cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pengaruhnya terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Syamsuddin, Agustan; Idawati, Idawati; Muzaini, Muhammad; Sirajuddin, Sirajuddin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan media audio-visual siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar yang berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan angket untuk mengetahui motivasi belajar matematika siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil analisis data statistik deskripstif menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen adalah 88,26 dan untuk kelas kontrol adalah 72,38 dengan skor N-Gain masing-masing sebesar 0,80 dan 0,55 dimana peningkatannya berada pada kategori tinggi dan sedang. Sementara skor rata-rata motivasi belajar matematika untuk kelas eksperimen adalah 83,44 dan untuk kelas kontrol adalah 75,51 dengan skor N-Gain masing-masing 0,77 dan 0,53 dimana masing-masing berada pada kategori tingi dan sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang berada pada kategori tinggi. Sementara untuk peningkatan motivasi belajar matematika siswa dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berada pada kategori tinggi pula dibandingkan penerapan pembelajaran konvensional yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Sementara untuk pembelajaran konvensional, baik kemampuan pemecahan masalah matematika maupun motivasi belajar matematika siswa peningkatannya berada pada kategori sedang.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaiakan Soal Pemahaman Konsep Matematis Pada Materi Matriks Kurniawati, Septi; Kartono, Kartono; Dewi, Nuriana Rahmani; Zainuri, Zainuri; Walid, Walid
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1656

Abstract

Matriks merupakan materi yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dan miskonsepsi yang dilakukan siswa ketika mempelajari konsep materi matriks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif . Subyek penelitian ini melibatkan 36 siswa kelas XI. Data dihasilkan dari analisis isi tanggapan tertulis para siswa terhadap 4 soal matriks. Wawancara dilanjutkan dengan dua siswa dengan kategori kemampuan sedang dan kemampuan rendah yang digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kesalahan yang siswa lakukan. Penelitian ini menemukan bahwa siswa memiliki berbagai kesalahan yaitu kesulitan menyatakan definisi matriks, kesalahan menyebutkan bukan contoh dua matriks yang dapat dikalikan, kesalahan dalam kesamaan matriks dan kesalahan konsep operasi perkalian matriks. Kesalahan-kesalahan tersebut mengidentifiksi bahwa tingkat pemahaman konsep matematika pada operasi matriks masih rendah. Guru disarankan untuk merancang pembelajaran yang efektif dengan memperhatikan kesalahan siswa untuk meminimalisir miskonsepsi siswa dalam memahami konsep matriks.
Model Problem-Based Learning Pada Pembelajaran Teorema Pythagoras: Pengaruhnya Pada Hasil Belajar Siswa Salaa, Pascal; Sumarauw, Sylvia J. A.; Salajang, Santje M.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1664

