cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN E-MODUL INTERAKTIF HYPERMEDIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL GURU SD Komalasari, Mahilda Dea; Lukitoaji, Beny Dwi; Gularso, Dhiniaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5587

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 menuntut guru sekolah dasar memiliki keterampilan literasi digital yang memadai agar dapat merancang pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Namun, hasil pemetaan di Komunitas Belajar Sri Gunting, Bantul, menunjukkan sebagian besar guru masih memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi, belum pernah mengikuti pelatihan teknologi pembelajaran, serta minim dalam menghasilkan media interaktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran di kelas. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui pelatihan pembuatan e-modul interaktif berbasis hypermedia. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan dengan melibatkan 20 guru sekolah dasar. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan literasi digital, workshop pembuatan e-modul, pendampingan, serta uji coba pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan 85% guru berhasil menghasilkan e-modul interaktif, 18 e-modul dinyatakan layak digunakan, dan skor literasi digital meningkat rata-rata 30 poin. Uji coba kelas memperlihatkan peningkatan partisipasi siswa sebesar 35% serta tingkat kepuasan guru mencapai 90%. Program ini menyimpulkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kompetensi digital guru, memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui penguatan diferensiasi dan Profil Pelajar Pancasila.
Inovasi Pupuk Organik Cair Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan pada Komunitas Bank Sampah Berkah Desa Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara Setyorini, Fitri adi; Pujiyanto, M. Aris; Sugiharto, Septiono Bangun; Kusuma, Ayusia Sabhita; Amalia, Rifka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5588

Abstract

Artikel ini menguraikan inovasi pembuatan pupuk organik cair sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan pada Komunitas Bank Sampah Berkah di Desa Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pengelolaan sampah organik yang belum optimal, yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran, keterampilan masyarakat, serta keterbatasan sarana dan prasarana pengolahan sampah. Padahal, bank sampah memiliki peran strategis dalam mendukung ekonomi sirkular melalui aktivitas pengumpulan, pemilahan, dan pemanfaatan ulang sampah rumah tangga, termasuk yang bersifat organik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan teknis, serta kemandirian komunitas dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pembuatan pupuk, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. Komunitas mulai menerapkan praktik ramah lingkungan dan memproduksi pupuk organik cair secara mandiri. Produk ini mulai dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian rumah tangga dan berpotensi dipasarkan. Aktivitas pengolahan sampah organik menjadi lebih terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, tumbuh kesadaran baru mengenai nilai ekonomi sampah organik yang sebelumnya diabaikan. Kegiatan ini mendorong kemandirian komunitas dalam pengelolaan sampah dan membuka peluang ekonomi lokal.
MITIGASI BENCANA STUNTING MELALUI PENINGKATAN LITERASI DAN PELATIHAN BUDIKDAMBER DI KABUPATEN NGADA, NUSA TEGGARA TIMUR Radjawane, Ivonne Milichristi; Mubarrok, Saat; Aulia, Elsa Silvia Nur; Hidayat, Esa Fajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan mitigasi stunting di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, sebuah wilayah yang termasuk dalam kategori 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif, berupa penyuluhan gizi dan pencegahan stunting, serta pelatihan budikdamber (budidaya ikan dalam ember). Pelatihan ini diikuti oleh 35 perwakilan PKK dari berbagai kecamatan dan dinas di Kabupaten Ngada. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan motivasi peserta. Berdasarkan kuesioner, skor rata-rata penilaian materi pelatihan sangat positif, menunjukkan bahwa materi tersebut relevan, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan peserta. Sebanyak 100% peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan informasi yang didapat dan tertarik mengikuti pelatihan lanjutan. Pelatihan ini juga memperkuat pemahaman peserta tentang pentingnya gizi seimbang dan cara mencegah stunting. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa budikdamber adalah solusi yang praktis dan berkelanjutan untuk pemenuhan gizi di tingkat rumah tangga, sehingga dapat mendukung percepatan penurunan stunting. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah melakukan pendampingan dan replikasi program di wilayah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi.
SCIENCEGO-DIGITAL: PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS GURU IPA SMP KEEROM DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN ABAD 21 Nurbaya, Nurbaya; Hanida Listiani; Suriyah Satar; Wiwin Olivia Febriyanty; Ratri Niken Estetika Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5610

