cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 363 Documents
Kajian Sistematis Case Based Learning dan Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Analisis Masalah pada Materi Sistem Reproduksi pada SMK Keperawatan Rochmani Eka Mardiyati; Bachtiar Sjaiful Bachri; Alim Sumarno
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Case-Based Learning (CBL) dan Self-Regulated Learning (SRL) terhadap kemampuan analisis masalah siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian menggunakan tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi terhadap artikel yang diperoleh dari database Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan Garuda. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBL secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analisis masalah melalui penyajian kasus kontekstual, sedangkan SRL berperan dalam meningkatkan kemandirian belajar, motivasi, dan pengelolaan strategi belajar siswa. Integrasi CBL dan SRL terbukti memberikan dampak yang lebih optimal karena mampu meningkatkan keterlibatan belajar, pemecahan masalah, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi secara komprehensif. Dengan demikian, kombinasi kedua pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biologi, khususnya pada pendidikan vokasi keperawatan.
Modeling Students’ Cognitive Load Profiles as a Diagnostic Framework for Adaptive Mathematics Instruction in Higher Education St. Zulaiha Nurhajarurahmah; Ja’faruddin Ja’faruddin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4149

Abstract

This study addresses the growing need for cognitively responsive adaptive learning in higher education mathematics by examining students’ cognitive load profiles as a diagnostic foundation for instructional design. While previous research has primarily treated cognitive load as an outcome variable, limited attention has been given to its configuration at the individual level. This study aims to model students’ cognitive load profiles and explore their implications for adaptive mathematics instruction. A quantitative exploratory design was employed involving 180 undergraduate students selected through probability sampling. Data were collected using a validated Cognitive Load Questionnaire measuring intrinsic, extraneous, and germane cognitive load. A person-centered profiling approach was applied to identify distinct cognitive load configurations. The results revealed three profiles: overload (34.4%), unproductive load (27.2%), and optimal load (38.4%). High intrinsic and extraneous load combined with moderate germane load indicates suboptimal cognitive resource allocation. This study contributes theoretically by positioning cognitive load profiles as a diagnostic framework for adaptive learning design, and practically by informing cognitively responsive instructional strategies in mathematics education.
Peran Multimedia Interaktif Berbasis Project Based Learning (PjBL) dalam Pembelajaran Algoritma untuk Meningkatkan Kemampuan Mencipta dan Mengkomunikasikan: Studi SLR Tri Kurnia Setyowati; Bachtiar Sjaiful Bachri; Lamijan Hadi Susarno
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran multimedia interaktif berbasis Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan mencipta dan mengkomunikasikan siswa pada pembelajaran algoritma. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA, melalui analisis terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam rentang tahun 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa multimedia interaktif mampu meningkatkan pemahaman konsep algoritma melalui visualisasi yang konkret serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Sementara itu, penerapan PjBL terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan mencipta melalui aktivitas proyek serta meningkatkan kemampuan mengkomunikasikan melalui presentasi dan diskusi. Integrasi kedua pendekatan tersebut memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan penggunaan secara terpisah, karena mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis PjBL efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan mencipta dan mengkomunikasikan dalam pembelajaran algoritma serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 1 Wera Tahun Pelajaran 2021/2022 Syarifuddin, Syarifuddin; Nurmi, Nurmi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 2 No. 2 (2022): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v2i2.184

Abstract

Pembelajaran sosial emosional perlu diterpakan dalam menciptakan suasana belajar yang berbasis pada perkembangan setiap individu, dalam hal ini pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang diadopsi dari Kemmis dan Taggart. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wera semester genap tahun pelajaran 2021/2022, dengan subjek penelitian adalah kelas IX. Prosedur penelitian dengan mengikuti alur PTK yaitu mulai dari perencanaan (menyusun RPP, perangkat pembelajaran, lembar observasi, dan intrumen evaluasi), pelaksanaan penelitian (penerapan pembelajaran berdiferensiasi), evaluasi (tes disetiap akhir siklus pembelajaran), dan refleksi (identifikasi kekurangan dan kelebihan pelaksanaan diakhir siklus pembelajaran). Data dikumpulkan dengan lembar observasi yang diperoleh melalui pengamatan proses pembelajaran dan melalui hasil tes evaluasi disetiap akhir siklus pembelajaran dengan menggunakan instrumen tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian yang dilaksanakan pada 29 orang siswa dengan perolehan ketuntasan klasikal siklus I sebesar 62.07%, yang menunjukan bahwa terdapat 18 orang siswa memperoleh nilai di atas 75, dan 11 orang siswa tidak memenuhi standar ketuntasan. Kemudian pada siklus II dengan perolehan ketuntasan sebesar 89.66%, yang menunjukkan bahwa terdapat 26 orang siswa memenuhi standar ketuntasan, dan hanya 3 orang siswa yang tidak memenuhi ketuntasan minimal. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap matapelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa melalui pengkalsifikasian kemampuan siswa, menggunakan pengembangan materi yang bervariasi sesuai kemampuan siswa, dan melakukan pendekatan secara individu.
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Flipbook terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bumi dan Tata Surya di SMP Negeri 2 Tondano Putra, I Kadek Tresna Dwi; Rungkat, Jovialine Albertine; Tumewu, Widya Anjelia
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.3980

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi sejauh mana pemanfaatan bahan ajar berbasis flipbook mampu memengaruhi capaian pembelajaran peserta didik pada topik Bumi dan Tata Surya di SMP Negeri 2 Tondano. Penggunaan media pembelajaran digital menjadi semakin penting untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta mengatasi keterbatasan bahan ajar konvensional dalam mendukung pemahaman konsep sains di tingkat SMP. Pendekatan yang diterapkan merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group. Seluruh siswa kelas VII menjadi populasi penelitian, dengan kelas VII A ditetapkan sebagai kelompok perlakuan dan VII B sebagai kelompok pembanding dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Data diperoleh melalui tes objektif yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran guna mengukur perubahan hasil belajar. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang jelas pada kelompok perlakuan, di mana rata-rata skor meningkat dari 41,4 pada pretest menjadi 79,8 pada posttest. Pada kelompok kontrol, kenaikan nilai juga terjadi, namun tidak sebesar kelompok perlakuan, yaitu dari 40,0 menjadi 65,6. Analisis hipotesis menggunakan Independent Sample Test melalui perangkat SPSS versi 30 menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, lebih kecil daripada batas signifikansi 0,05. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan nilai posttest yang bermakna antara kedua kelompok. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa penggunaan bahan ajar flipbook memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi Bumi dan Tata Surya di SMP Negeri 2 Tondano.
Dari Hafalan ke PjBL-STEM: Peningkatan Literasi Sains dan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP di Thailand Selatan Solehatunisa, Solehatunisa; Purwanto, Hadi; Vilmala, Berry Kurnia; Syahfutra , Wandi; Ma-saman , Suraida; Asda, Eka Frima
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4188