Abstract

Pendidikan matematika memerlukan penerapan beragam inovasi untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran. Inovasi yang diterapkan melibatkan penerapan paradigma pembelajaran matematika yang berpusat pada kesulitan kehidupan nyata yang dihadapi siswa sehari-hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan yang mengikuti model pembelajaran konvensional dalam materi teorema Pythagoras di SMP Negeri 3 Tondano. Sampel dikumpulkan secara acak dari dua kelas, yaitu kelas VIII B sebagai kelompok eksperimen dan VIII C sebagai kelompok kontrol. Uji-t digunakan untuk menilai data hasil belajar siswa baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Dengan tingkat signifikansi α = 0,05 maka nilai thitung sebesar 5,212 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,010. Oleh karena itu, kami menolak hipotesis nol (H0) dan menerima hipotesis alternatif (H1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran PBL memperoleh hasil belajar yang lebih besar dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Konvensional.
Media Pembelajaran Mekameka Berbasis Digital Berbantuan Unity3d: Keterampilan Menyusun Kalimat Siswa Sekolah Dasar Mutmainah, Mutmainah; Alamsyah, Trian Pamungkas; Setiawan, Sigit
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Proses pengembangan media pembelajaran berbasis digital Mekameka. (2) Kelayakan media pembelajaran berbasis digital Mekameka. (3) Respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis digital Mekameka di kelas. Penelitian ini menggunakan model ADDIE Robert Maribe Branch dan metode Research and Development (R&D). Tahapan penelitian ini meliputi (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Saruni 2 Pandeglang. Untuk menilai kelayakan media pembelajaran Mekameka digunakan angket dan skala penilaian dengan menggunakan skala likert yang disusun secara berjenjang dari skor tertinggi 5 sampai dengan skor terendah 1. Berdasarkan hasil validasi, hasil penilaian ahli media memperoleh persentase rata-rata sebesar 98,3% dengan kategori sangat layak; ahli materi/isi memberikan persentase sebesar 90,8%, dengan kategori sangat layak; ahli bahasa memberikan persentase sebesar 97,27%, dengan kategori sangat layak; dan rata-rata respon siswa di SDN Saruni 2 Pandeglang sebesar 85,2%. Dengan demikian, kami berpendapat bahwa media pembelajaran berbasis digital Mekameka sangat layak untuk digunakan.
Penerapan Pembelajaran Inquiry Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Zizan, Isfani Kasiatul; Destiana, Evie
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1674

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Balonggabus melalui penerapan pembelajaran inquiry. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan Balonggabus yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Empat tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian yaitu observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan dua jenis analisa data yang digunakan yakni kuantitatif dan kualitatif. Penelitian pra tindakan dilakukan untuk mengetahui hasil persentase awal kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun melalui pembelajaran inquiry. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelas pada pra intervensi sebesar 32,22%, meningkat pada siklus I yakni sebesar 70,05%, dan pada siklus II sebesar 93,45%. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran inquiry dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun, terbukti hasil pengamatan yang dilakukan mencapai indikator keberhasilan sebesar 75%. Peneliti menyarankan guru untuk menggunakan berbagai strategi pembelajaran, termasuk Strategi Pembelajaran Inquiry, untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Ice Breaking: Penerapan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Angelina, Vivi; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di TK AL-Muhajirin Sumengko melalui kegiatan ice breaking. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 anak dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking bisa meningkatkan motivasi belajar anak di TK AL-Muhajirin Sumengko. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh di lapangan, pada kondisi awal motivasi belajar anak sangat rendah dengan presentasi 58% pada pra siklus. Hasil penelitian dengan menggunakan kegiatan ice breaking pada siklus l meningkat dengan presentase sebesar 61,4%. Pada siklus ll presentase peningkatan motivasi belajar mencapai 78,3%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bahwa dengan penggunaan kegiatan ice breaking pada anak usia dini efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.
Pengembangan Bahan Ajar Menggunakan Kvisoft Flipbook Maker dan Geogebra Terintegrasi Pada Materi Program Linear Roldy, Charly Fanly; Tumalun, Nicky K.; Tilaar, Anetha L. F.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1676