Abstract

Program ScienceGo-Digital dirancang untuk memperkuat kapasitas guru IPA di daerah 3T, khususnya Kabupaten Keerom, Papua, dalam menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Kesenjangan kompetensi dalam integrasi pendekatan ilmiah dan teknologi digital masih menjadi hambatan, di mana hanya sekitar 30% guru memiliki pengalaman membuat konten digital mandiri. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini memfasilitasi pelatihan berbasis co-teaching yang menekankan pengembangan konten digital kontekstual, keterampilan pedagogik, serta produksi media pembelajaran lokal. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar inovatif berbasis Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL), disertai penerapan asesmen autentik. Di sisi literasi digital, guru mampu memproduksi video eksperimen lokal, infografis, dan media interaktif yang relevan dengan konteks siswa. Produk ini meningkatkan partisipasi serta antusiasme siswa dalam pembelajaran IPA. ScienceGo-Digital berkontribusi nyata dalam menjembatani kesenjangan kompetensi guru di daerah 3T serta mendukung transformasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan sesuai semangat Merdeka Belajar.
PELATIHAN UNPLUGGED CODING STRATEGI INOVATIF MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI ANAK USIA DINI Adhe, Kartika Rinakit; Eka Cahya Maulidiyah; Melia Dwi Widayanti; Dhian Gowinda Luh Safitri; Siti Zairina Nashirah; Siti Nur Fadilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5612

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peranan strategis dalam membentuk fondasi kemampuan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan fisik anak. Salah satu aspek penting dalam pendidikan usia dini adalah literasi numerasi, yang menjadi dasar bagi pembelajaran matematika dan sains. Namun, capaian literasi numerasi anak-anak Indonesia masih rendah, yang disebabkan oleh metode pembelajaran tradisional dan kurangnya media inovatif. Untuk menjawab tantangan tersebut, pendekatan unplugged coding diperkenalkan sebagai strategi inovatif yang menggabungkan konsep literasi numerasi dengan aktivitas permainan dan eksplorasi tanpa menggunakan perangkat digital. Kegiatan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengintegrasikan literasi numerasi melalui pendekatan tematik berbasis unplugged coding. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, survei kebutuhan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif untuk mengukur peningkatan signifikan dalam pemahaman guru melalui data pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru (91,4% mencapai skor post-test >80), serta dihasilkannya 35 set media pembelajaran tematik. Uji coba di lima lembaga PAUD menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemampuan anak dalam berhitung, mengenal pola, dan bekerja sama. Sebagai bentuk keberlanjutan, terbentuk grup diskusi daring antarguru untuk berbagi praktik baik. Dengan demikian, unplugged coding terbukti sebagai pendekatan efektif dan aplikatif dalam meningkatkan literasi numerasi di lingkungan PAUD.
PENINGKATAN USAHA TAHU BAKSO OXZY DENGAN DIVERSIFIKASI BEBERAPA MACAM PRODUK DI KOTA PALANGKA RAYA Sentosa, Alfrid; Effrata; Karya, Betty; Fiona Pramana, Dea; Winata, Handi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5614

Abstract

Usaha Tahu Bakso Oxzy merupakan salah satu pelaku usaha di bidang kuliner yang beroperasi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Seiring dengan perkembangan zaman dan meningkatnya persaingan di industri makanan, diversifikasi produk menjadi salah satu strategi yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha Peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya di Kota Palangka Raya, menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan perekonomian lokal. Tahu Bakso Oxzy, sebagai salah satu pelopor usaha makanan berbasis tahu, telah menerapkan strategi diversifikasi produk untuk meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak konsumen. Diversifikasi produk yang dilakukan oleh Tahu Bakso Oxzy meliputi pengembangan varian baru seperti tahu bakso isi, tahu bakso isi ayam suir, dan tahu bakso isi mozarela. Hasilnya adalah Meningkatknya pesanan pasar akan berdampak kepada pelaku usaha, produksi meningkat dan di kenal luas tahu bakso Oxzy.
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK USAHA DESA TALLUNG TONDOK DALAM PRODUKSI DAN PEMASARAN DODOL SALAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Damis, Sariana; Syukri, Fitriyani; Nurhasanah, Nurhasanah; Fajri, Fajri; Riskayani, Riskayani; Nopi, Nopi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5615

Abstract

Desa Tallung Tondok memiliki potensi pertanian salak yang melimpah, namun selama ini pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk buah segar. Untuk meningkatkan nilai tambah, diperlukan inovasi pengolahan salak menjadi produk olahan, salah satunya dodol salak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan participatory rural appraisal yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama agar proses pemberdayaan berjalan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Pendekatan ini juga mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau (saling memanusiakan), sipakalebbi (saling menghargai), dan sipakainge (saling mengingatkan). Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan salak menjadi dodol salak mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dalam pengembangan potensi desa. Keberhasilan program ini turut dipengaruhi oleh penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang memperkuat ikatan sosial, membangun solidaritas, serta menjadi fondasi moral dalam pengelolaan usaha bersama. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kapasitas kelompok usaha masyarakat, peningkatan nilai ekonomi produk lokal, dan pelestarian budaya lokal yang mendukung keberlanjutan usaha berbasis komunitas.
EDUKASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN TONGKOL JAGUNG MENJADI RANSUM FERMENTASI UNTUK PAKAN SAPI BALI DI WATANG BACUKIKI syukri, fitriyani; Damis, Sariana; Bin Ardiansyah, Muh Asalan; Harianto, Erni Lestari; Pratama, Andi Yoga; Nurhasana, Nurhasana
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5616

Abstract

Kampung Bacukiki di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, memiliki potensi pertanian yang cukup besar dan dikenal sebagai salah satu penghasil komoditas pertanian di wilayah tersebut. Namun, limbah pertanian yang dihasilkan dari kegiatan budidaya masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani setempat. Padahal, limbah pertanian dapat diolah kembali menjadi bahan organik untuk memperbaiki kandungan bahan organik tanah yang merupakan salah satu syarat utama kesuburan tanah. Potensi besar ini menjadi dasar dipilihnya Kampung Bacukiki sebagai mitra dalam kegiatan kemitraan mandiri pada Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Parepare di bawah koordinasi LPPM UMPAR. Peternak sapi Bali di Kelurahan Watang Bacukiki menghadapi permasalahan keterbatasan pakan hijauan, khususnya saat musim kemarau. Di sisi lain, limbah pertanian berupa tongkol jagung cukup melimpah tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Tongkol jagung mengandung serat kasar yang dapat diolah menjadi pakan alternatif melalui proses fermentasi, sehingga lebih mudah dicerna dan meningkatkan nilai nutrisinya. Oleh karena itu, dibutuhkan kegiatan edukasi dan pelatihan kepada peternak mengenai teknologi sederhana pengolahan tongkol jagung menjadi ransum fermentasi. Program penyuluhan ini dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Parepare, di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMPAR, sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
KOMUNITAS BELAJAR GURU UNTUK OPTIMALISASI TEKNOLOGI AI, VR, DAN MEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Adiputra, Dede Kurnia; Gunawan, Akto; Islamia, Islamia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5617

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan media interaktif guna mendukung pembelajaran di sekolah dasar. Program dilaksanakan melalui pendekatan komunitas belajar guru di SDN Sindangsari 1, Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, pelatihan praktik, serta pendampingan penggunaan teknologi dalam merancang strategi pembelajaran inovatif, serta melakukan praktik pemanfaatan media VR berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi AI untuk personalisasi pembelajaran, pemanfaatan VR untuk menciptakan pengalaman belajar imersif, serta penggunaan media interaktif sebagai alternatif penyajian materi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan simulasi pembelajaran berbasis teknologi. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya termotivasi untuk berinovasi, tetapi juga memiliki keterampilan awal dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, menyenangkan, kebermaknaan dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta mendukung transformasi pendidikan di era digital.
SOSIALISASI PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DAN ANAK PASCA PERCERAIAN Rosalina, Fina
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5618

Abstract

Perceraian memberikan dampak multidimensi, terutama terhadap perempuan dan anak, yang seringkali berujung pada terabaikannya hak-hak mereka pasca putusan pengadilan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut melalui penyelenggaraan workshop kolaboratif di Jember. Metode kegiatan berbentuk workshop yang melibatkan diskusi antar pemangku kepentingan kunci, seperti Pengadilan Agama, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) , akademisi, dan perwakilan organisasi masyarakat. Hasilnya berhasil mengidentifikasi isu-isu kritis seperti kesulitan ekonomi, kendala penegakan hukum, dan trauma psikologis yang dihadapi perempuan dan anak. Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi komprehensif untuk berbagai pihak guna memperkuat kerangka hukum, meningkatkan koordinasi kelembagaan, dan mendukung sistem pendampingan pasca perceraian. Aktivitas ini menegaskan pentingnya upaya terpadu dalam perlindungan hak perempuan dan anak pasca perceraian.