cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Meta Analisis Penerapan Model Pembelajaran pada Materi Investasi dalam Mata Pelajaran Ekonomi Lukman Affandi; Mufidatul Laila Mufassaroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.87990

Abstract

Materi investasi pada mata pelajaran ekonomi SMA sangat penting bagi masa depan peserta didik yang harus didukung dengan pemilihan model pembelajaran agar mampu tercapai dengan maksimal Tujuan dari penelitian adalah mengetahui model pembelajaran yang paling cocok atau signifikan guna mendukung pembelajaran materi investasi. Penelitian ini menggunakan meta analisis dengan menyaring artikel ilmiah jurnal nasional maupun internasional yang menyelidiki metode pembelajaran materi investasi. Hasil dari penelitian ini adalah rerata nilai effect size secara komprehensif diperoleh 0,859928 dan penelitian yang memiliki efek tertinggi merukapan penelitian menggunakan model pembelajaran Active Learning yang memiliki nilai effect size 0,96491. Berdasarkan pembahasan di muka, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Active Learning efektif atau mampu meningkatkan belajar peserta didik pada Mata Pelajaran Ekonomi Materi Investasi karena memiliki effect size terbesar dibandingkan dengan model pembelajaran lain. Terdapat pula 3 teori yang melandasi pembelajaran active learning yang mendukung materi investasi.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Dengan Media Flashcard untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan Nining Setianingsih; Muhamad Chamdani; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75979

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS materi peristiwa kebangsaan masa penjajahan pada siswa kelas V melalui penerapan model kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan media flashcard. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas V SDN 4 Pandansari. Data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan tes dan non tes. Validasi data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar IPS materi peristiwa kebangsaan masa penjajahan dengan persentase siswa tuntas pada setiap siklus selalu mengalami peningkatan. Pada siklus I hasil belajar siswa belum mencapai indikator kinerja penelitian karena guru masih belum baik dalam menerapkan model kooperatif tipe STAD dengan media flashcard. Pada siklus II dan III hasil belajar siswa telah mencapai indikator kinerja penelitian karena guru dalam menerapkan model kooperatif tipe STAD sudah lebih baik dari siklus I. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan media flashcard dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi peristiwa kebangsaan masa penjajahan. 
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan LKPD Elektronik untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Tema Peristiwa dalam Kehidupan pada Siswa SD Kelas V Trisnawati Trisnawati; Moh Salimi; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75411

Abstract

Pembelajaran IPA bertujuan agar siswa memiliki kompetensi untuk mengatasi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, fakta di lapangan pembelajaran IPA cenderung berpusat pada guru dan jarang menggunakan teknologi untuk media pembelajaran, sehingga hasil belajar IPA siswa SD kelas V tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran IPA tema Peristiwa dalam Kehidupan melalui penerapan model problem based learning (PBL) dengan LKPD elektronik dengan cara mengukur peningkatan hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan prosedur penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kembaran tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 28 siswa. Data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah tes dan non tes. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar afektif siklus I = 81.82%, siklus II = 84.82%, dan siklus III = 88.39%. Hasil belajar psikomotor siklus I = 80.66%, siklus II = 84.24%, dan siklus III = 89.11%. Hasil belajar kognitif siklus I = 69.64%, siklus II = 80.35%, dan siklus III = 92.86%. Simpulan penelitian ini adalah model PBL dengan LKPD elektronik dapat meningkatkan pembelajaran IPA tema Peristiwa dalam Kehidupan pada siswa kelas V SD Negeri Kembaran tahun ajaran 2022/2023. 
Implementasi Model Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Hasil Kognitif dan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Isna Amanaturrakhmah; Gigih Winandika
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 3 (2023): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v11i3.85309