Abstract

Penggunaan bahan ajar yang mengintegrasikan media/aplikasi pembelajaran yang modern perlu dilakukan sebagai suatu inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menggunakan integrasi aplikasi kvisoft flipbook maker dan geogebra pada materi program linear yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) tipe 4-D, dengan subjek penelitian sebanyak 25 orang siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa prototipe yang di kembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis. Selain itu, pada uji keefektifan hasil tes belajar siswa dimana terdapat 22 dari 25 orang siswa dinyatakan tuntas atau 88% ketuntasan klasikal hal ini menandakan bahwa prototipe yang dikembangkan dalam penelitian ini dinyatakan efektif, maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar menggunakan integrasi kvisoft flipbook maker dan geogebra pada materi program linear memiliki efek potensial untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Langowan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan menunjukkan bahwa integrasi aplikasi Kvisoft Flipbook Maker dan Geogebra dalam bahan ajar materi program linear efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi modern dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa secara signifikan.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal Permainan Tradisional Layang Layang di Sekolah Dasar Sa'diyah, Nai'lis; Zumrotun , Erna; Attalina, Syailin Nichla Choirin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema kearifan lokal permainan tradisional layang-layang di SDN 8 Suwawal yang merupakan projek perdana pelaksanaan P5 kurikulum merdeka. Mendeskripsikan proses implementasi P5 melalui permainan tradisional layang-layang. Menjelaskan faktor yang mendukung dan menghambat dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan subjek semua siswa kelas 4 yang berjumlah 15 orang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan survei. Alur penelitian ini menggunakan model analisis Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila diawali dengan perencanaan dan persiapam oleh guru beserta kepala sekolah untuk menentukan kesesuaian tema P5, tujuan yang akan dicapai serta penilaian hasil dan proses. Kemudian dilanjutkan dengan guru kelas menyiapkan modul P5 yang terdiri dari empat sesi yaitu: pertama memperkenalkan kegiatan dengan mencari informasi tentang layang-layang. Kedua membuat kesepakatan kegiatan dan menyiapkan segala kebutuhan. Ketiga pembuatan layang-layang oleh masing-masing kelompok. Keempat pelaksanaan festival layang-layang. Integrasi dimensi profil pelajar Pancasila melalui kegiatan diskusi kelompok, membuat layang-layang, dan penerbangan layang-layang yang di dalamnya mengandung dimensi gotong royong, berkebhinekaan global, kreatif, berfikir kritis serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia. Faktor pendukung projek ini adalah antusias siswa dan dukungan dari orang tua. Sedangkan faktor penghambatnya adalah penggunaan waktu yang kurang efisien dan siswa yang egois.
Pengaruh Kompetensi Kepribadian, Sosial dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Ngablak Suharyanti, Suharyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1687

Abstract

Beberapa temuan bahwa kehadiran guru di sekolah lebih dari pukul melewati batas waktu yang ditentukan, guru belum menyusun program pembelajaran, dan jika masuk kelas tanpa buku, program, maupun alat peraga, termasuk pada metode keseluruhan dengan ceramah.Terdapat beberapa guru sering meninggalkan kelas dan hanya memberikan tugas, dengan alasan dinas luar. Ditambah jarangnya kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh positif kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi supervisi akademik kepala sekolah, terhadap kinerja guru sekolah dasar Negeri. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kecamatan Ngablak dengan sampel sebanyak 114 guru. Metode yang digunakan adalah metode survei, dan instrumen sebagai alat pengumpul data melalui angket, serta analisis data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian, sosial, dan kegiatan supervisi akademik Kepala Sekolah sangat berpengaruh bagi peningkatan kinerja guru. Kegiatan supervisi akademik yaitu, dilaksanakan oleh kepala sekolah secara efektif. Kesimpulan tersebut didasari adanya pengaruh yang signifikan dan bersifat positif dari Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru dengan nilai koefisien korelasi product momen yaitu 0.336 atau 33,6% artinya berada pada tingkat yang sedang. Kegiatan supervisi yang dilakukan dengan intensif dan efektif akan menghasilkan kinerja yang baik bagi guru.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Fun Cooking Class: Penerapan Pada Anak Usia 4-5 Tahun Angelina, Rizka Laily; Aulina, Choirun Nisak
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan fun cooking class di TK Aisyiyah Busthanul Athfal 1 Beji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diperkenalkan oleh Kemmis dan McTaggart dengan fase: 1. Perencanaan (Planning), 2. Pelaksanaan (Acting), 3. Observasi (Observing), 4. Refleksi (Reflecting). Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengelolahan dan analisis data yang diperoleh dari lapangan yaitu kondisi awal kemampuan motorik halus anak sangat rendah dengan presentasi 43,4% pada pra Tindakan. Hasil penelitian dengan kegiatan fun cooking class pada siklus I terjadi peningkatan dengan persentase 72,7%. Pada siklus II kenaikan persentase pada peningkatan motorik halus anak mencapai 82,4%. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan fun cooking class sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak.