, Fery; Susilawati, Etic; Amanda, Jessica Vanelia; Kamaludin, Mohamad Imam
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas pembelajaran sosiologi, peran guru dan faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakater di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Metode penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMAN 1 Bangkunat Belimbing, Pesisir Barat, Lampung. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara mendalam dan studi dokumen. Sedangkan, teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran sosiologi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sangat penting, tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai pembimbing dan contoh teladan bagi peserta didik. Pengembangan model pengajaran yang melibatkan pembuatan mading tentang masalah sosial aktual telah membantu mengintegrasikan pembelajaran sosiologi dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik, diharapkan peserta didik dapat lebih memahami dampak negatif dari perilaku-perilaku sosial yang merugikan. Dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengintegrasikan pembelajaran dengan konteks sosial aktual telah membuktikan dampak positifnya dalam membentuk karakter dan tanggung jawab peserta didik di lingkungan pendidikan tersebut.
Pengaruh Model Pembelajaran Open-Ended Problem Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Pada Pembelajaran IPA Amelia, Andi Resky; Nasrah, Nasrah; Magfirah, Nurul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1351

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V dalam pembelajaran IPA sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran Open-Ended Problem di UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe. Metode Quasi Experimental Design digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen setelah penggunaan model pembelajaran Open-Ended Problem mencapai 81,19%, dikategorikan sebagai kritis, sedangkan pada kelas kontrol hanya mencapai 40,57%, dengan kategori kurang kritis. Hasil perhitungan uji N-Gain score menunjukkan bahwa kelas eksperimen mencapai 62,29%, termasuk kategori sedang, sementara kelas kontrol hanya mencapai 33,48%, juga termasuk kategori sedang. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggunaan model Open-Ended Problem berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA kelas V di UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe. Dari hasil penelitian ini pendidik dan penyelenggara pendidikan dapat mempertimbangkan untuk mengimplementasikan model pembelajaran Open-Ended Problem dalam pembelajaran IPA di kelas V. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara signifikan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencapaian hasil belajar peserta didik.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Melalui Pembelajaran Kontekstual Yasin, Muhammad Nur; Syuhud, Syuhud; Muttaqin, Ahmad Ihwanul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1353

Abstract

Strategi belajar adalah pola-pola umum yang diterapkan oleh pendidik kepada peserta didik sebagai perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Untuk memaksimalkan strategi belajar dan menciptakan lingkungan yang kondusif, guru harus mengadopsi model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Ketika model pembelajaran diterapkan dengan cara yang membuat siswa bosan, proses transfer ilmu kepada siswa tidak akan berjalan maksimal. Tujuan dari riset ini untuk mengupas dan mengulas lebih jauh mengenai strategi belajar yang cocok dan efektif digunakan oleh guru dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual merupakan strategi yang cocok digunakan dalam mata pelajaran Fiqih. Karena mata pelajaran Fiqih bertujuan untuk mengetahui tata cara pelaksanaan taharah, salat, puasa, zakat, hingga pelaksanaan ibadah haji, serta ketentuan tentang makanan dan minuman, khitan, kurban, dan cara pelaksanaan jual beli dan pinjam meminjam, maka dengan strategi kontekstual, guru bisa mengarahkan siswa untuk praktek langsung, misalnya di lingkungan sekolah seperti cara menghilangkan najis, praktik cara jual beli yang benar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran Fiqih dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Siswa dapat mempraktikkan langsung materi yang diajarkan, seperti cara menghilangkan najis atau transaksi jual beli, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan menarik. Hal ini juga mendorong guru untuk lebih kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan, mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien.
Online Flipped Classroom in Electricity and Magnetism Course Supported Google Classroom and Telegram: A Case Study Furqon, M
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1354

Abstract

The online flipped classroom is a learning design gaining popularity in the current Education 4.0 era. This learning design combines the synchronous and asynchronous learning and provides opportunities for students to explore material before virtual meetings and solve problems directly during virtual meetings. This study aims to obtain an overview of the online flipped classroom implementation in physics courses. The researcher used the qualitative method in this study. Data collection was carried out through observation and documentation toward two lecturers and 25 physics education students taking electricity and magnetism courses at a university in West Java. The results showed that electricity and magnetism online learning combined asynchronous and synchronous learning through Google Classroom and Telegram in three stages: pre-class, in-class, and post-class. Studies on online learning using other learning management systems and social media to gain a more comprehensive overview of the use of learning management systems and social media in online learning are suggested.
Pengembangan Media Pembelajaran Sipakainga’ Berbasis Android Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Dan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Ramdayani, Finka Sari; Azis, Sitti Aida; Akhir, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1357

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Sipakainga’ pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan membaca pemahaman dan kemandirian belajar siswa kelas IV SDN No. 36 Lapporo. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model 4D oleh S. Thiagaranja, Dorothy S. Sammel, dan Melyn I. Sammel meliputi define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon guru dan siswa, tes membaca pemahaman, angket kemandirian belajar dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Pertama, kevalidan media pembelajaran Sipakainga’ berdasarkan ahli materi yaitu 95,6%, sedangkan ahli media yaitu 94,5% termasuk kategori sangat valid. Kedua, kepraktisan media pembelajaran Sipakainga’ berdasarkan angket respon guru dan siswa memperoleh nilai persentase masing-masing 100% kategori sangat praktis. Ketiga, keefektifan media pembelajaran Sipakainga’ pada membaca pemhaman dan kemandirian belajar menggunakan paired sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi 0,000 atau nilai sig<0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil keterampilan membaca pemahaman dan kemandirian belajar di kelas kontrol dan kelas eksperimen antar sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran Sipakainga’. Dengan demikian, temuan ini menegaskan bahwa media pembelajaran Sipakainga’ dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan membaca pemahaman dan kemandirian belajar siswa.