Abstract

Latar belakang penelitian ini bermula dari hasil belajar anak kelas V yang gagal mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dalam pendidikan IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK model Kemmis Taggart dan dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif. Pada siklus awal terdapat 30 siswa yang mencapai nilai ketuntasan minimal (KKM), dan pada siklus berikutnya seluruh siswa berhasil memenuhi nilai ketuntasan minimal (KKM). Demikian pula halnya dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Pada siklus I, 5 siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis luar biasa dengan kategori “sangat baik”, sedangkan 8 siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis terpuji dan termasuk dalam kelompok “baik”. Pada siklus II, 8 orang siswa mempunyai kemampuan berpikir kritis yang luar biasa, sedangkan 6 orang siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang “baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan model Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil kognitif siswa dan menumbuhkan kemampuan berpikir kritisnya.
Penerapan Metode Guided Note Taking untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Pada Siswa Kelas V SD Negeri 1 Cangakan Tahun Ajaran 2022/2023 Wahyu Kartikasari; Muhamad Chamdani; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.76421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah, meningkatkan hasil belajar, serta kendala dan solusi penerapan metode guided note taking tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kolaboratif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas V SD Negeri 1 Cangakan. Data yang digunakan, yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah penerapan metode guided note taking yaitu: pembagian lembar catatan, penjelasan materi pembelajaran dan pembimbingan pengisian lembar catatan, pembacaan lembar catatan, klarifikasi terhadap hasil catatan, evaluasi; (2) penerapan metode guided note taking dapat meningkatkan hasil belajar IPS dengan persentase ketuntasan siklus I=80,18%, siklus II=85,55%, dan siklus III=90,21%; (3) kendala utama dalam penelitian ini, yaitu siswa sulit fokus untuk memperhatikan setiap arahan yang diberikan karena siswa sibuk bermain sendiri dan berbincang dengan temannya, adapun solusi dari kendala tersebut yaitu guru lebih tegas dan memberikan ice breaking supaya siswa fokus. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode guided note taking dapat meningkatkan hasil belajar IPS tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada siswa kelas V SD Negeri 1 Cangakan.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Tentang Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Pada Siswa Kelas III SDN 1 Kebumen Tunjung Darmastuti; Moh. Salimi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.79080

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model PBL) (2) meningkatkan hasil belajar matematika tentang perkalian dan pembagian bilangan cacah melalui penerapan model PBL, (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemui dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III SDN 1 Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumen, dan tes. Analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu: (1) langkah model PBL yaitu orientasi pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan, mengembangkan dan menyajikan hasil penyelidikan, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah; (2) hasil belajar siswa meningkat, yaitu siklus I = 70,97%, siklus II = 88,71%, dan siklus III = 93,55%; (3) kendala yang ditemui yaitu siswa kurang memperhatikan setiap arahan guru pada saat pembelajaran, kurang tertib pada saat pembentukan kelompok belajar, kurang aktif dalam kegiatan diskusi. Hal ini disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang perkalian dan pembagian bilangan cacah pada siswa kelas III SDN 1 Kebumen tahun ajaran 2023/2024.
Efektifitas Penggunaan Media Articulate Storyline dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa Calon Guru Rina Indriani; Cep Miftah Khoerudin
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85090

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran telah menjadi strategi yang menarik untuk merangsang pemikiran kreatif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penggunaan media Articulate Storyline dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru di FKIP Universitas Pasundan. Metode penelitian studi kasus digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman dan dampak penggunaan Articulate Storyline. Partisipan penelitian terdiri dari mahasiswa calon guru yang terlibat dalam penggunaan platform ini dalam beberapa mata kuliah yang relevan dengan kurikulum. Data dikumpulkan melalui serangkaian metode, termasuk observasi, wawancara dengan mahasiswa dan dosen, serta analisis dokumen seperti catatan kelas dan produk pembelajaran. Data dianalisis untuk memahami dampak penggunaan Articulate Storyline terhadap keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Articulate Storyline efektif meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. Mahasiswa menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi dalam pembelajaran, respons positif terhadap platform ini, dan peningkatan dalam kemampuan mereka untuk menghasilkan ide kreatif dan menyelesaikan masalah. Dengan demikian, penggunaan media Articulate Storyline dapat dianggap sebagai alat yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran tinggi untuk merangsang kreativitas mahasiswa dan persiapan mereka untuk tuntutan masa depan. Selain itu, rekomendasi untuk pelatihan dosen dalam pemanfaatan teknologi dan penyesuaian kurikulum untuk mendukung inovasi ini juga diperlukan.
Efektivitas Kepala Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Susi Susanti; Tingtin Sumartini; Agustin Vera Dewi; Resti Andriyatni; Lutfi Nur
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.85932