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah dominannya praktik pembelajaran konvensional yang berorientasi pada hafalan, dengan pola interaksi yang cenderung satu arah dari guru kepada siswa. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang mampu mengaitkan konsep sains dengan fenomena kehidupan sehari-hari serta belum terbiasa menerapkan langkah-langkah dalam proses penyelidikan ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektif penerapan model pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan pendekatan STEM dalam meningkatkan literasi sains dan keterampilan proses sains siswa tingkat SMP di wilayah Thailand Selatan. Salah satu upaya dalam mengatasi kondisi tersebut adalah dengan menggunakan model Project Based Learning yang diintegrasikan dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (PjBL-STEM) sebagai bentuk inovasi dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan desain pre-eksperimen tipe One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VIII yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, lembar observasi keterampilan proses sains, serta angket respons siswa. Analisis kuantitatif meliputi uji normalitas, N-Gain, dan uji-t, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk memperkuat hasil kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan PjBL-STEM mampu meningkatkan literasi sains dengan rata-rata N-Gain sebesar 32,81% dan keterampilan proses sains sebesar 35,47%, yang keduanya termasuk dalam kategori sedang. Implikasi dari studi ini menegaskan bahwa perangkat pembelajaran PjBL-STEM berpotensi dijadikan strategi pedagogis alternatif yang efektif di sekolah menengah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Mata Pelajaran Pekerjaan Dasar Otomotif Sholeh, Mohammad; Ismail, Hasan; Irawan, Dani; Mindarta, Erwin Komara
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Otomotif. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta kebutuhan akan model pembelajaran yang mendorong aktivitas berpikir kritis dan eksploratif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pre-test–Post-test Design. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan paired sample t-test melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai Pre-Test dan Post-Test, dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 dan nilai paired sample t-test sebesar 0.000 < 0.05. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 72.35 menjadi 87.65 setelah diterapkannya Discovery Learning. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Multimedia Interaktif Case Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Penyusunan Menu Gizi Seimbang Siswa Kelas III SD: Studi SLR Rahayu, Retno Kinanti; Kristanto, Andi; Diningrat, Syaiputra Wahyuda Meisa
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas multimedia interaktif berbasis Case Based Learning (CBL) dalam meningkatkan kemampuan analisis dan penyusunan menu gizi seimbang siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Sumber data diperoleh dari database Google Scholar, Scopus, dan ERIC dengan rentang tahun 2016–2025. Hasil penelusuran awal diperoleh 320 artikel, kemudian melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi diperoleh 22 artikel yang dianalisis. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengelompokkan dan mensintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa multimedia interaktif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan, dan pemahaman konsep siswa. Sementara itu, Case Based Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah siswa. Integrasi kedua pendekatan tersebut memberikan hasil yang lebih optimal dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna. Dalam konteks pembelajaran gizi, pendekatan ini juga membantu siswa memahami konsep gizi seimbang serta menyusun menu makanan secara aplikatif. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis CBL dapat menjadi inovasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa sekolah dasar.
Systematic Literature Review: Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Learning Management System terhadap Literasi Sains dan Berpikir Kritis Siswa SMK Rahmawati, Galuh; Kristanto, Andi; Kholidya, Citra Fitri
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, efektivitas, dan tantangan integrasi Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Learning Management System (LMS) dalam meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025 melalui basis data Google Scholar, Scopus, dan jurnal nasional terindeks SINTA. Seleksi artikel dilakukan menggunakan metode PRISMA dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, sehingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara mendalam. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, tren penggunaan platform, serta dampak implementasi PBL berbantuan LMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform LMS seperti Edmodo, Chamilo, dan LMS berbasis e-modul paling banyak digunakan dalam mendukung pembelajaran berbasis masalah. Integrasi PBL dan LMS terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi sains, serta keterampilan abad ke-21 lainnya seperti kolaborasi dan komunikasi. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa kesiapan guru, literasi digital siswa, dan keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian, integrasi PBL berbantuan LMS memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di era digital.
Strategi Pemecahan Masalah Geometri Siswa SMP Berdasarkan Gender dan Fase Polya Suryaningsih, Eka Irmas; Zulkarnaen, Rapiq; Sari, Rika Mulyati Mustika; Nur, Iyan Rosita Dewi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4281

Abstract

Studi ini difokuskan untuk mengkaji adanya perbedaan kapabilitas murid laki-laki dan perempuan dalam menuntaskan permasalahan matematika pada topik geometri bangun datar dengan mengacu pada langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif berbasis potong lintang (cross-sectional). Partisipan penelitian berjumlah 158 murid kelas VIII SMP, yang terdiri dari 79 murid laki-laki serta 79 murid perempuan. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa tes esai pemecahan masalah matematika yang dirancang sesuai dengan empat fasean Polya, meliputi fase memahami permasalahan, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan strategi yang telah dirancang, serta melakukan peninjauan ulang terhadap hasil yang diperoleh. Selanjutnya, data diolah melalui analisis statistik deskriptif, pengujian normalitas memakai Shapiro–Wilk, serta uji beda Mann–Whitney U. Temuan penelitian mengindikasikan jika ada perbedaan yang bermakna dalam kapabilitas dalam pemecahan masalah matematika antara murid laki-laki dan perempuan pada tingkat signifikansi 0,05 dengan kategori effect size sedang. Perbedaan tersebut paling menonjol pada fase memahami persoalan dan mengevaluasi kembali hasil, sementara pada fase pelaksanaan rencana, kedua kelompok memperlihatkan tingkat kapabilitas dalam yang cenderung setara. Murid perempuan cenderung lebih konsisten dalam mengidentifikasi informasi penting pada soal dan melakukan verifikasi terhadap jawaban yang diperoleh. Temuan ini memperlihatkan jika variasi kapabilitas dalam pemecahan masalah matematis tidak hanya berkaitan dengan penguasaan prosedur, tetapi juga dipengaruhi oleh strategi kognitif dan metakognitif. Sebabnya, kegiatan edukasi matematika perlu dirancang dengan menekankan aktivitas reflektif dan penguatan strategi penyelesaian masalah secara sistematis.