Abstract

Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka dipengaruhi oleh efektifitas kepemimpinan kepala sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kepala sekolah penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei kepada guru, peserta didik, dan orang tua. Hasil survei menunjukkan bahwa kepala sekolah sudah efektif dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan presentase 82,14% guru, 60 % orang tua dan 60,17% murid memberikan penilaian 4 (konsisten dilakukan). Artinya Praktik yang diharapkan sudah konsisten dilakukan sesuai jadwal yang dimiliki. Dengan demikian, efektifitas kepemimpinan kepala sekolah sangat mendukung keberhasilan implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan.
Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sains di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematis Izzah Muyassaroh; Amiroh Amiroh; Maryadi Maryadi; Nisaul Masruroh
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.93360

Abstract

Integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum menjadi topik menarik mengingat Indonesia sebagai negara multikultural. Meskipun penelitian dan publikasi terkait sudah dilakukan pada berbagai subjek dan jenjang pendidikan, kajian komprehensif mengenai integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar belum pernah diteliti. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara komprehensif integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar. Metode penelitian yang dipilih adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 74 artikel dari database Scopus dan Google Scholar yang terpublikasi periode 2014-2024. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum sains di sekolah dasar berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran dan melestarikan budaya lokal. Integrasi dapat dilakukan melalui kegiatan intra, ko, dan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan intrakurikuler, kearifan lokal diintegrasikan ke dalam bahan ajar, strategi, media, dan asesmen. Kegiatan ko-kurikuler mencakup program P5, pendidikan lingkungan, field trip, dan wisata edukasi. Kegiatan ekstrakurikuler melalui ekstrakurikuler wayang. Integrasi ini meningkatkan literasi sains, ekoliterasi, keterampilan proses sains, pengetahuan kebencanaan, berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Analisis Penggunaan Teknologi Musik pada Pengembangan Kegiatan Musik Siswa Tunanetra (Analisis Studi Kasus Kompetensi Guru) Manggalagita Teofilus Seisoria; Ediyanto Ediyanto; Umi Safiul Ummah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86963

Abstract

Tunanetra memiliki kesempatan untuk mempelajari penggunaan teknologi yang kompatibel dengan software pembaca layar misalnya mempelajari music programming dan music arranging, namun peluang tersebut belum terjangkau oleh lingkungan pendidikan secara menyeluruh sebagai pilihan pengembangan keterampilan tunanetra. Sehubungan dengan hal tersebut maka, kajian ini akan mengeksplorasi mengenai pemanfaatan teknologi musik berdasarkan penelitian – penelitian yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir pada 14 artikel dengan Bahasa Indonesia analisis bibliometric dengan perspektif tujuan pendidikan bermutu atau berkualitas pada konsep Sustainable Development Goals (SDGs) dilakukan dengan prosedur yaitu pengumpulan data, pemeriksaan ulang berdsarkan langkah – langkah bibliometrik. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review dengan sumber data Google Scholar yang dihimpun dalam Publish or Perish (PoP). Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi bahwa penelitian penggunaan teknologi musik untuk tunanetra dalam perspektif pendidikan bermutu berfokus pada ketersediaan program pelatihan dan sarana dalam hal meningkatkan keterampilan khusus profesi. Hasil penelitian juga memberikan kerangka kerja untuk literatur mengenai pelatihan musik dan pembangunan berkelanjutan untuk mengembangan sumber daya berkebutuhan khusus.